Panduan komprehensif seleksi kompetensi bidang untuk formasi Pengawas Radiasi. Merangkum materi pokok teknis, indikator penilaian CAT BKN, bank soal studi kasus, serta simulasi tryout lengkap.
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Radiasi berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Pengawas Radiasi Ahli Pertama
Ahli Pertama
Kemampuan Umum
1 Indikator
UU No. 10 Tahun 1997
Kemampuan Khusus
6 Indikator
Organisasi BAPETEN (Peraturan BAPETEN No 9 Tahun 2020)
Peraturan, nilai, tusi, dan tata Kelola ASN dan jabatan fungsional pengawas radiasi
Fisika Nuklir
Proteksi Radiasi (Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013)
Teknologi Nuklir
Pengelolaan Limbah Radioaktif (PP No 61 Tahun 2013)
Simulasi Tryout SKB CAT Pengawas Radiasi
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Radiasi, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tim akademik Belajarbro sedang menyusun paket simulasi ujian CAT resmi untuk formasi Pengawas Radiasi berdasarkan kisi-kisi dan materi pokok KemenPAN-RB terbaru. Paket ini akan dilengkapi timer sistem CAT standar BKN 90 menit, passing grade, kunci jawaban, dan pembahasan komprehensif.
Sistem CAT BKN
Durasi 90 menit & skema CAT resmi
Kisi-Kisi Terbaru
Sesuai materi pokok & tupoksi jabatan
Pembahasan Lengkap
Analisis jawaban & referensi regulasi
Ranking Nasional
Bandingkan skor se-Indonesia
Bank Soal Drill SKB 2026
Akses 140 Soal SKB Pengawas Radiasi Lengkap
Drill ratusan soal kompetensi bidang teknis lengkap dengan analisis pembahasan komprehensif untuk memaksimalkan peluang lulus ranking 1 di formasi Anda.
✓ Sesuai Kisi-kisi CAT BKN✓ Pembahasan Analisis Mendalam✓ Update Soal Rutin✓ Akses Aktif 1 Tahun
Kerjakan soal di bawah, lalu lihat kunci dan pembahasan lengkap.
50 Soal
Benar: 0
Salah: 0
Dijawab: 0/50
0%
Soal 1
Berdasarkan UU No. 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, segala sesuatu yang berkaitan dengan pemanfaatan tenaga nuklir dan pengawasan terhadap kegiatan tersebut disebut...
Kunci Jawaban: C
Menurut Pasal 1 UU No. 10 Tahun 1997, Ketenaganukliran adalah hal yang berkaitan dengan tenaga nuklir, termasuk di dalamnya pemanfaatan, pengembangan, dan pengawasan.
Materi Terkait: UU No. 10 Tahun 1997
Soal 2
Menurut UU No. 10 Tahun 1997, lembaga yang bertugas melaksanakan pengawasan terhadap segala kegiatan pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia adalah...
Kunci Jawaban: E
Menurut UU No. 10 Tahun 1997 Pasal 4, pengawasan terhadap pemanfaatan tenaga nuklir dilaksanakan oleh Badan Pengawas (BAPETEN).
Materi Terkait: UU No. 10 Tahun 1997
Soal 3
Dalam Peraturan BAPETEN No. 9 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja BAPETEN, unit kerja yang mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang perizinan, inspeksi, dan keteknikan adalah...
Kunci Jawaban: C
Dalam Peraturan BAPETEN No. 9 Tahun 2020, Deputi Bidang Perizinan dan Inspeksi memiliki tugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan pengawasan di bidang perizinan dan inspeksi fasilitas radiasi dan zat radioaktif.
Materi Terkait: Organisasi BAPETEN (Peraturan BAPETEN No 9 Tahun 2020)
Soal 4
Berdasarkan tata kelola Jabatan Fungsional, Pengawas Radiasi termasuk dalam rumpun jabatan...
Kunci Jawaban: B
Jabatan Fungsional Pengawas Radiasi secara umum masuk ke dalam klasifikasi rumpun Fisika, Kimia dan yang berkaitan, karena pekerjaannya berbasis pada ilmu eksakta dan proteksi radiasi.
