Clarymond Simbolon
baru saja CPNS
Materi : HOTS - Bela Negara
Lepasnya pulau Sipadan dan Ligitan menjadi sejarah kelam bagi NKRI karena adanya intervensi asing. Mahkamah internasional saat itu memenangkan Malaysia dengan argument (effective occupation) menyatakan bahawa kedua pulau itu banyak dikelola Malaysia daripada Indonesia. Tunjukkan manakah bukti dari upaya bela negara untuk mempertahankan Bhineka Tunggal Ika?
Jawaban : D
Lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan kepada Malaysia merupakan peristiwa penting yang menunjukkan pentingnya pengelolaan dan kehadiran nyata dari pemerintah Indonesia di wilayah perbatasan. Keputusan Mahkamah Internasional yang memenangkan Malaysia didasarkan pada konsep effective occupation, yang menunjukkan bahwa Malaysia secara efektif mengelola dan menunjukkan kehadiran di kedua pulau tersebut lebih daripada Indonesia. Dalam konteks ini, untuk mempertahankan wilayah kedaulatan dan menjaga persatuan Indonesia dalam kerangka Bhinneka Tunggal Ika, perlu ada upaya bela negara yang nyata dan berkesinambungan.
Mari kita analisis setiap opsi untuk melihat upaya bela negara yang paling tepat dalam mempertahankan wilayah perbatasan:
Memperketat kegiatan patroli dan operasi militer pada wilayah perbatasan — Memperketat patroli militer memang penting untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi kegiatan ini lebih berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan. Meskipun penting, patroli saja tidak cukup untuk menunjukkan kehadiran atau pengelolaan efektif terhadap wilayah tersebut.
Meminta bantuan negara lain dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan — Meminta bantuan negara lain dalam menjaga perbatasan bukanlah langkah yang sesuai untuk memperkuat kedaulatan. Hal ini justru dapat menunjukkan ketergantungan pada negara lain dan mengurangi kemandirian serta otoritas Indonesia dalam mengelola wilayah perbatasannya.
Menambah anggaran militer untuk memperkuat persenjataan di wilayah perbatasan — Menambah anggaran militer dapat membantu memperkuat pertahanan, namun langkah ini lebih berfokus pada aspek persenjataan. Untuk menjaga kedaulatan secara efektif, perlu ada kehadiran nyata yang menunjukkan pengelolaan wilayah perbatasan, bukan hanya sekadar memperkuat persenjataan.
Menunjukkan eksistensi negara dalam melakukan pengelolaan di wilayah perbatasan — Opsi ini tepat, karena pengelolaan yang nyata menunjukkan kehadiran dan otoritas Indonesia atas wilayah tersebut. Melalui aktivitas pengelolaan, seperti membangun infrastruktur, pelayanan publik, dan pengelolaan sumber daya, pemerintah menunjukkan bahwa wilayah tersebut merupakan bagian dari NKRI. Upaya ini juga mencegah negara lain mengklaim wilayah perbatasan berdasarkan konsep effective occupation, karena Indonesia telah menunjukkan kehadirannya yang sah.
Membuat gentar negara lain dengan melakukan pengelolaan di wilayah perbatasan laut — Meskipun pengelolaan perbatasan laut penting, tujuannya bukanlah untuk membuat negara lain gentar. Langkah ini kurang relevan dengan upaya menjaga persatuan melalui Bhinneka Tunggal Ika, karena tidak mendorong kerja sama dan harmonisasi dengan prinsip tersebut.
Dari pembahasan di atas, jawaban yang paling tepat adalah:
d. Menunjukkan eksistensi negara dalam melakukan pengelolaan di wilayah perbatasan
Langkah ini merupakan bukti upaya bela negara yang efektif dalam mempertahankan wilayah kedaulatan Indonesia. Dengan menunjukkan kehadiran dan pengelolaan yang nyata di wilayah perbatasan, pemerintah Indonesia mempertegas bahwa wilayah tersebut adalah bagian dari NKRI. Selain itu, langkah ini sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, karena dengan pengelolaan yang nyata, Indonesia menjaga keberagaman dan persatuan dalam satu kesatuan wilayah yang utuh dan berdaulat.
Menurut Kamu jawabannya yang mana sih
Pendapat Teman
Belum ada komentar