Soal dan Pembahasan Biologi (Saintek) Bagian 3

  1. Di bawah ini yang terkait dengan DNA adalah ....

    1. Tersusun atas gula deoksiribosa.
    2. Basa nitrogennya terdiri atas adenin, timin, sitosis, dan guanin.
    3. Tersusun dalam double helix.
    4. Tersusun dalam untaian tunggal.
    Jawaban : a
    Perbedaan DNA RNA
    Jenis gula Deoksiribosa Ribosa
    Basa nitrogen Adenin, timin, sitosin, dan guanin Adenin, urasil, sitosin, dan guanin
    Susunan Double helix Untaian tunggal
  2. Pertumbuhan tanaman selalu terkait dengan proses pendewasaan tanaman yang bersifat irreversible.
    SEBAB
    Pertumbuhan tanaman ditandai dengan bertambahnya jumlah sel, biomassa, ukuran tanaman yang bersifat kuantitatif.
    Jawaban : d

    Pertumbuhan tanaman ditandai dengan bertambahnya jumlah sel, biomassa, ukuran tanaman yang bersifat kuantitatif dan irreversible (tidak bisa kembali seperti semula), sedangkan perkembangan tanaman terkait dengan proses pendewasaan tanaman yang bersifat kualitatif.

  3. Bayi kembar identik dan bayi kembar siam memiliki kesamaan dalam proses fertilisasinya tetapi memiliki....

    1. kesamaan dalam proses organogenesis dan diferensiasi sel.
    2. perbedaan pembelahan sel saat embriogenesis pada tahap morula.
    3. kesamaan pembelahan sel saat embriogenesis pada tahap blastula.
    4. perbedaan pembelahan sel saat embriogenesis pada tahap organogenesis.
    5. perbedaan pada pemisahan sel-sel saat proses diferensiasi.
    Jawaban : b

    Pembahasan Bayi kembar identik dan bayi kembar siam memiliki kesamaan dalam proses fertilisasinya karena berasal dari sperma dan telur yang sama, tetapi memiliki perbedaan pembelahan sel saat embriogenesis pada tahap morula, pada bayi kembar identik morula terbagi dan membelah secara sempurna, sedangkan pada bayi kembar siam morula terbagi dan membelah secara tidak sempurna sehingga ada bagian-bagian tubuh bayi yang masih menjadi satu.

  4. Hematuria merupakan gangguan yang terjadi pada sistem ekskresi karena ....

    1. banyaknya kadar hormon ADH di glomerulus sehingga proses filtrasi air semakin cepat.
    2. kurangnya kadar hormon ADH di tubulus kontortus proksimal sehingga proses reabsorpsi air semakin lambat.
    3. kurangnya kadar air yang ada di darah pada saat proses filtrasi di glomerulus sehingga pada urin masih ditemukan sela darah merah.
    4. banyaknya kadar air yang ada di darah pada saat proses filtrasi di glomerulus sehingga terbentuk urin dalam jumlah yang banyak.
    5. banyaknya asam amino yang ada di darah pada saat proses augmentasi di glomerulus sehingga pada urin masih ditemukan asam amino.
    Jawaban : d

    Hematuria merupakan gangguan yang terjadi pada sistem ekskresi karena kurangnya kadar air yang ada di darah pada saat proses filtrasi di glomerulus sehingga pada urin masih ditemukan sel darah merah.

    Poliuria merupakan gangguan yang terjadi pada sistem ekskresi karena banyaknya kadar air yang ada di darah pada saat proses filtrasi di glomerulus sehingga terbentuk urin dalam jumlah yang banyak.

    Albuminuria merupakan gangguan yang terjadi pada sistem ekskresi karena banyaknya asam amino yang ada di darah pada saat proses filtrasi di glomerulus sehingga pada urin masih ditemukan asam amino.

  5. Pernyataan yang tepat terkait dengan proses pengaktifan enzim yang berperan dalam proses pencernaan protein secara kimiawi adalah ...