Materi Terkait: Peraturan, nilai, tusi, dan tata Kelola ASN dan jabatan fungsional pengawas radiasi
Soal 5
Dalam fisika nuklir, waktu yang dibutuhkan oleh separuh jumlah inti atom radioaktif dalam suatu sampel untuk meluruh disebut...
Kunci Jawaban: C
Waktu paruh (half-life) adalah waktu yang diperlukan bagi setengah dari jumlah inti atom suatu zat radioaktif untuk meluruh.
Materi Terkait: Fisika Nuklir
Soal 6
Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013 mengatur tentang Proteksi dan Keselamatan Radiasi. Salah satu asas utama proteksi radiasi yang mensyaratkan paparan radiasi harus diupayakan serendah mungkin yang dapat dicapai adalah...
Kunci Jawaban: A
Asas Optimisasi atau ALARA (As Low As Reasonably Achievable) mengharuskan penerimaan dosis radiasi ditekan serendah mungkin, dengan mempertimbangkan faktor ekonomi dan sosial (Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013).
Materi Terkait: Proteksi Radiasi (Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013)
Soal 7
Berdasarkan Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013, Nilai Batas Dosis (NBD) efektif untuk pekerja radiasi dalam satu tahun tunggal tidak boleh melebihi...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013 Pasal 15, Nilai Batas Dosis (NBD) untuk pekerja radiasi adalah 20 mSv per tahun dirata-ratakan selama 5 tahun berturut-turut, dan tidak boleh lebih dari 50 mSv dalam satu tahun tunggal.
Materi Terkait: Proteksi Radiasi (Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013)
Soal 8
Menurut PP No. 61 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Limbah Radioaktif, pihak yang bertanggung jawab untuk melaksanakan pengelolaan limbah radioaktif tingkat tinggi adalah...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan PP No. 61 Tahun 2013, pengelolaan limbah radioaktif tingkat tinggi dan limbah radioaktif tingkat sedang atau rendah yang berasal dari luar fasilitas penghasil limbah dilaksanakan oleh Badan Pelaksana.
Materi Terkait: Pengelolaan Limbah Radioaktif (PP No 61 Tahun 2013)
Soal 9
Interaksi radiasi gamma dengan materi yang melibatkan serapan foton sepenuhnya oleh elektron atom yang terikat kuat sehingga elektron tersebut terpental keluar dari orbitnya disebut efek...
Kunci Jawaban: D
Efek fotolistrik terjadi ketika foton gamma diserap sepenuhnya oleh elektron pada kelopak dalam atom, menyebabkan elektron tersebut terpental (fotoelektron).
Materi Terkait: Fisika Nuklir
Soal 10
Salah satu aplikasi teknologi nuklir di bidang medis untuk tujuan diagnostik yang menggunakan radioisotop pemancar positron adalah...
Kunci Jawaban: E
PET Scan adalah teknik pencitraan medis yang menggunakan pelacak radioaktif pemancar positron untuk melihat proses metabolik dalam tubuh.
Materi Terkait: Teknologi Nuklir
Soal 11
Berdasarkan UU No. 10 Tahun 1997, izin pemanfaatan tenaga nuklir diberikan dengan memperhatikan syarat-syarat tertentu. Tujuan utama dari keharusan adanya izin tersebut adalah...
Kunci Jawaban: E
Tujuan perizinan dalam UU No. 10 Tahun 1997 adalah untuk menjamin bahwa setiap pemanfaatan tenaga nuklir dilaksanakan dengan aman dan mematuhi persyaratan keselamatan sehingga masyarakat dan lingkungan terlindungi.
Materi Terkait: UU No. 10 Tahun 1997
Soal 12
Dalam struktur organisasi BAPETEN menurut Peraturan BAPETEN No. 9 Tahun 2020, unsur pengawas fungsional yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala BAPETEN adalah...
Kunci Jawaban: C
Inspektorat merupakan unsur pengawasan intern BAPETEN yang berada di bawah dan bertanggung jawab secara langsung kepada Kepala BAPETEN.
Materi Terkait: Organisasi BAPETEN (Peraturan BAPETEN No 9 Tahun 2020)
Soal 13
Sebagai seorang ASN Pengawas Radiasi, menjunjung tinggi netralitas dan tidak terlibat dalam politik praktis merupakan wujud penerapan dari nilai dasar ASN yaitu...
