SKB CPNS Pembina Profesi Keuangan 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pembina Profesi Keuangan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pembina Profesi Keuangan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pembina Profesi Keuangan

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pembina Profesi Keuangan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Integritas dan kerja sama
  • Komunikasi dan orientasi pada hasil
  • Kode etik pegawai
  • Pengambilan keputusan
  • Sosial kultur
  • Mengelola perubahan
  • Pelayanan publik dan pengembangan diri
  • UU No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
  • UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
  • UUD 1945
  • UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
  • UU No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara
  • UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan dan Pembangunan Nasional

Simulasi Tryout SKB CPNS Pembina Profesi Keuangan

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pembina Profesi Keuangan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pembina Profesi Keuangan. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pembina Profesi Keuangan

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pembina Profesi Keuangan.

Soal 1
Dalam pelaksanaan tugas sebagai ASN, integritas memegang peranan krusial. Manakah dari tindakan berikut yang paling tepat mencerminkan penerapan nilai integritas dan kerja sama ketika seorang rekan kerja meminta bantuan untuk menutupi kesalahan administratif yang dilakukannya?
A. Mengabaikan permintaan tersebut dan membiarkan rekan kerja menyelesaikannya sendiri tanpa memberikan saran.
B. Membantu menutupi kesalahan tersebut demi menjaga kekompakan dan kerja sama tim.
C. Menolak dengan tegas namun sopan, serta mengajak rekan tersebut untuk melaporkan dan memperbaiki kesalahan secara prosedural.
D. Menyetujui untuk membantu dengan syarat rekan tersebut mengerjakan tugas tambahan di masa depan.
E. Melaporkan rekan kerja tersebut secara diam-diam kepada atasan tanpa memberitahunya terlebih dahulu.
Jawaban: C
Integritas menuntut kejujuran dan kepatuhan pada aturan, sementara kerja sama yang baik dibangun di atas nilai-nilai yang benar. Menolak untuk menutupi kesalahan sambil memberikan solusi untuk memperbaikinya secara prosedural adalah wujud integritas dan kerja sama yang membangun, bukan kolusi.
Soal 2
Sebuah tim lintas divisi dibentuk untuk menyelesaikan proyek penyusunan standar profesi keuangan. Di tengah jalan, terjadi perbedaan pendapat yang tajam mengenai metodologi. Sikap kerja sama yang paling tepat untuk diambil adalah...
A. Mengikuti metodologi dari anggota tim yang memiliki jabatan struktural paling tinggi.
B. Meninggalkan tim karena perdebatan tersebut tidak kondusif bagi kesehatan mental.
C. Menginisiasi diskusi terbuka untuk mengevaluasi kelebihan dan kekurangan tiap metodologi guna mencapai konsensus.
D. Meminta pimpinan tertinggi untuk langsung memutuskan metodologi agar tidak membuang waktu.
E. Tetap menggunakan metodologi masing-masing sehingga setiap divisi merasa dihargai.
Jawaban: C
Kerja sama yang efektif dalam tim membutuhkan penyelesaian konflik yang konstruktif. Menginisiasi diskusi terbuka untuk mencapai konsensus menunjukkan kematangan dalam berkolaborasi dan komitmen untuk mencapai tujuan bersama tanpa mengorbankan kualitas keputusan.
Soal 3
Anda ditugaskan untuk melakukan pembinaan terhadap sebuah lembaga profesi keuangan. Lembaga tersebut kebetulan dipimpin oleh kerabat dekat Anda. Untuk menjaga integritas, langkah yang harus Anda lakukan adalah...
A. Tetap melaksanakan tugas seperti biasa karena profesionalisme lebih penting daripada hubungan keluarga.
B. Mendeklarasikan benturan kepentingan (conflict of interest) kepada atasan dan meminta agar tugas tersebut dialihkan kepada rekan lain.
C. Melakukan pembinaan dengan lebih ketat untuk membuktikan bahwa Anda tidak pandang bulu.
D. Menyembunyikan fakta bahwa pimpinan lembaga tersebut adalah kerabat Anda agar tidak timbul prasangka.
E. Meminta kompensasi tambahan karena tugas ini memiliki risiko benturan kepentingan.
Jawaban: B
Dalam etika publik dan integritas, ketika menghadapi potensi benturan kepentingan, seorang ASN wajib mendeklarasikan hal tersebut kepada atasan untuk menghindari bias dan menjaga objektivitas penilaian atau keputusan. Atasan yang akan memutuskan apakah tugas dilanjutkan atau dialihkan.
Soal 4
Dalam sebuah rapat evaluasi kinerja, seorang kolega mencoba menyalahkan Anda atas kegagalan pencapaian target tim, padahal Anda sudah mengerjakan tugas sesuai porsi. Respon yang menunjukkan integritas dan kedewasaan berkolaborasi adalah...
