Soal SKB Pembina Profesi Keuangan 2026

Persiapkan diri Anda dengan 260 soal latihan yang dirancang khusus sesuai kisi-kisi CAT BKN terbaru.

Materi Ujian

Materi mencakup kompetensi teknis, regulasi terbaru bidang Pembina Profesi Keuangan, serta simulasi studi kasus HOTS (Higher Order Thinking Skills).

Daftar Latihan Soal

260 Soal Tersedia
Soal #1
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPAN-RB) Nomor 38 Tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara, definisi dan indikator utama kompetensi manajerial 'Integritas' pada jenjang jabatan fungsional adalah...
A. Konsisten berperilaku selaras dengan nilai, norma, dan/atau etika organisasi, jujur dalam hubungan dengan manajemen, rekan kerja, bawahan langsung, dan pemangku kepentingan, mampu mengakui kesalahan serta dapat dipercaya memegang rahasia jabatan, serta berani mengambil sikap objektif terhadap penyimpangan norma
B. Kemampuan menyelesaikan seluruh pekerjaan administrasi kantor secara mandiri tanpa memerlukan koordinasi dengan rekan sejawat atau atasan langsung
C. Keahlian teknis dalam menghitung rasio likuiditas dan solvabilitas laporan keuangan perusahaan publik dengan kecepatan di atas rata-rata analis pasar modal
D. Kepatuhan membabi buta terhadap seluruh instruksi lisan dari atasan meskipun bertentangan dengan peraturan perundang-undangan demi menjaga loyalitas personal
E. Kesiapan bekerja lembur tanpa menuntut kompensasi demi mengejar pencapaian target anggaran penyerapan keuangan kementerian semata
Jawaban: A

Definisi Kompetensi Integritas (PermenPAN-RB No. 38 Tahun 2017): Integritas diartikan sebagai konsistensi berperilaku yang selaras dengan nilai, norma dan/atau etika organisasi, dan jujur dalam hubungan dengan manajemen, rekan kerja, bawahan langsung, dan pemangku kepentingan, mengakui kesalahan, dan dapat dipercaya dalam mengelola informasi rahasia. Indikator perilakunya mencakup bertindak jujur, konsisten antara perkataan dan perbuatan, menegakkan prinsip etika, serta berani melaporkan atau mencegah terjadinya pelanggaran integritas.
Soal #2
Dalam kerangka Standar Kompetensi Manajerial ASN (PermenPAN-RB Nomor 38 Tahun 2017), kompetensi 'Kerja Sama' menuntut kemampuan pegawai untuk menjalin dan membina hubungan kerja yang produktif. Indikator perilaku kerja sama pada level menengah (taktis) yang relevan bagi Pembina Profesi Keuangan dalam memimpin tim pemeriksaan kepatuhan adalah...
A. Mengerjakan seluruh lembar kerja pemeriksaan sendirian untuk memastikan kerahasiaan data tidak bocor ke anggota tim yang lain
B. Membangun komitmen tim, mengelola dinamika perbedaan pendapat secara konstruktif, memfasilitasi integrasi kontribusi keahlian lintas anggota tim, serta menciptakan sinergi kerja yang solid guna mencapai target audit pembinaan profesi keuangan secara akuntabel
C. Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pengambilan keputusan teknis pemeriksaan kepada staf junior tanpa melakukan supervisi berkala
D. Menghindari komunikasi terbuka dengan instansi pembina lain agar strategi pembinaan kantor akuntan publik tidak diketahui oleh regulator eksternal
E. Menolak pembagian tugas tim dan hanya bersedia menangani entitas profesi keuangan yang memiliki profil risiko rendah
Jawaban: B

