Setelah Jepang terdesak dalam Perang Asia Pasifik pada tahun 1944, Perdana Menteri Jepang Koiso berjanji untuk memberikan Indonesia kemerdekaan pada tanggal 24 Agustus 1945 dan membentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang diketuai oleh ...
Ir. Soekarno
Moh. Hatta
Moh. Yamin
Radjiman Widyodiningrat
H. Agus Salim
Jawaban : D
Untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, Jepang menganjurkan untuk membentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang diketuai oleh Radjiman Widyodiningrat pada tanggal 1 Maret 1945.
Setelah Pancasila dirumuskan oleh Dr. Supomo dan diusulkan kembali oleh Ir. Soekarno, dibentuklah panitia perancang UUD berjumlah 19 orang yang diketuai oleh Ir. Soekarno. Berikut ini yang bukan merupakan anggota panitia perancang UUD adalah ...
J. Latuharhary
Maria Ulfah Santoso
Otto lskandardinata
Purbojo
Moh. Hatta
Jawaban : E
Sidang kedua BPUPKI tanggal 10-17 Juli 1945 membahas tentang Perancangan UUD beserta pembukaannya dengan dibentuknya panitia yang beranggota 19 orang, di antaranya:
Ir. Soekarno
Maria Ulfah Santoso
Otto lskandardinata
Mr. Ahmad Subardjo
H. Agus Salim
Dr. Supomo
Susanto Tirtoprodjo
Hosein Djajadiningrat
KH. Wahid Hasyim
A.A. Maramis
J. Latuharhary
Purbojo
Parada Harahap
Sartono
Wongsonegoro
Wuryaningrat
R.P. Singgih
Sukiman
Tang En Hoat
Jadi, yang bukan merupakan anggota panitia perancangan UUD adalah Moh. Hatta.
Pada tanggal 11 Juli 1945 dalam sidang BPUPKI yang kedua dibentuk panitia kecil yang bertugas untuk merancang UUD yang beranggotakan ... orang.
7
8
9
12
19
Jawaban : A
Panitia perancang UUD kemudian membentuk panitia kecil perancang UUD yang beranggotakan 7 orang, antara lain: Dr. Soepomo, Wongsonegoro, Mr. Ahmad Subarjo, A.A. Maramis, R.P Singgih, Agus Salim, dan Sukiman
Setelah proklamasi kemerdekaan RI, negara Indonesia masih menghadapi sekutu yang berusaha mengembalikan kekuasaan Belanda di Indonesia dan memaksa Indonesia untuk mengakui keberadaan NICA serta memprovokasi dunia luar bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hadiah dari Jepang. Untuk menghadapi propaganda tersebut, Indonesia mengeluarkan tiga maklumat. Berikut ini yang merupakan salah satu isi maklumat tersebut adalah ...
Memperpanjang kekuasaan luar biasa dari Presiden selama 6 bulan
Mengubah sistem kabinet presidensial menjadi sistem kabinet parlementer
Pembentukan partai politik tunggal oleh pemerintah pusat
Menjadi anggota sementara dewan keamanan PBB
Memberikan kekuasaan sementara KNIP pada MPR dan DPR
Jawaban : B
Indonesia mengeluarkan tiga maklumat di awal kemerdekaan dengan tujuan kelengkapan negara dan mengadakan perubahan yang dirasa perlu, antara lain:
Maklumat Wakil Presiden No. x tanggal 16 Oktober 1945 yang menghentikan kekuasaan luar biasa dari Presiden sebelum masa waktunya (seharusnya selama 6 bulan). Kemudian maklumat tersebut memberikan kekuasaan MPR dan DPR yang dipegang oleh Presiden pada KNIP.
Maklumat pemerintah tanggal 3 November 1945, tentang pembentukan multiparpol oleh rakyat.
Maklumat Pemerintah tanggal 14 November 1945 yang mengubah sistem kabinet presidensial menjadi kabinet parlementer berdasarkan demokrasi liberal.