A. Diam saja dan memberikan surat pengunduran diri dari tim keesokan harinya.
B. Menyajikan data dan bukti dokumentasi pekerjaan secara objektif untuk meluruskan fakta tanpa menyerang balik.
C. Marah dan langsung membantah tuduhan tersebut dengan nada tinggi untuk mempertahankan harga diri.
D. Menyalahkan kembali kolega tersebut dengan membeberkan semua kesalahannya selama ini.
E. Menerima tuduhan tersebut demi menghindari perdebatan panjang di depan pimpinan.
Jawaban: B
Integritas berkaitan erat dengan tanggung jawab dan transparansi. Menyajikan fakta secara objektif tanpa harus bersikap agresif menunjukkan profesionalisme, kemampuan mengelola emosi, serta komitmen pada kebenaran dalam bingkai kerja sama.
Soal 5
Sebagai Pembina Profesi Keuangan, Anda sering kali harus memberikan arahan teknis kepada asosiasi profesi. Agar komunikasi berjalan efektif dan berorientasi pada hasil, hal terpenting yang harus dipastikan adalah...
A. Memastikan umpan balik (feedback) dari asosiasi dipahami secara dua arah dan ada kesepakatan tindak lanjut yang terukur.
B. Menyerahkan sepenuhnya interpretasi arahan teknis tersebut kepada masing-masing pimpinan asosiasi.
C. Berbicara lebih dominan dalam setiap pertemuan agar asosiasi memahami bahwa otoritas ada pada pemerintah.
D. Menyampaikan arahan melalui surat resmi saja tanpa perlu melakukan pertemuan tatap muka.
E. Menggunakan bahasa yang sangat teknis dan akademis untuk menunjukkan kredibilitas instansi.
Jawaban: A
Komunikasi yang efektif bersifat dua arah. Untuk memastikan orientasi pada hasil, perlu adanya umpan balik untuk mengukur tingkat pemahaman dan merumuskan tindak lanjut yang terukur secara bersama-sama.
Soal 6
Target penyelesaian penyusunan database profesi keuangan triwulan ini hampir meleset karena kurangnya respons dari pihak eksternal. Tindakan yang berorientasi pada hasil yang sebaiknya Anda ambil adalah...
A. Mengambil inisiatif proaktif dengan menjemput bola, melakukan komunikasi persuasif langsung, dan memberikan asistensi kepada pihak eksternal.
B. Menunggu sampai pihak eksternal merespons karena hal tersebut berada di luar kendali internal.
C. Membiarkan target meleset karena tenggat waktu sudah terlalu dekat.
D. Menyalahkan pihak eksternal dalam laporan capaian kinerja.
E. Mengubah target triwulan agar tim tidak terlihat gagal di mata pimpinan.
Jawaban: A
Orientasi pada hasil berarti berusaha mengatasi hambatan untuk mencapai tujuan. Tindakan proaktif dengan menjemput bola dan memberikan asistensi adalah cara penyelesaian masalah yang efektif saat menghadapi kemandekan dari pihak eksternal.
Soal 7
Ketika terjadi kesalahpahaman antara Anda dan atasan mengenai format laporan pembinaan, cara berkomunikasi yang paling profesional untuk memperbaikinya adalah...
A. Meminta waktu bertemu atasan, mengklarifikasi instruksi yang dimaksud, dan merevisi laporan sesuai ekspektasi.
B. Tetap menggunakan format Anda karena Anda merasa itu lebih komprehensif.
C. Menyebarkan masalah ini ke rekan sejawat untuk mencari dukungan pendapat.
D. Meminta atasan untuk menurunkan standar formatnya agar lebih mudah dikerjakan.
E. Membuat ulang laporan berkali-kali hingga atasan merasa puas tanpa perlu bertanya langsung.
Jawaban: A
Klarifikasi melalui komunikasi langsung dan asertif adalah kunci untuk mengatasi kesalahpahaman. Dengan menanyakan ekspektasi atasan secara jelas, Anda berorientasi pada penyelesaian tugas secara efisien (orientasi hasil).
Soal 8
Penetapan tujuan atau target kerja haruslah terukur agar mudah dievaluasi capaiannya. Pendekatan komunikasi target yang berorientasi pada hasil paling tepat diwujudkan melalui prinsip...
A. Kuantitas di atas kualitas demi laporan kinerja yang tebal.
B. SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound).
C. Menurunkan target jika terlihat sulit dicapai pada bulan pertama.
D. Membuat target yang sangat abstrak agar tidak bisa disalahkan jika gagal.
E. Menghindari tenggat waktu agar tim tidak stres dalam bekerja.
Jawaban: B
Konsep SMART adalah standar emas dalam menentukan target yang berorientasi pada hasil. Tujuan harus spesifik, dapat diukur, dapat dicapai, relevan, dan memiliki batas waktu agar komunikasi ekspektasi kepada tim menjadi jelas.
