Pada analogi pertama, lihat bentuk yang berukuran besar, segitiga menjadi segiempat, warnanya tetap putih. Maka pada analogi kedua, segiempat menjadi segilima, dengan warnanya tetap hitam.
Pada analogi pertama, ada 2 bentuk yang berukuran kecil, kedua bentuk tersebut bertukar tempat, yang didalam ke luar dan yang diluar ke dalam. Kemudian bentuk yang diluar, posisinya dinaikkan sedikit keatas sehingga menjadi ketengah. Maka pada analogi kedua, segiempat menjadi didalam dan segilima menjadi diluar. Kemudian bentuk segilima tersebut dinaikkan sedikit keatas menjadi ditengah.