Dianjak layu, dibubut mati. Makna peribahasa di atas adalah ...

foto

Clarymond Simbolon
baru saja CPNS

Materi : Bahasa Indonesia

Dianjak layu, dibubut mati.
Makna peribahasa di atas adalah .....
  1. Pendirian yang sudah tetap, tidak akan diubah-ubah lagi
  2. Keputusan yang belum bulat, masih bisa diubah lagi
  3. Orang yang selalu menjaga nama baik
  4. Selalu berbuat baik kepada orang lain
  5. Saling membutuhkan sampai kapanpun

Jawaban : A

Yang dianjak dan dibubut dalam peribahasa di atas ialah tanaman. Kalau dipindahkan dari tempat di mana dia mula tumbuh, tanaman itu akan menjadi layu, dan jika dicabut pasti ia mati.
Tanaman itu diumpamakan dengan pendirian seseorang yang sudah tetap, tidak akan berubah - ubah lagi. Ibarat tanaman di atas, jika dianjak ia layu, dan jika dicabut ia akan mati. Boleh juga diumpamakan dengan perkataan yang sudah diucapkan yang tidak akan diubah lagi apapun yang akan terjadi.
“Pendirian yang sudah tetap, tidak akan diubah - ubah lagi”.

Menurut Kamu jawabannya yang mana sih

Pendapat Teman

Belum ada komentar