Soal 9
Berdasarkan nilai dasar ASN BerAKHLAK, sikap disiplin waktu, menggunakan kekayaan barang milik negara secara bertanggung jawab, dan tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan termasuk dalam cerminan nilai...
A. Akuntabel
B. Berorientasi Pelayanan
C. Harmonis
D. Adaptif
E. Kompeten
Jawaban: A
Akuntabel dalam Core Values ASN BerAKHLAK berarti bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan. Indikator perilakunya meliputi: melaksanakan tugas dengan jujur, disiplin, bertanggung jawab, menggunakan BMN secara efektif dan efisien, serta tidak menyalahgunakan kewenangan.
Soal 10
Sebagai seorang pemeriksa dokumen pengajuan izin profesi keuangan, Anda menemukan dokumen palsu yang diajukan oleh sebuah kantor akuntan publik terkenal. Atasan Anda meminta agar hal tersebut diabaikan demi kelancaran administrasi. Menurut kode etik, yang sebaiknya Anda lakukan adalah...
A. Menolak perintah tersebut secara beretika dan melaporkannya melalui mekanisme Whistleblowing System (WBS) internal instansi.
B. Mengikuti instruksi atasan karena atasan adalah penanggung jawab tertinggi di unit tersebut.
C. Meminta dipindahtugaskan ke bagian lain untuk menghindari masalah tersebut.
D. Membocorkan informasi ini ke media sosial menggunakan akun anonim.
E. Memanfaatkan temuan tersebut untuk memeras kantor akuntan publik terkait.
Jawaban: A
Perintah yang melanggar hukum dan kode etik wajib ditolak. Jika atasan memaksa, ASN wajib menggunakan mekanisme pelaporan pelanggaran yang sah (Whistleblowing System) di instansi masing-masing untuk menjaga integritas kelembagaan.
Soal 11
Pasca memberikan penyuluhan kepada asosiasi penilai publik, Anda dikirimi parsel makanan mewah oleh ketua asosiasi tersebut sebagai tanda terima kasih. Tindakan yang sejalan dengan kode etik ASN terkait gratifikasi adalah...
A. Membagikan parsel tersebut kepada seluruh staf di kantor agar adil.
B. Menerima parsel tersebut karena hanya berupa makanan yang bisa membusuk.
C. Menolak secara halus atau, jika tidak memungkinkan ditolak, melaporkan penerimaan tersebut kepada Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) atau KPK dalam waktu paling lambat 30 hari kerja.
D. Menyumbangkan parsel tersebut ke panti asuhan tanpa perlu melaporkan ke instansi berwenang.
E. Mengembalikan parsel tersebut secara diam-diam dan memutuskan komunikasi dengan asosiasi.
Jawaban: C
Sesuai UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan aturan internal ASN, pemberian yang berhubungan dengan jabatan (gratifikasi) harus ditolak. Jika sudah telanjur diterima, ASN wajib melaporkannya ke KPK atau UPG instansi maksimal 30 hari kerja.
Soal 12
Terkait etika bermedia sosial bagi ASN, manakah perilaku di bawah ini yang melanggar kode etik dan disiplin ASN?
A. Memberikan edukasi literasi keuangan secara netral kepada masyarakat melalui Instagram.
B. Mengunggah kegiatan olahraga bersama rekan kantor di hari Jumat krida.
C. Menyukai (like) dan ikut berkomentar mendukung salah satu pasangan calon presiden/kepala daerah di Facebook.
D. Membagikan infografis resmi dari Kementerian Keuangan mengenai kebijakan baru.
E. Mempromosikan budaya lokal daerah asalnya untuk mendukung pariwisata.
Jawaban: C
ASN diikat oleh asas netralitas. Mengunggah, membagikan (share), menyukai (like), atau berkomentar yang menunjukkan dukungan politis kepada calon kepala daerah/presiden melanggar aturan disiplin dan kode etik ASN mengenai netralitas pemilu.
Soal 13
Dalam proses pengambilan keputusan rasional terkait kebijakan pembinaan profesi, tahapan pertama yang harus dilakukan secara mendasar adalah...
A. Menimbang alternatif solusi.
B. Mengevaluasi hasil keputusan sebelumnya.
C. Melakukan implementasi kebijakan.
D. Mendefinisikan dan mengidentifikasi masalah utama secara tepat.
E. Memilih alternatif yang paling sedikit risikonya.
Jawaban: D
Proses pengambilan keputusan rasional selalu diawali dengan mendefinisikan dan mengidentifikasi masalah (problem recognition). Jika masalah tidak diidentifikasi dengan benar, solusi yang diambil akan tidak tepat sasaran.
