Soal SKB Pengawas Radiasi 2026

Persiapkan diri Anda dengan 140 soal latihan yang dirancang khusus sesuai kisi-kisi CAT BKN terbaru.

Materi Ujian

Materi mencakup kompetensi teknis, regulasi terbaru bidang Pengawas Radiasi, serta simulasi studi kasus HOTS (Higher Order Thinking Skills).

Daftar Latihan Soal

140 Soal Tersedia
Soal #1
Berdasarkan Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, yang dimaksud dengan 'Ketenaganukliran' adalah...
A. Hal yang bersangkutan dengan pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir serta pengawasan kegiatan yang berkaitan dengan tenaga nuklir
B. Seluruh kegiatan militer yang menggunakan senjata berbahan peledak fisi dan fusi nuklir
C. Proses penambangan minyak bumi dan gas alam cair di lepas pantai nasional
D. Penggunaan gelombang radio frekuensi tinggi untuk telekomunikasi seluler tanpa kabel
E. Kegiatan ekspor impor mineral logam mulia dan batu bara antarnegara
Jawaban: A

Pasal 1 angka 1 UU No. 10 Tahun 1997 mendefinisikan ketenaganukliran sebagai hal yang bersangkutan dengan pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir serta pengawasan kegiatan yang berkaitan dengan tenaga nuklir.
Soal #2
Salah satu prinsip reformasi tata kelola ketenaganukliran nasional yang sangat fundamental dalam UU No. 10 Tahun 1997 adalah pemisahan kelembagaan secara tegas antara fungsi 'Pelaksana' dan fungsi 'Pengawas'. Tujuan utama dari pemisahan kedua fungsi ini adalah...
A. Meningkatkan anggaran perjalanan dinas para pejabat kementerian
B. Mencegah timbulnya konflik kepentingan (conflict of interest) dan menjamin pengawasan keselamatan radiasi serta keamanan nuklir berlangsung secara independen, objektif, dan kredibel
C. Membagi dua wilayah Republik Indonesia menjadi zona riset dan zona komersial
D. Mempercepat proses pengadaan bahan galian nuklir dari pasar gelap internasional
E. Memungkinkan badan pengawas ikut serta menjual produk isotop radioaktif untuk mencari laba
Jawaban: B

UU No. 10 Tahun 1997 memisahkan fungsi promosi/riset/pelaksanaan (Badan Pelaksana) dan fungsi regulasi/pengawasan (Badan Pengawas / BAPETEN). Pemisahan ini mematuhi konvensi internasional (IAEA Safety Standards) agar pengawasan keselamatan, perizinan, dan inspeksi nuklir tidak terkompromi oleh kepentingan target riset, operasional, atau komersial.
Soal #3
Sesuai Pasal 4 ayat (1) UU No. 10 Tahun 1997, lembaga pemerintah yang bertugas melaksanakan pengawasan terhadap setiap kegiatan pemanfaatan tenaga nuklir adalah Badan Pengawas (BAPETEN). Bentuk pengawasan ketenaganukliran yang dilakukan meliputi tiga pilar utama, yaitu...
A. Sosialisasi, promosi bisnis, dan pemberian subsidi modal
B. Penyelidikan, penuntutan pidana, dan eksekusi hukuman badan
C. Pembuatan peraturan (regulasi), perizinan (licensing), dan inspeksi (inspection)
D. Penambangan, pemurnian bahan nuklir, dan fabrikasi bahan bakar
E. Pembangunan reaktor, penjualan listrik, dan pemeliharaan turbin
Jawaban: C

Berdasarkan Pasal 4 UU No. 10 Tahun 1997 dan penjelasannya, Badan Pengawas menyelenggarakan pengawasan melalui tiga instrumen pokok: (1) Peraturan perundang-undangan (perumusan standar/regulasi keselamatan), (2) Perizinan (evaluasi keselamatan sebelum izin diterbitkan), dan (3) Inspeksi (pemeriksaan berkala dan sewaktu-waktu di lapangan untuk memverifikasi kepatuhan).
Soal #4
Berdasarkan Pasal 17 ayat (1) UU No. 10 Tahun 1997, setiap orang atau badan hukum yang memanfaatkan tenaga nuklir wajib memiliki izin dari Badan Pengawas. Pemanfaatan tenaga nuklir yang dapat dikecualikan dari kewajiban izin adalah pemanfaatan yang...
A. Dilakukan oleh instansi militer atau kepolisian
B. Menggunakan bahan radioaktif yang diimpor secara resmi
C. Berada di daerah pedalaman yang sulit dijangkau transportasi
D. Memiliki tingkat radiasi atau potensi bahaya radiasi di bawah tingkat kliring (clearance levels) yang ditetapkan oleh Badan Pengawas
E. Dibiayai sepenuhnya oleh dana hibah organisasi internasional
Jawaban: D