Kunci Jawaban: C
Netralitas dan tidak berpolitik praktis adalah wujud dedikasi dan kesetiaan kepada bangsa dan negara yang merupakan implementasi dari nilai Loyal dalam Core Values ASN BerAKHLAK.
Materi Terkait: Peraturan, nilai, tusi, dan tata Kelola ASN dan jabatan fungsional pengawas radiasi
Soal 14
Zat radioaktif memancarkan berbagai jenis radiasi. Jenis radiasi yang memiliki daya tembus paling tinggi dan tidak memiliki massa adalah...
Kunci Jawaban: A
Radiasi gamma adalah gelombang elektromagnetik (foton) yang tidak bermassa dan tidak bermuatan, sehingga memiliki daya tembus yang sangat tinggi dibandingkan alfa dan beta.
Materi Terkait: Fisika Nuklir
Soal 15
Menurut Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013, dalam kondisi darurat radiasi, NBD untuk pekerja yang melakukan tindakan penyelamatan jiwa diperbolehkan melebihi batas normal. Namun, upaya tersebut harus dilakukan atas dasar...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Peraturan BAPETEN No. 4/2013, paparan darurat untuk penyelamatan jiwa yang mungkin melampaui NBD hanya boleh dilakukan oleh pekerja yang secara sukarela (volunteer) bertugas dan telah diinformasikan secara jelas mengenai risiko radiasi yang dihadapi.
Materi Terkait: Proteksi Radiasi (Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013)
Soal 16
Pemanfaatan teknologi nuklir di bidang industri yang digunakan untuk memeriksa cacat atau retakan pada logam tanpa merusak material tersebut disebut metode...
Kunci Jawaban: D
Non-Destructive Testing (NDT) menggunakan radiasi seperti sinar-X atau sinar gamma (Radiografi Industri) untuk menguji integritas material tanpa merusak material tersebut.
Materi Terkait: Teknologi Nuklir
Soal 17
Berdasarkan PP No. 61 Tahun 2013, limbah radioaktif tingkat rendah dan sedang yang dihasilkan dari pemanfaatan zat radioaktif di rumah sakit wajib dikelola oleh...
Kunci Jawaban: C
Menurut PP No. 61 Tahun 2013, penghasil limbah radioaktif tingkat rendah dan sedang wajib mengumpulkan, mengelompokkan, dan menyimpan sementara sebelum diserahkan kepada Badan Pelaksana (BATAN) untuk pengelolaan akhir.
Materi Terkait: Pengelolaan Limbah Radioaktif (PP No 61 Tahun 2013)
Soal 18
Berdasarkan UU No. 10 Tahun 1997, pertambangan bahan galian nuklir hanya boleh diselenggarakan oleh...
Kunci Jawaban: D
Sesuai UU No. 10 Tahun 1997 Pasal 9, pertambangan bahan galian nuklir hanya diselenggarakan oleh Negara yang pelaksanaannya dilakukan oleh Badan Pelaksana (BATAN).
Materi Terkait: UU No. 10 Tahun 1997
Soal 19
Alat ukur radiasi yang digunakan untuk mencatat dan mengukur dosis akumulasi radiasi yang diterima oleh pekerja radiasi selama periode tertentu adalah...
Kunci Jawaban: A
Dosimeter personal (TLD badge atau film badge) wajib dikenakan oleh pekerja radiasi untuk mengukur dan mencatat dosis kumulatif radiasi yang diterima dalam kurun waktu tertentu.
Materi Terkait: Proteksi Radiasi (Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013)
Soal 20
Isotop adalah unsur-unsur yang memiliki...
Kunci Jawaban: E
Isotop adalah atom-atom dari unsur yang sama (jumlah proton sama/nomor atom sama) namun memiliki jumlah neutron yang berbeda (massa atom berbeda).
Materi Terkait: Fisika Nuklir
Soal 21
PRO
Berdasarkan UU No. 10 Tahun 1997, pembangunan dan pengoperasian reaktor nuklir nonkomersial wajib mendapatkan perizinan dari...
Kunci Jawaban: A
Semua kegiatan pemanfaatan tenaga nuklir, termasuk pembangunan dan pengoperasian reaktor nuklir komersial maupun nonkomersial, wajib mendapat izin dari Badan Pengawas (BAPETEN) berdasarkan Pasal 17 UU No. 10 Tahun 1997.
