Soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian 2026

Persiapkan diri Anda dengan 120 soal latihan yang dirancang khusus sesuai kisi-kisi CAT BKN terbaru.

Materi Ujian

Materi mencakup kompetensi teknis, regulasi terbaru bidang Pengawas Mutu Hasil Pertanian, serta simulasi studi kasus HOTS (Higher Order Thinking Skills).

Daftar Latihan Soal

120 Soal Tersedia
Soal #1
Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia sehingga pangan aman, bermutu, dan layak untuk dikonsumsi disebut...
A. Keamanan Pangan
B. Ketahanan Pangan
C. Kedaulatan Pangan
D. Kemandirian Pangan
E. Diversifikasi Pangan
Jawaban: A

Berdasarkan Pasal 1 angka 5 UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, Keamanan Pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia sehingga pangan aman dan higienis untuk dikonsumsi masyarakat.
Soal #2
Dalam sistem jaminan mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), sertifikasi jaminan mutu dan keamanan pangan hasil pertanian di Indonesia dibagi menjadi sertifikat Prima 1, Prima 2, dan Prima 3. Produk hasil pertanian yang diberikan sertifikat Prima 3 adalah produk yang memenuhi kriteria...
A. Produk yang aman dikonsumsi, bermutu tinggi, dan seluruh proses budidayanya menerapkan teknologi ramah lingkungan
B. Produk yang telah dinilai dan dinyatakan memenuhi aspek aman dikonsumsi (bebas residu pestisida dan cemaran logam berat di bawah ambang batas aman)
C. Produk yang aman dikonsumsi dan memiliki penampilan fisik (grade) visual kelas premium
D. Produk pertanian organik yang telah diekspor ke minimal 5 negara mitra dagang
E. Produk hasil rekayasa genetika yang tahan terhadap kekeringan ekstrem
Jawaban: B

Berdasarkan ketentuan sertifikasi produk pertanian: (1) Prima Tiga (Prima 3) adalah sertifikasi untuk produk yang dinyatakan AMAN DIKONSUMSI; (2) Prima Dua (Prima 2) adalah sertifikasi untuk produk yang AMAN DIKONSUMSI dan BERMUTU BAIK; (3) Prima Satu (Prima 1) adalah sertifikasi untuk produk yang AMAN DIKONSUMSI, BERMUTU BAIK, dan DIHASILKAN DARI PROSES PRODUKSI YANG RAMAH LINGKUNGAN.
Soal #3
Dalam pengujian residu bahan kimia pada produk pertanian, batas konsentrasi maksimum residu pestisida yang diperbolehkan secara hukum berada dalam atau pada produk pangan segar pertanian dinyatakan dalam istilah...
A. Acceptable Daily Intake (ADI)
B. Lethal Concentration 50 (LC50)
C. Batas Maksimum Residu (BMR) atau Maximum Residue Limit (MRL)
D. Threshold Limit Value (TLV)
E. Toxicity Leaching Value (TLV)
Jawaban: C

Batas Maksimum Residu (BMR) atau Maximum Residue Limit (MRL) adalah konsentrasi maksimum residu pestisida (dinyatakan dalam mg/kg atau ppm) yang secara hukum diperbolehkan atau diakui dapat diterima berada dalam atau pada komoditas pangan/pakan berdasarkan praktik pertanian yang baik (Good Agricultural Practices).
Soal #4
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, organisme pengganggu tumbuhan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat untuk dicegah masuknya ke dalam dan tersebarnya di dalam wilayah NKRI disebut...
A. Hama Pasca Panen Bebas
B. Gulma Invasif Lokal
C. Organisme Parasit Domestik
D. Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK)
E. Vektor Penyakit Menular Zoonosis
Jawaban: D

Menurut UU No. 21 Tahun 2019, Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) adalah semua organisme pengganggu tumbuhan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat untuk dicegah masuknya ke dalam dan tersebarnya di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang dibedakan menjadi OPTK Kategori A1 (belum ada di Indonesia) dan OPTK Kategori A2 (sudah ada di area tertentu di Indonesia dan sedang dikendalikan).
Soal #5
Dalam tata laksana karantina tumbuhan dan hewan sesuai UU Nomor 21 Tahun 2019, tindakan karantina yang dilakukan oleh pejabat karantina terhadap media pembawa meliputi 8 (delapan) tindakan karantina (8P). Urutan tindakan penegakan karantina yang benar adalah...
A. Pembayaran, Pengepakan, Pengiriman, Penerimaan, Penyimpanan, Pembersihan, Pemusnahan, dan Penjualan
B. Penggalian, Pembibitan, Penanaman, Pemupukan, Pemanenan, Pengeringan, Pengolahan, dan Pemasaran
C. Pembebasan, Penolakan, Penahanan, Pemusnahan, Pengamatan, Perlakuan, Pengasingan, dan Pemeriksaan
D. Penyelidikan, Penyidikan, Penuntutan, Pengadilan, Putusan, Penjara, Pembebasan, dan Pengawasan
E. Pemeriksaan, Pengasingan, Pengamatan, Perlakuan, Penahanan, Penolakan, Pemusnahan, dan Pembebasan
Jawaban: E

Pasal 33 UU No. 21 Tahun 2019 menetapkan 8 (delapan) tindakan karantina, yaitu: (1) Pemeriksaan, (2) Pengasingan, (3) Pengamatan, (4) Perlakuan, (5) Penahanan, (6) Penolakan, (7) Pemusnahan, dan (8) Pembebasan.

Akses 120 Soal Lengkap

Anda sedang berada dalam mode trial. Dapatkan akses penuh ke seluruh bank soal dan pembahasan mendalam untuk meloloskan Anda di CPNS 2026.

Rp25.000 / sekali bayar
Upgrade Premium Sekarang

Tanya Jawab (FAQ)

Apa itu soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian?

Soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian adalah kumpulan latihan soal Seleksi Kompetensi Bidang CPNS yang dirancang untuk mengukur kemampuan teknis peserta sesuai formasi jabatan yang dilamar.

Apakah soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian sesuai kisi-kisi terbaru?

Ya, materi soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian disusun berdasarkan kisi-kisi terbaru, pola CAT BKN, serta analisis tipe soal yang sering muncul pada seleksi CPNS.

Apa saja materi yang diujikan dalam soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian?

Materi soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian mencakup kompetensi teknis jabatan, studi kasus, pemahaman regulasi, kemampuan analisis, serta soal HOTS yang relevan dengan bidang pekerjaan.

Apakah tersedia pembahasan untuk setiap soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian?

Ya, setiap soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan agar peserta dapat memahami konsep dan pola pengerjaan soal dengan lebih baik.

Berapa jumlah soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian yang tersedia?

Saat ini tersedia 120 soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian yang dapat digunakan sebagai bahan latihan menghadapi seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian ini cocok untuk latihan CAT CPNS?

Latihan soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian dirancang menyerupai pola ujian CAT CPNS sehingga dapat membantu peserta beradaptasi dengan format dan tingkat kesulitan soal sebenarnya.

Mengapa latihan soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian penting?

Latihan soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian membantu peserta memahami materi teknis, meningkatkan kecepatan mengerjakan soal, serta membiasakan diri dengan tipe soal yang sering keluar pada seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian diperbarui secara berkala?

Ya, bank soal SKB Pengawas Mutu Hasil Pertanian diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kisi-kisi, regulasi, dan pola soal terbaru dalam seleksi CPNS.

Statistik Latihan
Total Soal 120
Update Terakhir Mei 2026

Seringlah berlatih untuk membiasakan diri dengan batas waktu CAT.