Soal SKB Pengawas Perikanan 2026

Persiapkan diri Anda dengan 80 soal latihan yang dirancang khusus sesuai kisi-kisi CAT BKN terbaru.

Materi Ujian

Materi mencakup kompetensi teknis, regulasi terbaru bidang Pengawas Perikanan, serta simulasi studi kasus HOTS (Higher Order Thinking Skills).

Daftar Latihan Soal

80 Soal Tersedia
Soal #1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 jo. Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, setiap kapal perikanan yang akan melakukan kegiatan penangkapan ikan dan/atau pengangkutan ikan wajib memiliki Surat Laik Operasi (SLO). Pejabat yang berwenang menerbitkan SLO setelah melakukan pemeriksaan administratif dan teknis adalah...
A. Pengawas Perikanan
B. Syahbandar di Pelabuhan Perikanan
C. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah
D. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut
E. Direktur Jenderal Perhubungan Laut
Jawaban: A

Pasal 43 dan 44 UU Perikanan menegaskan bahwa setiap kapal perikanan yang melakukan kegiatan penangkapan dan/atau pengangkutan ikan wajib memiliki Surat Laik Operasi (SLO). SLO diterbitkan oleh Pengawas Perikanan setelah dilakukan pemeriksaan pemenuhan persyaratan administratif, kelaikan teknis kapal, alat penangkapan ikan, serta kelengkapan transmiter pemantauan kapal.
Soal #2
Dalam tata kelola keberangkatan kapal perikanan di pelabuhan perikanan, terdapat keterkaitan erat antara Surat Laik Operasi (SLO) dan Surat Persetujuan Berlayar (SPB). Hubungan prosedural yang benar antara kedua dokumen tersebut adalah...
A. SLO diterbitkan setelah kapal memperoleh SPB dari Syahbandar
B. SLO merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi nakhoda untuk mengajukan permohonan penerbitan SPB kepada Syahbandar di pelabuhan perikanan
C. Kapal yang telah memiliki SPB tidak memerlukan SLO untuk menangkap ikan
D. Penerbitan SLO dan SPB dilakukan secara bersamaan oleh polisi perairan
E. SLO hanya berlaku untuk kapal asing, sedangkan SPB untuk kapal domestik
Jawaban: B

Sesuai regulasi perikanan, SLO (diterbitkan Pengawas Perikanan) merupakan bukti bahwa kapal telah memenuhi standar kelaikan operasional perikanan. SLO menjadi salah satu dokumen persyaratan utama yang wajib dilampirkan oleh nakhoda/pemilik kapal saat mengajukan permohonan penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) kepada Syahbandar di pelabuhan perikanan sebelum kapal bertolak.
Soal #3
Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2023 mengatur tentang Penangkapan Ikan Terukur (PIT). Salah satu pilar utama dalam tata kelola PIT untuk menjaga kelestarian sumber daya ikan adalah pembagian kuota penangkapan ikan. Jenis kuota penangkapan ikan yang diatur dalam regulasi tersebut meliputi...
A. Kuota musiman, kuota tahunan, dan kuota darurat
B. Kuota kapal kayu, kuota kapal besi, dan kuota kapal fiber
C. Kuota industri, kuota nelayan lokal, dan kuota bukan komersial (pendidikan, pelatihan, dan penelitian)
D. Kuota ekspor, kuota impor, dan kuota konsumsi domestik
E. Kuota provinsi, kuota kabupaten, dan kuota desa pesisir
Jawaban: C

Pasal 7 PP Nomor 11 Tahun 2023 menetapkan bahwa Kuota Penangkapan Ikan pada Zona Penangkapan Ikan Terukur dialokasikan ke dalam 3 (tiga) kategori: (1) Kuota industri; (2) Kuota nelayan lokal; dan (3) Kuota bukan komersial (untuk kegiatan penelitian, pendidikan, pelatihan, kesenangan, atau wisata).
Soal #4
Berdasarkan Permen KP terkait Sistem Pemantauan Kapal Perikanan (SPKP/VMS), kapal perikanan berukuran tertentu wajib memasang dan mengaktifkan transmiter SPKP secara terus-menerus. Ukuran kapal perikanan penangkap ikan yang diwajibkan memasang dan mengaktifkan transmiter SPKP online adalah kapal berukuran...
A. Di bawah 5 Gross Tonnage (GT)
B. Tepat 10 Gross Tonnage (GT) yang beroperasi di sungai
C. Khusus perahu tanpa motor di perairan danau
D. Di atas 30 Gross Tonnage (GT) untuk kapal izin pusat, serta ukuran tertentu sesuai zonasi kewenangan daerah
E. Hanya kapal riset ilmiah milik kementerian riset
Jawaban: D

