Soal SKB Pengawas Pendataan Statistik 2026

Persiapkan diri Anda dengan 80 soal latihan yang dirancang khusus sesuai kisi-kisi CAT BKN terbaru.

Materi Ujian

Materi mencakup kompetensi teknis, regulasi terbaru bidang Pengawas Pendataan Statistik, serta simulasi studi kasus HOTS (Higher Order Thinking Skills).

Daftar Latihan Soal

80 Soal Tersedia
Soal #1
Dalam kegiatan statistik, penting untuk membedakan antara statistika deskriptif dan statistika inferensial. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan ruang lingkup statistika deskriptif?
A. Menguji hipotesis mengenai perbedaan rata-rata pendapatan antarprovinsi menggunakan uji t dua sampel independen.
B. Membuat model regresi logistik untuk memprediksi probabilitas rumah tangga miskin berdasarkan data sampel.
C. Melakukan penaksiran interval keyakinan 95% terhadap parameter proporsi pengangguran nasional berdasarkan sampel survei angkatan kerja.
D. Mengumpulkan, mengorganisasi, meringkas, dan menyajikan data sensus dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan grafik piramida penduduk tanpa melakukan generalisasi ke populasi yang lebih luas.
E. Menghitung tingkat signifikansi statistik (p-value) dari hubungan antara tingkat pendidikan dan partisipasi angkatan kerja.
Jawaban: D

Statistika deskriptif adalah metode statistik yang berkaitan dengan pengumpulan, pengolahan, peringkasan, dan penyajian data (melalui tabel, grafik, ukuran pemusatan, dan penyebaran) untuk memberikan gambaran informasi yang jelas dari data tersebut tanpa menarik kesimpulan atau melakukan generalisasi terhadap populasi yang lebih besar. Sebaliknya, pengujian hipotesis, penaksiran parameter, dan pemodelan prediktif merupakan ranah statistika inferensial.
Soal #2
Dalam kuesioner pendataan rumah tangga, pengawas memeriksa beberapa variabel yang diukur: (1) Status kepemilikan bangunan tempat tinggal (Milik sendiri, Sewa, Kontrak, Lainnya), (2) Jenjang pendidikan tertinggi yang ditamatkan (SD, SMP, SMA, PT), (3) Suhu ruangan tempat tinggal (derajat C), dan (4) Pendapatan bulanan kepala rumah tangga (Rupiah). Urutan skala pengukuran yang tepat untuk variabel (1), (2), (3), dan (4) berturut-turut adalah...
A. Nominal, Ordinal, Rasio, Interval
B. Ordinal, Nominal, Interval, Rasio
C. Nominal, Ordinal, Interval, Rasio
D. Nominal, Interval, Ordinal, Rasio
E. Ordinal, Nominal, Rasio, Interval
Jawaban: C

Penjelasan skala pengukuran: (1) Status kepemilikan bangunan adalah skala Nominal karena hanya mengelompokkan kategori tanpa ada tingkatan nilai hierarki; (2) Jenjang pendidikan adalah skala Ordinal karena memiliki tingkatan atau urutan hierarki namun jarak antarjenjang tidak dapat diukur secara eksak matematis; (3) Suhu dalam Celsius (derajat C) adalah skala Interval karena memiliki urutan dan interval yang sama, tetapi tidak memiliki nilai nol mutlak (0 derajat C bukan berarti tidak ada suhu); (4) Pendapatan dalam Rupiah adalah skala Rasio karena memiliki titik nol mutlak (Rp0 berarti tidak ada pendapatan) dan rasio perbandingan dapat diperhitungkan secara penuh.
Soal #3
Berdasarkan UU No 16 Tahun 1997 tentang Statistik, pengumpulan data statistik dapat dilakukan melalui sensus, survei, dan kompilasi produk administrasi. Perbedaan mendasar antara sensus dan survei terletak pada...
A. Cakupan unit observasi, di mana sensus mencacah seluruh unit populasi secara komprehensif, sedangkan survei mencacah sampel representatif.
B. Tingkat kerahasiaan data, di mana data sensus terbuka sedangkan survei rahasia.
C. Metode wawancara pos vs tatap muka.
D. Instansi pelaksana kementerian vs BPS.
E. Biaya pelaksanaan sensus nol sedangkan survei besar.
Jawaban: A

