Berikut ini contoh soal latihan Integritas TWK SKD CPNS - paket 3 yang sudah dilengkapi pembahasan. Semangat belajar! ✨
Peduli sesama merupakan pengamalan pancasila. Seorang perempuan tua hidup sebatang kara di suatu kampung. Sanak dan keluarga orang orang tua tersebut sudah tidak diketahui keberadaanya. Warga di kampung tersebut mengumpulkan iuran untuk membantu orang tua tersebut. Perilaku warga kampung tersebut perlu dilestarikan karena ...
- Rendahnya pertumbuhan ekonomi
- Menurunkan angka kriminalitas
- Meningkatkan kepercayaan masyarakat
- Memperkuat nilai kemanusiaan
- Memperkuat nilai nasionalisme
Dalam Pancasila, sila kedua berbunyi “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.” Sila ini menekankan pentingnya sikap saling menghargai, peduli, dan tolong-menolong antarsesama manusia tanpa memandang perbedaan status, suku, atau agama. Dalam konteks cerita, warga kampung yang bersedia membantu seorang perempuan tua yang hidup sebatang kara adalah wujud dari pengamalan sila kedua Pancasila ini.
Perilaku warga kampung yang mengumpulkan iuran untuk membantu perempuan tua tersebut perlu dilestarikan karena menunjukkan nilai kemanusiaan, yaitu rasa empati, simpati, dan keinginan untuk membantu sesama yang sedang membutuhkan. Dengan saling peduli, masyarakat akan lebih memperhatikan orang lain dan memahami kondisi mereka. Ini tidak hanya menguatkan hubungan sosial tetapi juga mencerminkan kemanusiaan yang adil dan beradab.
Adapun alasan lain dari pilihan jawaban lainnya:
- a. Rendahnya pertumbuhan ekonomi tidak relevan, karena tindakan tersebut tidak berkaitan langsung dengan isu ekonomi, melainkan lebih pada tindakan sosial.
- b. Menurunkan angka kriminalitas juga kurang tepat, karena bantuan ini tidak secara langsung berpengaruh terhadap penurunan kriminalitas.
- c. Meningkatkan kepercayaan masyarakat memang dapat menjadi efek sampingan, tetapi bukan inti dari tindakan membantu sesama.
- e. Memperkuat nilai nasionalisme lebih berkaitan dengan cinta terhadap bangsa dan negara daripada aksi langsung seperti tolong-menolong antarsesama.
Oleh karena itu, jawaban d. Memperkuat nilai kemanusiaan adalah yang paling tepat karena mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, khususnya pada sila kedua.
Seorang guru di suatu sekolah negeri banyak disenangi oleh para siswa dan orang tua . Hal itu karena guru tersebut sangat komunikatif dan selalu memberikan kesempatan belajar tambahan bagi para siswa yang belum memahami materi sepulang sekolah. Setiap kenaikan kelas beberapa orang tua siswa ada yang memberikan hadiah sebagai bentuk tanda terima kasih telah memberikan penilaian yang memuaskan pada anaknya. Berdasarkan peristiwa tersebut, menurut saudara perilaku/tindakan yang bertentangan dengan integritas adalah ...
- Suka membantu para siswa yang kesulitan belajar
- Berperilaku komunikatif dengan para siswa dan orang tua
- Memberikan penilaian yang memuaskan siswa dan orang tua
- Menerima hadiah dari orang tua siswa sebagai bentuk terimakasih
- Menambah materi pelajaran yang belum di mengerti siswa sepulang sekolah
Integritas adalah prinsip moral yang mencakup kejujuran, etika, dan ketaatan terhadap aturan atau norma. Dalam konteks seorang guru, integritas berarti menjalankan tugasnya secara profesional tanpa mempengaruhi keputusan atau tindakan dengan hal-hal yang bersifat pribadi atau kepentingan tertentu, termasuk menerima hadiah yang dapat menimbulkan konflik kepentingan.
Menerima hadiah dari orang tua siswa setelah memberikan penilaian yang memuaskan berpotensi menimbulkan kesan bahwa penilaian tersebut dapat "dibeli" atau dipengaruhi oleh hadiah. Ini bertentangan dengan prinsip integritas, di mana seorang guru seharusnya memberikan penilaian yang objektif dan tidak menerima hadiah yang berkaitan langsung dengan penilaian akademik siswa. Meskipun hadiah tersebut mungkin dimaksudkan sebagai tanda terima kasih, penerimaannya bisa menimbulkan konflik kepentingan dan dapat memengaruhi persepsi masyarakat tentang kejujuran dan profesionalisme guru.
Adapun penjelasan untuk pilihan lainnya:
- a. Suka membantu para siswa yang kesulitan belajar adalah sikap yang positif dan sejalan dengan tugas seorang guru untuk mendukung proses pembelajaran.
- b. Berperilaku komunikatif dengan para siswa dan orang tua adalah sifat yang baik karena memudahkan komunikasi dan meningkatkan hubungan positif.
