Persiapkan diri Anda dengan 3,049 soal latihan yang dirancang khusus sesuai kisi-kisi CAT BKN terbaru.
Materi Ujian
Materi mencakup kompetensi teknis, regulasi terbaru bidang Analis Kebencanaan, serta simulasi studi kasus HOTS (Higher Order Thinking Skills).
Daftar Latihan Soal
3,049 Soal Tersedia
Soal #1
Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana Pasal 58, penyelenggaraan rehabilitasi pada tahap pascabencana di bidang fisik meliputi perbaikan sarana dan prasarana umum serta pemulihan rumah masyarakat. Prinsip dasar utama yang wajib diterapkan dalam pelaksanaan pemulihan fisik tersebut adalah...
A.Menunda pemulihan fisik sarana vital hingga seluruh bantuan sosial non-fisik selesai disalurkan secara tuntas
B.Memprioritaskan pembangunan fasilitas megah dan modern dengan mengesampingkan peta zonasi rawan bencana
C.Membangun kembali fasilitas fisik sesuai bentuk dan spesifikasi aslinya secepat mungkin tanpa mengubah struktur awal
D.Menyerahkan sepenuhnya pembangunan fisik rumah dan fasilitas publik kepada pihak swasta/kontraktor tanpa keterlibatan masyarakat
E.Membangun kembali fisik yang lebih baik dan lebih aman (build back better and safer) dengan mengacu pada standar teknis tahan bencana dan tata ruang
Jawaban: E
Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2007 Pasal 58 dan prinsip rehabilitasi-rekonstruksi BNPB, pemulihan fisik pascabencana harus menerapkan prinsip 'Build Back Better and Safer' (membangun kembali lebih baik dan lebih aman). Prinsip ini menuntut agar sarana, prasarana, dan perumahan yang dibangun kembali memiliki ketahanan lebih baik terhadap bencana di masa depan, memenuhi standar teknis konstruksi tahan gempa/bencana, serta mematuhi rencana tata ruang wilayah dan peta zonasi risiko bencana.
Soal #2
Dalam Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna/PDNA) berdasarkan regulasi BNPB, sektor fisik mencakup sub-sektor utama perumahan dan infrastruktur. Manakah di bawah ini yang merupakan komponen sub-sektor infrastruktur transportasi yang dinilai kerusakan dan kerugiannya pascabencana?
A.Jalan raya, jembatan, dermaga/pelabuhan penyeberangan, dan landasan pacu bandara
B.Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA), jaringan perpipaan air bersih, dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)
C.Jaringan irigasi, bendungan, tanggul sungai, dan pintu air
D.Menara BTS telekomunikasi, serat optik, dan kantor pos
E.Jaringan transmisi listrik, gardu induk, dan pembangkit listrik
Jawaban: A
Dalam pedoman Jitupasna (Perka BNPB No. 15 Tahun 2011/Peraturan BNPB terkait R3P), sub-sektor infrastruktur dibagi menjadi: (1) Transportasi (jalan, jembatan, pelabuhan, bandara, terminal); (2) Sumber Daya Air (irigasi, bendungan, tanggul); (3) Air Minum dan Sanitasi (SPAM, drainase, persampahan/TPA); (4) Energi (listrik, BBM, gas); dan (5) Pos dan Telekomunikasi. Pilihan C secara tepat merinci komponen infrastruktur transportasi.
Soal #3
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, kegiatan rekonstruksi fisik sarana dan prasarana publik dilakukan melalui tahapan program yang terukur. Salah satu kegiatan utama rekonstruksi fisik menurut Pasal 69 PP tersebut adalah...
A.Penetapan status keadaan darurat bencana oleh kepala daerah
B.Evakuasi korban yang masih tertimbun reruntuhan bangunan akibat bencana
C.Pemberian bantuan darurat pangan dan sandang di tempat penampungan sementara
D.Pencarian dan penyelamatan korban hilang oleh tim SAR gabungan
E.Pembangunan kembali sarana dan prasarana yang rusak dengan standar teknis yang memadai dan ramah risiko bencana
Jawaban: E
Pasal 69 PP No. 21 Tahun 2008 menegaskan bahwa rekonstruksi fisik dilakukan melalui pembangunan kembali sarana dan prasarana yang rusak agar berfungsi kembali dengan kualitas yang lebih baik dan memenuhi persyaratan teknis bangunan tahan bencana. Pilihan A, C, D, dan E merupakan kegiatan pada fase tanggap darurat dan prabencana.
Soal #4
Dalam verifikasi kerusakan perumahan pascabencana gempa bumi untuk penentuan bantuan stimulan perbaikan rumah (Peraturan BNPB), kriteria kategori Rusak Berat (RB) umumnya dicirikan oleh...
