Materi dan Soal SNBT UTBK 2026

Soal 8 :

Penalaran Umum

Nilai akhir siswa berprestasi di suatu sekolah ditentukan dengan menjumlahkan nilai capaian akademik dan nilai keaktifan dalam kegiatan. Bobot nilai capaian akademik 60%, sedangkan bobot nilai keaktifan dalam kegiatan 40%. Berikut ini adalah nilai lima siswa terbaik di sekolah.

Siswa Nilai capaian akademik Nilai keaktifan dalam kegiatan
P 9 8
Q 7 10
R 9 9
S 10 8
T 8 9

Diantara kelima siswa tersebut, siswa mana yang paling berprestasi?

  1. P

  2. Q

  3. R

  4. S

  5. T

Jawaban : D

Nilai akhir dihitung dengan rumus:
Nilai Akhir = (0.6 × Nilai Akademik) + (0.4 × Nilai Keaktifan)

Hitung nilai akhir masing-masing siswa:

  • P = (0.6 × 9) + (0.4 × 8) = 5.4 + 3.2 = 8.6
  • Q = (0.6 × 7) + (0.4 × 10) = 4.2 + 4.0 = 8.2
  • R = (0.6 × 9) + (0.4 × 9) = 5.4 + 3.6 = 9.0
  • S = (0.6 × 10) + (0.4 × 8) = 6.0 + 3.2 = 9.2 ✅
  • T = (0.6 × 8) + (0.4 × 9) = 4.8 + 3.6 = 8.4

Siswa dengan nilai akhir tertinggi adalah S (9.2). ✅

Soal 9 :

Penalaran Umum

Diagram berikut menunjukkan data modal dan pendapatan produk kelontong di Toko P dalam lima tahun terakhir.

Berdasarkan data di atas, tahun keberapa Toko P memperoleh persentase keuntungan terbesar?

  1. Tahun ke-1

  2. Tahun ke-2

  3. Tahun ke-3

  4. Tahun ke-4

  5. Tahun ke-5

Jawaban : A

Untuk menentukan tahun dengan persentase keuntungan terbesar, kita gunakan rumus:

Persentase Keuntungan $= \frac{Pendapatan-Modal}{Modal} \times 100\%$

Berdasarkan diagram:

  • Tahun 1: Modal ≈ 5 juta, Pendapatan ≈ 15 juta
  • Tahun 2: Modal ≈ 10 juta, Pendapatan ≈ 20 juta
  • Tahun 3: Modal ≈ 10 juta, Pendapatan ≈ 25 juta
  • Tahun 4: Modal ≈ 15 juta, Pendapatan ≈ 20 juta
  • Tahun 5: Modal ≈ 20 juta, Pendapatan ≈ 15 juta

Hitung persentase keuntungan:

  • Tahun 1: $\frac{15-5}{5} \times 100\% = 200\%$
  • Tahun 2: $\frac{20-10}{10} \times 100\% = 100\%$
  • Tahun 3: $\frac{25-10}{10} \times 100\% = 150\%$
  • Tahun 4: $\frac{20-15}{15} \times 100\% = 33.3\%$
  • Tahun 5: $\frac{15-20}{20} \times 100\% = -25\%$

Persentase keuntungan terbesar adalah 200% pada tahun ke-1. ✅

Soal 10 :

Pemahaman Bacaan dan Menulis

Perhatikan teks berikut.

(1)Sekarang olahraga sangat diminati semua kalangan, baik pria maupun wanita. (2)Oleh karena itu, sepakbola juga tidak hanya diminati oleh kalangan pria, tetapi juga wanita. (3)Akan tetapi, kegiatan ekstrakurikuler di sekolah masih membuka kegiatan tersebut untuk pria (siswa). (4)Wanita (siswi) perlu diberi kesempatan juga agar ada kesetaraan antarsiswa. (5)Untuk itu, kerja sama sekolah dengan berbagai pihak perlu dilakukan.

Penulisan kata yang salah terdapat pada kalimat nomor ....

  1. (1)

  2. (2)

  3. (3)

  4. (4)

  5. (5)

Jawaban : D

Kesalahan terdapat pada penggunaan kata "antarsiswa" dalam kalimat ke-4:

"Wanita (siswi) perlu diberi kesempatan juga agar ada kesetaraan antarsiswa."

