Soal SKB Penata Kanselerai 2026

Persiapkan diri Anda dengan 180 soal latihan yang dirancang khusus sesuai kisi-kisi CAT BKN terbaru.

Materi Ujian

Materi mencakup kompetensi teknis, regulasi terbaru bidang Penata Kanselerai, serta simulasi studi kasus HOTS (Higher Order Thinking Skills).

Daftar Latihan Soal

180 Soal Tersedia
Soal #1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan PP Nomor 90 Tahun 2010, reformasi penganggaran di Indonesia menerapkan tiga pendekatan utama dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-K/L). Ketiga pendekatan penganggaran tersebut adalah...
A. Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK), Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM), dan Penganggaran Terpadu (Unified Budgeting)
B. Penganggaran Tradisional, Penganggaran Defisit, dan Penganggaran Multi-Tahun
C. Penganggaran Berimbang, Penganggaran Incremental, dan Penganggaran Berbasis Kas
D. Penganggaran Fleksibel, Penganggaran Garis Nol (Zero-Based), dan Penganggaran Valuta Asing
E. Penganggaran Komersial, Penganggaran Moneter, dan Penganggaran Konsolidasi Daerah
Jawaban: A

Kunci Jawaban: A. Pembahasan: Sesuai UU No. 17 Tahun 2003 Pasal 14 dan PP No. 90 Tahun 2010 Pasal 3, penyusunan RKA-K/L menggunakan 3 pendekatan utama: (1) Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK), yaitu mengutamakan keluaran (output) dan hasil (outcome) yang terukur dari setiap alokasi anggaran; (2) Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah (KPJM / MTEF), yaitu pendekatan penganggaran dengan perspektif lebih dari satu tahun anggaran (prospektif 3-5 tahun); dan (3) Penganggaran Terpadu (Unified Budgeting), yaitu mengintegrasikan belanja rutin/operasional dan belanja pembangunan dalam satu sistem anggaran tanpa dualisme.
Soal #2
Dalam siklus penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terdapat tiga tahapan penentuan pagu anggaran yang diterbitkan secara berjenjang oleh Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas. Urutan kronologis penetapan ketiga pagu tersebut adalah...
A. Pagu Alokasi Anggaran -> Pagu Definitif -> Pagu Indikatif
B. Pagu Indikatif -> Pagu Anggaran K/L -> Pagu Alokasi Anggaran
C. Pagu Anggaran K/L -> Pagu Alokasi Anggaran -> Pagu Indikatif
D. Pagu Realistis -> Pagu Maksimal -> Pagu Operasional DIPA
E. Pagu Sementara -> Pagu Usulan -> Pagu Ketetapan DPR
Jawaban: B

Kunci Jawaban: B. Pembahasan: Sesuai PP No. 17 Tahun 2017 dan PMK tentang pedoman penyusunan RKA-K/L, urutan penentuan pagu adalah: (1) Pagu Indikatif (diterbitkan sekitar bulan Maret/April sebagai ancer-ancer alokasi awal berdasarkan arah RKP); (2) Pagu Anggaran K/L (diterbitkan sekitar bulan Juni/Juli setelah kesepakatan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal/KEM-PPKF dengan DPR); dan (3) Pagu Alokasi Anggaran (diterbitkan sekitar akhir Oktober/November setelah UU APBN disahkan DPR, sebagai dasar penyusunan dan pengesahan DIPA).
Soal #3
Dalam sinkronisasi perencanaan dan penganggaran nasional sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2017, dokumen perencanaan tahunan yang disusun oleh Kementerian Luar Negeri sebagai penjabaran tahunan dari Rencana Strategis (Renstra K/L) dan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) disebut...
A. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kementerian Luar Negeri (RPJP-Kemlu)
B. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Induk Perwakilan Luar Negeri
C. Rencana Kerja Kementerian Negara/Lembaga (Renja K/L)
D. Kerangka Acuan Kerja Pelayanan Diplomatik dan Konsuler (KAK-PDK)
E. Nota Keuangan dan Rancangan Undang-Undang APBN Perwakilan RI
Jawaban: C

Kunci Jawaban: C. Pembahasan: Berdasarkan UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) dan PP No. 17 Tahun 2017, dokumen perencanaan tahunan K/L adalah Rencana Kerja Kementerian/Lembaga (Renja K/L). Renja K/L disusun dengan berpedoman pada Renstra K/L (jangka menengah 5 tahun) dan mengacu pada RKP (Rencana Kerja Pemerintah nasional). Renja K/L memuat kebijakan, program, dan kegiatan yang menjadi dasar penyusunan RKA-K/L.
Soal #4
Sebagai Penata Kanselerai di Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, Anda bertugas menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Satuan Kerja Perwakilan. Dokumen pendukung utama yang wajib disusun sebagai justifikasi teknis dan rincian pembiayaan sebelum diinput ke dalam aplikasi penganggaran adalah...
A. Surat Perintah Membayar (SPM) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D)
B. Kuitansi pengeluaran riil dan bukti kas pembantu bendahara bulan berjalan
C. Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan Neraca Keuangan tahun sebelumnya saja
D. Kerangka Acuan Kerja / Term of Reference (KAK/TOR) dan Rincian Anggaran Biaya (RAB) beserta data dukung harga pasar/standar biaya
E. Surat Kuasa Khusus dari Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh kepada Menteri Keuangan
Jawaban: D

