Latihan Soal Integritas TWK SKD CPNS dan Pembahasan Lengkap (Paket 4)

Berikut ini contoh soal latihan Integritas TWK SKD CPNS - paket 4 yang sudah dilengkapi pembahasan. Semangat belajar! ✨

1

Ir. Soekarno adalah bapak proklamasi Indonesia. Beliau pernah diasingkan wilayah di Indonesia. Pengasingan beliau tidak pernah menyurutkan tekadnya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Integritas Soekarno pada kasus ini adalah ...

  1. Mengobarkan perlawanan rakyat Indonesia diberbagai wilayah
  2. Tidak pernah takut selama dalam masa pengasingan di berbagai wilayah
  3. Selama dalam pengasingan banyak membaca buku perjuangan
  4. Terus berani memperjuangkan kemerdekaan meski mendapat tekanan
  5. Bersedia diasingkan oleh penjajah kemanapun di berbagai wilayah
Jawaban : d

Integritas adalah prinsip yang menunjukkan komitmen terhadap nilai-nilai kebenaran, keteguhan hati, dan ketaatan pada prinsip meskipun menghadapi berbagai tantangan atau tekanan. Dalam konteks perjuangan kemerdekaan Indonesia, Ir. Soekarno menunjukkan integritas yang kuat dengan tetap berjuang untuk kemerdekaan bangsa, meskipun dihadapkan pada ancaman, pengasingan, dan tekanan dari penjajah.

Jawaban d adalah yang paling tepat karena menggambarkan bahwa Soekarno tidak menyerah dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia meskipun ia diasingkan dan berada dalam situasi sulit. Tekanan dari penjajah tidak memadamkan semangat dan tekadnya untuk mencapai kemerdekaan bagi rakyat Indonesia. Sikap ini menunjukkan keberanian dan komitmen Soekarno terhadap cita-cita kemerdekaan.

Penjelasan mengenai pilihan lainnya:

  • a. Mengobarkan perlawanan rakyat Indonesia di berbagai wilayah kurang tepat karena pengasingan Soekarno membuatnya terbatas dalam melakukan perlawanan langsung. Fokus soal ini adalah tentang keteguhan Soekarno selama masa pengasingan.
  • b. Tidak pernah takut selama dalam masa pengasingan di berbagai wilayah benar adanya, tetapi tidak secara langsung mencerminkan upaya dan tekadnya untuk memperjuangkan kemerdekaan selama pengasingan.
  • c. Selama dalam pengasingan banyak membaca buku perjuangan menunjukkan kesiapannya, tetapi ini adalah bagian dari persiapan dirinya sendiri, bukan langsung tentang integritas dalam perjuangannya.
  • e. Bersedia diasingkan oleh penjajah ke mana pun di berbagai wilayah mencerminkan penerimaan terhadap keadaan, tetapi tidak mengungkapkan tekad dan keberanian dalam perjuangan kemerdekaan.

Oleh karena itu, pilihan d. Terus berani memperjuangkan kemerdekaan meski mendapat tekanan paling tepat karena menggambarkan integritas Soekarno dalam mempertahankan perjuangannya untuk kemerdekaan, meskipun harus menghadapi pengasingan dan berbagai bentuk tekanan.

2

Ki Hajar Dewantara sebagai seorang pejabat negara sekaligus bangsawan diriwayatkan tidak pernah sungkan membeli perabotan bekas dari teman atau pelelangan. Mengapa perbuatan tersebut mencerminkan integritas terhadap bangsa Indonesia?

