Tips & Trik


Belajar Yang Efektif
1. Buat Suasana Belajar yang Nyaman

Yang perlu Anda lakukan pertama adalah bagaimana cara membangun suasana belajar yang nyaman. Ada banyak cara untuk membuat mood belajar itu muncul, diantara: Anda bisa belajar sambil mendengarkan musik, belajar di tempat-tempat yang nyaman misalnya di taman atau dipinggir danau, atau diruangan ber-AC

2. Belajar rutin tapi jangan lama

Dengan rutin belajar Anda akan semakin mudah untuk mengingat hal yang sudah Anda pelajari. yang perlu Anda lakukan adalah "belajar rutin" bukan "Terlalu lama belajar". Seperti belajar saat pagi 45 menit, siang 25 menit, sore 50 menit, malam 1 jam. Cara ini sangat efetif dan pikiran juga akan tetap dalam keadaan rileks dari pada harus belajar terlalu lama.

3. Mengerti Bukan Menghafal

Yah, hal yg paling sering dilakukan oleh siswa atapun mahasiswa ketika ingin menghadapi ujian adalah menghafal. Sebenarnya tidak salah cuman kurang efektif. Untuk lebih efektifnya adalah mengerti teorinya maka dengan sendiri akan kita ingat ketika ujian. Kalau Anda masih dalam metode belajar dengan menghafal, sangat disarankan untuk pindah ke metode mengerti materi.

4. Tidur yang Cukup

Tidur dan istirahat yang cukup merupakan hal yang vital dalam menyimpan informasi di dalam otak. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Universitas Harvard menunjukkan bahwa mahasiswa yang istirahat dengan cukup pada malam harinya dapat mengingat bahan pelajaran sebesar 35% lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang belajar pada pagi hari dan melakukan tes di malam hari tanpa tidur diantaranya.

5. Jangan Memaksakan Diri

Ketika kamu sedang tidak mood untuk belajar, lakukan sesuatu yang dapat mengembalikan mood-mu. Jadi, belajarlah tanpa ada paksaan baik dari orang lain ataupun suatu hal.

6. Coba latihan soal

Mengerjakan latihan soal atau uji coba memecahkan masalah sesuai materi yang sedang dipelajari akan membantu kita mengukur sejauh mana pemahaman kita atas materi tersebut. Dengan demikian, kita bisa menilai di bagian mana kita harus meningkatkan belajar dan bagian mana kita telah menguasainya.

7. Lihat garis besarnya dahulu

Tips cara belajar yang baik dengan melihat garis besar materi. Jika membaca bahan pelajaran yang baru, jangan langsung menceburkan diri kedalamnya. Kamu bisa lebih meningkatkan pemahaman bila melihat sepintas garis besarnya. Lihatlah semua subjudul, keterangan gambar dan ringkasan yang ada. Jik membaca bacaan yang cukup panjang, maka bacalah dahulu kalimat pertama dari setiap paragrafnya.

8. Buatlah catatan intisari dari bahan pelajaran

Tips cara belajar dengan teknik meringkas intisari dari pelajaran. Kalau kamu meringkas materi dari setiap bahan pelajaran ke dalam sebuah catatan kecil, maka akan sangat membantumu mengingat bahan pelajaran itu. Pada saat kamu menulisnya, kamu pasti membaca materinya lagi, bener kan? Itu akan membuatmu cepat hafal materinya. Sebaiknya catatan itu ditulis kedalam buku kecil atau kertas yang bisa dibawa kemana-mana, sehingga bisa dibaca kapan dan dimanapun kamu berada.

9. Berlatihlah tehnik kemampuan mengingat

Salah satu cara belajar yang baik adalah dengan teknik kemampuan mengingat. Agar lebih mudah kamu ingat sebaiknya materi yang akan kamu hafal itu diubah menjadi sebuah singkatan atau kata kunci (Mnemonics) dengan formulasi yang mudah diingat-ingat. Seperti MeJiKuHiBiNiU untuk singkatan-singkatan dari warna pelangi, yaitu Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila dan Ungu. Jika menghafal, lalu dalam 1 minggu sudah lupa, dengan menggunakan mnemonics seperti ini kamu bisa ingat sampai jangka waktu yang lama.


Menghadapi Ujian
1. Makan & Minum yang Cukup Sebelum Ujian

Sebelum kamu menghadapi ujian, jangan sampai lupa sarapan ya, Quipperian. Dengan asupan makanan dan minuman yang cukup, kamu jadi punya cukup energi untuk mengerjakan soal ujian. Saat perut kenyang dan rasa haus hilang, konsentrasi jadi lebih baik, lho. Tapi ingat Quipperian, jangan berlebihan juga ya. Kalau kondisimu kekenyangan, bukannya mengerjakan soal dengan optimal malah kamu jadi mengantuk. Jangan pula minum berlebihan kalau kamu nggak mau bolak-balik ke kamar kecil.

2. Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal

Saat akan mengikuti ujian, usahakan kamu sudah benar-benar siap lahir dan batin. Perlengkapan ujian harus sudah kamu siapkan sehari sebelum pelaksanaan ujian. Jangan lupa membawa semua alat tulis yang dibutuhkan, seperti pensil, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya. Bayangkan saja kamu datang ke lokasi ujian dengan kondisi terburu-buru dan tiba di lokasi dengan keadaan lelah, deg-degan, dan berkeringat, pasti ujiannya jadi susah fokus.

3. Jawab soal-soal ujian secara strategis

Kamu dapat memulai dengan menjawab pertanyaan mudah terlebih dahulu, kemudian dengan soal-soal yang memiliki nilai tertinggi. Pertanyaan terakhir yang seharusnya dikerjakan antara lain: soal paling sulit, yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya dan memiliki nilai terkecil.

4. Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban mana yang harus dipilih/ditebak

Abaikan jawaban yang sudah Anda tahu bahwa jawaban itu salah. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika kamu tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan. Karena pilihan pertama akan jawabanmu biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila kamu yakin akan koreksi yang kamu lakukan.

5. Ketika mengerjakan soal ujian esai/uraian, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis

Buat kerangka jawaban singkat untuk esai/uraian dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin ditulis. Setelah itu jabarkan ide-ide sesuai dengan pertanyaannya. Jangan menuliskan jawaban panjang lebar tanpa memperhatikan pertanyaan atau apa yang diminta dari pertanyaan tersebut. Jawablah dengan singkat namun jelas dan tepat.

6. Jangan pernah ngasal tanpa melihat

Yang ini nih, yang mesti diwaspadai. Kebanyakan karena kehabisan waktu, kita sering buru-buru menjawab tanpa melihat soal dan langsung asal silang saja LJK yang kosong. Jangan pernah gunakan teknik itu lagi ya. Sebab, jika kita memperhatikan soal satu per satu, kita masih bisa menerka yang mana jawaban yang paling berhasil atau mungkin bisa menyeleksi jawaban yang kita tahu tidak tepat. Jika kita asal silang, bisa saja kita kehilangan kesempatan mendapatkan jawabannya.

7. Kerjakan dulu soal yang mudah / topik yang lo udah kuasai, dengan secepat mungkin

Tegaskan sejak awal di pikiran kamu bahwa tujuan kamu dalam ujian adalah mengejar score sebanyak-banyaknya! Ini emang kesannya sepele tapi sebetulnya prinsip yang penting banget untuk diinget setiap kali ujian. Dengan menegaskan mindset seperti ini sejak awal dalam pikiran kamu, setiap tindakan dan keputusan kamu dalam ujian akan jauh lebih efektif dan terarah sesuai dengan tujuan kamu itu.

8. Kalo kamu mentok ngerjain soal, tinggalin aja dulu!

Balik lagi ke prinsip awal, bahwa tujuan kamu ujian adalah mendulang point sebanyak-banyaknya! Kalo dalam konteks SKD/TKD, soal yang mudah, sulit, panjang, pendek, semuanya itu sama-sama punya NILAI YANG SETARA. Jadi kalo kamu mentok, jangan kelamaan ngulik soalnya karena penasaran, langsung lewatin aja! Masih banyak soal lain yang lebih mudah dan punya nilai yang sama dengan soal-soal yang sulit. Kalo kamu memang penasaran, nanti bisa kamu kerjain ulang kalo masih ada sisa waktu.

9. Teknik ngisi LJK supaya gak buang-buang waktu

Tiap kali kamu nemu jawaban yang kamu anggap bener (seyakin apapun jawaban kamu), jangan langsung buletin penuh LJK kamu! Kamu tandain aja di pilihannya pake urek2 tipis yang gampang dihapus tapi masih bisa terlihat. Jadi kamu gak buang-buang waktu untuk buletin jawaban dan kamu bisa langsung lewat ngerjain nomor yang lain. Dari pengalaman saya dulu, ini akan semakin mempercepat proses ngerjain soal. Nanti begitu waktunya hampir habis (kira-kira 10 menit terakhir). Kamu sediakan waktu kira-kira 1 menit untuk ngebuletin penuh semua jawaban yang tadi udah kamu tandain. Nah, bagi kamu yang mau pake teknik ini, kamu harus pastikan jangan sampai kelupaan juga. Jangan sampai kamu asik jawabin soal, terus ga sadar waktunya udah keburu habis dan LJK kamu diambil paksa oleh pengawas padahal belum ada jawaban yang kamu buletin penuh.

10. Sisihkan 10% waktu ujian untuk memeriksa ulang jawaban yang telah Anda kerjakan

Periksa jawaban secara teliti, hindari keinginan untuk segera meninggalkan ruang ujian segera setelah kamu menjawab semua soal-soal ujian. Periksa sekali lagi dan yakinkan bahwa Anda telah menjawab semua pertanyaan. Baca ulang setiap jawaban untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca. Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal). Bandingkan jawaban matematika yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas. Kamu juga bisa gunakan waktu terakhir ini untuk hal-hal lain yang gak kalah pentingnya, seperti mengecek ulang kelengkapan informasi dalam lembar jawab, pastikan nomor peserta ujian bener, penulisan nama bener sesuai dengan kartu ujian, pembulatan dalam LKS PBT sudah rapih, dll.