Disilangkan bunga Linaria maroccana merah dan putih. Dari hasil persilangan tersebut didapat semua keturunan F1 berwarna ungu. Kemudian, keturunan F1 tersebut disilangkan dengan bunga putih homozigot. Bagaimanakah keturunan F2-nya?
Kasus pada bunga Linaria maroccana ini merupakan contoh intermediet (dominasi tidak sempurna), yaitu ketika gen dominan tidak sepenuhnya menutupi gen resesif sehingga muncul fenotipe campuran di F1.
Rr (ungu) × rr (putih)
Gamet:
Rr → (R, r)
rr → (r, r)
Keturunan F2:
| r | r | |
|---|---|---|
| R | Rr | Rr |
| r | rr | rr |
Genotipe: 2 Rr : 2 rr
Fenotipe: 2 ungu : 2 putih → atau disederhanakan menjadi 1 ungu : 1 putih.
Kesimpulan: Jika bunga Linaria maroccana ungu (Rr) disilangkan dengan bunga putih (rr), maka keturunan F2 akan menghasilkan perbandingan fenotipe 1 ungu : 1 putih.