Di sebuah kota yang berpenduduk 100.000 jiwa, dengan komposisi laki-laki dan perempuan sama, terdapat 5% penduduk laki-laki menderita buta warna. Penduduk kota tersebut yang bersifat normal tetapi membawa gen buta warna diperkirakan berjumlah ….
2.500 orang
4.750 orang
5.000 orang
9.500 orang
45.125 orang
Pada kasus buta warna yang terpaut kromosom X:
Diketahui 5% laki-laki buta warna → berarti frekuensi alel buta warna (q) = 0,05.
Frekuensi perempuan pembawa sifat dihitung dengan rumus 2pq (karena perempuan memiliki dua kromosom X):
p = 1 − q = 1 − 0,05 = 0,95
2pq = 2 × 0,95 × 0,05 = 0,095
Jadi, 9,5% perempuan adalah pembawa sifat (carrier).
Karena total penduduk 100.000 jiwa dan perbandingan laki-laki : perempuan = 1 : 1, maka jumlah perempuan = 50.000 orang.
Jumlah pembawa sifat = 9,5% × 50.000 = 4.750 orang.
Namun, jika dihitung terhadap total populasi (seluruh penduduk), proporsi pembawa sifat = 0,095 × 0,5 × 100.000 = 4.750 orang. Tetapi soal meminta jumlah penduduk yang 'bersifat normal tetapi membawa gen buta warna', artinya hanya perempuan pembawa sifat, bukan seluruh populasi laki-laki, sehingga hasil akhirnya tetap 4.750 orang.
Bandingkan pilihanmu dengan sobat pembelajar yang lain.