Persiapkan diri Anda dengan 1,257 soal latihan yang dirancang khusus sesuai kisi-kisi CAT BKN terbaru.
Materi Ujian
Materi mencakup kompetensi teknis, regulasi terbaru bidang Perekam Medis, serta simulasi studi kasus HOTS (Higher Order Thinking Skills).
Daftar Latihan Soal
1,257 Soal Tersedia
Soal #1
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis, seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di Indonesia diwajibkan menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik (RME). Prinsip utama kepemilikan dan hak akses terhadap dokumen rekam medis menurut regulasi tersebut adalah...
A.Dokumen fisik atau berkas data rekam medis elektronik merupakan milik fasilitas pelayanan kesehatan, sedangkan isi rekam medis dan ringkasan riwayat medis merupakan milik pasien
B.Seluruh berkas fisik dan data elektronik rekam medis mutlak menjadi hak milik pribadi dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP)
C.Data rekam medis sepenuhnya milik perusahaan pengembang vendor teknologi informasi dan bebas diperjualbelikan
D.Pasien memiliki hak kepemilikan fisik atas buku register dan server pangkalan data rekam medis di rumah sakit
E.Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merupakan pemilik tunggal dokumen rekam medis pasien di fasyankes
Jawaban: A
Sesuai Pasal 28 dan 29 Permenkes No. 24 Tahun 2022 serta UU Praktik Kedokteran/UU Kesehatan, dokumen rekam medis (baik dalam bentuk fisik maupun sistem/berkas elektronik) adalah milik fasilitas pelayanan kesehatan tempat pasien berobat, sedangkan isi rekam medis (informasi medis, ringkasan catatan medis) adalah milik pasien yang berhak diperoleh pasien dalam bentuk ringkasan rekam medis.
Soal #2
Dalam standar manajemen informasi dan rekam medik (MRMIK) akreditasi rumah sakit, setiap fasilitas pelayanan kesehatan wajib menerapkan sistem keamanan data informasi kesehatan yang memenuhi prinsip CIA Triad. Elemen 'Integrity' (Integritas data) dalam pengelolaan rekam medis elektronik menjamin bahwa...
A.Data rekam medis dapat diakses oleh publik secara terbuka tanpa memerlukan kata sandi
B.Data dan informasi rekam medis tetap akurat, konsisten, lengkap, serta terlindung dari perubahan, manipulasi, atau penghapusan yang tidak sah (unauthorized modification)
C.Data hanya dapat dilihat pada jam operasional kerja pagi hari saja
D.Sistem informasi selalu aktif bekerja selama 24 jam sehari tanpa pernah dilakukan pemeliharaan berkala
E.Seluruh catatan klinis dokter otomatis terhapus setelah pasien menyelesaikan pembayaran di kasir
Jawaban: B
Prinsip dasar keamanan informasi kesehatan (CIA Triad): (1) Confidentiality (Kerahasiaan): data hanya dapat diakses oleh pihak yang berwenang; (2) Integrity (Integritas): data terlindung dari modifikasi/alterasi/penghapusan tidak sah, menjamin akurasi dan konsistensi catatan klinis sepanjang masa penyimpanan; (3) Availability (Ketersediaan): data dapat diakses tepat waktu saat dibutuhkan oleh tenaga medis untuk merawat pasien.
Soal #3
Dalam manajemen indeks pasien utama (Master Patient Index / MPI), penulisan nama pasien pada formulir rekam medis harus mengikuti pedoman penamaan baku (indexing). Jika seorang pasien bernama 'dr. Raden Mas Sutardjo Mangunkusumo, Sp.A', bagaimanakah cara pengindeksan nama pasien yang tepat menurut aturan pengindeksan rekam medis di Indonesia?
A.dr. Raden Mas Sutardjo Mangunkusumo, Sp.A
B.Raden Mas Sutardjo Mangunkusumo (dr., Sp.A)
C.Mangunkusumo, Sutardjo (Raden Mas, dr., Sp.A)
D.Sutardjo, Mangunkusumo Raden Mas
E.Sp.A, dr. Raden Mas Sutardjo Mangunkusumo
Jawaban: C
Aturan pengindeksan nama pada rekam medis Indonesia: nama keluarga/marga diletakkan di depan sebagai unit pertama pengindeksan (Mangunkusumo), diikuti oleh nama diri (Sutardjo). Gelar kebangsawanan (Raden Mas) dan gelar akademik/profesi (dr., Sp.A) diletakkan di akhir dalam kurung dan tidak diperhitungkan sebagai unit abjad utama. Jadi: Mangunkusumo, Sutardjo (Raden Mas, dr., Sp.A).
Soal #4
Rumah sakit berencana beralih dari Serial Numbering System ke Unit Numbering System (UNS) untuk meningkatkan efisiensi riwayat pelayanan. Keunggulan fundamental dari Unit Numbering System dalam manajemen rekam medis adalah...
