Soal dan Pembahasan Sejarah (Soshum) Bagian 12

  1. Kebenaran dalam penelitian sejarah itu tidak mutlak.

    SEBAB

    Hasil-hasil penelitian sejarah itu selalu terbuka untuk diuji dan digugat oleh sejarawan-sejarawan lain.

    Jawaban : a

    Sejarah yang kita pelajari dan pahami saat ini adalah hasil kajian atau rekonstruksi sejarawan tentang peristiwa masa lalu. Sebagai ilmu, sejarah mempunyai objek (yaitu suatu peristiwa masa lampau yang pernah dialami manusia). Objek itu benar-benar pernah dialami manusia dalam waktu yang lampau (empiris). Rekonstruksi peristiwa itu menggunakan metode ilmiah dan hasil rekonstruksi itu dapat diuji atau diverifikasi kembali secara terus menerus.

  2. Subjektivitas dalam penulisan sejarah disebabkan oleh beberapa faktor, kecuali ....

    1. perbedaan latar belakang penulisnya

    2. sikap berat sebelah pribadi

    3. pandangan hidup yang berbeda

    4. prasangka kelompok

    5. tingkat ekonomi dan kehidupan yang berbeda

    Jawaban : e

    Tingkat ekonomi dan kehidupan yang berbeda merupakan faktor yang kurang mendukung adanya subjektivitas dalam penulisan sejarah. Beberapa faktor yang menyebabkan subjektivitas dalam penulisan sejarah antara lain:

    1. Sikap berat sebelah pribadi.
    2. Prasangka kelompok.
    3. Pandangan hidup yang berbeda tentang penggerak sejarah.
    4. Perbedaan latar belakang penulis.
  3. Hasil kebudayaan pra-aksara yang berbentuk keranda dan bertutup disebut ....

    1. Sarkofagus

    2. Kuburan batu

    3. Menhir

    4. Dolmen

    5. Pandusha

    Jawaban : a

    Hasil kebudayaan pra-aksara yang berbentuk keranda atau tertutup adalah Sarkofagus. Benda ini merupakan benda hasil kebudayaan batu besar (megalithikum). Benda-benda peninggalan zaman megalithikum:

    1. Untuk pemujaan
      1. Menhir atau tugu yang berbentuk tiang.
      2. Area atau patung yang masih kasar dan punden berundak atau bangunan bersusun.
    2. Untuk jenazah/mayat
      1. Peti kubur batu, tempat jenazah yang tidak ada tutupnya.
      2. Waruga, berbentuk kotak seperti kubus yang punya atap limasan. Banyak terdapat di Minahasa.
    3. Untuk meletakkan sesaji
      1. Dolmen atau meja batu.
  4. Kemampuan manusia mulai berorganisasi mulai terjadi.....

    1. Sejak masa pra-aksara

    2. Sejak masa mengalithikum

    3. Setelah masuknya budaya Hindu-Budha

    4. Setelah masuknya peradaban Islam

    5. Setelah berinteraksi dengan peradaban Barat

    Jawaban : a

    Kemampuan manusia berorganisasi mulai ada sejak zaman pra-aksara. Di Indonesia kemampuan berorganisasi mulai ada sejak zaman neolithikum atau zaman batu baru. Pada zaman inilah sering dikatakan sebagai cikal bakal masyarakat Indonesia.

  5. Perubahan pola hidup mengembara dan berpindah-pindah (nomaden) menjadi menetap (sedent air) terjadi pada masa ....

    1. BatuTua

    2. Batu Madya

    3. Paleolithikum

    4. Batu Muda

    Jawaban : d

    Perubahan pola hidup mengembara dan food gathering menjadi pola hidup menetap dan food producing merupakan suatu revolusi kebudayaan dalam manusia prasejarah di Indonesia. Hal ini terjadi pada masa neolithikum atau masa batu baru atau batu muda.