Soal 14
Saat dihadapkan pada situasi krisis keuangan yang mendadak, informasi yang tersedia sangat terbatas dan waktu untuk merespons sangat singkat. Metode pengambilan keputusan yang seringkali terpaksa digunakan dalam kondisi ini (meskipun berisiko) dikenal dengan...
A. Pengambilan keputusan konsensus nasional.
B. Pengambilan keputusan berbasis data besar (Big Data Analytics).
C. Metode Delphi (melibatkan ahli secara berulang).
D. Pengambilan keputusan kelompok nominal.
E. Pengambilan keputusan berdasarkan intuisi atau heuristik.
Jawaban: E
Dalam kondisi krisis dengan informasi terbatas dan tekanan waktu (time pressure), pengambilan keputusan sering kali mengandalkan intuisi, pengalaman masa lalu, atau heuristik mental karena tidak ada waktu untuk analisis rasional yang mendalam.
Soal 15
Pimpinan unit kerja Anda melibatkan seluruh bawahan dalam merumuskan standar operasional (SOP) pendaftaran profesi keuangan. Manfaat utama dari pengambilan keputusan partisipatif ini adalah...
A. Menciptakan penerimaan (acceptance) dan komitmen yang tinggi dari pelaksana karena mereka merasa ikut merumuskannya.
B. Meningkatkan ego pimpinan karena terlihat demokratis.
C. Mengurangi beban kerja seluruh pegawai secara drastis.
D. Membebaskan pimpinan dari tanggung jawab apabila SOP tersebut gagal.
E. Mempercepat waktu lahirnya keputusan tanpa perdebatan.
Jawaban: A
Manfaat utama dari gaya partisipatif adalah peningkatan rasa memiliki (sense of belonging) dan komitmen dari anggota tim. Karena mereka dilibatkan dalam proses perumusan, mereka akan lebih patuh dan proaktif saat mengimplementasikannya.
Soal 16
Setelah sebuah keputusan kebijakan baru diimplementasikan, terjadi reaksi negatif dari sebagian besar asosiasi profesi. Langkah pengambilan keputusan korektif yang paling tepat adalah...
A. Melakukan evaluasi dengan mengumpulkan data dari pihak penolak untuk menemukan akar masalah sebelum merevisi kebijakan.
B. Memecat staf yang mengusulkan ide kebijakan tersebut.
C. Menyalahkan pihak humas karena gagal menyosialisasikan kebijakan.
D. Tetap melanjutkan kebijakan tersebut dengan pendekatan koersif (paksaan).
E. Menghentikan total kebijakan tersebut tanpa analisis lebih lanjut.
Jawaban: A
Evaluasi paska-keputusan adalah esensial. Mengumpulkan masukan dari stakeholder yang menolak untuk menemukan letak celah kebijakan merupakan langkah perbaikan yang objektif dan rasional, bukan reaksioner.
Soal 17
Indonesia adalah negara dengan keragaman sosial kultur yang tinggi. Di unit kerja Anda, terdapat pegawai dari berbagai suku dan agama. Salah satu pegawai selalu menolak mengikuti rapat tim jika diadakan pada hari tertentu karena bertentangan dengan adat kepercayaannya. Sikap Anda sebagai ketua tim adalah...
A. Memaksa pegawai tersebut untuk ikut rapat karena aturan kantor lebih tinggi daripada adat.
B. Menyuruhnya untuk membuat risalah rapat sendirian sebagai hukuman.
C. Melaporkannya kepada bagian kepegawaian sebagai bentuk pelanggaran indisipliner.
D. Mengeluarkan pegawai tersebut dari tim agar tidak menghambat kinerja.
E. Menyesuaikan jadwal rapat pada waktu yang memungkinkan semua anggota hadir tanpa mengorbankan keyakinan budaya mereka.
Jawaban: E
Kompetensi sosial kultural mengharuskan ASN menjadi perekat bangsa dengan mengedepankan toleransi. Mengakomodasi kebutuhan budaya tanpa mengorbankan target tim dengan cara menyesuaikan jadwal adalah solusi win-win yang inklusif.
Soal 18
Hambatan komunikasi lintas budaya sering terjadi dalam pelayanan publik. Etnosentrisme merupakan salah satu hambatan utama yang diartikan sebagai...
A. Kecenderungan untuk menilai budaya lain menggunakan standar budaya sendiri dan menganggap budaya sendiri lebih superior.
B. Sikap tidak peduli terhadap budaya dari pihak mayoritas.
C. Rasa takut yang berlebihan terhadap orang asing (xenophobia).
D. Ketidakmampuan berbahasa asing di lingkungan internasional.
E. Proses penyesuaian pendatang baru terhadap budaya setempat (asimilasi).
Jawaban: A
Etnosentrisme adalah pandangan bahwa kelompok kebudayaan sendiri adalah pusat dari segalanya dan mengukur budaya orang lain dengan standar budayanya sendiri. Hal ini dapat memicu konflik dan bias dalam pelayanan publik.