Materi Terkait: UU No. 10 Tahun 1997
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan Peraturan BAPETEN No. 9 Tahun 2020, unit organisasi yang menangani penyusunan peraturan perundang-undangan di lingkungan BAPETEN adalah...
Kunci Jawaban: A
Berdasarkan Peraturan BAPETEN No. 9 Tahun 2020, tugas koordinasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan, kerja sama, dan komunikasi publik berada di bawah Biro Organisasi dan Umum (melalui Bagian Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik).
Materi Terkait: Organisasi BAPETEN (Peraturan BAPETEN No 9 Tahun 2020)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Tugas utama seorang Pejabat Fungsional Pengawas Radiasi meliputi...
Kunci Jawaban: C
Tugas pokok Jabatan Fungsional Pengawas Radiasi adalah melaksanakan pengawasan pemanfaatan tenaga nuklir yang meliputi kegiatan pengaturan, perizinan, dan inspeksi sesuai peraturan perundangan.
Materi Terkait: Peraturan, nilai, tusi, dan tata Kelola ASN dan jabatan fungsional pengawas radiasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Menurut Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013, setiap Pemegang Izin yang menggunakan sumber radiasi pengion harus memiliki penanggung jawab keselamatan radiasi yang disebut...
Kunci Jawaban: A
Petugas Proteksi Radiasi (PPR) adalah petugas yang ditunjuk oleh Pemegang Izin dan dinyatakan mampu oleh BAPETEN untuk melaksanakan pekerjaan yang berhubungan dengan proteksi radiasi.
Materi Terkait: Proteksi Radiasi (Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Prinsip dasar kerja Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) secara umum memanfaatkan panas yang dihasilkan dari...
Kunci Jawaban: D
PLTN menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan energi panas yang dibangkitkan dari reaksi fisi berantai bahan bakar nuklir (seperti Uranium-235) di dalam teras reaktor.
Materi Terkait: Teknologi Nuklir
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan PP No. 61 Tahun 2013, limbah radioaktif tingkat rendah berbentuk padat yang volumenya besar dapat diolah (direduksi volumenya) menggunakan metode...
Kunci Jawaban: D
Kompaksi adalah metode perlakuan untuk mereduksi volume limbah padat tingkat rendah (seperti kertas, sarung tangan, kain lap kontaminasi) sebelum disimpan.
Materi Terkait: Pengelolaan Limbah Radioaktif (PP No 61 Tahun 2013)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Sesuai UU No. 10 Tahun 1997, untuk membedakan fungsi promosi dan fungsi pengawasan agar tidak terjadi benturan kepentingan (conflict of interest), maka dibentuk dua institusi terpisah yaitu...
Kunci Jawaban: D
UU 10/1997 memisahkan fungsi pelaksana (promosi/penelitian) yang dipegang oleh BATAN dan fungsi pengawasan yang dipegang oleh BAPETEN untuk memastikan pengawasan yang independen.
Materi Terkait: UU No. 10 Tahun 1997
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Di BAPETEN, pengembangan kompetensi pegawai dan pengelolaan sumber daya manusia dikendalikan oleh unit...
Kunci Jawaban: E
Berdasarkan Peraturan BAPETEN No. 9 Tahun 2020, urusan kepegawaian, organisasi, dan tata laksana dikelola oleh Biro Organisasi dan Umum di bawah Sekretariat Utama.
Materi Terkait: Organisasi BAPETEN (Peraturan BAPETEN No 9 Tahun 2020)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Salah satu kewajiban Pemegang Izin menurut Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013 adalah memantau kesehatan pekerja radiasinya. Pemeriksaan kesehatan pekerja radiasi wajib dilakukan sekurang-kurangnya...
Kunci Jawaban: A
Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013 Pasal 25 menyebutkan bahwa pemeriksaan kesehatan rutin bagi pekerja radiasi harus dilakukan secara berkala sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
Materi Terkait: Proteksi Radiasi (Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam fisika nuklir, interaksi elektron berenergi tinggi yang dibelokkan atau diperlambat oleh medan listrik inti atom berat akan menghasilkan pancaran gelombang elektromagnetik. Fenomena ini disebut...