Kata "antarsiswa" seharusnya ditulis "antar siswa" karena:

  • Kata "antar" yang berarti "di antara" harus dipisah dengan kata yang mengikutinya jika berupa kata benda jamak seperti siswa.
  • Jika ingin ditulis serangkai (antarsiswa), kata tersebut harus merujuk pada suatu konsep atau istilah baku tertentu (misalnya antarkota, antarnegara).

Perbaikan kalimat:

"Wanita (siswi) perlu diberi kesempatan juga agar ada kesetaraan antar siswa."

Jadi, jawaban yang benar adalah (4).

Soal 11 :

Pemahaman Bacaan dan Menulis

(1)Apa itu pendidikan karakter? (2)Pendidikan karakter adalah usaha yang disengaja untuk mendidik dan berkembangnya karakter pribadi peserta didik sehingga menjadi pribadi yang bermanfaat bagi dirinya dan lingkungannya. (3)Pendidikan karakter merupakan suatu sistem pendidikan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kepribadian tertentu kepada peserta didik, yang di dalamnya terdapat unsur-unsur pengetahuan, kesadaran, motivasi, dan perilaku untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. (4)Secara umum, fungsi pendidikan ini adalah untuk membentuk karakter peserta didik agar menjadi orang yang bermoral dan berakhlak mulia, toleran, serta tangguh dan berkelakuan baik. (5)Pendidikan karakter erat kaitannya dengan pendidikan moral. (6)Oleh karena itu, pendidikan karakter .... (Diadaptasi dari: https://buku.kompas.com)

Kata erat kaitannya dalam kalimat (5) seharusnya ....

  1. dibiarkan saja (sudah benar)

  2. diganti dengan berkaitan erat

  3. diganti dengan berhubungan

  4. didahului kata sangat

  5. dihilangkan kata kaitannya

Jawaban : B

Dalam kalimat (5):

"Pendidikan karakter erat kaitannya dengan pendidikan moral."

Frasa "erat kaitannya" kurang tepat secara kaidah bahasa Indonesia. Frasa yang lebih baku dan sesuai dalam konteks tersebut adalah "berkaitan erat", sehingga kalimat yang benar menjadi:

"Pendidikan karakter berkaitan erat dengan pendidikan moral."

Alasan pemilihan jawaban:

✅ "berkaitan erat" → bentuk yang lebih baku dan umum digunakan dalam bahasa Indonesia.
❌ "dibiarkan saja (sudah benar)" → tidak tepat karena frasa erat kaitannya kurang sesuai dengan kaidah bahasa.
❌ "diganti dengan berhubungan" → bisa digunakan, tetapi kurang kuat dibandingkan berkaitan erat.
❌ "didahului kata sangat" → tidak diperlukan, karena berkaitan erat sudah cukup jelas.
❌ "dihilangkan kata kaitannya" → membuat kalimat menjadi tidak efektif.

Jadi, jawaban yang benar adalah "diganti dengan berkaitan erat".

Soal 12 :

Pemahaman Bacaan dan Menulis

(1)Apa itu pendidikan karakter? (2)Pendidikan karakter adalah usaha yang disengaja untuk mendidik dan berkembangnya karakter pribadi peserta didik sehingga menjadi pribadi yang bermanfaat bagi dirinya dan lingkungannya. (3)Pendidikan karakter merupakan suatu sistem pendidikan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kepribadian tertentu kepada peserta didik, yang di dalamnya terdapat unsur-unsur pengetahuan, kesadaran, motivasi, dan perilaku untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. (4)Secara umum, fungsi pendidikan ini adalah untuk membentuk karakter peserta didik agar menjadi orang yang bermoral dan berakhlak mulia, toleran, serta tangguh dan berkelakuan baik. (5)Pendidikan karakter erat kaitannya dengan pendidikan moral. (6)Oleh karena itu, pendidikan karakter .... (Diadaptasi dari: https://buku.kompas.com)

Kalimat (2) perlu disempurnakan dengan cara ....

  1. mengganti kata adalah dengan yaitu

  2. mengganti kata berkembangnya dengan mengembangkan

  3. menghilangkan kata untuk

  4. menambah kata dapat setelah kata sehingga

  5. menambah kata sendiri setelah kata lingkungannya

Jawaban : B

Kalimat (2) berbunyi:

"Pendidikan karakter adalah usaha yang disengaja untuk mendidik dan berkembangnya karakter pribadi peserta didik sehingga menjadi pribadi yang bermanfaat bagi dirinya dan lingkungannya."