- c. Memberikan penilaian yang memuaskan siswa dan orang tua bukan masalah, asalkan penilaian tersebut diberikan secara adil dan berdasarkan kinerja siswa.
- e. Menambah materi pelajaran yang belum dimengerti siswa sepulang sekolah menunjukkan dedikasi untuk membantu siswa lebih memahami pelajaran, yang merupakan tindakan yang sangat baik.
Dengan demikian, perilaku menerima hadiah dari orang tua siswa sebagai bentuk terima kasih adalah yang paling bertentangan dengan prinsip integritas karena berpotensi menimbulkan kesan adanya konflik kepentingan.
Bangsa Indonesia menyadari bahwa keberagaman, baik suku bangsa, agama, ras, maupun antargolongan bukan merupakan unsur pemecah. Unsur-unsur tersebut terintegrasi dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika sehingga keragaman tersebut memiliki makna, antara lain ...
- Menjadikan keberagaman sebagai sebuah kekayaan yang membedakannya dengan bangsa lain
- Menghargai segala bentuk keberagaman sebagai ketaatan terhadap konstitusi dan ideologi negara
- Menghormati adanya keberagaman sebagai bentuk menghargai warisan para leluhur bangsa
- Mewujudkan persatuan dan kesatuan dengan menghilangkan segala bentuk keberagaman
- Semangat persatuan dengan mengedepankan sikap toleran dan menghargai perbedaan
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu,” menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman. Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan golongan, namun semuanya bersatu dalam satu kesatuan bangsa. Nilai yang terkandung dalam semboyan ini adalah pentingnya toleransi, saling menghargai, dan hidup berdampingan meskipun terdapat perbedaan.
Makna dari semboyan tersebut adalah untuk memupuk semangat persatuan melalui sikap menghargai dan menghormati perbedaan. Sikap toleran ini menjadi landasan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, di mana keberagaman dilihat sebagai kekayaan yang memperkuat persatuan, bukan sebagai ancaman yang perlu dihilangkan.
Adapun penjelasan mengenai pilihan lainnya:
- a. Menjadikan keberagaman sebagai sebuah kekayaan yang membedakannya dengan bangsa lain memang benar bahwa keberagaman adalah kekayaan bangsa, namun makna utamanya adalah bagaimana keberagaman tersebut dapat mempersatukan.
- b. Menghargai segala bentuk keberagaman sebagai ketaatan terhadap konstitusi dan ideologi negara juga benar, tetapi tidak sejelas pilihan (e) dalam menjelaskan tentang toleransi dan persatuan.
- c. Menghormati adanya keberagaman sebagai bentuk menghargai warisan para leluhur bangsa menekankan pada aspek sejarah, bukan pada esensi persatuan dan toleransi.
- d. Mewujudkan persatuan dan kesatuan dengan menghilangkan segala bentuk keberagaman tidak sejalan dengan konsep Bhinneka Tunggal Ika, karena keberagaman tidak perlu dihilangkan untuk mencapai persatuan.
Oleh karena itu, pilihan e. Semangat persatuan dengan mengedepankan sikap toleran dan menghargai perbedaan paling tepat karena mencerminkan nilai inti dari Bhinneka Tunggal Ika, yakni menciptakan persatuan melalui penghormatan terhadap keberagaman.
Suatu ketika Sri Sultan Hamengku Buwono IX mengenderai mobilnya sendiri dan ia melanggar rambu lalu lintas . Pelanggaran tersebut tetap ditindak oleh petugas sehingga beliau harus menunjukan surat-surat kendaraannya. Walaupun petugas akhirnya sadar siapa yang ditindaknya, Sri Sultan tetap meminta untuk ditilang. Mengapa perilaku tersebut mencerminkan integritas terhadap bangsa Indonesia?
- Keberanian ditunjukan oleh petugas dengan menindak pelanggar walau ia adalah pemimpin
- Pelanggar rambu lalu lintas oleh seorang sultan wajib diproses lebih berat
- Petugas sungkan untuk menindak tegas karena Sri Sultan adalah sosok berwibawa
- Tanggung jawab ditunjukan seorang pemimpin tanpa rasa mentang-mentang berkuasa
- Penindakan atas pelanggaran yang dilakukan pemimpin akan dicontoh masyarakat
Integritas adalah prinsip yang menunjukkan komitmen terhadap kejujuran, tanggung jawab, dan ketaatan pada aturan, tanpa memandang posisi atau kekuasaan seseorang. Dalam cerita ini, Sri Sultan Hamengku Buwono IX menunjukkan sikap yang penuh integritas sebagai pemimpin dengan bersedia mengikuti proses hukum meskipun ia memiliki kedudukan yang tinggi. Sikap ini mencerminkan rasa tanggung jawab dan kesadaran bahwa hukum berlaku bagi semua warga negara tanpa terkecuali, termasuk dirinya sebagai seorang sultan.