Indikator Kompetensi Kerja Sama (PermenPAN-RB No. 38 Tahun 2017): Pada tingkat taktis/manajerial (Level 2 & 3), kerja sama tidak hanya sekadar menjadi pengikut yang baik, melainkan mampu mengelola dinamika kelompok, menumbuhkan komitmen bersama, menghargai keberagaman perspektif anggota tim, serta membangun sinergi kerja lintas fungsi untuk memecahkan masalah kompleks dalam penugasan organisasi.
Soal #3
Kementerian Keuangan memiliki lima Nilai-Nilai Dasar organisasi, di antaranya 'Integritas' dan 'Sinergi'. Penerapan konkret perpaduan kedua nilai tersebut oleh seorang Pembina Profesi Keuangan saat menjalankan pengawasan terhadap Kantor Akuntan Publik (KAP) dan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) adalah...
A. Menyetujui permintaan asosiasi profesi untuk tidak mempublikasikan sanksi administratif demi menjaga nama baik rekan sejawat
B. Melakukan pemeriksaan kepatuhan secara diam-diam tanpa koordinasi dengan pimpinan unit kerja untuk menunjukkan supremasi individu
C. Berpikir, berkata, dan bertindak jujur serta memegang teguh kode etik tanpa kompromi gratifikasi (Integritas), sekaligus proaktif menjalin koordinasi kemitraan yang produktif dan saling percaya dengan OJK dan asosiasi profesi dalam pertukaran data pengawasan (Sinergi)
D. Memanfaatkan hubungan kerja sama dengan pimpinan KAP binaan untuk mendapatkan fasilitas audit diskon bagi kepentingan usaha keluarga
E. Membatasi pertukaran informasi kepatuhan dengan regulator lain dengan dalih menjaga eksklusivitas kewenangan Kementerian Keuangan
Jawaban: C

Nilai Integritas dan Sinergi Kementerian Keuangan: Integritas berarti berpikir, berkata, berperilaku dan bertindak dengan baik dan benar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral. Sinergi berarti membangun dan memastikan hubungan kerja sama internal yang produktif serta kemitraan yang harmonis dengan pemangku kepentingan untuk menghasilkan karya berkualitas. Penggabungan keduanya terwujud saat pengawas tegas menolak gratifikasi dan menegakkan etika, namun tetap kolaboratif dengan regulator terkait (seperti OJK/BI/asosiasi).
Soal #4
Berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Penanganan Benturan Kepentingan, seorang pejabat Pembina Profesi Keuangan ditunjuk menjadi ketua tim pemeriksaan kepatuhan berkala pada sebuah Kantor Akuntan Publik (KAP) besar. Pejabat tersebut menyadari bahwa salah satu Rekan Pimpinan (Managing Partner) di KAP tersebut adalah saudara kandungnya. Sikap berintegritas dan tindakan prosedural yang wajib dilakukan pejabat tersebut adalah...
A. Melanjutkan pemeriksaan seperti biasa dengan keyakinan penuh bahwa hubungan keluarga tidak akan mempengaruhi objektivitas profesionalnya
B. Meminta kompensasi finansial resmi kepada KAP tersebut sebagai komitmen untuk menjamin kerahasiaan hasil pemeriksaan keluarga
C. Mengajak saudara kandungnya berdiskusi secara informal di luar jam kerja untuk menyepakati hasil laporan pemeriksaan sebelum diterbitkan
D. Secara tertulis mendeklarasikan adanya potensi benturan kepentingan (conflict of interest) kepada atasan langsung dan mengajukan permohonan pengunduran diri (recusal) dari penugasan pemeriksaan KAP tersebut guna digantikan oleh pemeriksa lain yang independen
E. Menutup-nutupi hubungan kekerabatan tersebut kepada anggota tim pemeriksa agar suasana kerja tetap kondusif dan tidak menimbulkan kecurigaan
Jawaban: D