Kata "berkembangnya" dalam kalimat ini kurang tepat karena subjeknya adalah pendidikan karakter yang bersifat aktif. Kata kerja yang lebih sesuai adalah "mengembangkan", sehingga kalimat yang telah diperbaiki menjadi:

"Pendidikan karakter adalah usaha yang disengaja untuk mendidik dan mengembangkan karakter pribadi peserta didik sehingga menjadi pribadi yang bermanfaat bagi dirinya dan lingkungannya."

Alasan pemilihan jawaban:

✅ "Mengganti kata berkembangnya dengan mengembangkan" → lebih tepat secara tata bahasa karena menunjukkan tindakan aktif dari pendidikan karakter.
❌ "Mengganti kata adalah dengan yaitu" → adalah sudah tepat dalam mendefinisikan sesuatu, sedangkan yaitu lebih cocok untuk menjelaskan contoh atau rincian.
❌ "Menghilangkan kata untuk" → akan membuat kalimat menjadi tidak efektif.
❌ "Menambah kata dapat setelah kata sehingga" → tidak perlu, karena sehingga menjadi sudah menunjukkan akibat secara jelas.
❌ "Menambah kata sendiri setelah kata lingkungannya" → tidak diperlukan, karena tidak ada ambiguitas dalam kalimat tersebut.

Kesimpulan:

Jawaban terbaik adalah mengganti kata "berkembangnya" dengan "mengembangkan" agar kalimat lebih logis dan sesuai kaidah bahasa Indonesia.

Soal 13 :

Pemahaman Bacaan dan Menulis

(1)Apa itu pendidikan karakter? (2)Pendidikan karakter adalah usaha yang disengaja untuk mendidik dan berkembangnya karakter pribadi peserta didik sehingga menjadi pribadi yang bermanfaat bagi dirinya dan lingkungannya. (3)Pendidikan karakter merupakan suatu sistem pendidikan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kepribadian tertentu kepada peserta didik, yang di dalamnya terdapat unsur-unsur pengetahuan, kesadaran, motivasi, dan perilaku untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. (4)Secara umum, fungsi pendidikan ini adalah untuk membentuk karakter peserta didik agar menjadi orang yang bermoral dan berakhlak mulia, toleran, serta tangguh dan berkelakuan baik. (5)Pendidikan karakter erat kaitannya dengan pendidikan moral. (6)Oleh karena itu, pendidikan karakter .... (Diadaptasi dari: https://buku.kompas.com)

Kata yang harus dihilangkan pada kalimat (4) adalah ....

  1. secara umum

  2. ini

  3. untuk

  4. yang

  5. serta

Jawaban : C

Kata "untuk" mubazir karena kata "adalah" tidak memerlukan kata penghubung "untuk".

Soal 14 :

Pemahaman Bacaan dan Menulis

(1)Apa itu pendidikan karakter? (2)Pendidikan karakter adalah usaha yang disengaja untuk mendidik dan berkembangnya karakter pribadi peserta didik sehingga menjadi pribadi yang bermanfaat bagi dirinya dan lingkungannya. (3)Pendidikan karakter merupakan suatu sistem pendidikan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kepribadian tertentu kepada peserta didik, yang di dalamnya terdapat unsur-unsur pengetahuan, kesadaran, motivasi, dan perilaku untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. (4)Secara umum, fungsi pendidikan ini adalah untuk membentuk karakter peserta didik agar menjadi orang yang bermoral dan berakhlak mulia, toleran, serta tangguh dan berkelakuan baik. (5)Pendidikan karakter erat kaitannya dengan pendidikan moral. (6)Oleh karena itu, pendidikan karakter .... (Diadaptasi dari: https://buku.kompas.com)

Pernyataan yang paling tepat untuk melengkapi kalimat (6) adalah ....

  1. harus dibelajarkan di semua jenjang pendidikan

  2. menjadi bagian penting dalam kehidupan

  3. tidak dapat dibedakan dengan pendidikan moral

  4. tidak dapat dipisahkan dengan pendidikan moral

  5. merupakan bagian penting dari pendidikan moral

Jawaban : D

Dalam teks, kalimat (5) berbunyi:

"Pendidikan karakter erat kaitannya dengan pendidikan moral."

Kalimat ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter dan pendidikan moral memiliki hubungan yang sangat kuat. Oleh karena itu, dalam melengkapi kalimat (6), kita perlu mencari pernyataan yang mempertegas hubungan ini.

Jawaban D ("tidak dapat dipisahkan dengan pendidikan moral") adalah pilihan yang paling tepat.