Berikut ini yang merupakan pengamalan sila kedua Pancasila adalah ...
Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa
Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah
Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain
Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa
Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama
Jawaban : A
Cukup jelas. Sesuai dengan Ketetapan MPR no XVIII/MPR/1998. Diskusi
2
Berikut ini yang merupakan pengamalan sila ketiga Pancasila adalah ...
Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa
Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah
Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain
Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa
Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama
Jawaban : D
Cukup jelas. Sesuai dengan Ketetapan MPR no XVIII/MPR/1998. Diskusi
3
Berikut ini yang merupakan pengamalan sila keempat Pancasila adalah ...
Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa
Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah
Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain
Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa
Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama
Jawaban : E
Cukup jelas. Sesuai dengan Ketetapan MPR no XVIII/MPR/1998. Diskusi
4
Berikut ini yang merupakan pengamalan sila kelima Pancasila adalah ...
Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa
Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah
Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain
Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa
Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama
Jawaban : B
Cukup jelas. Sesuai dengan Ketetapan MPR no XVIII/MPR/1998. Diskusi
5
Istilah Pancasila diambil dari Kitab Negarakertagama yang ditulis oleh ...
Mulawarman
Hayam Wuruk
Mahapatih Gajah Mada
Mpu Tantular
Mpu Prapanca
Jawaban : E
Istilah Pancasila berasal dari kitab Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca dari Kerajaan Majapahit. Diskusi
6
Secara harfiah, Pancasila berarti ...
Peraturan tingkah laku
Dasar yang memiliki lima unsur
Lima panduan hidup
Lima dasar penting
Pembagian lima aturan penting
Jawaban : B
Kata Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta. Panca berarti lima, sedangkan Syila berarti dasar/sendi. Diskusi
7
Causa ... berasal dari bangsa Indonesia sendiri, terdapat dalam adat kebiasaan, kebudayaan dan dalam agama-agamanya.
Materialis
Formalis
Praksis
Efisien
Finalis
Jawaban : A
Asal mula Pancasila dasar filsafat negara dibedakan:
Causa Materialis (asal mula bahan) : berasal dari bangsa Indonesia sendiri, terdapat dalam adat kebiasaan, kebudayaan dan dalam agama-agamanya.
Causa Formalis (asal mula bentuk) : bagaimana Pancasila itu dibentuk rumusannya seperti yang terdapat pada pembukaan UUD 1945. Dalam hal ini BPUPKI memiliki peran yang sangat menentukan.
Causa Efisien (asal mula karya) : asal mula yang meningkatkan Pancasila dari calon dasar negara menjadi Pancasila yang sah sebagai dasar negara. Asal mula karya dalam hal ini adalah PPKI sebagai pembentuk negara yang kemudian mengesahkan dan menjadikan Pancasila sebagai dasar filsafat Negara setelah melalui pembahasan dalam sidang-sidangnya.
Causa Finalis (asal mula tujuan) : tujuan dari perumusan dan pembahasan Pancasila yakni hendak dijadikan sebagai dasar negara. Untuk sampai kepada causa finalis tersebut diperlukan kausa atau asal mula sambungan.
Causa ... merupakan bagaimana Pancasila itu dibentuk rumusannya seperti yang terdapat pada pembukaan UUD 1945.
Materialis
Formalis
Praksis
Efisien
Finalis
Jawaban : B
Asal mula Pancasila dasar filsafat negara dibedakan:
Causa Materialis (asal mula bahan) : berasal dari bangsa Indonesia sendiri, terdapat dalam adat kebiasaan, kebudayaan dan dalam agama-agamanya.
Causa Formalis (asal mula bentuk) : bagaimana Pancasila itu dibentuk rumusannya seperti yang terdapat pada pembukaan UUD 1945. Dalam hal ini BPUPKI memiliki peran yang sangat menentukan.
Causa Efisien (asal mula karya) : asal mula yang meningkatkan Pancasila dari calon dasar negara menjadi Pancasila yang sah sebagai dasar negara. Asal mula karya dalam hal ini adalah PPKI sebagai pembentuk negara yang kemudian mengesahkan dan menjadikan Pancasila sebagai dasar filsafat Negara setelah melalui pembahasan dalam sidang-sidangnya.
Causa Finalis (asal mula tujuan) : tujuan dari perumusan dan pembahasan Pancasila yakni hendak dijadikan sebagai dasar negara. Untuk sampai kepada causa finalis tersebut diperlukan kausa atau asal mula sambungan.
Causa ... merupakan tujuan dari perumusan dan pembahasan Pancasila yakni hendak dijadikan sebagai dasar negara.
Materialis
Formalis
Praksis
Efisien
Finalis
Jawaban : E
Asal mula Pancasila dasar filsafat negara dibedakan:
Causa Materialis (asal mula bahan) : berasal dari bangsa Indonesia sendiri, terdapat dalam adat kebiasaan, kebudayaan dan dalam agama-agamanya.
Causa Formalis (asal mula bentuk) : bagaimana Pancasila itu dibentuk rumusannya seperti yang terdapat pada pembukaan UUD 1945. Dalam hal ini BPUPKI memiliki peran yang sangat menentukan.
Causa Efisien (asal mula karya) : asal mula yang meningkatkan Pancasila dari calon dasar negara menjadi Pancasila yang sah sebagai dasar negara. Asal mula karya dalam hal ini adalah PPKI sebagai pembentuk negara yang kemudian mengesahkan dan menjadikan Pancasila sebagai dasar filsafat Negara setelah melalui pembahasan dalam sidang-sidangnya.
Causa Finalis (asal mula tujuan) : tujuan dari perumusan dan pembahasan Pancasila yakni hendak dijadikan sebagai dasar negara. Untuk sampai kepada causa finalis tersebut diperlukan kausa atau asal mula sambungan.
Causa ... merupakan asal mula yang meningkatkan Pancasila dari calon dasar negara menjadi Pancasila yang sah sebagai dasar negara.
Materialis
Formalis
Praksis
Efisien
Finalis
Jawaban : D
Asal mula Pancasila dasar filsafat negara dibedakan:
Causa Materialis (asal mula bahan) : berasal dari bangsa Indonesia sendiri, terdapat dalam adat kebiasaan, kebudayaan dan dalam agama-agamanya.
Causa Formalis (asal mula bentuk) : bagaimana Pancasila itu dibentuk rumusannya seperti yang terdapat pada pembukaan UUD 1945. Dalam hal ini BPUPKI memiliki peran yang sangat menentukan.
Causa Efisien (asal mula karya) : asal mula yang meningkatkan Pancasila dari calon dasar negara menjadi Pancasila yang sah sebagai dasar negara. Asal mula karya dalam hal ini adalah PPKI sebagai pembentuk negara yang kemudian mengesahkan dan menjadikan Pancasila sebagai dasar filsafat Negara setelah melalui pembahasan dalam sidang-sidangnya.
Causa Finalis (asal mula tujuan) : tujuan dari perumusan dan pembahasan Pancasila yakni hendak dijadikan sebagai dasar negara. Untuk sampai kepada causa finalis tersebut diperlukan kausa atau asal mula sambungan.