Soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi 2026

Persiapkan diri Anda dengan 80 soal latihan yang dirancang khusus sesuai kisi-kisi CAT BKN terbaru.

Materi Ujian

Materi mencakup kompetensi teknis, regulasi terbaru bidang Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi, serta simulasi studi kasus HOTS (Higher Order Thinking Skills).

Daftar Latihan Soal

80 Soal Tersedia
Soal #1
Berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 10 Tahun 2011, Bappebti memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan dan audit berkala terhadap Pialang Berjangka. Dalam penanganan laporan keuangan berkala Pialang Berjangka, dokumen utama yang wajib diverifikasi oleh Pemeriksa untuk memastikan integritas dana nasabah adalah...
A. Laporan rekonsiliasi harian rekening terpisah (segregated account) antara catatan pembukuan Pialang, bank penyimpan, dan Lembaga Kliring Berjangka
B. Laporan laba rugi komprehensif tahunan yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik tanpa perlu melihat rincian mutasi kas harian
C. Daftar rencana ekspansi kantor cabang pialang dan proyeksi anggaran belanja modal tahun berikutnya
D. Surat perjanjian kerja sama periklanan dengan pihak ketiga penyedia jasa pemasaran digital
E. Notula rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan terkait pembagian dividen pemegang saham pengendali
Jawaban: A

Berdasarkan ketentuan Pasal 51 UU No. 32/1997 jo UU No. 10/2011 serta peraturan Bappebti tentang Rekening Terpisah (Segregated Account), Pialang Berjangka wajib memisahkan dana nasabah dari dana operasional perusahaan. Verifikasi atas laporan rekonsiliasi harian antara pembukuan Pialang, rekening bank penyimpan yang disetujui Bappebti, dan catatan Lembaga Kliring Berjangka merupakan fokus utama pemeriksaan pengawasan integritas dana nasabah.
Soal #2
Dalam penyusunan Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP) kepatuhan Pialang Berjangka, seorang Pemeriksa menemukan indikasi selisih dana pada rekening terpisah. Untuk memenuhi standar dokumentasi audit yang baik, elemen dasar yang wajib dimuat dalam penguraian temuan KKP tersebut secara berurutan adalah...
A. Pendapat pribadi pemeriksa, sanksi yang akan dijatuhkan, dan berita acara penutupan izin usaha
B. Kondisi (fakta yang ditemukan), Kriteria (ketentuan/regulasi yang berlaku), Sebab (penyebab selisih), Akibat (dampak risiko), dan Rekomendasi perbaikan
C. Daftar nama seluruh nasabah, estimasi kerugian negara, dan tuntutan ganti rugi perdata
D. Surat tugas pemeriksaan, biodata direksi pialang, dan riwayat transaksi lima tahun terakhir
E. Hasil wawancara informal, asumsi risiko pasar, dan rekomendasi perubahan undang-undang
Jawaban: B

Standar audit dan penyusunan Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP) yang profesional dan akuntabel mensyaratkan 5 unsur temuan pemeriksaan pokok, yaitu: Kondisi (fakta/temuan aktual di lapangan), Kriteria (tolok ukur/peraturan perundang-undangan yang dilanggar), Sebab (akar masalah terjadinya penyimpangan), Akibat (dampak nyata atau potensi risiko yang timbul), dan Rekomendasi (langkah korektif/tindakan yang harus diambil).
Soal #3
Berdasarkan UU Nomor 9 Tahun 2006 tentang Sistem Resi Gudang sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 9 Tahun 2011, dalam rangka audit kepatuhan terhadap Pengelola Gudang, dokumen penting apa yang wajib diverifikasi oleh Pemeriksa untuk memastikan bahwa hak pemilik komoditas terlindungi dari risiko kehilangan atau kerusakan akibat bencana?
A. Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan izin gangguan (HO) dari dinas perizinan setempat
B. Laporan penjualan komoditas bulanan pengelola gudang kepada distributor ritel
C. Polis asuransi dan/atau jaminan penjaminan komoditas yang masih berlaku dengan nilai pertanggungan memadai
D. Surat perjanjian kerja sama pengadaan armada pengangkutan komoditas antarprovinsi
E. Daftar susunan pengurus serikat pekerja pergudangan dan upah minimum kabupaten
Jawaban: C