Sesuai ketentuan perizinan berusaha perikanan tangkap dan SPKP, kapal penangkap dan pengangkut ikan berukuran di atas 30 GT (yang perizinannya menjadi kewenangan Pemerintah Pusat / KKP) wajib memasang transmiter SPKP/VMS yang aktif secara kontinu selama berada di pelabuhan maupun saat beroperasi di laut untuk memantau pergerakan kapal dan kepatuhan wilayah tangkapan.
Soal #5
Pasal 8 dan Pasal 84 UU Nomor 31 Tahun 2004 jo. UU Nomor 45 Tahun 2009 melarang keras setiap orang menggunakan bahan kimia, bahan biologis, bahan peledak, atau alat yang membahayakan kelestarian sumber daya ikan. Penggunaan bahan peledak (bom ikan) dan racun (potasium sianida) dalam penangkapan ikan diancam dengan pidana penjara paling lama...
A. 6 (enam) bulan
B. 1 (satu) tahun
C. 2 (dua) tahun
D. 3 (tiga) tahun
E. 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp1.200.000.000,00 (satu miliar dua ratus juta rupiah)
Jawaban: E

Pasal 84 ayat (1) UU Perikanan menyatakan bahwa setiap orang yang dengan sengaja menangkap ikan menggunakan bahan kimia, bahan biologis, bahan peledak, racun, atau alat penangkapan ikan yang membahayakan kelestarian sumber daya ikan dan lingkungan dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp1.200.000.000,00.

Akses 80 Soal Lengkap

Anda sedang berada dalam mode trial. Dapatkan akses penuh ke seluruh bank soal dan pembahasan mendalam untuk meloloskan Anda di CPNS 2026.

Rp25.000 / sekali bayar
Upgrade Premium Sekarang

Tanya Jawab (FAQ)

Apa itu soal SKB Pengawas Perikanan?

Soal SKB Pengawas Perikanan adalah kumpulan latihan soal Seleksi Kompetensi Bidang CPNS yang dirancang untuk mengukur kemampuan teknis peserta sesuai formasi jabatan yang dilamar.

Apakah soal SKB Pengawas Perikanan sesuai kisi-kisi terbaru?

Ya, materi soal SKB Pengawas Perikanan disusun berdasarkan kisi-kisi terbaru, pola CAT BKN, serta analisis tipe soal yang sering muncul pada seleksi CPNS.

Apa saja materi yang diujikan dalam soal SKB Pengawas Perikanan?

Materi soal SKB Pengawas Perikanan mencakup kompetensi teknis jabatan, studi kasus, pemahaman regulasi, kemampuan analisis, serta soal HOTS yang relevan dengan bidang pekerjaan.

Apakah tersedia pembahasan untuk setiap soal SKB Pengawas Perikanan?

Ya, setiap soal SKB Pengawas Perikanan dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan agar peserta dapat memahami konsep dan pola pengerjaan soal dengan lebih baik.

Berapa jumlah soal SKB Pengawas Perikanan yang tersedia?

Saat ini tersedia 80 soal SKB Pengawas Perikanan yang dapat digunakan sebagai bahan latihan menghadapi seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Pengawas Perikanan ini cocok untuk latihan CAT CPNS?

Latihan soal SKB Pengawas Perikanan dirancang menyerupai pola ujian CAT CPNS sehingga dapat membantu peserta beradaptasi dengan format dan tingkat kesulitan soal sebenarnya.

Mengapa latihan soal SKB Pengawas Perikanan penting?

Latihan soal SKB Pengawas Perikanan membantu peserta memahami materi teknis, meningkatkan kecepatan mengerjakan soal, serta membiasakan diri dengan tipe soal yang sering keluar pada seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Pengawas Perikanan diperbarui secara berkala?

Ya, bank soal SKB Pengawas Perikanan diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kisi-kisi, regulasi, dan pola soal terbaru dalam seleksi CPNS.

Statistik Latihan
Total Soal 80
Update Terakhir Mei 2026

Seringlah berlatih untuk membiasakan diri dengan batas waktu CAT.