  1. Kebermanfaatan dari perabotan lebih penting daripada kemewahan
  2. Kesederhanaan seseorang yang memiliki akses kemapanan tetapi tidak dilakukan
  3. Menjadi contoh nyata pelaksanaan prinsip ekonomi dalam bidang rumah tangga
  4. Teladan bagi para kaum bangsawan untuk meninggalkan identitasnya
  5. Bangsa Indonesia memiliki pemimpin yang berpandangan ekologis
Jawaban : b

Integritas adalah kualitas dari ketulusan, kejujuran, dan kesesuaian antara perkataan dan perbuatan seseorang, terutama dalam menjalankan peran atau jabatannya. Dalam konteks ini, Ki Hajar Dewantara, seorang pejabat negara dan bangsawan, memilih untuk hidup sederhana dengan membeli perabotan bekas, meskipun ia memiliki akses untuk membeli barang-barang baru dan mewah. Sikap ini menunjukkan bahwa ia tidak mengutamakan kemewahan, melainkan kesederhanaan dan efisiensi, yang juga merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai yang lebih penting daripada sekadar status atau kekayaan.

Jawaban b adalah yang paling tepat karena mencerminkan bahwa Ki Hajar Dewantara, meskipun memiliki akses terhadap kemewahan, tetap memilih hidup sederhana. Sikap ini adalah bentuk integritas, di mana ia menunjukkan keteladanan bagi masyarakat dengan tidak mengejar kemewahan yang tidak diperlukan. Kesederhanaan seperti ini sangat selaras dengan prinsip yang sering ditekankan dalam budaya Indonesia, yaitu mengutamakan kehidupan yang sederhana, apa adanya, dan tidak berlebihan.

Penjelasan untuk pilihan lainnya:

  • a. Kebermanfaatan dari perabotan lebih penting daripada kemewahan meskipun benar, tidak sepenuhnya mencerminkan integritas, melainkan hanya penekanan pada fungsi.
  • c. Menjadi contoh nyata pelaksanaan prinsip ekonomi dalam bidang rumah tangga kurang tepat karena soal ini lebih berkaitan dengan integritas daripada penerapan prinsip ekonomi.
  • d. Teladan bagi para kaum bangsawan untuk meninggalkan identitasnya tidak sepenuhnya sesuai, karena kesederhanaan bukan berarti meninggalkan identitasnya, melainkan lebih kepada sikap hidup.
  • e. Bangsa Indonesia memiliki pemimpin yang berpandangan ekologis tidak relevan karena pilihan perabot bekas tidak selalu berkaitan langsung dengan pandangan ekologis, meskipun memang ada manfaat ekologis dari sikap tersebut.

Oleh karena itu, pilihan b. Kesederhanaan seseorang yang memiliki akses kemapanan tetapi tidak dilakukan paling tepat karena menggambarkan integritas Ki Hajar Dewantara dalam memilih hidup sederhana meskipun mampu hidup mewah, sehingga menjadi teladan bagi masyarakat.

3

Selain orang Indonesia asli terdapat juga bangsa Tionghoa, Arab, dan India yang telah turun temurun menetap di wilayah Indonesia. Mereka dapat menjadi warga negara Indonesia sepanjang mereka bersungguh-sungguh ingin menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Kesungguhan mereka untuk menjadi WNI merupakan hal yang penting karena ...

  1. Perbedaan etnis lebih memperkaya bangsa Indonesia
  2. Semakin banyak WNI semakin kuat persatuan bangsa
  3. Indonesia terbuka bagi semua warga yang ingin menjadi WNI
  4. Mendukung persatuan bangsa Indonesia
  5. Kepentingan politik lebih penting dari pada etnis
Jawaban : d

Indonesia adalah negara yang memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti “Berbeda-beda tetapi tetap satu.” Prinsip ini menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman etnis, budaya, dan agama. Kesungguhan bangsa Tionghoa, Arab, India, dan kelompok etnis lainnya yang tinggal di Indonesia untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) adalah bentuk komitmen mereka dalam mendukung persatuan bangsa. Dengan berkomitmen untuk menjadi bagian dari Indonesia, mereka berkontribusi pada keutuhan dan kesatuan negara, mengakui serta menghormati nilai-nilai yang berlaku dalam NKRI.

Jawaban d adalah yang paling tepat karena mencerminkan bahwa kesungguhan mereka untuk menjadi WNI adalah wujud dukungan terhadap persatuan Indonesia. Dalam keberagaman etnis, komitmen untuk bersatu di bawah identitas Indonesia menjadi landasan yang memperkokoh persatuan bangsa. Kesediaan berbagai etnis untuk bersatu dalam satu kesatuan bangsa menunjukkan bahwa mereka mendukung integrasi dan solidaritas di antara seluruh warga negara Indonesia.