Pasal 27 UU No. 9 Tahun 2006 jo UU No. 9 Tahun 2011 menegaskan bahwa Pengelola Gudang wajib mengasuransikan komoditas yang disimpan di gudang terhadap risiko kebakaran, pencurian, dan kerusakan/kehilangan lainnya. Dalam pemeriksaan kepatuhan, Pemeriksa wajib memeriksa masa berlaku dan kecukupan nilai pertanggungan polis asuransi komoditas SRG dalam Kertas Kerja Pemeriksaan.
Soal #4
Bappebti menerima laporan pengaduan dari seorang nasabah yang menyatakan bahwa akun transaksinya mengalami kerugian total akibat transaksi sepihak yang dilakukan oleh oknum Wakil Pialang Berjangka (WPB) tanpa adanya amanat tertulis maupun rekaman order. Langkah awal yang paling tepat dilakukan oleh Pemeriksa dalam menangani laporan tersebut adalah...
A. Langsung membekukan kegiatan operasional Pialang Berjangka sebelum memeriksa kebenaran laporan
B. Menolak pengaduan nasabah karena risiko transaksi perdagangan berjangka sepenuhnya ditanggung nasabah
C. Menyarankan nasabah untuk langsung mengajukan gugatan kepailitan ke Pengadilan Niaga tanpa mediasi
D. Melakukan telaah dokumen pengaduan, memverifikasi catatan amanat (order log/voice recording), serta mengklarifikasi kepada Pialang dan WPB terkait
E. Meneruskan laporan tersebut ke dinas sosial setempat untuk mendapatkan dana bantuan kerugian investasi
Jawaban: D

Sesuai prosedur penanganan pengaduan nasabah di Bappebti, langkah awal pemeriksaan adalah verifikasi administratif dan telaah substansi, meliputi pemeriksaan bukti transfer dana, konfirmasi log transaksi sistem perdagangan elektronik, rekaman suara/catatan amanat nasabah, serta pemanggilan para pihak (klarifikasi) untuk menguji keabsahan transaksi sesuai peraturan Bappebti.
Soal #5
Dalam pelaksanaan audit kepatuhan terhadap Penyelenggara Pasar Lelang Komoditas (PLK) dengan penyerahan kemudian (Forward), aspek integritas pasar dan mitigasi risiko gagal serah/gagal bayar yang menjadi fokus verifikasi Pemeriksa adalah...
A. Penggunaan bahasa daerah dalam tawar-menawar lelang komoditas di lantai bursa
B. Banyaknya spanduk promosi pasar lelang yang dipasang di pasar tradisional sekitar
C. Penyediaan konsumsi bagi peserta lelang selama kegiatan lelang tatap muka berlangsung
D. Biaya parkir kendaraan pengangkut komoditas yang ditetapkan oleh pengelola pasar
E. Mekanisme pengelolaan jaminan lelang (margin/collateral), sistem penyelesaian transaksi (clearing/settlement), dan pengawasan batas fluktuasi harga
Jawaban: E

Berdasarkan regulasi Pasar Lelang Komoditas (Perpres No. 75/2022 dan Permendag terkait), integritas pasar lelang bergantung pada kepastian penyelesaian fisik dan finansial. Verifikasi kepatuhan berfokus pada kecukupan jaminan transaksi (jaminan lelang/collateral), efektivitas sistem kliring/settlement guna mencegah gagal serah atau gagal bayar, serta batas-batas perdagangan.

Akses 80 Soal Lengkap

Anda sedang berada dalam mode trial. Dapatkan akses penuh ke seluruh bank soal dan pembahasan mendalam untuk meloloskan Anda di CPNS 2026.

Rp25.000 / sekali bayar
Upgrade Premium Sekarang

Tanya Jawab (FAQ)

Apa itu soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi?

Soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi adalah kumpulan latihan soal Seleksi Kompetensi Bidang CPNS yang dirancang untuk mengukur kemampuan teknis peserta sesuai formasi jabatan yang dilamar.

Apakah soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi sesuai kisi-kisi terbaru?

Ya, materi soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi disusun berdasarkan kisi-kisi terbaru, pola CAT BKN, serta analisis tipe soal yang sering muncul pada seleksi CPNS.

Apa saja materi yang diujikan dalam soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi?

Materi soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi mencakup kompetensi teknis jabatan, studi kasus, pemahaman regulasi, kemampuan analisis, serta soal HOTS yang relevan dengan bidang pekerjaan.

Apakah tersedia pembahasan untuk setiap soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi?

Ya, setiap soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan agar peserta dapat memahami konsep dan pola pengerjaan soal dengan lebih baik.

Berapa jumlah soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi yang tersedia?

Saat ini tersedia 80 soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi yang dapat digunakan sebagai bahan latihan menghadapi seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi ini cocok untuk latihan CAT CPNS?

Latihan soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi dirancang menyerupai pola ujian CAT CPNS sehingga dapat membantu peserta beradaptasi dengan format dan tingkat kesulitan soal sebenarnya.

Mengapa latihan soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi penting?

Latihan soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi membantu peserta memahami materi teknis, meningkatkan kecepatan mengerjakan soal, serta membiasakan diri dengan tipe soal yang sering keluar pada seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi diperbarui secara berkala?

Ya, bank soal SKB Pemeriksa Perdagangan Berjangka Komoditi diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kisi-kisi, regulasi, dan pola soal terbaru dalam seleksi CPNS.

Statistik Latihan
Total Soal 80
Update Terakhir Mei 2026

Seringlah berlatih untuk membiasakan diri dengan batas waktu CAT.