Burung finch di kepulauan Galapagos menurut sejarah evolusinya berasal dari Amerika Selatan. Setelah beberapa generasi paruh burung menunjukkan variasi pada bentuk dan ukuran. Proses terjadinya variasi pada paruh burung finch adalah …
peristiwa seleksi alam sehingga terbentuk lebih dari satu jenis paruh, paruh panjang dan runcing disesuaikan makanan berupa serangga, paruh tebal dan pendek disesuaikan dengan jenis makanan berupa biji-bijian dan sebagainya
adaptasi konvergen sehingga memiliki struktur paruh yang sama dengan moyangnya, paruh panjang dan runcing disesuaikan makanan berupa serangga, paruh tebal dan pendek disesuaikan dengan jenis makanan berupa biji-bijian dan sebagainya
seleksi buatan yang dilakukan manusia pada burung finch sehingga bentuk paruh burung finch berubah sesuai dengan makanannya
adaptasi terhadap jenis makanan yang berbeda, paruh panjang dan runcing disesuaikan makanan berupa serangga, paruh tebal dan pendek disesuaikan dengan jenis makanan berupa biji-bijian dan sebagainya
adaptasi terhadap jenis makanan yang sama, paruh panjang disesuaikan makanan berupa biji-bijian, paruh tebal dan pendek disesuaikan dengan jenis makanan berupa madu dan sebagainya
Kasus burung finch di Galapagos adalah salah satu contoh paling terkenal dari seleksi alam menurut teori Darwin. Setelah sampai di pulau-pulau dengan kondisi lingkungan dan ketersediaan makanan berbeda, burung finch mengalami variasi bentuk paruh:
Dengan demikian, variasi paruh yang terbentuk merupakan hasil seleksi alam, di mana burung yang paruhnya sesuai dengan sumber makanan yang ada memiliki peluang bertahan hidup dan bereproduksi lebih tinggi. Fenomena ini disebut juga divergent evolution (evolusi menyebar dari nenek moyang yang sama menjadi berbagai bentuk adaptif).
Bandingkan pilihanmu dengan sobat pembelajar yang lain.