Para ahli telah mempelajari cara memotong gen dari satu spesies dan memasukkannya ke dalam DNA spesies lain. Contohnya, gen yang mengodekan pembuatan insulin dapat diambil dan dimasukkan ke dalam sel bakteri. Hasilnya, bakteri yang dapat menghasilkan hormon insulin. Beberapa kritikus berpendapat bahwa kita tidak semestinya memanipulasi alam. Dengan mengetahui bahwa memodifikasi alam bukanlah hal yang baru, contohnya pembuatan bendungan dan perkawinan silang tumbuhan oleh manusia, apakah Anda merasa terdapat perbedaan etika antara rekayasa genetika dan teknologi lainnya? Menurut Anda, hal apakah yang menyebabkan suatu teknologi dapat diterima oleh masyarakat?
Menurut saya, terdapat perbedaan etika yang cukup penting antara rekayasa genetika dan teknologi lain seperti pembuatan bendungan atau perkawinan silang tumbuhan. Perbedaannya terletak pada tingkat intervensi manusia terhadap struktur dasar kehidupan. Rekayasa genetika menyentuh level DNA — unit dasar yang menentukan sifat dan fungsi organisme — sehingga dampaknya bisa sangat luas dan tidak selalu dapat diprediksi.
Dari sisi etika:
Namun demikian, teknologi genetika juga membawa banyak manfaat, seperti:
Suatu teknologi dapat diterima oleh masyarakat apabila memenuhi beberapa syarat berikut:
Kesimpulannya, penerimaan terhadap teknologi—termasuk rekayasa genetika—ditentukan bukan hanya oleh kemampuannya, tetapi oleh bagaimana teknologi tersebut diterapkan secara bertanggung jawab dan etis.