Kunci Jawaban: D. Pembahasan: Berdasarkan PMK tentang petunjuk penyusunan dan penelaahan RKA-K/L, setiap keluaran (output) dan rincian alokasi anggaran dalam RKA-K/L wajib didukung oleh dokumen kelayakan teknis dan pembiayaan berupa Kerangka Acuan Kerja / Term of Reference (KAK/TOR) yang menjelaskan latar belakang, maksud/tujuan, tahapan pelaksanaan, dan indikator keluaran, serta Rincian Anggaran Biaya (RAB) yang memuat rincian volume, satuan, dan harga satuan berdasarkan Standar Biaya Masukan (SBM).
Soal #5
Pemerintah menerapkan Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) mulai tahun anggaran 2021 untuk meningkatkan konvergensi dan sinergi program nasional. Salah satu pilar perubahan penting dalam struktur hierarki program penganggaran menurut RSPP adalah...
A. Menghilangkan seluruh indikator kinerja dan target keluaran pada unit kerja operasional
B. Menggabungkan anggaran pemerintah pusat dan APBD provinsi ke dalam satu rekening bank tunggal
C. Menyerahkan sepenuhnya kewenangan persetujuan anggaran kepada masing-masing pejabat eselon III
D. Membagi program menjadi program belanja operasional dan program belanja rahasia negara
E. Restrukturisasi program dari yang semula bersifat sektoral per unit eselon I menjadi Program Lintas K/L (Program Nasional) dan Program Spesifik K/L yang berfokus pada 'Outcome' yang jelas
Jawaban: E

Kunci Jawaban: E. Pembahasan: Dalam Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RSPP) Kementerian Keuangan dan Bappenas, restrukturisasi program dilakukan agar program mencerminkan 'Real Work' instansi pemerintah. Program diubah dari sebelumnya terkotak-kotak sektoral per unit eselon I menjadi Program Generik/Lintas K/L (seperti Program Dukungan Manajemen) dan Program Teknis K/L yang berorientasi hasil (Outcome) terukur, dengan keterkaitan langsung antara Visi Presiden, Prioritas Nasional di RKP, Renja K/L, hingga RKA-K/L.

Akses 180 Soal Lengkap

Anda sedang berada dalam mode trial. Dapatkan akses penuh ke seluruh bank soal dan pembahasan mendalam untuk meloloskan Anda di CPNS 2026.

Rp25.000 / sekali bayar
Upgrade Premium Sekarang

Tanya Jawab (FAQ)

Apa itu soal SKB Penata Kanselerai?

Soal SKB Penata Kanselerai adalah kumpulan latihan soal Seleksi Kompetensi Bidang CPNS yang dirancang untuk mengukur kemampuan teknis peserta sesuai formasi jabatan yang dilamar.

Apakah soal SKB Penata Kanselerai sesuai kisi-kisi terbaru?

Ya, materi soal SKB Penata Kanselerai disusun berdasarkan kisi-kisi terbaru, pola CAT BKN, serta analisis tipe soal yang sering muncul pada seleksi CPNS.

Apa saja materi yang diujikan dalam soal SKB Penata Kanselerai?

Materi soal SKB Penata Kanselerai mencakup kompetensi teknis jabatan, studi kasus, pemahaman regulasi, kemampuan analisis, serta soal HOTS yang relevan dengan bidang pekerjaan.

Apakah tersedia pembahasan untuk setiap soal SKB Penata Kanselerai?

Ya, setiap soal SKB Penata Kanselerai dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan agar peserta dapat memahami konsep dan pola pengerjaan soal dengan lebih baik.

Berapa jumlah soal SKB Penata Kanselerai yang tersedia?

Saat ini tersedia 180 soal SKB Penata Kanselerai yang dapat digunakan sebagai bahan latihan menghadapi seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Penata Kanselerai ini cocok untuk latihan CAT CPNS?

Latihan soal SKB Penata Kanselerai dirancang menyerupai pola ujian CAT CPNS sehingga dapat membantu peserta beradaptasi dengan format dan tingkat kesulitan soal sebenarnya.

Mengapa latihan soal SKB Penata Kanselerai penting?

Latihan soal SKB Penata Kanselerai membantu peserta memahami materi teknis, meningkatkan kecepatan mengerjakan soal, serta membiasakan diri dengan tipe soal yang sering keluar pada seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Penata Kanselerai diperbarui secara berkala?

Ya, bank soal SKB Penata Kanselerai diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kisi-kisi, regulasi, dan pola soal terbaru dalam seleksi CPNS.

Statistik Latihan
Total Soal 180
Update Terakhir Mei 2026

Seringlah berlatih untuk membiasakan diri dengan batas waktu CAT.