Kunci Jawaban: C
Bremsstrahlung (radiasi pengereman) terjadi ketika elektron berkecepatan tinggi dibelokkan oleh inti atom, menyebabkan elektron kehilangan energi kinetik yang dipancarkan dalam bentuk sinar-X.
Materi Terkait: Fisika Nuklir
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pada teknik Iradiasi Pangan, bahan makanan dipaparkan pada radiasi pengion dengan tujuan untuk...
Kunci Jawaban: B
Iradiasi pangan digunakan untuk membunuh mikroorganisme pembusuk dan patogen (seperti Salmonella), menghambat pertunasan, dan membasmi serangga tanpa membuat makanan itu menjadi radioaktif.
Materi Terkait: Teknologi Nuklir
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Sesuai PP No. 61 Tahun 2013, sumber radioaktif terbungkus yang tidak lagi digunakan dan dinyatakan sebagai limbah radioaktif disebut...
Kunci Jawaban: D
Zat radioaktif terbungkus yang sudah tidak digunakan lagi untuk tujuan semula dan dikategorikan sebagai limbah disebut Sumber Radioaktif Terbungkus Tidak Digunakan (DSRS - Disused Sealed Radioactive Sources).
Materi Terkait: Pengelolaan Limbah Radioaktif (PP No 61 Tahun 2013)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Sanksi pidana dalam UU No. 10 Tahun 1997 diberikan kepada setiap orang yang melakukan pemanfaatan tenaga nuklir tanpa izin. Ketentuan pidana ini tertuang pada Bab...
Kunci Jawaban: C
Sanksi pidana terkait pemanfaatan tenaga nuklir tanpa izin dari Badan Pengawas diatur dalam Bab IX UU No. 10 Tahun 1997 tentang Ketentuan Pidana.
Materi Terkait: UU No. 10 Tahun 1997
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Direktorat Perizinan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (DPFRZR) di BAPETEN memiliki fungsi utama untuk memberikan izin bagi fasilitas kesehatan dan industri. DPFRZR berada di bawah...
Kunci Jawaban: C
Berdasarkan Peraturan BAPETEN No. 9 Tahun 2020, DPFRZR adalah salah satu unit eselon II yang berada di bawah Deputi Bidang Perizinan dan Inspeksi.
Materi Terkait: Organisasi BAPETEN (Peraturan BAPETEN No 9 Tahun 2020)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Seorang Pengawas Radiasi yang sedang melakukan inspeksi dilarang keras menerima pemberian dalam bentuk apapun dari fasilitas yang diinspeksi. Hal ini merupakan kepatuhan terhadap prinsip ASN yaitu...
Kunci Jawaban: E
Menolak segala bentuk gratifikasi saat bertugas adalah wujud integritas tinggi (Nilai Akuntabel) ASN dalam menjaga profesionalisme dan menghindari benturan kepentingan (conflict of interest).
Materi Terkait: Peraturan, nilai, tusi, dan tata Kelola ASN dan jabatan fungsional pengawas radiasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dosis serap adalah jumlah energi radiasi yang diserap oleh satu satuan massa bahan. Satuan SI untuk dosis serap adalah...
Kunci Jawaban: A
Satuan Sistem Internasional (SI) untuk dosis serap adalah Gray (Gy), yang setara dengan penyerapan 1 Joule energi per 1 kilogram massa material (1 J/kg).
Materi Terkait: Fisika Nuklir
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Dalam penerapan asas justifikasi menurut Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013, setiap pemanfaatan tenaga nuklir harus memenuhi prinsip bahwa...
Kunci Jawaban: B
Asas Justifikasi menetapkan bahwa kegiatan yang melibatkan paparan radiasi hanya dapat disetujui jika kegiatan tersebut menghasilkan manfaat (benefit) bersih bagi individu atau masyarakat yang lebih besar dibandingkan dengan kerugian radiasi yang ditimbulkannya.
Materi Terkait: Proteksi Radiasi (Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Material pelindung (shielding) yang paling efektif untuk menahan paparan radiasi sinar gamma adalah material yang memiliki...
Kunci Jawaban: A
Sinar gamma memiliki daya tembus yang sangat tinggi sehingga membutuhkan material pelindung yang tebal, padat, dan bernomor atom tinggi seperti Timbal (Pb) atau beton tebal untuk melemahkannya secara optimal.
