Kumpulan Contoh Soal dan Pembahasan TIU SKD Bagian 35

Berikut ini kumpulan contoh soal dan pembahasan TIU SKD bagian 35. Semangat belajar!

  1. Kecepatan Heri berlari adalah tiga kali kecepatan Zainal berjalan. Zainal menyelesaikan ujian pukul 11.30 WIB dan kemudian berjalan pulang. Jika Heri menyelesaikan ujian pukul 11.36 WIB dan kemudian berlari mengejar Zainal, pukul berapa Heri tepat menyusul Zainal?
    1. 11.39 WIB
    2. 11.42 WIB
    3. 11.45 WIB
    4. 11.49 WIB
    5. 11.52 WIB
    Jawaban : a
    S = v.t
    vHeri = 3 vZaenal
    3v.t = (6 menit × v) + v.t
    (Karena kecepatan dihitung dalam jam, maka satuan menit dikonversi ke jam)
    3vt = (0,1 . v) + vt
    2vt = 0,1 . v
    t = 0,05 = 1/20 jam = 3 menit
    Jadi, Heri tepat menyusul Zaenal pada pukul: 13.36 + 00.03 = 11.39.
  2. Moko berlari empat kali lebih cepat dari kecepatan Koko berjalan kaki. Koko lebih cerdas dari Moko. Pada suatu ujian, Koko berhasil menyelesaikan semua soal ujiannya pada pukul 13.00 WIB dan mulai berjalan pulang. Moko berhasil menyelesaikan semua soal ujiannya pada pukul 13.12 WIB dan berlari mengejar Koko. Pada pukul berapakah Moko tepat akan menyusul Koko?
    1. 13.16 WIB
    2. 13.24 WIB
    3. 13.28 WIB
    4. 13.30 WIB
    5. 13.34 WIB
    Jawaban : a
    Koko = 13.00
    Moko = 13.12
    SM = SK
    4 kj.t = kj.t + kj. 12
    (4kjt – 1kjt) = 12 kj
    13 kjt = 12 kj
    t = 12/3
    t = 12/3
    t = 4
    T = 13.12 + 00.04 = 13.16
    Jadi, Moko dapat menyusul Koko tepat pada pukul 13.16.
  3. Suatu kelompok belajar mempunyai anggota 7 orang. Jika setiap belajar semua anggota kelompok duduk dengan posisi melingkar, banyaknya cara untuk mengatur posisi duduk anggota kelompok tersebut adalah .....
    1. 720
    2. 1440
    3. 2520
    4. 5040
    5. 5420
    Jawaban : a
    Permutasi siklis = (7 - 1)! = 6!
    = 6.5.4.3.2.1
    = 30 . 24
    = 720.
  4. Dalam sebuah kotak terdapat 200 kelereng yang terdiri dari kelereng kecil dan kelereng besar. Ada 130 kelereng berwarna hijau, 35 diantaranya adalah kelereng besar. Jumlah kelereng besar dalam kotak tersebut ada 75 buah. Berapakah jumlah kelereng kecil yang tidak berwarna hijau?
    1. 45
    2. 40
    3. 30
    4. 35
    5. 25
    Jawaban : c
    Kelereng besar hijau = 35
    Kelereng kecil hijau = 130 – 35 = 95
    Kelereng kecil tidak berwarna hijau = 125 – 95 = 30.
  5. Dianjak layu, dibubut mati.
    Makna peribahasa di atas adalah .....
    1. Pendirian yang sudah tetap, tidak akan diubah-ubah lagi
    2. Keputusan yang belum bulat, masih bisa diubah lagi
    3. Orang yang selalu menjaga nama baik
    4. Selalu berbuat baik kepada orang lain
    5. Saling membutuhkan sampai kapanpun
    Jawaban : a
    Yang dianjak dan dibubut dalam peribahasa di atas ialah tanaman. Kalau dipindahkan dari tempat di mana dia mula tumbuh, tanaman itu akan menjadi layu, dan jika dicabut pasti ia mati.
    Tanaman itu diumpamakan dengan pendirian seseorang yang sudah tetap, tidak akan berubah - ubah lagi. Ibarat tanaman di atas, jika dianjak ia layu, dan jika dicabut ia akan mati. Boleh juga diumpamakan dengan perkataan yang sudah diucapkan yang tidak akan diubah lagi apapun yang akan terjadi.
    “Pendirian yang sudah tetap, tidak akan diubah - ubah lagi”.