Penanganan Benturan Kepentingan (PermenPAN-RB No. 37 Tahun 2012): Benturan kepentingan timbul ketika kepentingan pribadi (keluarga/afiliasi) berpotensi mempengaruhi objektivitas pengambilan keputusan dinas. Prinsip utama penanganan benturan kepentingan adalah keterbukaan (deklarasi tertulis) dan penarikan diri (recusal) dari proses pengambilan keputusan atau penugasan terkait, guna menjaga integritas instansi dan mencegah prasangka bias penegakan hukum.
Soal #5
Terkait regulasi anti-korupsi (UU No. 31/1999 jo. UU No. 20/2001) dan pedoman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pemahaman etis yang benar mengenai gratifikasi bagi pejabat fungsional Pembina Profesi Keuangan adalah...
A. Pemberian hadiah dalam bentuk apapun dari pihak yang dibina diperbolehkan asalkan nilainya di bawah satu juta rupiah dan diberikan saat hari raya
B. Menerima fasilitas transportasi dan penginapan dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang sedang diperiksa dianggap sah jika tidak mempengaruhi opini akhir
C. Semua pemberian hadiah yang diterima saat melaksanakan tugas pembinaan otomatis menjadi hak milik pribadi pemeriksa tanpa perlu dicatat
D. Gratifikasi hanya dianggap melanggar hukum jika disertai bukti kesepakatan tertulis mengenai imbalan pengurusan izin profesi
E. Setiap gratifikasi yang diterima oleh pegawai negeri yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban/tugasnya dianggap suap, kecuali jika dilaporkan kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) atau KPK paling lambat 30 hari kerja sejak tanggal penerimaan
Jawaban: E

Ketentuan Gratifikasi (Pasal 12B UU No. 20 Tahun 2001 & Pedoman KPK): Gratifikasi kepada pegawai negeri/penyelenggara negara yang berhubungan dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajiban/tugasnya dianggap sebagai tindak pidana suap. Pengecualian hanya berlaku jika penerima melaporkan gratifikasi tersebut ke KPK atau UPG instansi dalam kurun waktu maksimal 30 hari kerja sejak diterima untuk ditetapkan status kepemilikannya.

Akses 260 Soal Lengkap

Anda sedang berada dalam mode trial. Dapatkan akses penuh ke seluruh bank soal dan pembahasan mendalam untuk meloloskan Anda di CPNS 2026.

Rp25.000 / sekali bayar
Upgrade Premium Sekarang

Tanya Jawab (FAQ)

Apa itu soal SKB Pembina Profesi Keuangan?

Soal SKB Pembina Profesi Keuangan adalah kumpulan latihan soal Seleksi Kompetensi Bidang CPNS yang dirancang untuk mengukur kemampuan teknis peserta sesuai formasi jabatan yang dilamar.

Apakah soal SKB Pembina Profesi Keuangan sesuai kisi-kisi terbaru?

Ya, materi soal SKB Pembina Profesi Keuangan disusun berdasarkan kisi-kisi terbaru, pola CAT BKN, serta analisis tipe soal yang sering muncul pada seleksi CPNS.

Apa saja materi yang diujikan dalam soal SKB Pembina Profesi Keuangan?

Materi soal SKB Pembina Profesi Keuangan mencakup kompetensi teknis jabatan, studi kasus, pemahaman regulasi, kemampuan analisis, serta soal HOTS yang relevan dengan bidang pekerjaan.

Apakah tersedia pembahasan untuk setiap soal SKB Pembina Profesi Keuangan?

Ya, setiap soal SKB Pembina Profesi Keuangan dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan agar peserta dapat memahami konsep dan pola pengerjaan soal dengan lebih baik.

Berapa jumlah soal SKB Pembina Profesi Keuangan yang tersedia?

Saat ini tersedia 260 soal SKB Pembina Profesi Keuangan yang dapat digunakan sebagai bahan latihan menghadapi seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Pembina Profesi Keuangan ini cocok untuk latihan CAT CPNS?

Latihan soal SKB Pembina Profesi Keuangan dirancang menyerupai pola ujian CAT CPNS sehingga dapat membantu peserta beradaptasi dengan format dan tingkat kesulitan soal sebenarnya.

Mengapa latihan soal SKB Pembina Profesi Keuangan penting?

Latihan soal SKB Pembina Profesi Keuangan membantu peserta memahami materi teknis, meningkatkan kecepatan mengerjakan soal, serta membiasakan diri dengan tipe soal yang sering keluar pada seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Pembina Profesi Keuangan diperbarui secara berkala?

Ya, bank soal SKB Pembina Profesi Keuangan diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kisi-kisi, regulasi, dan pola soal terbaru dalam seleksi CPNS.

Statistik Latihan
Total Soal 260
Update Terakhir Mei 2026

Seringlah berlatih untuk membiasakan diri dengan batas waktu CAT.