  6. Manusia pada perundagian sudah memiliki kepandaian membuat peralatan dari logam.

    SEBAB

    Teknologi peleburan logam sudah ada pada masa perundagian.

    Jawaban : a

    Pernyataan benar
    Pada saat perundagian di Indonesia, masyarakat sudah memiliki kepandaian membuat peralatan dari logam. Masa perundagian disebut juga zaman pertukangan, zaman logam, zaman perunggu, karena kebanyakan alat yang ditemukan terbuat dari perunggu.

    Alasan benar
    Teknik peleburan logam sudah ada pada masa perundagian. Ada dua teknik peleburan logam yaitu teknik bivalve (setangkap) dan Acire Produe (cetakan lilin).

  7. Asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia adalah dari Yunan, Cina Selatan.

    SEBAB

    Penyebarannya ke wilayah Indonesia disebabkan oleh desakan dan perang melawan bangsa-bangsa di Asia.

    Jawaban : b

    Asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia adalah dari Yunan, Cina Selatan. Nenek moyang bangsa Indonesia adalah bangsa Austronesia yang bermigrasi pertama sekitar 2000 SM dengan membawa kebudayaan Neolithikum (bangsa Proto Melayu). Kemudian migrasi kedua sekitar 500 tahun SM yang membawa kebudayaan logam (bangsa Deutro Melayu/Melayu Muda).

  8. Bangsa Arya merupakan pendukung peradaban lembah Sungai Gangga yang tersebar di antara Pegunungan Himalaya dan Pegunungan Windya-Kedna.

    SEBAB

    Bangsa Arya berhasil mengalahkan bangsa Dravida di lembah Sungai Indus dan menguasai daerah yang subur untuk bercocok tanam.

    Jawaban : b

    Pernyataan benar
    Bangsa Arya merupakan pendukung peradaban Lembah Sungai Gangga yang tersebar antara pegunungan Himalaya dan Pegunungan Windya-Kedna.

    Alasan benar
    Bangsa Arya berhasil mengalahkan bangsa Dravida dan menguasai daerah yang subur dan bercocok tanam didaerah Punjab.

    Pernyataan benar dan alasan benar tetapi keduanya tidak ada hubungan sebab akibat.

     

  9. Pembangunan sistem drainase pertama kali dilakukan oleh masyarakat Mohenjo Daro di India.

    SEBAB

    Masyarakat Mohenjo Daro sudah memiliki saluran pembuangan air dari rumah tangga ke bak kontrol.

    Jawaban : a

    Pernyataan benar
    Pembangunan sistem drainase pertama kali ada di Mohenjo Daro dan Harappa di India. Kota Mohenjo Daro dan Harappa (yang berjarak 600 km) merupakan kota tertua di dunia. Tata kotanya sangat teratur. Jalan rayanya sangat luas, setiap lebih kurang 40 m dipotong oleh jalan yang kecil yang juga luas dan dilengkapi saluran air.

    Alasan benar
    Masyarakat Mohenjo Daro dan Harappa sudah memiliki saluran pembuangan air dari rumah tangga ke bak kontrol. Hal ini dapat diketahui dari reruntuhan bekas kota Mohenjo Daro dan Harappa di India (sekarang di Pakistan).

    Pernyataan benar dan alasan benar, dan keduanya ada hubungan sebab akibat.

  10. Hukum "Dua Belas Lempeng" merupakan produk undang-undang tertulis pada masa Yunani kuno.

    SEBAB

    Hukum "Dua Belas Lempeng" ditulis di atas 12 lempeng logam.

    Jawaban : d

    Pernyataan salah
    Hukum "Dua Belas Lempeng" bukan merupakan produk undang-undang tertulis pada masa Romawi Kuno.

    Alasan benar
    Hukum "Dua Belas Lempeng" ditulis di atas 12 lempengan logam. Maka nama undang-undang tertulis tersebut adalah Hukum "Dua Belas lempeng.