SKD
Gempa berkekuatan 5,5 skala richter (SR) mengguncang Bengkulu bagian timur, Selasa sekitar pukul 13.24 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu ... , gempa yang berpusat di kedalaman 128 kilometer itu tidak ... tsunami. Kepala Seksi Observasi dan lnformasi BMKG Bengkulu, Sudiyanto mengatakan gempa tersebut berpusat di 22 kilometer Barat Laut Lebong, Bengkulu. "Sebagian besar warga kota Bengkulu ikut merasakan getaran gempa, tapi hanya sebentar," ungkapnya, Selasa (29/3). Gempa berjarak 40 kilometer di Timur Laut Bengkulu Utara dan 72 kilometer dari Talang Bawang Barat Provinsi Lampung itu berpusat di darat. Arie, warga Kelurahan Kebun Tebeng, Kota Bengkulu ... getaran gempa terasa cukup kuat dan sebagian anggota keluarganya sempat keluar rumah. "Getaran cukup kuat makanya kami sempat berlari keluar rumah," ucapnya kepada Antara. Wilayah Bengkulu yang berada di pertemuan lempeng aktif lndoaustralia dan Eurasia memang kerap dilanda gempa bumi. (Sumber: http://www.merdeka.com/tanggal 29 Maret 2016)
Topik berita berdasarkan isi dalam teks tersebut adalah ....
Topik adalah keseluruhan ide yang melatarbelakangi karangan dan masih bersifat umum. Poin-poin penting dalam topik adalah sebagai berikut:
Jadi, topik yang mencakup keseluruhan ide wacana tersebut adalah Gempa bumi di Bengkulu.
DiskusiGempa berkekuatan 5,5 skala richter (SR) mengguncang Bengkulu bagian timur, Selasa sekitar pukul 13.24 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu ... , gempa yang berpusat di kedalaman 128 kilometer itu tidak ... tsunami. Kepala Seksi Observasi dan lnformasi BMKG Bengkulu, Sudiyanto mengatakan gempa tersebut berpusat di 22 kilometer Barat Laut Lebong, Bengkulu. "Sebagian besar warga kota Bengkulu ikut merasakan getaran gempa, tapi hanya sebentar," ungkapnya, Selasa (29/3). Gempa berjarak 40 kilometer di Timur Laut Bengkulu Utara dan 72 kilometer dari Talang Bawang Barat Provinsi Lampung itu berpusat di darat. Arie, warga Kelurahan Kebun Tebeng, Kota Bengkulu ... getaran gempa terasa cukup kuat dan sebagian anggota keluarganya sempat keluar rumah. "Getaran cukup kuat makanya kami sempat berlari keluar rumah," ucapnya kepada Antara. Wilayah Bengkulu yang berada di pertemuan lempeng aktif lndoaustralia dan Eurasia memang kerap dilanda gempa bumi. (Sumber: http://www.merdeka.com/tanggal 29 Maret 2016)
Kata-kata yang tepat untuk mengisi titik-titik dalam wacana di atas adalah ....
Berdasarkan wacana di atas, kata yang tepat untuk mengisi titik-titik tersebut adalah mencatat, berpotensi, dan mengatakan. Untuk lebih jelasnya bisa dicocokkan pada wacananya.
DiskusiGempa berkekuatan 5,5 skala richter (SR) mengguncang Bengkulu bagian timur, Selasa sekitar pukul 13.24 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu ... , gempa yang berpusat di kedalaman 128 kilometer itu tidak ... tsunami. Kepala Seksi Observasi dan lnformasi BMKG Bengkulu, Sudiyanto mengatakan gempa tersebut berpusat di 22 kilometer Barat Laut Lebong, Bengkulu. "Sebagian besar warga kota Bengkulu ikut merasakan getaran gempa, tapi hanya sebentar," ungkapnya, Selasa (29/3). Gempa berjarak 40 kilometer di Timur Laut Bengkulu Utara dan 72 kilometer dari Talang Bawang Barat Provinsi Lampung itu berpusat di darat. Arie, warga Kelurahan Kebun Tebeng, Kota Bengkulu ... getaran gempa terasa cukup kuat dan sebagian anggota keluarganya sempat keluar rumah. "Getaran cukup kuat makanya kami sempat berlari keluar rumah," ucapnya kepada Antara. Wilayah Bengkulu yang berada di pertemuan lempeng aktif lndoaustralia dan Eurasia memang kerap dilanda gempa bumi. (Sumber: http://www.merdeka.com/tanggal 29 Maret 2016)
Berdasarkan wacana di atas, mengapa wilayah Bengkulu sering mengalami gempa?
