Soal SKB Analis Ketahanan Pangan 2026

Persiapkan diri Anda dengan 280 soal latihan yang dirancang khusus sesuai kisi-kisi CAT BKN terbaru.

Materi Ujian

Materi mencakup kompetensi teknis, regulasi terbaru bidang Analis Ketahanan Pangan, serta simulasi studi kasus HOTS (Higher Order Thinking Skills).

Daftar Latihan Soal

280 Soal Tersedia
Soal #1
Berdasarkan Pasal 12 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Ketersediaan Pangan didefinisikan sebagai...
A. Kondisi tersedianya pangan dari hasil produksi dalam negeri dan cadangan pangan nasional serta impor pangan apabila kedua sumber utama tidak mencukupi
B. Jumlah komoditas makanan impor yang beredar di pasar swalayan modern
C. Ketersediaan bahan makanan siap saji di gerai restoran waralaba internasional
D. Total ekspor komoditas pertanian unggulan ke pasar negara tetangga
E. Seluruh hasil tangkapan ikan laut yang diawetkan untuk pameran industri
Jawaban: A

Pasal 12 UU No. 18 Tahun 2012 menegaskan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah bertanggung jawab atas ketersediaan pangan, yaitu kondisi tersedianya pangan dari hasil produksi dalam negeri dan cadangan pangan nasional, serta impor pangan apabila kedua sumber utama tersebut tidak mencukupi.
Soal #2
Pasal 14 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 mengatur hierarki sumber penyediaan pangan nasional. Prinsip prioritas utama yang wajib dipatuhi pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat adalah...
A. Mengutamakan impor beras dari negara mitra dagang bebas bea
B. Mengutamakan produksi pangan dalam negeri, memanfaatkan cadangan pangan nasional, dan impor pangan hanya dapat dilakukan apabila produksi dalam negeri dan cadangan pangan nasional tidak mencukupi
C. Mengganti seluruh konsumsi pangan pokok karbohidrat menjadi produk olahan susu
D. Menyerahkan kebijakan penyediaan bahan pokok sepenuhnya kepada mekanisme pasar bebas internasional
E. Mengharuskan setiap rumah tangga mengimpor bahan pangan secara mandiri melalui e-commerce
Jawaban: B

Pasal 14 UU No. 18 Tahun 2012 menyatakan bahwa sumber penyediaan pangan diwujudkan dengan mengutamakan produksi pangan dalam negeri dan cadangan pangan nasional. Impor pangan hanya dapat dilakukan jika produksi pangan dalam negeri dan cadangan pangan nasional tidak mencukupi atau tidak dapat diproduksi di dalam negeri.
Soal #3
Dalam analisis ketersediaan pangan di tingkat nasional dan daerah, instrumen statistik komprehensif yang digunakan untuk menyajikan gambaran penyediaan, penggunaan, serta ketersediaan pangan per kapita per tahun atau per hari adalah...
A. Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Negara sektor perkebunan
B. Indeks Harga Saham Gabungan sektor agribisnis
C. Neraca Bahan Makanan (NBM) atau Food Balance Sheet (FBS)
D. Survei Kepuasan Layanan Distribusi Pupuk Bersubsidi
E. Sensus Registrasi Kendaraan Pengangkut Hasil Tani
Jawaban: C

Neraca Bahan Makanan (NBM) atau Food Balance Sheet adalah tabel komprehensif yang menyajikan gambaran menyeluruh tentang situasi penyediaan (supply), alokasi pemanfaatan (utilization), dan ketersediaan neto pangan untuk konsumsi penduduk per kapita per hari (dalam bentuk gram, energi kkal, protein, dan lemak) di suatu wilayah dalam kurun waktu satu tahun.
Soal #4
Dalam penyusunan Neraca Bahan Makanan (NBM), untuk menghitung jumlah ketersediaan pangan bersih yang siap dikonsumsi masyarakat (ketersediaan neto), total penyediaan pangan kotor harus dikurangi dengan beberapa pos penggunaan non-pangan manusia, yaitu...
A. Biaya transportasi pengiriman antarpulau dan margin keuntungan pedagang
B. Nilai tukar petani dan inflasi harga pangan tahunan
C. Pajak pertambahan nilai dan bea keluar komoditas pertanian
D. Penggunaan untuk pakan ternak, benih atau bibit, penggunaan industri non-makanan, serta tercecer atau susut (food loss)
E. Jumlah beras yang disimpan di etalase toko ritel modern
Jawaban: D

