Stanley Miller mensimulasikan kondisi atmosfer purba di dalam laboratorium. Miller memasukkan gas H2, CH4 (metana), NH3 (amonia), dan air ke dalam suatu alat, kemudian memberi sumber energi yang bertindak sebagai 'halilintar' agar gas-gas dan uap air bereaksi. Percobaan Miller bertujuan untuk membuktikan ….
makhluk hidup bersel satu terbentuk dari reaksi gas H?, CH?, NH?, dan H?O
campuran gas CH?, NH?, dan H?O merupakan bahan dasar pembentuk sel
C, H, O, dan N adalah unsur utama penyusun sel makhluk hidup
senyawa organik dapat terbentuk secara perlahan dari zat anorganik dalam kondisi abiotik
asam amino dan nukleotida adalah senyawa kompleks pembentuk sel
Percobaan Stanley Miller dan Harold Urey (1953) bertujuan untuk menguji hipotesis abiogenesis modern atau teori biokimia evolusioner, yaitu bahwa senyawa organik penyusun kehidupan dapat terbentuk dari bahan anorganik sederhana di bawah kondisi atmosfer purba.
Dalam eksperimen tersebut, gas-gas seperti H?, CH?, NH?, dan H?O disirkulasikan dalam alat tertutup dan diberi percikan listrik sebagai simulasi petir. Setelah beberapa hari, dihasilkan asam amino sederhana dan senyawa organik lainnya.
Hasil ini menunjukkan bahwa senyawa organik dapat terbentuk secara perlahan dari zat anorganik dalam kondisi abiotik, yang mendukung teori asal-usul kehidupan secara kimiawi.
Dengan demikian, jawaban yang benar adalah D.
Bandingkan pilihanmu dengan sobat pembelajar yang lain.