Berdasarkan informasi pada wacana, wilayah Bengkulu sering mengalami gempa dapat ditemukan pada kalimat terakhir dalam wacana, yaitu "Wilayah Bengkulu yang berada di pertemuan lempeng aktif lndoaustralia dan Eurasia memang kerap dilanda gempa bumi." Jadi, alasannya adalah karena daerah Bengkulu berada di pertemuan lempeng aktif lndoaustralia dan Eurasia sering terjadi gempa bumi.
DiskusiPelajar di Purwakarta mulai diwajibkan membawa alat kebersihan ke sekolah. Tujuannya, agar terlibat dalam penanganan kebersihan di lingkungan sekolah. "lnstruksi dari Pak Bupati (Dedi Mulyadi). Mulai pekan depan pelajar harus bawa sapu dan alat kebersihan lainnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Purwakarta, Rasmita, Selasa {29/3). Dia mengatakan, pelajar membawa alat kebersihan dua kali dalam seminggu. Teknisnya, sebelum masuk sekolah para siswa maupun siswi membersihkan lingkungan sekolah terlebih dulu. "Jadwalnya setiap hari Selasa dan Kamis. Sebelum masuk sekolah, mereka bersih-bersih lingkungan sekitar sekolah termasuk ruas jalan dan memungut sampah untuk memisahkan sampah plastik dan organik. Sampah organik seperti daun dikumpulkan supaya jadi pupuk untuk menanam pohon di lingkungan sekolah," ujar Rasmita.
Selain itu, Rasmita menjelaskan setiap pelajar juga akan belajar di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cikolotok untuk belajar pengelolaan sampah. "Selain belajar, instruksi dari Pak Bupati supaya pelajar mulai peka akan kesadaran sosial dan respek pada pemungut sampah yang tiap hari bersihkan Purwakarta dari sampah," imbuhnya. Pelajar di Purwakarta menyukai kebersihan sehingga menyetujui usulan tersebut meskipun sempat mendapat protes dari para orangtua. Penanganan sampah, kata dia, selama ini selalu jadi permasalahan di setiap daerah. Peran pelajar agar sadar dalam pengelolaan sampah menurutnya harus dilakukan sejak dini. "Jika kesadaran kelola sampah dengan baik dilakukan sejak dini maka kelak mental warga Purwakarta akan semakin baik," pungkas Ramita. (Sumber: http://www.merdeka.com/ tanggal 29 Maret 2016)
Judul yang tepat sesuai dengan isi berita di atas adalah ....
Syarat sebuah judul adalah sesuai tema, singkat, jelas, menarik (provokatif), dan mewakili keseluruhan isi wacana. Judul sebuah wacana bisa berupa kata atau frasa. Kalimat judul yang tepat adalah Pelajar di Purwakarta Wajib Bawa Alat Kebersihan Dua Kali Seminggu.
DiskusiPelajar di Purwakarta mulai diwajibkan membawa alat kebersihan ke sekolah. Tujuannya, agar terlibat dalam penanganan kebersihan di lingkungan sekolah. "lnstruksi dari Pak Bupati (Dedi Mulyadi). Mulai pekan depan pelajar harus bawa sapu dan alat kebersihan lainnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Purwakarta, Rasmita, Selasa {29/3). Dia mengatakan, pelajar membawa alat kebersihan dua kali dalam seminggu. Teknisnya, sebelum masuk sekolah para siswa maupun siswi membersihkan lingkungan sekolah terlebih dulu. "Jadwalnya setiap hari Selasa dan Kamis. Sebelum masuk sekolah, mereka bersih-bersih lingkungan sekitar sekolah termasuk ruas jalan dan memungut sampah untuk memisahkan sampah plastik dan organik. Sampah organik seperti daun dikumpulkan supaya jadi pupuk untuk menanam pohon di lingkungan sekolah," ujar Rasmita.
Selain itu, Rasmita menjelaskan setiap pelajar juga akan belajar di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cikolotok untuk belajar pengelolaan sampah. "Selain belajar, instruksi dari Pak Bupati supaya pelajar mulai peka akan kesadaran sosial dan respek pada pemungut sampah yang tiap hari bersihkan Purwakarta dari sampah," imbuhnya. Pelajar di Purwakarta menyukai kebersihan sehingga menyetujui usulan tersebut meskipun sempat mendapat protes dari para orangtua. Penanganan sampah, kata dia, selama ini selalu jadi permasalahan di setiap daerah. Peran pelajar agar sadar dalam pengelolaan sampah menurutnya harus dilakukan sejak dini. "Jika kesadaran kelola sampah dengan baik dilakukan sejak dini maka kelak mental warga Purwakarta akan semakin baik," pungkas Ramita. (Sumber: http://www.merdeka.com/ tanggal 29 Maret 2016)
Berdasarkan teks di atas, topik yang diangkat adalah tentang ....