A.Kerusakan pada dinding non-struktural yang roboh sebagian namun seluruh kolom dan balok utama masih kokoh tegak
B.Kerusakan minor pada cat dinding, plesteran retak rambut, dan genteng bergeser tanpa gangguan struktur
C.Kerusakan instalasi perpipaan air bersih dan meteran listrik yang memerlukan penggantian komponen ringan
D.Kerusakan plafon dan pecahnya kaca jendela tanpa ada retak pada dinding penyangga
E.Struktur utama bangunan (kolom, balok, fondasi) roboh atau mengalami patah dan deformasi parah sehingga rumah tidak layak huni dan membahayakan keselamatan
Jawaban: E
Dalam pedoman teknis penilaian kerusakan rumah BNPB dan Kementerian PUPR, kriteria Rusak Berat (RB) adalah kondisi di mana struktur penopang utama bangunan (fondasi, kolom beton bertulang, balok, atau rangka atap) mengalami kegagalan struktural/roboh/patah fatal sehingga daya dukung bangunan hilang dan rumah tidak aman lagi untuk dihuni. Rusak Sedang (RS) terjadi bila ada kerusakan struktural sebagian namun bangunan masih berdiri tegak, sedangkan Rusak Ringan (RR) hanya mencakup elemen non-struktural.
Soal #5
Sebagai seorang Analis Kebencanaan, Anda diminta menyusun prioritas pemulihan fisik pada fase transisi darurat ke pemulihan dini (early recovery). Dari fasilitas infrastruktur berikut, manakah yang wajib diprioritaskan terlebih dahulu untuk dipulihkan fungsinya secara segera?
A.Gedung perkantoran dinas non-pelayanan langsung yang mengalami retak ringan
B.Pusat perbelanjaan modern dan kawasan hiburan malam perkotaan
C.Gedung kesenian daerah, stadion olahraga, dan taman rekreasi kota
D.Monumen peringatan bencana dan gerbang perbatasan kabupaten/kota
E.Akses jalan utama penghubung logistik, jembatan vital, pasokan listrik, dan instalasi air minum fasilitas kesehatan
Jawaban: E
Sesuai regulasi penanggulangan bencana, pemulihan prasarana dan sarana vital (vital lifeline) merupakan prioritas mutlak pascabencana. Lifeline mencakup akses transportasi pembawa bantuan kemanusiaan dan logistik (jalan dan jembatan), pasokan energi listrik, air minum bersih, serta sarana komunikasi pada fasilitas pelayanan medis dan darurat untuk mendukung stabilisasi kehidupan masyarakat terdampak.
Akses 3,049 Soal Lengkap
Anda sedang berada dalam mode trial. Dapatkan akses penuh ke seluruh bank soal dan pembahasan mendalam untuk meloloskan Anda di CPNS 2026.
Soal SKB Analis Kebencanaan adalah kumpulan latihan soal Seleksi Kompetensi Bidang CPNS yang dirancang untuk mengukur kemampuan teknis peserta sesuai formasi jabatan yang dilamar.
Apakah soal SKB Analis Kebencanaan sesuai kisi-kisi terbaru?
Ya, materi soal SKB Analis Kebencanaan disusun berdasarkan kisi-kisi terbaru, pola CAT BKN, serta analisis tipe soal yang sering muncul pada seleksi CPNS.
Apa saja materi yang diujikan dalam soal SKB Analis Kebencanaan?
Materi soal SKB Analis Kebencanaan mencakup kompetensi teknis jabatan, studi kasus, pemahaman regulasi, kemampuan analisis, serta soal HOTS yang relevan dengan bidang pekerjaan.
Apakah tersedia pembahasan untuk setiap soal SKB Analis Kebencanaan?
Ya, setiap soal SKB Analis Kebencanaan dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan agar peserta dapat memahami konsep dan pola pengerjaan soal dengan lebih baik.
Berapa jumlah soal SKB Analis Kebencanaan yang tersedia?
Saat ini tersedia 3,049 soal SKB Analis Kebencanaan yang dapat digunakan sebagai bahan latihan menghadapi seleksi CPNS.
Apakah soal SKB Analis Kebencanaan ini cocok untuk latihan CAT CPNS?
Latihan soal SKB Analis Kebencanaan dirancang menyerupai pola ujian CAT CPNS sehingga dapat membantu peserta beradaptasi dengan format dan tingkat kesulitan soal sebenarnya.
Mengapa latihan soal SKB Analis Kebencanaan penting?
Latihan soal SKB Analis Kebencanaan membantu peserta memahami materi teknis, meningkatkan kecepatan mengerjakan soal, serta membiasakan diri dengan tipe soal yang sering keluar pada seleksi CPNS.
Apakah soal SKB Analis Kebencanaan diperbarui secara berkala?
Ya, bank soal SKB Analis Kebencanaan diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kisi-kisi, regulasi, dan pola soal terbaru dalam seleksi CPNS.
Statistik Latihan
Total Soal3,049
Update TerakhirMei 2026
Seringlah berlatih untuk membiasakan diri dengan batas waktu CAT.