Penjelasan mengenai pilihan lainnya:

  • a. Perbedaan etnis lebih memperkaya bangsa Indonesia meskipun benar, pilihan ini lebih mengarah pada keuntungan dari segi keragaman budaya, bukan persatuan secara langsung.
  • b. Semakin banyak WNI semakin kuat persatuan bangsa tidak tepat, karena kekuatan persatuan tidak bergantung pada jumlah WNI, tetapi pada komitmen mereka untuk bersatu.
  • c. Indonesia terbuka bagi semua warga yang ingin menjadi WNI meskipun relevan, tidak langsung menyoroti pentingnya kesatuan dan persatuan bangsa yang didukung oleh kesungguhan menjadi WNI.
  • e. Kepentingan politik lebih penting dari pada etnis tidak sesuai dengan konteks soal, karena tidak terkait dengan prinsip persatuan atau nilai kebangsaan.

Dengan demikian, pilihan d. Mendukung persatuan bangsa Indonesia paling tepat karena menekankan pentingnya komitmen untuk bersatu sebagai WNI demi memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman etnis yang ada di Indonesia.

4

Pada saat sidang BPUPKI tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945 dalam rangka merumuskan dasar negara, setiap tokoh (M. Yamin, Soepomo, dan Soekarno) memiliki prinsip dasar negara yang berbeda-beda. Namun demikian terdapat persamaan di antara ketiganya dalam mengungkapkan prinsip dasar negara yaitu ...

  1. Memuat prinsip ketuhanan
  2. Bercirikan prinsip kekeluargaan
  3. Memiliki prinsip internasionalisme
  4. Adanya prinsip gotong-royong
  5. Memiliki prinsip demokrasi
Jawaban : e

Dalam sidang BPUPKI tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945, M. Yamin, Soepomo, dan Soekarno mengajukan gagasan mengenai dasar negara Indonesia yang memiliki pendekatan berbeda. Meskipun mereka menawarkan konsep yang beragam, terdapat persamaan prinsip antara ketiganya, yaitu prinsip demokrasi.

Berikut analisis yang mendukung jawaban ini:

  • a. Memuat prinsip ketuhanan
    Meskipun prinsip ketuhanan diangkat dalam pidato Soekarno dan juga disinggung dalam pemikiran M. Yamin, prinsip ini tidak secara universal ditekankan oleh Soepomo sebagai ciri utama dasar negara.

  • b. Bercirikan prinsip kekeluargaan
    Prinsip kekeluargaan terutama menjadi ciri khas dari pandangan Soepomo yang menekankan konsep negara integralistik, bukan pandangan utama dari ketiga tokoh.

  • c. Memiliki prinsip internasionalisme
    Internasionalisme atau perikemanusiaan lebih banyak dibahas oleh Soekarno. Meskipun memiliki nilai penting, prinsip ini tidak secara jelas disebutkan oleh semua tokoh sebagai elemen dasar.

  • d. Adanya prinsip gotong-royong
    Gotong-royong ditekankan oleh Soekarno dalam pidatonya, tetapi tidak disebutkan oleh ketiga tokoh sebagai unsur utama secara bersamaan.

  • e. Memiliki prinsip demokrasi
    Prinsip demokrasi adalah persamaan yang ada dalam pidato ketiga tokoh. M. Yamin berbicara tentang pentingnya perwakilan rakyat dalam pemerintah, Soekarno menekankan pada demokrasi politik dalam konsep Pancasila-nya, dan Soepomo mengakui pentingnya persatuan rakyat dalam konteks kebangsaan. Dengan kata lain, mereka semua mengakui pentingnya unsur demokrasi atau kedaulatan rakyat dalam dasar negara Indonesia.