Penjelasan topik sudah dijelaskan pada pembahasan no.1. Jadi, topik yang mencakup keseluruhan ide wacana tersebut adalah kebersihan lingkungan sekolah.
DiskusiPelajar di Purwakarta mulai diwajibkan membawa alat kebersihan ke sekolah. Tujuannya, agar terlibat dalam penanganan kebersihan di lingkungan sekolah. "lnstruksi dari Pak Bupati (Dedi Mulyadi). Mulai pekan depan pelajar harus bawa sapu dan alat kebersihan lainnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Purwakarta, Rasmita, Selasa {29/3). Dia mengatakan, pelajar membawa alat kebersihan dua kali dalam seminggu. Teknisnya, sebelum masuk sekolah para siswa maupun siswi membersihkan lingkungan sekolah terlebih dulu. "Jadwalnya setiap hari Selasa dan Kamis. Sebelum masuk sekolah, mereka bersih-bersih lingkungan sekitar sekolah termasuk ruas jalan dan memungut sampah untuk memisahkan sampah plastik dan organik. Sampah organik seperti daun dikumpulkan supaya jadi pupuk untuk menanam pohon di lingkungan sekolah," ujar Rasmita.
Selain itu, Rasmita menjelaskan setiap pelajar juga akan belajar di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cikolotok untuk belajar pengelolaan sampah. "Selain belajar, instruksi dari Pak Bupati supaya pelajar mulai peka akan kesadaran sosial dan respek pada pemungut sampah yang tiap hari bersihkan Purwakarta dari sampah," imbuhnya. Pelajar di Purwakarta menyukai kebersihan sehingga menyetujui usulan tersebut meskipun sempat mendapat protes dari para orangtua. Penanganan sampah, kata dia, selama ini selalu jadi permasalahan di setiap daerah. Peran pelajar agar sadar dalam pengelolaan sampah menurutnya harus dilakukan sejak dini. "Jika kesadaran kelola sampah dengan baik dilakukan sejak dini maka kelak mental warga Purwakarta akan semakin baik," pungkas Ramita. (Sumber: http://www.merdeka.com/ tanggal 29 Maret 2016)
Berdasarkan teks di atas, upaya membersihkan lingkungan sekolah akan dilaksanakan pada hari ... terdapat dalam ....
Berdasarkan informasi pada wacana, upaya membersihkan lingkungan sekolah akan dilaksanakan pada hari Selasa dan Kamis terdapat dalam paragraf 1 kalimat ke-8, yaitu "jadwalnya setiap hari Selasa dan Kamis. Sebelum masuk sekolah, mereka bersih-bersih lingkungan sekitar sekolah terrnasuk ruas jalan."
DiskusiPelajar di Purwakarta mulai diwajibkan membawa alat kebersihan ke sekolah. Tujuannya, agar terlibat dalam penanganan kebersihan di lingkungan sekolah. "lnstruksi dari Pak Bupati (Dedi Mulyadi). Mulai pekan depan pelajar harus bawa sapu dan alat kebersihan lainnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Purwakarta, Rasmita, Selasa {29/3). Dia mengatakan, pelajar membawa alat kebersihan dua kali dalam seminggu. Teknisnya, sebelum masuk sekolah para siswa maupun siswi membersihkan lingkungan sekolah terlebih dulu. "Jadwalnya setiap hari Selasa dan Kamis. Sebelum masuk sekolah, mereka bersih-bersih lingkungan sekitar sekolah termasuk ruas jalan dan memungut sampah untuk memisahkan sampah plastik dan organik. Sampah organik seperti daun dikumpulkan supaya jadi pupuk untuk menanam pohon di lingkungan sekolah," ujar Rasmita.
Selain itu, Rasmita menjelaskan setiap pelajar juga akan belajar di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cikolotok untuk belajar pengelolaan sampah. "Selain belajar, instruksi dari Pak Bupati supaya pelajar mulai peka akan kesadaran sosial dan respek pada pemungut sampah yang tiap hari bersihkan Purwakarta dari sampah," imbuhnya. Pelajar di Purwakarta menyukai kebersihan sehingga menyetujui usulan tersebut meskipun sempat mendapat protes dari para orangtua. Penanganan sampah, kata dia, selama ini selalu jadi permasalahan di setiap daerah. Peran pelajar agar sadar dalam pengelolaan sampah menurutnya harus dilakukan sejak dini. "Jika kesadaran kelola sampah dengan baik dilakukan sejak dini maka kelak mental warga Purwakarta akan semakin baik," pungkas Ramita. (Sumber: http://www.merdeka.com/ tanggal 29 Maret 2016)
Apa tujuan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Purwakarta mengikutsertakan pelajar untuk mengelola kebersihan di sekolah?