Dalam struktur NBM, Ketersediaan Dalam Negeri (Domestic Supply) dialokasikan untuk: Pakan (Feed), Benih atau Bibit (Seed), Industri Makanan atau Non-Makanan (Manufacture), Tercecer atau Susut (Waste atau Food Loss), dan Ketersediaan untuk Makanan Manusia (Food Netto). Pengurangan pos pakan, benih, industri, dan tercecer menghasilkan ketersediaan bersih bagi konsumsi penduduk.
Soal #5
Berdasarkan rekomendasi Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) dan target ketahanan pangan nasional, angka ketersediaan energi dan protein rata-rata per kapita per hari pada tingkat penyediaan (retail level) yang ideal adalah...
A. 1.000 kkal energi dan 20 gram protein per kapita per hari
B. 1.500 kkal energi dan 35 gram protein per kapita per hari
C. 2.400 kkal energi dan minimal 57 hingga 60 gram protein per kapita per hari
D. 4.000 kkal energi dan 150 gram protein per kapita per hari
E. 3.500 kkal energi dan 90 gram protein per kapita per hari
Jawaban: C

Berdasarkan standar WNPG dan Kementerian Pertanian atau Bapanas, angka kecukupan konsumsi energi adalah 2.100 kkal atau kapita atau hari, sehingga pada tingkat ketersediaan (retail level) ditargetkan minimal 2.400 kkal atau kapita atau hari (memperhitungkan faktor tercecer 10-15%). Sedangkan untuk ketersediaan protein ditargetkan minimal 57-60 gram atau kapita atau hari.

Akses 280 Soal Lengkap

Anda sedang berada dalam mode trial. Dapatkan akses penuh ke seluruh bank soal dan pembahasan mendalam untuk meloloskan Anda di CPNS 2026.

Rp25.000 / sekali bayar
Upgrade Premium Sekarang

Tanya Jawab (FAQ)

Apa itu soal SKB Analis Ketahanan Pangan?

Soal SKB Analis Ketahanan Pangan adalah kumpulan latihan soal Seleksi Kompetensi Bidang CPNS yang dirancang untuk mengukur kemampuan teknis peserta sesuai formasi jabatan yang dilamar.

Apakah soal SKB Analis Ketahanan Pangan sesuai kisi-kisi terbaru?

Ya, materi soal SKB Analis Ketahanan Pangan disusun berdasarkan kisi-kisi terbaru, pola CAT BKN, serta analisis tipe soal yang sering muncul pada seleksi CPNS.

Apa saja materi yang diujikan dalam soal SKB Analis Ketahanan Pangan?

Materi soal SKB Analis Ketahanan Pangan mencakup kompetensi teknis jabatan, studi kasus, pemahaman regulasi, kemampuan analisis, serta soal HOTS yang relevan dengan bidang pekerjaan.

Apakah tersedia pembahasan untuk setiap soal SKB Analis Ketahanan Pangan?

Ya, setiap soal SKB Analis Ketahanan Pangan dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan agar peserta dapat memahami konsep dan pola pengerjaan soal dengan lebih baik.

Berapa jumlah soal SKB Analis Ketahanan Pangan yang tersedia?

Saat ini tersedia 280 soal SKB Analis Ketahanan Pangan yang dapat digunakan sebagai bahan latihan menghadapi seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Analis Ketahanan Pangan ini cocok untuk latihan CAT CPNS?

Latihan soal SKB Analis Ketahanan Pangan dirancang menyerupai pola ujian CAT CPNS sehingga dapat membantu peserta beradaptasi dengan format dan tingkat kesulitan soal sebenarnya.

Mengapa latihan soal SKB Analis Ketahanan Pangan penting?

Latihan soal SKB Analis Ketahanan Pangan membantu peserta memahami materi teknis, meningkatkan kecepatan mengerjakan soal, serta membiasakan diri dengan tipe soal yang sering keluar pada seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Analis Ketahanan Pangan diperbarui secara berkala?

Ya, bank soal SKB Analis Ketahanan Pangan diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kisi-kisi, regulasi, dan pola soal terbaru dalam seleksi CPNS.

Statistik Latihan
Total Soal 280
Update Terakhir Mei 2026

Seringlah berlatih untuk membiasakan diri dengan batas waktu CAT.