Dianjak layu, dibubut mati. Makna peribahasa di atas adalah .....
Pendirian yang sudah tetap, tidak akan diubah-ubah lagi
Keputusan yang belum bulat, masih bisa diubah lagi
Orang yang selalu menjaga nama baik
Selalu berbuat baik kepada orang lain
Saling membutuhkan sampai kapanpun
Jawaban : A
Yang dianjak dan dibubut dalam peribahasa di atas ialah tanaman. Kalau dipindahkan dari tempat di mana dia mula tumbuh, tanaman itu akan menjadi layu, dan jika dicabut pasti ia mati. Tanaman itu diumpamakan dengan pendirian seseorang yang sudah tetap, tidak akan berubah - ubah lagi. Ibarat tanaman di atas, jika dianjak ia layu, dan jika dicabut ia akan mati. Boleh juga diumpamakan dengan perkataan yang sudah diucapkan yang tidak akan diubah lagi apapun yang akan terjadi. “Pendirian yang sudah tetap, tidak akan diubah - ubah lagiâ€.