Soal 19
Sebagai agen pemersatu bangsa, ASN dituntut untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. Indikator utama terwujudnya lingkungan kerja inklusif di instansi pemerintah adalah...
A. Hanya menerima CPNS dari daerah asal instansi untuk menjaga kearifan lokal.
B. Mengharuskan penggunaan bahasa daerah di lingkungan kantor pusat.
C. Semua pegawai wajib mengenakan seragam adat yang sama setiap hari.
D. Menghapus hari libur keagamaan minoritas agar tidak mengganggu hari kerja efektif.
E. Adanya kesempatan dan perlakuan yang setara bagi semua pegawai tanpa memandang latar belakang primordial maupun disabilitas.
Jawaban: E
Inklusivitas bermakna kesetaraan peluang, hak, dan perlakuan bagi semua individu terlepas dari suku, agama, ras, gender, dan kondisi fisik (disabilitas), sehingga tercipta lingkungan yang adil (equality).
Soal 20
Dalam sebuah sosialisasi kebijakan kepada para pelaku profesi keuangan di daerah terpencil, mereka menggunakan pendekatan komunikasi yang sangat komunal dan hierarkis khas daerah tersebut. Pendekatan sosial kultural yang tepat bagi Anda sebagai narasumber dari pusat adalah...
A. Menegur tokoh masyarakat lokal jika mereka menyela penjelasan teknis Anda.
B. Meminta audiens untuk menyesuaikan diri dengan tata tertib sosialisasi standar pusat.
C. Membatalkan sosialisasi karena tidak sejalan dengan prosedur komunikasi modern.
D. Menggunakan gaya komunikasi Jakarta-sentris agar mereka terbiasa dengan gaya ibu kota.
E. Menghormati hierarki sosial setempat dengan menjalin kedekatan (rapport) pada tokoh kunci (key person) terlebih dahulu sebelum memaparkan substansi.
Jawaban: E
Beradaptasi dengan konteks budaya lokal (seperti hierarki dan sifat komunal) dengan cara mendekati tokoh kunci lokal (tokoh adat/masyarakat) akan mempermudah penyampaian pesan kebijakan, membangun kepercayaan, dan mengurangi resistensi.
Soal 21 Premium
Kementerian baru saja merilis aplikasi perizinan profesi keuangan berbasis AI (Artificial Intelligence) yang merombak total prosedur manual sebelumnya. Banyak staf senior menolak (resistensi) menggunakan sistem ini. Menurut teori manajemen perubahan, penyebab paling umum dari resistensi tersebut adalah...
A. Rasa takut akan hal yang tidak diketahui (fear of the unknown) dan kekhawatiran kompetensi mereka akan tergantikan atau usang.
B. Sistem baru dinilai terlalu cepat memproses data sehingga merusak tatanan kepegawaian.
C. Gaji yang tidak dinaikkan bersamaan dengan peluncuran sistem baru.
D. Ketidaksukaan pribadi terhadap menteri yang menjabat saat ini.
E. Keinginan untuk selalu memperpanjang antrean layanan publik.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 22 Premium
Untuk mengatasi penolakan staf terhadap sistem aplikasi baru tersebut, pimpinan menunjuk Anda sebagai 'Change Agent' (Agen Perubahan). Peran utama Anda dalam tahap awal ini adalah...
A. Menyarankan pimpinan untuk mengembalikan sistem ke cara manual.
B. Membangun kesadaran (awareness) tentang urgensi perubahan dan melatih staf secara bertahap melalui komunikasi yang persuasif.
C. Menghukum setiap staf yang tidak log-in ke sistem baru dalam 1x24 jam.
D. Mengambil alih seluruh pekerjaan staf senior agar target organisasi tetap tercapai.
E. Membuat aplikasi tandingan yang lebih mudah digunakan tanpa persetujuan pusat.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 23 Premium
Dalam model perubahan 3 tahap dari Kurt Lewin (Unfreeze, Change, Refreeze), tindakan mendobrak kebiasaan lama, mencairkan status quo, dan menyadarkan pegawai akan krisis jika tidak berinovasi, berada pada tahap...
A. Unfreeze (Pencairan)
B. Evaluation (Evaluasi)
C. Refreeze (Pembekuan kembali)
D. Execution (Eksekusi)
E. Change (Perubahan)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 24 Premium
Organisasi yang memiliki kemampuan tinggi untuk terus-menerus beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang tidak menentu (VUCA) sering disebut sebagai...
A. Static Organization
B. Traditional Organization
C. Bureaucratic Organization
D. Centralized Organization
E. Learning Organization (Organisasi Pembelajar)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 25 Premium
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, salah satu asas pelayanan publik adalah 'kepastian hukum', yang bermakna...
