Materi Online


Deret Angka dan Huruf - SKD/TKD



Bagian ini mengharuskan kita untuk mampu menganalisis pola urutan yang paling logis dan konsisten dari suatu barisan angka-angka atau huruf-huruf yang diberikan. Ada begitu banyak pola yang dapat terbentuk, pada umumnya pola tersebut terbentuk dari operasi hitung sederhana. Kita harus dapat memikirkan berbagai kemungkinan pola yang tepat.

 

A. Deret Angka

Berikut adalah beberapa variasi pola yang sering muncul :

  • Pola barisan fibonacci, yaitu setiap angka selanjutnya berasal dari penjumlahan dua bilangan sebelumnya.
    Contoh : 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, ...
  • Pola penjumlahan/pengurangan tetap.
    Contoh : 1, 5, 9, 13, 17, 21, 25, ...
    (pola berikutnya bertambah 4 secara tetap)
  • Pola perkalian/pembagian tetap.
    Contoh : 3, 6, 12, 24, 48, 98, ...
    (pola berikutnya dikali 2 secara tetap)
  • Pola bilangan ganjil.
    Contoh : 11, 13, 15, 17, 19, 21, 23, ...
  • Pola bilangan genap
    Contoh : 12, 14, 16, 18, 20, 22, 24, ...
  • Pola bilangan prima
    Contoh : 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, ...
  • Pola pangkat tetap
    Contoh : 1, 4, 9, 16, 25, 36, 49, ...
    (pola pangkat 2 : 12, 22, 32, 42, 52, ...)
  • Pola loncat bilangan
    Contoh : 100, 1, 90, 2, 80, 3, 70, ...
    (urutan ganjil berkurang sepuluh, urutan genap bertambah 1)
  • Pola lainnya.

 

TIPS :

  • Semakin banyak berlatih soal, maka juga akan semakin banyak variasi pola yang kita ketahui.
  • Biasanya pola yang dujikan bukan pola sederhana, tetapi pola yang unik sehingga dibutuhkan kreatifitas dalam pengerjaannya.
  • Cermat dan teliti. Terkadang kita melihat seolah ada dua jawaban yang memungkinkan padahal sebenarnya hanya ada satu jawaban yang benar.
  • Jangan terlalu berpikir rumit. Terkadang kita langsung memikirkan suatu pola yang rumit pada suatu soal, padahal polanya sangat sederhana. Biasanya tingkat kerumitan soal bertambah pada soal-soal akhir.
  • Kerjakan soal yang kita anggap mudah terlebih dahulu.

 

 

B. Deret Huruf

Pada dasarnya deret huruf hampir sama dengan deret angka, hanya saja dalam bentuk huruf. Pola-polanya juga demikian, misalnya pola huruf berkurang/bertambah tetap, pola huruf fibonacci, pola huruf ganjil/genap, dan lainnya.

TIPS :

Untuk lebih memudahkan dalam mengerjakan soal deret huruf, kita dapat mengubah huruf tersebut menjadi angka dan mengerjakannya seperti mengerjakan deret angka.
Berikut adalah daftar huruf jika di ubah dalam bentuk angka :

 

TRIK :

  • Perhatikan terlebih dahulu pola barisan secara keseluruhan, dan amati pola yang memungkinkan.
  • Pola barisan harus konsisten
  • Ada banyak variasi pola barisan yang memungkinkan, jadi jangan terpaku pada satu pola saja.