Pasal 17 ayat (2) UU No. 10 Tahun 1997 menetapkan bahwa ketentuan mengenai izin tidak berlaku bagi pemanfaatan tenaga nuklir yang potensi bahayanya sangat rendah, yang batasannya (tingkat kliring / clearance level atau exemption limit) ditetapkan oleh Badan Pengawas karena secara radiologis tidak membahayakan kesehatan dan lingkungan.
Soal #5
Menurut Pasal 1 angka 6 UU No. 10 Tahun 1997, definisi dari 'Bahan Nuklir' yang diatur secara ketat dalam pengawasan kelaikan dan keamanannya adalah...
A. Batu bara berkalori tinggi yang menghasilkan uap pembakar turbin
B. Bahan peledak dinamit dan mesiu yang digunakan di industri pertambangan
C. Cairan kimia beracun yang mudah terbakar pada suhu ruang
D. Gas alam bertekanan tinggi yang disimpan dalam tabung baja
E. Bahan yang dapat menghasilkan reaksi pembelahan berantai (fisi) atau bahan yang dapat diubah menjadi bahan yang dapat menghasilkan reaksi pembelahan berantai (bahan fisil dan bahan fertil)
Jawaban: E

Pasal 1 angka 6 UU No. 10 Tahun 1997 menyatakan: 'Bahan nuklir adalah bahan yang dapat menghasilkan reaksi pembelahan berantai atau bahan yang dapat diubah menjadi bahan yang dapat menghasilkan reaksi pembelahan berantai.' Contohnya adalah Uranium-235, Plutonium-239 (bahan fisil) dan Uranium-238, Thorium-232 (bahan fertil).

Akses 140 Soal Lengkap

Anda sedang berada dalam mode trial. Dapatkan akses penuh ke seluruh bank soal dan pembahasan mendalam untuk meloloskan Anda di CPNS 2026.

Rp25.000 / sekali bayar
Upgrade Premium Sekarang

Tanya Jawab (FAQ)

Apa itu soal SKB Pengawas Radiasi?

Soal SKB Pengawas Radiasi adalah kumpulan latihan soal Seleksi Kompetensi Bidang CPNS yang dirancang untuk mengukur kemampuan teknis peserta sesuai formasi jabatan yang dilamar.

Apakah soal SKB Pengawas Radiasi sesuai kisi-kisi terbaru?

Ya, materi soal SKB Pengawas Radiasi disusun berdasarkan kisi-kisi terbaru, pola CAT BKN, serta analisis tipe soal yang sering muncul pada seleksi CPNS.

Apa saja materi yang diujikan dalam soal SKB Pengawas Radiasi?

Materi soal SKB Pengawas Radiasi mencakup kompetensi teknis jabatan, studi kasus, pemahaman regulasi, kemampuan analisis, serta soal HOTS yang relevan dengan bidang pekerjaan.

Apakah tersedia pembahasan untuk setiap soal SKB Pengawas Radiasi?

Ya, setiap soal SKB Pengawas Radiasi dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan agar peserta dapat memahami konsep dan pola pengerjaan soal dengan lebih baik.

Berapa jumlah soal SKB Pengawas Radiasi yang tersedia?

Saat ini tersedia 140 soal SKB Pengawas Radiasi yang dapat digunakan sebagai bahan latihan menghadapi seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Pengawas Radiasi ini cocok untuk latihan CAT CPNS?

Latihan soal SKB Pengawas Radiasi dirancang menyerupai pola ujian CAT CPNS sehingga dapat membantu peserta beradaptasi dengan format dan tingkat kesulitan soal sebenarnya.

Mengapa latihan soal SKB Pengawas Radiasi penting?

Latihan soal SKB Pengawas Radiasi membantu peserta memahami materi teknis, meningkatkan kecepatan mengerjakan soal, serta membiasakan diri dengan tipe soal yang sering keluar pada seleksi CPNS.

Apakah soal SKB Pengawas Radiasi diperbarui secara berkala?

Ya, bank soal SKB Pengawas Radiasi diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kisi-kisi, regulasi, dan pola soal terbaru dalam seleksi CPNS.

Statistik Latihan
Total Soal 140
Update Terakhir Mei 2026

Seringlah berlatih untuk membiasakan diri dengan batas waktu CAT.