A. Pelayanan harus mengikuti standar negara-negara maju secara seragam.
B. Masyarakat dilarang mengajukan komplain atas layanan yang diterima.
C. Jaminan terwujudnya hak dan kewajiban dalam penyelenggaraan pelayanan secara jelas dan mengikat.
D. Setiap sengketa pelayanan publik hanya diselesaikan di Pengadilan Tata Usaha Negara.
E. Penyelenggara pelayanan memiliki kekebalan hukum jika terjadi kelalaian.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 26 Premium
Seorang pengguna layanan marah dan berteriak di ruang layanan karena pengajuan perpanjangan izin profesinya ditolak oleh sistem. Sikap Anda sebagai garda depan (frontliner) pelayan publik yang paling tepat adalah...
A. Diam-diam menyetujui izinnya di sistem untuk menghindari keributan.
B. Mendengarkan keluhannya dengan tenang, mengendalikan emosi, dan membawa pengguna tersebut ke ruang konsultasi untuk mencari tahu alasan penolakan sistem.
C. Membalas berteriak karena sistem sudah bekerja secara objektif.
D. Mengabaikannya dan beralih memanggil antrean berikutnya.
E. Memanggil pihak keamanan untuk langsung menyeretnya keluar dari ruangan.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 27 Premium
Pengembangan kompetensi ASN tidak hanya bertujuan bagi individu, tetapi juga institusi. Manakah yang termasuk manfaat langsung bagi instansi dari pengembangan diri pegawai?
A. Peningkatan kapasitas organisasi dalam berinovasi dan menjawab tuntutan masyarakat yang semakin kompleks.
B. Membantu pegawai pindah ke perusahaan swasta dengan posisi lebih tinggi.
C. Menjamin semua pegawai akan selalu loyal tanpa menuntut kenaikan jabatan.
D. Meningkatnya biaya operasional perjalanan dinas pegawai.
E. Memperpanjang birokrasi dan hierarki jabatan teknis.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 28 Premium
Anda menyadari bahwa proses validasi laporan akuntan publik di unit Anda memakan waktu 14 hari, sementara teknologi saat ini memungkinkan validasi dalam 2 hari. Sebagai wujud pengembangan diri dan inovasi layanan, langkah Anda adalah...
A. Mengusulkan gagasan digitalisasi proses validasi kepada atasan dengan menyertakan riset analisis kebutuhan awal.
B. Langsung mengubah SOP secara sepihak dan memaksa rekan lain mengikutinya.
C. Menyebarkan kekurangan proses 14 hari tersebut di internet untuk memaksa perubahan dari luar.
D. Tetap membiarkan 14 hari karena itu sudah tertuang dalam SOP lama dan mematuhi pimpinan lebih aman.
E. Menerapkan cara baru secara diam-diam hanya untuk dokumen yang Anda proses.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 29 Premium
Berdasarkan UU No. 33 Tahun 2004, dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada Daerah dengan tujuan pemerataan kemampuan keuangan antar-Daerah untuk mendanai kebutuhan Daerah dalam rangka pelaksanaan Desentralisasi disebut...
A. Pendapatan Asli Daerah (PAD)
B. Dana Bagi Hasil (DBH)
C. Dana Alokasi Umum (DAU)
D. Dana Alokasi Khusus (DAK)
E. Dana Dekonsentrasi
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 30 Premium
Manakah di bawah ini yang merupakan peruntukan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) menurut UU No. 33 Tahun 2004?
A. Menutup defisit anggaran BUMD yang terancam bangkrut.
B. Membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan Daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.
C. Dibagikan secara merata kepada seluruh Kabupaten/Kota tanpa syarat tertentu.
D. Membayar gaji pokok dan tunjangan Aparatur Sipil Negara di Daerah.
E. Mendanai perjalanan dinas kepala daerah ke luar negeri secara eksklusif.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 31 Premium
Dalam skema Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, Dana Bagi Hasil (DBH) bersumber dari penerimaan negara. Berdasarkan UU No. 33 Tahun 2004, DBH terdiri dari penerimaan apa saja?
A. Pajak (seperti PBB, BPHTB, PPh) dan Sumber Daya Alam (seperti kehutanan, pertambangan umum, perikanan, minyak bumi, gas bumi, dan panas bumi).
B. Hanya dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
C. Retribusi daerah dan dana pinjaman luar negeri.
D. Pajak Pertambahan Nilai dan Cukai Rokok.
E. Hanya dari sumber daya alam kehutanan dan perikanan.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 32 Premium
Pemberian sumber keuangan kepada Daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi, berpedoman pada prinsip 'Money Follows Function', yang berarti...