Konferensi Meja Bundar di Den Haag pada tanggal 27 Desember 1949 merupakan suatu persetujuan yang ditandatangani oleh Ratu Yuliana dari Belanda dan pemerintah Indonesia. Konferensi itu menghasilkan beberapa keputusan berikut ini, kecuali ...
Membentuk negara serikat yang membagi negara Indonesia menjadi 16 negara bagian
Menentukan sifat pemerintahan berdasarkan asas demokrasi liberal di mana menteri bertanggung jawab pada parlemen
Pembentukan konstitusi RIS sebagai konstitusi utama negara Indonesia
Penetapan mukadimah konstitusi RIS sebagai konstitusi Indonesia
Pemulihan kedaulatan oleh Belanda atas kedaulatan negara Indonesia
Jawaban : C
Konferensi Meja Bundar di Den Haag pada tanggal 27 Desember 1949 menghasilkan beberapa keputusan berikut ini:
Konstitusi RIS menentukan bentuk negara serikat (federal) dan membagi negara Indonesia menjadi 16 negara bagian.
Konstitusi RIS menentukan sifat pemerintahan berdasarkan asas demokrasi liberal sehingga para menteri hanya bertanggung jawab pada parlemen.
Mukadimah konsitusi RIS menghapuskan jiwa dan isi pembukaan UUD 1945.
Jadi, yang bukan merupakan hasil dari Konferensi Meja Bundar adalah pembentukan konstitusi RIS sebagai konstitusi utama negara Indonesia.
Pembentukan Badan Penolong Korban Perang (BPKP) oleh pemerintah pada tanggal 20 Agustus 1945 merupakan hasil. ..
sidang BPUPKI ke-1
sidang PPKI ke-1
sidang BPUPKI ke-2
sidang PPKI ke-2
sidang PPKI ke-3
Jawaban : E
Setelah dibubarkannya BPUPKI pada tanggal 7 Agustus 1945, PPKI dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. PPKI melakukan sidang sebanyak 3 kali pada tanggal 18, 19, dan 22 Agustus 1945. Hasil sidang ke-3 PPKI tanggal 22 Agustus 1945, antara lain:
Pembentukan Komite Nasional Indonesia (KNI)
Pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) atau Badan Penolong Karban Perang (BPKP)
Pembentukan Komite Nasional Indonesia yang berfungsi sebagai Dewan Perwakilan Rakyat sebelum diselenggarakannya Pemilu sebagai hasil sidang PPKI yang ke-3 diketuai oleh ...
Mr. Kasman Singodimedjo
H.O.S Tjokroaminoto
Adam Malik
Mr. Ahmad Subardjo
H. Agus Salim
Jawaban : A
Komite Nasional Indonesia adalah badan yang akan berfungsi membantu tugas kepresidenan dan sebagai Dewan Perwakilan rakyat (DPR) sebelum diselenggarakannya pemilihan umum (Pemilu). KNIP diketuai oleh Mr. Kasman Singodimedjo.
Pembentukan BKR yang menimbulkan kekecewaan para pemuda membuat pemerintah membentuk komite baru yang diberi nama komite Van Aksi dan menaungi beberapa organisasi berikut ini, kecuali ...
TKR
TRIP
KRIS
API
BRI
Jawaban : A
Komite Van Aksi adalah utusan laskar perjuangan yang didirikan pada tanggal 2 September 1945 yang terdiri atas beberapa badan yang bernaung, yaitu: Angkatan Pemuda Indonesia (API), Barisan Rakyat Indonesia (BRI), Barisan Buruh Indonesia (BBi), Barisan Banteng, Kebaktian Rakyat Sulawesi (KRIS), Pemuda Indonesia Maluku (PIM), TRIP, dan lain-lain.
Jadi, organisasi yang bukan termasuk Komite Van Aksi adalah TKR.