A.Pasien mendapatkan nomor rekam medis baru setiap kali datang berkunjung ke rumah sakit
B.Berkas rekam medis rawat jalan dan rawat inap disimpan di gedung yang terpisah secara permanen
C.Biaya map folder rekam medis menjadi lebih mahal karena tidak ada pemusatan data
D.Setiap pasien hanya diberikan satu nomor rekam medis unik seumur hidup yang digunakan untuk seluruh kunjungan pelayanan (rawat jalan, gawat darurat, maupun rawat inap) sehingga riwayat klinis pasien terkumpul dalam satu berkas terintegrasi
E.Nomor rekam medis diacak ulang setiap pergantian tahun anggaran
Jawaban: D
Dalam Unit Numbering System (UNS), pasien hanya menerima satu nomor rekam medis saat pertama kali mendaftar, dan nomor tersebut terus digunakan untuk semua episode perawatan berikutnya seumur hidup. Seluruh catatan riwayat medis (rawat jalan, IGD, rawat inap) disimpan terkumpul dalam satu map/folder terpadu (unit record), mempermudah kesinambungan asuhan (*continuity of care*).
Soal #5
Sebuah rumah sakit menerapkan sistem penjajaran berkas rekam medis fisik menggunakan sistem angka akhir (Terminal Digit Filing / TDF) dengan 6 digit angka. Jika berkas rekam medis memiliki nomor 48-26-95, bagaimanakah susunan angka primer (primary digits), angka sekunder (secondary digits), dan angka tersier (tertiary digits) dari nomor tersebut?
A.Primer: 48, Sekunder: 26, Tersier: 95
B.Primer: 26, Sekunder: 95, Tersier: 48
C.Primer: 48, Sekunder: 95, Tersier: 26
D.Primer: 26, Sekunder: 48, Tersier: 95
E.Primer: 95, Sekunder: 26, Tersier: 48
Jawaban: E
Pada sistem Terminal Digit Filing (TDF) dengan format XX-YY-ZZ (contoh 48-26-95): dua angka paling kanan (95) adalah kelompok angka utama/primer (primary digits) yang menentukan seksi rak penyimpanan; dua angka di tengah (26) adalah kelompok angka sekunder (secondary digits); dan dua angka paling kiri (48) adalah kelompok angka tersier (tertiary digits) yang menentukan urutan berkas di dalam sub-rak.
Akses 1,257 Soal Lengkap
Anda sedang berada dalam mode trial. Dapatkan akses penuh ke seluruh bank soal dan pembahasan mendalam untuk meloloskan Anda di CPNS 2026.
Soal SKB Perekam Medis adalah kumpulan latihan soal Seleksi Kompetensi Bidang CPNS yang dirancang untuk mengukur kemampuan teknis peserta sesuai formasi jabatan yang dilamar.
Apakah soal SKB Perekam Medis sesuai kisi-kisi terbaru?
Ya, materi soal SKB Perekam Medis disusun berdasarkan kisi-kisi terbaru, pola CAT BKN, serta analisis tipe soal yang sering muncul pada seleksi CPNS.
Apa saja materi yang diujikan dalam soal SKB Perekam Medis?
Materi soal SKB Perekam Medis mencakup kompetensi teknis jabatan, studi kasus, pemahaman regulasi, kemampuan analisis, serta soal HOTS yang relevan dengan bidang pekerjaan.
Apakah tersedia pembahasan untuk setiap soal SKB Perekam Medis?
Ya, setiap soal SKB Perekam Medis dilengkapi dengan kunci jawaban dan pembahasan agar peserta dapat memahami konsep dan pola pengerjaan soal dengan lebih baik.
Berapa jumlah soal SKB Perekam Medis yang tersedia?
Saat ini tersedia 1,257 soal SKB Perekam Medis yang dapat digunakan sebagai bahan latihan menghadapi seleksi CPNS.
Apakah soal SKB Perekam Medis ini cocok untuk latihan CAT CPNS?
Latihan soal SKB Perekam Medis dirancang menyerupai pola ujian CAT CPNS sehingga dapat membantu peserta beradaptasi dengan format dan tingkat kesulitan soal sebenarnya.
Mengapa latihan soal SKB Perekam Medis penting?
Latihan soal SKB Perekam Medis membantu peserta memahami materi teknis, meningkatkan kecepatan mengerjakan soal, serta membiasakan diri dengan tipe soal yang sering keluar pada seleksi CPNS.
Apakah soal SKB Perekam Medis diperbarui secara berkala?
Ya, bank soal SKB Perekam Medis diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan kisi-kisi, regulasi, dan pola soal terbaru dalam seleksi CPNS.
Statistik Latihan
Total Soal1,257
Update TerakhirMei 2026
Seringlah berlatih untuk membiasakan diri dengan batas waktu CAT.