A. Pendanaan disesuaikan dan mengikuti penyerahan urusan/kewenangan pemerintah pusat kepada daerah.
B. Daerah bebas mencari pinjaman luar negeri asalkan untuk kepentingan rakyat.
C. Semua pendapatan pusat diserahkan sepenuhnya ke kas daerah.
D. Pemerintah daerah mencetak uang lokal untuk membiayai belanja daerah.
E. Pusat mendikte secara mutlak prioritas pembangunan pedesaan.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 33 Premium
Berdasarkan UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, pejabat yang memegang kewenangan selaku Bendahara Umum Negara (BUN) adalah...
A. Menteri Keuangan
B. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan
C. Gubernur Bank Indonesia
D. Presiden Republik Indonesia
E. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 34 Premium
Menurut UU No. 1 Tahun 2004, Menteri/Pimpinan Lembaga bertindak selaku...
A. Pejabat Pembuat Komitmen
B. Pengguna Anggaran/Pengguna Barang kementerian negara/lembaga yang dipimpinnya
C. Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM)
D. Bendahara Pengeluaran
E. Kuasa Bendahara Umum Negara
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 35 Premium
Dalam ketentuan UU No. 1 Tahun 2004, pengelolaan uang negara ditata melalui asas kesatuan perbendaharaan negara. Hal ini direalisasikan dengan menempatkan uang negara pada...
A. Brankas Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara
B. Rekening pribadi Menteri Keuangan
C. Bank pembangunan daerah (BPD) masing-masing wilayah
D. Rekening Kas Umum Negara (RKUN)
E. Bursa Efek Indonesia dalam bentuk saham BUMN
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 36 Premium
Siapakah pejabat yang diberi kewenangan oleh Pengguna Anggaran (PA) atau Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk mengambil keputusan dan/atau tindakan yang dapat mengakibatkan pengeluaran atas beban APBN?
A. Bendahara Penerimaan
B. Auditor Internal (Inspektorat Jenderal)
C. Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM)
D. Panitia Pengadaan
E. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 37 Premium
UUD 1945 Pasal 23 ayat (1) menegaskan tentang landasan konstitusional APBN. Menurut pasal tersebut, APBN sebagai wujud dari pengelolaan keuangan negara ditetapkan setiap tahun dengan...
A. Peraturan Pemerintah
B. Peraturan Menteri Keuangan
C. Undang-Undang
D. Ketetapan MPR
E. Keputusan Presiden
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 38 Premium
Lembaga negara manakah yang memiliki kewenangan konstitusional bebas dan mandiri untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara sesuai Bab VIIIA UUD 1945?
A. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
B. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
C. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
D. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
E. Mahkamah Agung (MA)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 39 Premium
Landasan pemungutan pajak di Indonesia secara kuat dijamin oleh UUD 1945 agar tidak memberatkan rakyat secara sewenang-wenang. Ketentuan 'Pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dengan undang-undang' tercantum dalam...
A. Pasal 24C
B. Pasal 23 ayat (2) sebelum amandemen, namun kini dihapus
C. Pasal 33 ayat (2)
D. Pasal 27 ayat (1)
E. Pasal 23A
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 40 Premium
Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, manakah dari pilihan berikut yang TIDAK termasuk ke dalam ruang lingkup Keuangan Negara?
A. Harta kekayaan pribadi milik pejabat negara yang tidak terindikasi tindak pidana korupsi.
B. Hak negara untuk memungut pajak, mengeluarkan dan mengedarkan uang, dan melakukan pinjaman.
C. Kekayaan pihak lain yang dikuasai oleh pemerintah dalam rangka penyelenggaraan tugas pemerintahan.
D. Kewajiban negara untuk menyelenggarakan tugas layanan umum pemerintahan negara.
E. Kekayaan negara/kekayaan daerah yang dikelola sendiri atau oleh pihak lain (termasuk BUMN/BUMD).
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 41 Premium
Dalam UU No. 17 Tahun 2003 dijabarkan mengenai asas-asas pengelolaan keuangan negara. Asas yang mengharuskan setiap transaksi keuangan ditampilkan secara utuh dalam dokumen anggaran adalah...
A. Asas Spesialitas
B. Asas Proporsionalitas
C. Asas Tahunan
D. Asas Subsidiaritas
E. Asas Universalitas (Komprehensif)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 42 Premium
Berdasarkan ketentuan Pasal 6 UU No. 17 Tahun 2003, siapakah pemegang kekuasaan tertinggi dalam pengelolaan Keuangan Negara selaku kepala pemerintahan?
A. Presiden
B. Gubernur Bank Indonesia
C. Menteri Keuangan
D. Ketua BPK
E. Ketua DPR
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 43 Premium
Siklus penyusunan APBN harus disetujui oleh DPR. Apabila RUU APBN yang diajukan oleh Presiden (Pemerintah) tidak disetujui oleh DPR, maka yang harus dilakukan oleh Pemerintah menurut UU No. 17 Tahun 2003 adalah...