Menurut UU No 16 Tahun 1997 Pasal 1, Sensus mencacah seluruh unit populasi sedangkan Survei mencacah sampel untuk memperkirakan karakteristik populasi.
Soal #4
Seorang Pengawas Pendataan Statistik sedang mengevaluasi kerangka sampel (sampling frame) yang akan digunakan oleh tim pencacah lapangan. Kerangka sampel dinyatakan mengalami masalah omission (under-coverage) apabila...
A. Terdapat unit sampel yang terdaftar lebih dari satu kali dalam daftar rumah tangga.
B. Terdapat unit observasi yang sudah meninggal dunia atau pindah ke luar negeri tetapi masih tercatat di daftar.
C. Jumlah sampel yang ditarik melebihi kuota anggaran survei yang dialokasikan.
D. Informasi atribut variabel pada kerangka sampel mengalami kesalahan ketik nama kepala keluarga.
E. Ada unit populasi target nyata yang seharusnya masuk dalam kerangka sampel, namun tidak terdaftar atau hilang dari daftar pendataan.
Jawaban: E

Kelemahan kerangka sampel umumnya terbagi atas: (1) Omission / Under-coverage: ada unit populasi target yang tidak tercatat dalam kerangka sampel sehingga peluang terpilihnya menjadi nol; (2) Duplication: ada unit yang tercatat berulang kali; (3) Ineligible units / Over-coverage: terdapat unit dalam daftar yang sebenarnya bukan bagian dari populasi target (misal rumah tangga fiktif atau sudah bubar).
Soal #5
Dalam penarikan sampel survei sosial ekonomi di suatu kabupaten, wilayah dibagi menjadi beberapa strata kecamatan berdasarkan tipologi wilayah (Perkotaan, Perdesaan, dan Pesisir). Dari setiap strata, ditarik sejumlah blok sensus secara acak proporsional terhadap ukuran populasi. Metode penarikan sampel yang diterapkan ini adalah...
A. Simple Random Sampling
B. Stratified Random Sampling
C. Convenience Sampling
D. Snowball Sampling
E. Quota Sampling
Jawaban: B

Stratified Random Sampling (Penarikan Sampel Acak Berlapis/Terstratifikasi) adalah metode penarikan sampel probabilitas di mana populasi heterogen dibagi terlebih dahulu ke dalam sub-kelompok yang relatif homogen (strata) berdasarkan karakteristik tertentu (seperti wilayah kota, desa, pesisir), kemudian dari masing-masing strata ditarik sampel secara acak independen (baik secara proporsional maupun disproporsional).

Akses 80 Soal Lengkap

Anda sedang berada dalam mode trial. Dapatkan akses penuh ke seluruh bank soal dan pembahasan mendalam untuk meloloskan Anda di CPNS 2026.

Rp25.000 / sekali bayar
Upgrade Premium Sekarang

Tanya Jawab (FAQ)

Apa itu soal SKB Pengawas Pendataan Statistik?

Soal SKB Pengawas Pendataan Statistik adalah kumpulan latihan soal Seleksi Kompetensi Bidang CPNS yang dirancang untuk mengukur kemampuan teknis peserta sesuai formasi jabatan yang dilamar.

Apakah soal SKB Pengawas Pendataan Statistik sesuai kisi-kisi terbaru?

Ya, materi soal SKB Pengawas Pendataan Statistik disusun berdasarkan kisi-kisi terbaru, pola CAT BKN, serta analisis tipe soal yang sering muncul pada seleksi CPNS.

Apa saja materi yang diujikan dalam soal SKB Pengawas Pendataan Statistik?

Materi soal SKB Pengawas Pendataan Statistik mencakup kompetensi teknis jabatan, studi kasus, pemahaman regulasi, kemampuan analisis, serta soal HOTS yang relevan dengan bidang pekerjaan.

Apakah tersedia pembahasan untuk setiap soal SKB Pengawas Pendataan Statistik?

Ya, setiap soal SKB Pengawas Pendataan Statistik dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan agar peserta dapat memahami konsep dan pola pengerjaan soal dengan lebih baik.

Berapa jumlah soal SKB Pengawas Pendataan Statistik yang tersedia?

Saat ini tersedia 80 soal SKB Pengawas Pendataan Statistik yang dapat digunakan sebagai bahan latihan menghadapi seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Pengawas Pendataan Statistik ini cocok untuk latihan CAT CPNS?

Latihan soal SKB Pengawas Pendataan Statistik dirancang menyerupai pola ujian CAT CPNS sehingga dapat membantu peserta beradaptasi dengan format dan tingkat kesulitan soal sebenarnya.

Mengapa latihan soal SKB Pengawas Pendataan Statistik penting?

Latihan soal SKB Pengawas Pendataan Statistik membantu peserta memahami materi teknis, meningkatkan kecepatan mengerjakan soal, serta membiasakan diri dengan tipe soal yang sering keluar pada seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Pengawas Pendataan Statistik diperbarui secara berkala?

Ya, bank soal SKB Pengawas Pendataan Statistik diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kisi-kisi, regulasi, dan pola soal terbaru dalam seleksi CPNS.

Statistik Latihan
Total Soal 80
Update Terakhir Mei 2026

Seringlah berlatih untuk membiasakan diri dengan batas waktu CAT.