    1. Protein akan mulai tercerna secara kimiawi di usus 12 jari dengan bantuan enzim lipase yang diaktifkan oleh natrium bikarbonat.
    2. Protein akan diubah menjadi asam amino secara langsung dengan bantuan enzim aminopeptidase di lambung.
    3. Protein akan mulai dicerna secara kimiawi menjadi dipeptida di lambung dengan bantuan enzim pepsin yang telah diaktifkan oleh HCl.
    4. Protein akan mulai dicerna secara kimiawi menjadi polipeptida rantai pendek di lambung dengan bantuan enzim pepsin yang telah diaktidkan oleh HCl.
    5. Protein akan mulai dicerna secara kimiawi menjadi dipeptida di usus kosong dengan bantuan enzim tripsin atau protease yang telah diaktifkan kim.
    Jawaban : d

    Protein akan mulai dicerna secara kimiawi menjadi polipeptida pendek di lambung dengan bantuan enzim pepsin yang telah diaktifkan oleh HCl, kemudian akan dilanjutkan polipeptida pendek akan dicerna secara kimiawi oleh enzim tripsin/enzim protease yang telah diaktifkan oleh adanya makanan dari lambung yang disebut kim, enzim tripsin akan mengubah polipeptida pendek menjadi dipeptida yang berlangsung di usus dua belas jari (deudenum). Selanjutnya dipeptida akan dicerna secara kimiawi di usus kosong (jejunum) menjadi asam amino  dengan bantuan enzim aminopeptidase.

  6. Perhatikan perangkat percobaan di bawah ini!

    Tabung I: Susu pasteurisasi+ bakteri asam laktat+ tabung tertutup

    Tabung II: Susu Pasteurisasi+ tanpa bakteri asam laktat + tabung terbuka 

    Tabung III: Susu pasteurisasi+ bakteri asam laktat + tabung terbuka

    Tabung IV : Susu pasteurisasi + tanpa bakteri asam laktat + tabung tertutup

    Untuk mengetahui bahwa oksigen menjadi faktor yang berpengaruh terhadap yogurt yang dihasilkan, maka tabung yang harus dibandingkan adalah....

    1. I dan II

    2. II dan III

    3. III dan IV

    4. I dan IV

    5. III dan I

    Jawaban : e

    Oksigen adalah salah satu variabel bebas dalam percobaan tersebut. Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi variabel terikat (variabel yang berisi faktor yang diamati atau diukur untuk menentukan ada tidaknya pengaruh variabel bebas). Selain oksigen variabel bebas lainnya adalah bakteri asam laktat. Oleh karena itu jika ingin mengetahui ada tidaknya pengaruh oksigen terhadap yogurt yang dihasilkan adalah dengan mengamati tabung I dan III, karena keduanya diberi bakteri asam laktat yang berperan dalam pembuatan yogurt, namun dalam keadaan yang berbeda dimana tabung I tertutup (tidak ada oksigen) dan tabung III dibuka (ada oksigen) sehingga pengaruh oksigen dapat diketahui dengan membandingkan tabung I dan tabung III.

  7. Berikut ini yang termasuk ke dalam tahapan kloning gen insulin dari manusia adalah....

    1. isolasi gen insulin dari manusia

    2. pemotongan gen menggunakan enzim restriksi endonuklease

    3. penyisipan gen ke dalam plasmid

    4. inti sel plasmid dimasukkan ke dalam sel telur

    Jawaban : a

    Kloning gen atau teknik DNA rekombinan merupakan teknik rekayasa genetik yang digunakan untuk menyisipkan gen dari satu organisme ke dalam genom organisme lain sehingga organisme tersebut membawa sifat-sifat tertentu dari gen yang disisipkan tadi. Teknik kloning ini digunakan salah satunya untuk produksi insulin. Gen insulin dari manusia disisipkan terlebih dahulu ke dalam sel bakteri sehingga sel bakteri akan mampu menghasilkan hormon insulin. Tahapannya adalah sebagai berikut:

    1. Isolasi gen insulin dari manusia.
    2. Gen insulin dipotong dipotong dengan menggunakan enzim restriksi endonuklease
    3. Penyisipan gen donor ke dalam vektor (plasmid).
    4. Terjadi transformasi gen, dengan cara DNA rekombinan (plasmid yang telah disisipi insulin) dimasukkan kembali ke dalam bakteri.
    5. Peningkatan ekspresi gen terkloning.
  8. Laki-laki bisu tuli (BBtt) menikah dengan perempuan bisu tuli (bbTT) akan menghasilkan anak normal (dapat bicara dan mendengar) sebesar 56,25%.