Jadi, dengan revisi ini, e. Memiliki prinsip demokrasi benar-benar merupakan jawaban yang tepat karena ketiga tokoh menyepakati pentingnya demokrasi dalam bentuk yang sesuai dengan gagasan mereka masing-masing tentang negara.

5

Para generasi muda penerus bangsa dipandang belum memiliki kesadaran yang mencukupi atas ancaman dan gangguan dari luar. Oleh karena itu, perwujudan nilai Pancasila di berbagai bidang terkendala karena kurangnya peran serta generasi muda. Apakah urgensi bagi pemuda untuk melestarikan Pancasila di era globalisasi?

  1. Mengoptimalkan perannya dalam penegakkan hak asasi manusia
  2. Memperjuangkan nilai-nilai asli Indonesia untuk menguasai dunia
  3. Menyebarluaskan gagasan Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa
  4. Menangkal segala hal berbau asing karena mengancam identitas asli Indonesia
  5. Mewujudkan masa depan Indonesia sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa di ranah global
Jawaban : e

Di era globalisasi, generasi muda memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila. Globalisasi membawa berbagai pengaruh asing yang dapat memengaruhi identitas dan budaya nasional. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila agar mereka dapat mempertahankan identitas Indonesia sambil beradaptasi dengan perkembangan global.

Mari kita analisis setiap opsi:

  • a. Mengoptimalkan perannya dalam penegakkan hak asasi manusia
    Meskipun penegakan hak asasi manusia merupakan bagian penting dari peran generasi muda, hal ini tidak secara langsung berkaitan dengan urgensi pelestarian Pancasila. Pancasila memang mendukung nilai-nilai kemanusiaan, namun perwujudannya lebih luas daripada hanya menegakkan hak asasi manusia.

  • b. Memperjuangkan nilai-nilai asli Indonesia untuk menguasai dunia
    Pernyataan ini kurang tepat karena Pancasila bukanlah alat untuk “menguasai dunia,” melainkan untuk memperkuat identitas nasional dan menjaga persatuan Indonesia. Pancasila lebih menekankan pada kerukunan dan kedamaian, bukan dominasi atas bangsa lain.

  • c. Menyebarluaskan gagasan Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa
    Ini merupakan pernyataan yang relevan, namun penyebarluasan gagasan Pancasila hanyalah salah satu bagian dari urgensi pelestariannya. Fokus utama adalah bagaimana generasi muda menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan membentuk masa depan yang sesuai dengan cita-cita bangsa.

  • d. Menangkal segala hal berbau asing karena mengancam identitas asli Indonesia
    Meskipun penting untuk melestarikan identitas nasional, menangkal segala hal asing bukanlah pendekatan yang tepat. Globalisasi dapat membawa hal-hal positif jika disikapi dengan bijak, dan Pancasila mengajarkan keterbukaan terhadap kebudayaan lain dengan tetap mempertahankan nilai-nilai bangsa.

  • e. Mewujudkan masa depan Indonesia sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa di ranah global
    Pernyataan ini paling sesuai, karena pelestarian Pancasila oleh generasi muda bertujuan untuk menjaga cita-cita pendiri bangsa, yaitu menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur. Dengan menjaga dan menerapkan Pancasila, generasi muda dapat membawa nilai-nilai tersebut ke dalam kancah global dan menunjukkan identitas nasional yang kuat sambil berkontribusi positif dalam dunia yang terus berkembang.

Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat adalah e, karena ini menggarisbawahi pentingnya peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai Pancasila untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang sesuai dengan visi para pendiri bangsa dalam era global.

Demikian kumpulan contoh soal dan pembahasan Integritas TWK SKD CPNS paket 4. Silahkan pelajari paket soal lainnya supaya kamu makin terbiasa dengan tipe soal CPNS yang sering muncul.

Jika ada soal yang belum dipahami, silakan pelajari kembali materinya ya. Atau bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, biar kita bisa belajar bareng.

Materi TWK
Materi TIU
Materi TKP
Soal TWK
Soal TIU
Soal TKP

Kategori
CPNS SKD TWK Integritas

Berbagi itu indah

Gimana kesanmu sama konten ini?