Pada tanggal 14 November 1945. Van Mook menyatakan tidak berdiskusi dengan Presiden Soekarno untuk mengubah sistem pemerintahan presidensial menjadi parlementer, Ir. Soekarno sebagai kepala pemerintahan Republik diganti oleh ...
Moh. Hatta
Amir Syarifudin
Sutan Syahrir
Mr. Ahmad Subardjo
Sultan Hamid II
Jawaban : C
Pernyataan van Mook untuk tidak berdiskusi dengan Presiden Soekarno mengubah sistem pemerintahan yang presidensial menjadi parlementer, pada tanggal 14 November 1945. Ir. Soekarno sebagai kepala pemerintahan Republik diganti Sutan Syahrir yang menjabat sebagai Perdana Menteri saat itu.
Usaha Belanda membuat negara boneka tidak hanya berhenti di NIT (Negara Indonesia Timur). Dua bulan setelahnya, pada tanggal 4 Mei 1947, Belanda berhasil memproklamirkan negara boneka baru, yaitu ...
Negara Jawa Timur
Negara Pasundan
Negara Sumatera Timur
Negara Sumatera Selatan
Negara Indonesia Barat
Jawaban : B
Usaha Belanda tidak hanya berhenti setelah terbentuknya Negara Indonesia Timur (NIT) karena dua bulan setelahnya, Belanda berhasil membujuk ketua Partai Rakyat Pasundan, Soeria Kartalegawa memproklamasikan Negara Pasundan pada tanggal 4 Mei 1947.
Empat hari setelah perjanjian Renville ditandatangani, kabinet Amir Syarifudin berhenti dan dibentuk lagi kabinet baru pada tanggal 29 Januari 1948 yang diketuai oleh ...
Sutan Syahrir
Moh. Hatta
lwa Koesoemasoemantri
Sultan Hamid II
Ali Sastroamidjojo
Jawaban : B
Empat hari setelah perjanjian Renville, yaitu perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang ditandatangani pada tanggal 17 Januari 1948, dan munculnya Agresi Militer I, kabinet Amir Syarifudin berhenti dan dibentuk lagi kabinet baru pada tanggal 29 Januari 1948 dengan Moh. Hatta sebagai Perdana Menterinya untuk memimpin suatu kabinet 'Presidensial Darurat' (1948-1949), di mana seluruh pertanggungjawabannya dilaporkan kepada presiden.
Pada tanggal 27 Desember 1949 diadakan upacara pengakuan kedaulatan dari pemerintah Belanda kepada pemerintah RIS. Upacara pengakuan kedaulatan dilakukan di dua tempat, yaitu Den Haag dan Yogyakarta secara bersamaan. Pada upacara pengakuan kedaulatan yang dilakukan di Yogyakarta, pihak Belanda diwakili oleh ...
Van Den Bosch
A.H.J. Lovink
Mr. Van Maarseveen
Mr. Assaat
Elsworth Bunker
Jawaban : B
Upacara pengakuan kedaulatan RIS dilakukan di dua tempat, yaitu Den Haag dan Yogyakarta secara bersamaan. Dalam penandatanganan pengakuan kedaulatan di Den Haag, Ratu Yuliana bertindak sebagai Wakil Negeri Belanda dan Drs. Moh. Hatta sebagai Wakil Indonesia. Sedangkan, dalam upacara pengakuan kedaulatan yang dilakukan di Yogyakarta, pihak Belanda diwakili oleh Mr. Lovink dan pihak Indonesia diwakili Sri Sultan Hamengkubuwono IX.
Akibat adanya dukungan persenjataan Rusia kepada pemerintah Indonesia melalui politik yang dilakukan oleh Presiden Soekarno, serta untuk menolak hak penduduk pribumi Papua untuk menentukan nasibnya sendiri yang dipersiapkan kerajaan Belanda, merupakan sebab terjadinya perjanjian ...
Traktat London
Konvensi Jawa
Perjanjian New York
Perjanjian Wina
Perjanjian Versailles
Jawaban : C
Perjanjian New York pada 15 Agustus 1962 muncul dilatarbelakangi oleh usaha Indonesia untuk merebut daerah lrian bagian barat dari tangan Belanda. Akibatnya Badan lntelijen Amerika (CIA) mengutus Mr. Elsworth Bunker untuk berunding dengan Presiden Soekarno dan Menteri Luar Negeri Belanda Dr. Joseph Luns untuk mencari solusi agar Indonesia bisa memberhentikan partai komunisnya dan persenjataan militernya dari Rusia.
Seruan untuk mengembalikan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan membubarkan Republik Indonesia Serikat terjadi karena digagas oleh ...
Moh. Natsir
Moh. Hatta
Ali Sastroamidjojo
Wilopo
Burhanuddin Harahap
Jawaban : A
Mosi Integral adalah sebuah keputusan parlemen mengenai kesatuan negara. Mosi Natsir merupakan sebuah hasil keputusan parlemen mengenai bersatunya kembali sistem pemerintahan Indonesia dalam sebuah kesatuan yang digagas oleh Mohammad Natsir.
Pada tanggal 10 November 1946 di Linggarjati, Cirebon dilangsungkan perundingan antara Pemerintah RI dan komisi umum Belanda. Perundingan di Linggarjati dihadiri oleh beberapa tokoh juru runding dari pihak Belanda dan Indonesia, kecuali ...
Van Pool
Van Der Capellen
Dr. A.K Gani
Sutan Syahrir
De Boer
Jawaban : B
Perundingan di Linggarjati ini dihadiri oleh beberapa tokoh juru runding, antara lain:
lnggris sebagai pihak penengah diwakili oleh Lord Killearn.
Indonesia diwakili oleh Sutan Syahrir (Ketua), Mohammad Roem (anggota), Mr. Susanto Tirtoprojo, S.H. (anggota), dan Dr. A.K. Gani (anggota).
Belanda diwakili Prof. Schermerhorn (Ketua), De Boer (anggota), dan Van Pool (anggota).
Jadi, yang bukan juru runding dari pihak Belanda dan Indonesia adalah Van Der Capellen.
Alasan dikeluarkannya Deklarasi Djuanda adalah ....
Mempertahankan NKRI
Menciptakan kawasan damai dalam gagasan Wawasan Nusantara
Melindungi kekayaan negara Indonesia
Memberikan kenyamanan pemerintah untuk menindak pelanggaran laut
Melindungi wilayah kepulauan RI
Jawaban : C
Segala sumber kekayaan yang terdapat di dalam landas kontinen Indonesia adalah milik eksklusiif negara RI. Maka untuk menghindari eksploitasi kekayaan alam Indonesia maka pemerintah segera mengeluarkan Deklarasi Juanda.