Materi Terkait: Teknologi Nuklir
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan PP No. 61 Tahun 2013, limbah radioaktif dari fasilitas pertambangan uranium biasanya mengandung radionuklida alam dan digolongkan sebagai...
Kunci Jawaban: D
Limbah dari pertambangan mineral (seperti uranium atau timah) mengandung material radioaktif alam yang konsentrasinya meningkat karena proses teknologi, yang disebut TENORM.
Materi Terkait: Pengelolaan Limbah Radioaktif (PP No 61 Tahun 2013)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
UU No. 10 Tahun 1997 melarang keras setiap orang atau badan untuk mengembangkan, membuat, memperoleh, serta menguasai...
Kunci Jawaban: D
Berdasarkan Pasal 13 UU No. 10 Tahun 1997, dilarang keras memanfaatkan tenaga nuklir untuk tujuan senjata nuklir. Pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia hanya diperuntukkan bagi tujuan damai.
Materi Terkait: UU No. 10 Tahun 1997
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Di bawah Peraturan BAPETEN No. 9 Tahun 2020, pengkajian terhadap kebijakan keselamatan dan keamanan terkait reaktor nuklir merupakan tugas dari...
Kunci Jawaban: A
P2STPIBN yang berada di bawah Deputi Pengkajian Keselamatan Nuklir bertugas melaksanakan pengkajian dan penyusunan draf kebijakan/standar keselamatan untuk instalasi dan bahan nuklir.
Materi Terkait: Organisasi BAPETEN (Peraturan BAPETEN No 9 Tahun 2020)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pengangkatan ASN dalam Jabatan Fungsional Pengawas Radiasi melalui jalur inpassing (penyesuaian) mensyaratkan hal berikut, kecuali...
Kunci Jawaban: B
Jabatan Fungsional Pengawas Radiasi (terutama tingkat keahlian) mensyaratkan kualifikasi pendidikan sarjana (S-1) atau D-IV bidang eksakta yang relevan, bukan SMA/sederajat.
Materi Terkait: Peraturan, nilai, tusi, dan tata Kelola ASN dan jabatan fungsional pengawas radiasi
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Peluruhan beta (β-) terjadi pada inti atom yang...
Kunci Jawaban: D
Peluruhan Beta minus (β-) terjadi pada inti tidak stabil yang kaya neutron. Dalam proses ini, sebuah neutron berubah menjadi proton dengan memancarkan elektron (partikel beta) dan antineutrino.
Materi Terkait: Fisika Nuklir
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013 mengatur pemantauan daerah kerja. Daerah yang mensyaratkan adanya tindakan proteksi khusus dan pengawasan keselamatan yang ketat (akses terbatas) disebut...
Kunci Jawaban: C
Daerah Pengendalian (Controlled Area) adalah daerah kerja yang memerlukan langkah-langkah proteksi dan keselamatan khusus untuk mengendalikan paparan radiasi normal serta mencegah penyebaran kontaminasi radioaktif.
Materi Terkait: Proteksi Radiasi (Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Untuk memisahkan isotop Uranium-235 dari Uranium-238 dalam industri bahan bakar nuklir, teknologi yang paling umum dan komersial saat ini digunakan adalah...
Kunci Jawaban: B
Sentrifugasi gas adalah metode yang memanfaatkan perbedaan massa kecil antara gas UF6 (Uranium Heksafluorida) yang mengandung U-235 dan U-238, dengan memutarnya pada kecepatan sangat tinggi untuk melakukan pengayaan uranium.
Materi Terkait: Teknologi Nuklir
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan PP No. 61 Tahun 2013, prinsip pengelolaan limbah radioaktif tingkat tinggi dari reaktor nuklir yang mengandung Bahan Bakar Nuklir Bekas (Spent Fuel) yang tidak akan di-reprocessing adalah...
Kunci Jawaban: E
Pengelolaan limbah aktivitas tinggi (seperti spent fuel yang dideklarasikan sebagai limbah) membutuhkan isolasi jangka panjang dari biosfer, umumnya dimulai dengan pendinginan di kolam (wet storage), penyimpanan kering (dry storage), dan pembuangan akhir ke formasi geologi dalam (geological disposal).