Berdasarkan informasi pada wacana, tujuan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Purwakarta mengikutsertakan pelajar untuk mengelola kebersihan di sekolah adalah melibatkan pelajar dalam penanganan kebersihan sekolah, hal tersebut dapat dicermati pada kutipan wacana paragraf 1 kalimat ke-2. yaitu "Tujuannya, agar terlibat dalam penanganan kebersihan di lingkungan sekolah."
DiskusiPelajar di Purwakarta mulai diwajibkan membawa alat kebersihan ke sekolah. Tujuannya, agar terlibat dalam penanganan kebersihan di lingkungan sekolah. "lnstruksi dari Pak Bupati (Dedi Mulyadi). Mulai pekan depan pelajar harus bawa sapu dan alat kebersihan lainnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Purwakarta, Rasmita, Selasa {29/3). Dia mengatakan, pelajar membawa alat kebersihan dua kali dalam seminggu. Teknisnya, sebelum masuk sekolah para siswa maupun siswi membersihkan lingkungan sekolah terlebih dulu. "Jadwalnya setiap hari Selasa dan Kamis. Sebelum masuk sekolah, mereka bersih-bersih lingkungan sekitar sekolah termasuk ruas jalan dan memungut sampah untuk memisahkan sampah plastik dan organik. Sampah organik seperti daun dikumpulkan supaya jadi pupuk untuk menanam pohon di lingkungan sekolah," ujar Rasmita.
Selain itu, Rasmita menjelaskan setiap pelajar juga akan belajar di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cikolotok untuk belajar pengelolaan sampah. "Selain belajar, instruksi dari Pak Bupati supaya pelajar mulai peka akan kesadaran sosial dan respek pada pemungut sampah yang tiap hari bersihkan Purwakarta dari sampah," imbuhnya. Pelajar di Purwakarta menyukai kebersihan sehingga menyetujui usulan tersebut meskipun sempat mendapat protes dari para orangtua. Penanganan sampah, kata dia, selama ini selalu jadi permasalahan di setiap daerah. Peran pelajar agar sadar dalam pengelolaan sampah menurutnya harus dilakukan sejak dini. "Jika kesadaran kelola sampah dengan baik dilakukan sejak dini maka kelak mental warga Purwakarta akan semakin baik," pungkas Ramita. (Sumber: http://www.merdeka.com/ tanggal 29 Maret 2016)
Kalimat sumbang dalam teks tersebut ditunjukkan dalam ....
Kalimat sumbang adalah kalimat yang tidak mendukung bahkan bertolak belakang dengan kalimat utamanya (topik atau isi bacaan). Kalimat sumbang dalam suatu paragraf dapat ditentukan dengan cara:
Jadi, kalimat sumbang dalam wacana di atas ditemukan dalam paragraf 2 kalimat ke-3, yaitu kalimat "Pelajar di Purwakarta menyukai kebersihan sehingga menyetujui usulan tersebut meskipun sempat mendapat protes dari para orang tua."
DiskusiBerlibur merupakan kegiatan yang menyenangkan. Apalagi dilakukan bersama keluarga atau orang tercinta. Namun, usai berlibur pastikan anak Anda tidak malas ke sekolah. Pasalnya, hal tersebut kerap terjadi usai berlibur panjang. Konsultan pendidikan, Denyse Whelan mengungkapkan liburan perlu dilakukan agar anak tidak mengalami stres dan jenuh dengan aktivitasnya. Sebaiknya, para orang tua tidak menggunakan seluruh waktu libur sekolah untuk berlibur. "Misalnya saja libur selama dua minggu, sisakan 3-4 hari untuk anak bisa beristirahat di rumah. Selain memberi anak waktu istirahat, waktu liburan yang tersisa juga bisa membuat mereka siap dengan keadaan belajar yang baru," papar Whelan yang dilansir dari Essential Kids. Menurut Whelan, para orang tua bisa menggunakan sisa waktu berlibur untuk membantu anak beradaptasi dengan teman atau pelajaran baru.
Selain itu, liburan juga bisa digunakan untuk melatih anak menghadapi situasi kembali di sekolah. "Khususnya bagi anak yang masih duduk di bangku TK dan SD, bawakan mereka buku cerita edukasi atau ajak mereka mengenal lingkungan sekitar di mana orangtua bisa menyelipkan pengetahuan di sela-sela waktu itu," kata dia. Cara ini dipercaya bisa membuat si kecil tetap bertanggungjawab atas kewajibannya dan tetap melakukan kegiatan belajar yang menyenangkan meski sedang berlibur.