    SEBAB

    Gen bisu tuli merupakan gen-gen komplementer dalam aturan penyimpangan semu Hukum Mendel.

    Jawaban : a

    Gen-gen komplementer merupakan interaksi antara gen-gen dominan yang berbeda, sehingga saling melengkapi. Jika kedua gen tersebut terdapat bersama-sama dalam genotip, maka akan saling membantu dalam menentukan fenotip. Jika salah satu gen tidak ada, maka pemunculan fenotip jadi terhalang. Salah satu contoh peristiwa gen komplementer adalah gen bisu tuli. Jika, terjadi perkawinan antara Laki-laki bisu tuli (BBtt) menikah dengan perempuan bisu tuli (bbTT), maka keturunan F2 nya yaitu:

    29

    Dalam hal ini gen B dan T tidak akan menunjukkan sifat normal apabila kedua gen tersebut tidak terdapat bersama-sama dalam satu genotip. Dengan demikian, jika hanya terdapat gen T tanpa gen B, atau sebaliknya maka akan tetap memunculkan sifat bisu tuli. Sehingga dari persilangan di atas akan menghasilkan perbandingan fenotip:

    Normal : bisu tuli = 9:7

    Jadi total keturunan yang bersifat normal yaitu sebesar:

    916×100%=56,25%

  9. Suatu utas DNAsense memiliki urutan basa AUGGACCAGGATATATGA. Berdasarkan hal tersebut, pernyataan yang benar adalah....

    1. Urutan basa tersebut mengode 18 asam amino

    2. Urutan basa tersebut mengode enam jenis asam amino

    3. Urutan antikodonnya adalah UTCCUGGUCCUAUAUACU

    4. Urutan kodogennya adalah AUGGACCAGGATATATGA

    5. Urutan basa tersebut terdiri atas 18 kodon

    Jawaban : d

    Jika suatu utas sense DNAsense memiliki urutan basa AUGGACCAGGATATATGA, maka yang dapat disimpulkan dari hal tersebut adalah:

    1. Untaian DNAsense tersebut memiliki urutan kodogen AUGGACCAGGATATATGA, karena utas DNA ini yang akan ditranskripsi menjadi mRNA. AUG merupakan start kodon yang akan memulai proses transkirpsi.

    2. Urutan basa AUGGACCAGGATATATGA akan ditranskripsi menjadi lima kodon CUGGUCCUAUAUACU, AUG tidak ditranskripsi karena merupakan start kodon.

    3. urutan antikodon nya yaitu AUGGACCAGGAUAUAUGA

    4. urutan basa tersebut akan ditranslasi menjadi empat jenis asam amino, yaitu AUG (metionin), GAC/GAU (asam aspartat), CAG (glutamin), AUA (isoleusin), UGA merupakan stop kodon dan tidak ditranslasi.

  10. Sel-sel eukariot dapat bersifat haploid atau diploid. Hal ini bergantung pada jumlah kromosom. Pernyataan berikut yang tepat adalah ...

    1. Sel khamir bersifat haploid

    2. Kromososm sel haploid manusia adalah 22 + X

    3. Sel kapang bersifat diploid

    4. Sel uniseluler haploid dapat berperan sebagai gamet

    Jawaban : c

    Sel eukariot (memiliki membran inti) dapat bersifat haploid atau diploid tergantung jumlah kromosom yang dimiliki. Sel uniseluler haploid dapat berperan sebagai gamet seperti pada ovum atau sperma manusia dimana kromosom sel haploid manusia adalah 22 + X atau bisa 22 + Y (khusus sel sperma).