  6. Bagai menghasata kain sarung
    Makna peribahasa di atas adalah ...
    1. Mencari kesalahan orang lain
    2. Merasa benar dalam perselisihan
    3. Melakukan pekerjaan yang sia-sia
    4. Saudara pun dapat menjadi musuh
    5. Melakukan pekerjaan yang berulang
    Jawaban : c
    Kalau kita mengukur kain sarung itu dengan hasta kita, tetapi kita tidak memberi tanda di mana kita mulai mengukur, tentu kita akan terus - menerus menghasta tanpa berhenti karena kain sarung itu merupakan lingkaran.
    Jadi, peribahasa di atas dikiaskan kepada perbuatan yang sia - sia, tidak ada gunanya. Sudah capek kita bekerja namun tidak ada hasilnya.
  7. Tuan kaya membeli 50 ekor sapi senilai Rp 600.000 per ekor, dan 2 bulan kemudian membeli 25 ekor sapi seharga Rp 560.000 per ekor. Jika tuan kaya menghendaki harga rata - rata sapinya Rp 580.000 per ekor, berapakah harga per ekor yang harus dibayar untuk membeli 25 ekor sapi tambahan?
    1. Rp 530.000
    2. Rp 540.000
    3. Rp 550.000
    4. Rp 560.000
    5. Rp 520.000
    Jawaban : d
    = [(50 x 600.000) + (25 x 560.000) + (25 x S)] : 580.000
    = 50 + 25 + 25
    44.000.000 + 25S = 58.000.000
    25S = 14.000.000
    S = 560.000.
  8. Hasil panen singkong Pak Sofwan adalah 7,5 ton. Sebanyak 350 kg dijual ke pasar dan 2,5 kuintal dibuat tape. Berapa kg kah sisa singkong pak Sofwan?
    1. 6.900 kg
    2. 6.500 kg
    3. 6.950 kg
    4. 6.200 kg
    5. 6.100 kg
    Jawaban : a
    (7500 – 350 - 250) kg = 6900 kg.
  9. Sebuah perusahaan mengurangi jam kerja pegawainya dari 40 jam per minggu menjadi 36 jam per minggu tanpa mengurangi gaji. Jika seorang pegawai tadinya dibayar Rp90.000 per jam, berapa rupiah gaji per jamnya sekarang?
    1. Rp130.000
    2. Rp120.000
    3. Rp110.000
    4. Rp100.000
    5. Rp90.000
    Jawaban : d
    40 × 90.000/36 = 100.000.
  10. Jika -102x + 17y = 136, maka nilai 66x - 11y = .....
    1. -88
    2. -48
    3. 48
    4. 84
    5. -84
    Jawaban : a
    -102x + 17y = 136
    Tiap ruas dikalikan -11/17
    11(6x - y) = 11(-8)
    66x -11y = -88

Demikian kumpulan contoh soal dan pembahasan TIU SKD bagian 35. Silahkan pelajari soal-soal bagian lainnya ya.

Jika ada soal yang masih belum kamu mengerti, silahkan pelajari lagi materi terkait di aplikasi ini ya. Atau bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, biar kita bisa belajar bareng.

Materi TWK
Materi TIU
Materi TKP











Soal Deret Angka klik disini

Baruuu, yuk diskusi soal bareng2 di Forum Belajarbro

20 Tryout Online SKD Premium

1500 Soal SKD
Materi Lengkap TWK, TIU, TKP
Informasi serta Tips & Trik dan masih banyak lainnya

Cuma 49rb, hanya sekali bayar saja

Silahkan kunjungi disini