A. Menggunakan RUU APBN yang ditolak tersebut melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).
B. Menghentikan seluruh layanan publik sampai ada kesepakatan.
C. Meminjam dana langsung dari Bank Dunia tanpa persetujuan DPR.
D. Menyerahkan penyusunan APBN kepada Bank Indonesia.
E. Melakukan pengeluaran setinggi-tingginya sebesar angka APBN tahun anggaran sebelumnya.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 44 Premium
Berdasarkan UU No. 15 Tahun 2004, BPK memiliki kewenangan untuk melaksanakan tiga jenis pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Ketiga jenis pemeriksaan tersebut adalah...
A. Pemeriksaan Administratif, Pemeriksaan Substantif, dan Pemeriksaan Yustisial.
B. Pemeriksaan Internal, Pemeriksaan Eksternal, dan Pemeriksaan Pajak.
C. Pemeriksaan Awal, Pemeriksaan Lanjutan, dan Pemeriksaan Akhir.
D. Pemeriksaan Investigatif, Pemeriksaan Rutin, dan Pemeriksaan Insidental.
E. Pemeriksaan Keuangan, Pemeriksaan Kinerja, dan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT).
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 45 Premium
Pemeriksaan keuangan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) oleh BPK akan menghasilkan sebuah opini. Hasil pemeriksaan atas LKPP ini harus disampaikan oleh BPK kepada DPR selambat-lambatnya...
A. 1 tahun setelah tahun anggaran berakhir
B. 2 bulan setelah tahun anggaran berakhir
C. 2 bulan setelah menerima Laporan Keuangan dari Pemerintah Pusat
D. 6 bulan setelah menerima Laporan Keuangan dari Pemerintah Pusat
E. 1 bulan setelah tahun anggaran berakhir
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 46 Premium
Ketika BPK mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang berisi temuan ketidakpatuhan dan memberikan rekomendasi, pejabat instansi yang diperiksa wajib memberikan jawaban/penjelasan mengenai tindak lanjut atas rekomendasi tersebut dalam waktu...
A. 1 tahun anggaran penuh.
B. Selambat-lambatnya 90 hari setelah LHP diterima.
C. Selambat-lambatnya 60 hari setelah LHP diterima.
D. Tidak ada batas waktu asalkan ada niat menindaklanjuti.
E. Selambat-lambatnya 30 hari setelah LHP diterima.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 47 Premium
BPK memberikan Opini atas Laporan Keuangan berdasarkan kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Jika laporan keuangan disajikan secara wajar dalam semua hal yang material dan sesuai SAP, maka BPK akan memberikan opini...
A. Sangat Wajar (Highly Unqualified Opinion)
B. Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified Opinion)
C. Wajar Dengan Pengecualian (Qualified Opinion)
D. Tidak Memberikan Pendapat (Disclaimer of Opinion)
E. Tidak Wajar (Adverse Opinion)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 48 Premium
Dokumen perencanaan makro Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) menurut UU No. 25 Tahun 2004 yang menjadi pedoman dan visi misi pembangunan nasional dalam kurun waktu 20 tahun disebut...
A. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)
B. Rencana Kerja Pemerintah (RKP)
C. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN)
D. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)
E. Rencana Strategis (Renstra) Kementerian
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 49 Premium
Dalam UU No. 25 Tahun 2004, diamanatkan adanya forum antar-pemangku kepentingan dalam rangka menyusun rencana pembangunan daerah dan nasional yang dikenal dengan Musrenbang. Tujuan utama forum partisipatif ini adalah...
A. Mengadili pejabat yang diduga melakukan korupsi anggaran pembangunan.
B. Membahas dan menyepakati rancangan rencana pembangunan (seperti RKP dan RKPD) dengan mensinergikan pendekatan bottom-up dan top-down.
C. Memilih calon kepala daerah pada periode pemilu berikutnya.
D. Menetapkan besaran pajak dan retribusi daerah secara sepihak.
E. Menentukan standar gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) secara nasional.
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses
Soal 50 Premium
Penjabaran dari visi, misi, dan program Presiden yang penyusunannya berpedoman pada RPJPN untuk periode 5 (lima) tahun disebut dengan...
A. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)
B. Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN)
C. Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN)
D. Rencana Pembangunan Tahunan (RPT)
E. Rencana Kerja Pemerintah (RKP)
🔒 Premium
Soal ini hanya untuk pengguna Bromax
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pembina Profesi Keuangan

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pembina Profesi Keuangan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pembina Profesi Keuangan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pembina Profesi Keuangan

SKB CPNS Pembina Profesi Keuangan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pembina Profesi Keuangan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pembina Profesi Keuangan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pembina Profesi Keuangan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pembina Profesi Keuangan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.