Materi Terkait: Pengelolaan Limbah Radioaktif (PP No 61 Tahun 2013)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Berdasarkan UU No. 10 Tahun 1997, kecelakaan nuklir yang mengakibatkan kerugian pada pihak ketiga memunculkan tanggung jawab mutlak (strict liability). Prinsip ini berarti...
Kunci Jawaban: D
Tanggung jawab mutlak (strict liability) dalam UU 10/1997 menetapkan bahwa Pengusaha Instalasi Nuklir (operator) langsung bertanggung jawab atas kerugian nuklir yang timbul tanpa pihak korban harus membuktikan adanya unsur kesalahan/kelalaian.
Materi Terkait: UU No. 10 Tahun 1997
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Menurut Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013, Nilai Batas Dosis (NBD) untuk anggota masyarakat umum dalam setahun tunggal akibat kegiatan pemanfaatan adalah...
Kunci Jawaban: B
Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013 Pasal 15 ayat (2) menetapkan bahwa Nilai Batas Dosis (NBD) untuk anggota masyarakat umum adalah 1 mSv dalam 1 (satu) tahun.
Materi Terkait: Proteksi Radiasi (Peraturan BAPETEN No. 4 Tahun 2013)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Pusat Pengkajian Sistem dan Teknologi Keselamatan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif (P2STPFRZR) berada di bawah kedeputian yang bertugas...
Kunci Jawaban: B
Sesuai Peraturan BAPETEN No. 9 Tahun 2020, P2STPFRZR bernaung di bawah Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir dan bertugas melakukan pengkajian standar keselamatan terkait pemanfaatan fasilitas radiasi dan zat radioaktif.
Materi Terkait: Organisasi BAPETEN (Peraturan BAPETEN No 9 Tahun 2020)
Soal Khusus Member Bromax
Dapatkan akses pembahasan lengkap untuk seluruh soal SKB ini.
Informasi mengenai jabatan Pengawas Radiasi pada halaman ini disusun dengan mengacu pada peraturan dan ketentuan resmi pemerintah yang berlaku sebagai referensi utama.
PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional
Dasar Acuan Sah
Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 46 Tahun 2012 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Radiasi dan Angka Kreditnya (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 877)
Dasar Acuan Sah
Surat Menteri PANRB Nomor B/5457/M.SM.01.00/2024
Dasar Acuan Sah
Tips & Strategi Lolos SKB Pengawas Radiasi
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Radiasi semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Soal SKB masa kini berbasis analisis kasus terapan, bukan lagi hafalan definisi teoritis belaka.
3
Manajemen Waktu CAT
Waktu 90 menit untuk 100 soal berarti Anda hanya memiliki kurang dari 54 detik per butir soal.
4
Evaluasi Melalui Tryout Rutin
Uji akurasi dan ketahanan fokus melalui simulasi tryout berkala agar terbiasa dengan ritme CAT.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengawas Radiasi, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB Pengawas Radiasi
Jawaban resmi atas hal yang paling sering ditanyakan para pejuang CPNS.
Materi SKB CPNS Pengawas Radiasi menguji kompetensi teknis jabatan dan kemampuan umum sesuai Keputusan MenPAN-RB, meliputi penguasaan regulasi, tugas pokok fungsi, etika profesi, serta studi kasus teknis sesuai bidang.
Ujian CAT BKN SKB umumnya berjumlah 80 hingga 100 soal pilihan ganda dengan durasi waktu 90 menit (soal 80 jika dominan hitungan teknis, 100 jika dominan analisis teks dan konsep).
SKB CAT CPNS tidak menerapkan nilai ambang batas (passing grade) mutlak seperti SKD, melainkan dinilai murni dengan bobot 60% dalam penentuan kelulusan akhir integrasi nilai SKD (40%) + SKB (60%).
Pelajari kisi-kisi resmi kompetensi umum & khusus jabatan, pahami regulasi dan dasar hukum terbaru yang mengatur formasi ini, serta lakukan latihan drill soal CAT secara konsisten di Belajarbro.
Pola soal dan kisi-kisi kompetensi mengacu pada standar jabatan yang sama, namun narasi studi kasus dan konteks kebijakan selalu disesuaikan dengan peraturan terkini pemerintah.
Kisi-Kisi Formasi SKB Terkait
Eksplorasi materi pokok jabatan serumpun atau formasi instansi lainnya untuk persiapan seleksi CPNS.