Sebuah penelitian yang dilakukan Departemen Pendidikan di lnggris menemukan, bahwa sengaja mengajak anak berlibur dengan membolos dari sekolah dapat memicu dampak buruk pada proses belajar anak. Hal ini berkaitan dengan anggapan membolos di bangku TK atau SD tidak memiliki pengaruh. "ltu anggapan yang salah. Bagaimanapun, tidak masuk sekolah walaupun anak masih TK atau SD bisa mengganggu proses pembelajaran anak. Selain itu, secara tidak langsung juga bisa mengajarkan kurang kedisiplinan pada anak. Oleh karena itu, sudah sepatutnya orangtua mengajak anak berlibur di waktu yang memang seharusnya," ujar juru bicara Departemen Pendidikan lnggris kepada Telegraph. (Sumber: http://lifestyle.sindonews.com/ tanggal 29 Maret 2016)
Tema yang tepat berdasarkan wacana di atas adalah ....
Tema adalah ide pokok suatu paragraf atau wacana yang bersifat khusus atau lebih spesifik. Terna yang sesuai dengan wacana di atas adalah liburan bagi anak-anak karena di wacana tersebut dijelaskan cara tepat rnengisi liburan, rnanfaat liburan, dan darnpak buruk dari rnernbolos untuk liburan.
DiskusiBerlibur merupakan kegiatan yang menyenangkan. Apalagi dilakukan bersama keluarga atau orang tercinta. Namun, usai berlibur pastikan anak Anda tidak malas ke sekolah. Pasalnya, hal tersebut kerap terjadi usai berlibur panjang. Konsultan pendidikan, Denyse Whelan mengungkapkan liburan perlu dilakukan agar anak tidak mengalami stres dan jenuh dengan aktivitasnya. Sebaiknya, para orang tua tidak menggunakan seluruh waktu libur sekolah untuk berlibur. "Misalnya saja libur selama dua minggu, sisakan 3-4 hari untuk anak bisa beristirahat di rumah. Selain memberi anak waktu istirahat, waktu liburan yang tersisa juga bisa membuat mereka siap dengan keadaan belajar yang baru," papar Whelan yang dilansir dari Essential Kids. Menurut Whelan, para orang tua bisa menggunakan sisa waktu berlibur untuk membantu anak beradaptasi dengan teman atau pelajaran baru.
Selain itu, liburan juga bisa digunakan untuk melatih anak menghadapi situasi kembali di sekolah. "Khususnya bagi anak yang masih duduk di bangku TK dan SD, bawakan mereka buku cerita edukasi atau ajak mereka mengenal lingkungan sekitar di mana orangtua bisa menyelipkan pengetahuan di sela-sela waktu itu," kata dia. Cara ini dipercaya bisa membuat si kecil tetap bertanggungjawab atas kewajibannya dan tetap melakukan kegiatan belajar yang menyenangkan meski sedang berlibur.
Sebuah penelitian yang dilakukan Departemen Pendidikan di lnggris menemukan, bahwa sengaja mengajak anak berlibur dengan membolos dari sekolah dapat memicu dampak buruk pada proses belajar anak. Hal ini berkaitan dengan anggapan membolos di bangku TK atau SD tidak memiliki pengaruh. "ltu anggapan yang salah. Bagaimanapun, tidak masuk sekolah walaupun anak masih TK atau SD bisa mengganggu proses pembelajaran anak. Selain itu, secara tidak langsung juga bisa mengajarkan kurang kedisiplinan pada anak. Oleh karena itu, sudah sepatutnya orangtua mengajak anak berlibur di waktu yang memang seharusnya," ujar juru bicara Departemen Pendidikan lnggris kepada Telegraph. (Sumber: http://lifestyle.sindonews.com/ tanggal 29 Maret 2016)
Bagaimana cara menyiasati liburan anak-anak agar siap dengan keadaan belajar yang baru?
Berdasarkan informasi pada wacana, cara menyiasati liburan anak-anak agar siap dengan keadaan belajar yang baru adalah dengan menyisakan 3-4 hari di akhir liburan di rumah saja. Hal ini dapat dilihat pada kutipan-kutipan berikut ini: "Misalnya saja libur selama dua minggu, sisakan 3-4 hari untuk anak bisa beristirahat di rumah." (paragraf 1 kalimat 7).
Diskusi
Semoga membantu
Bagaimana menurut kamu artikel ini?