Jawaban d adalah yang paling tepat karena menunjukkan bahwa Sri Sultan tidak menggunakan posisinya untuk menghindari konsekuensi dari tindakannya. Ia tetap bertanggung jawab dan tidak merasa di atas hukum, melainkan menempatkan dirinya setara dengan warga lainnya di hadapan hukum. Sikap ini mengajarkan bahwa seorang pemimpin yang baik harus menunjukkan contoh keteladanan dan tidak memanfaatkan kekuasaan untuk keuntungan pribadi.
Penjelasan untuk pilihan lainnya:
- a. Keberanian ditunjukan oleh petugas dengan menindak pelanggar walau ia adalah pemimpin memang benar, namun tidak menjelaskan integritas yang ditunjukkan oleh Sri Sultan. Soal ini menekankan pada perilaku pemimpin, bukan petugas.
- b. Pelanggar rambu lalu lintas oleh seorang sultan wajib diproses lebih berat tidak relevan dengan konsep integritas. Hukum harus ditegakkan sama untuk semua, tanpa perbedaan dalam beratnya hukuman.
- c. Petugas sungkan untuk menindak tegas karena Sri Sultan adalah sosok berwibawa tidak tepat, karena soal tidak berfokus pada rasa sungkan, melainkan pada tindakan Sri Sultan.
- e. Penindakan atas pelanggaran yang dilakukan pemimpin akan dicontoh masyarakat adalah efek dari sikap Sri Sultan, tetapi tidak sepenuhnya menjelaskan nilai integritas yang diperlihatkannya.
Oleh karena itu, jawaban d. Tanggung jawab ditunjukan seorang pemimpin tanpa rasa mentang-mentang berkuasa paling tepat karena perilaku Sri Sultan mencerminkan bahwa ia menghormati hukum dan menempatkan diri sebagai warga negara yang bertanggung jawab, yang tidak menyalahgunakan kekuasaannya.
Perilaku primodialisme yang menganggap bahwa suku sendiri paling unggul dibandingkan dengan suku lain sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip Bhineka Tunggal Ika dapat mengganggu terwujudnya keutuhan NKRI. Berikut ini merupakan bukti yang menunjukan adanya hubungan integrasi dengan Bhineka Tunggal Ika adalah ...
- Perbedaan suku bangsa yang ada di Indonesia menjadi kekayaan yang menguatkan persatuan Indonesia
- Selalu mengembangkan budaya suku sendiri agar tidak tertinggal dengan suku-suku lain di Indonesia
- Menjaga keutuhan NKRI dengan memberi ruang berkembangnya fanatisme suku-suku di Indonesia
- Menganggap sukunya sendiri adalah suku yang superior dibandingkan suku lain yang ada di Indonesia
- Bangga dengan suku sendiri dengan memandang rendah suku lain yang ada di wilayah di Indonesia
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu” mengandung makna bahwa keberagaman suku, agama, ras, dan golongan di Indonesia bukanlah suatu penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun persatuan. Prinsip ini menekankan pentingnya mengakui dan menghargai perbedaan, sekaligus bekerja sama dalam kerangka persatuan.
Jawaban a adalah yang paling tepat karena menyatakan bahwa perbedaan suku di Indonesia dianggap sebagai kekayaan yang memperkuat persatuan bangsa. Pernyataan ini sejalan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika, di mana keberagaman dipandang positif dan menjadi faktor penting dalam membangun keutuhan dan kebersamaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Penjelasan mengenai pilihan lainnya:
- b. Selalu mengembangkan budaya suku sendiri agar tidak tertinggal dengan suku-suku lain di Indonesia meskipun bernada positif, namun tidak mencerminkan integrasi dengan Bhinneka Tunggal Ika. Fokus utamanya adalah pada pengembangan satu suku, bukan persatuan seluruh suku bangsa.
- c. Menjaga keutuhan NKRI dengan memberi ruang berkembangnya fanatisme suku-suku di Indonesia tidak sejalan dengan Bhinneka Tunggal Ika, karena fanatisme suku dapat menyebabkan konflik dan pemisahan, bukannya persatuan.
- d. Menganggap sukunya sendiri adalah suku yang superior dibandingkan suku lain yang ada di Indonesia justru bertentangan dengan Bhinneka Tunggal Ika, karena menganggap satu suku lebih unggul dapat memicu diskriminasi dan konflik.
- e. Bangga dengan suku sendiri dengan memandang rendah suku lain yang ada di wilayah di Indonesia juga bertentangan dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, karena memandang rendah suku lain dapat menyebabkan disintegrasi sosial.
Oleh karena itu, pilihan a. Perbedaan suku bangsa yang ada di Indonesia menjadi kekayaan yang menguatkan persatuan Indonesia paling tepat karena mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman, yang merupakan inti dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Demikian kumpulan contoh soal dan pembahasan Integritas TWK SKD CPNS paket 3. Silahkan pelajari paket soal lainnya supaya kamu makin terbiasa dengan tipe soal CPNS yang sering muncul.
Jika ada soal yang belum dipahami, silakan pelajari kembali materinya ya. Atau bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, biar kita bisa belajar bareng.