Latihan Soal Nasionalisme TWK SKD CPNS dan Pembahasan Lengkap (Paket 1)

Berikut ini contoh soal latihan Nasionalisme TWK SKD CPNS - paket 1 yang sudah dilengkapi pembahasan. Semangat belajar! ✨

1

Salah satu contoh nilai persatuan Indonesia adalah bahwa semangat kebangsaan diarahkan pada pelindungan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia yang senasib sepenanggungan dalam bingkai NKRI. Bukti bahwa nilai tersebut digali dari budaya bangsa Indonesia adalah ...

  1. Perjuangan kemerdekaan dilakukan oleh semua rakyat Indonesia
  2. Sikap patriotisme dan nasionalisme sudah tumbuh sejak penjajahan
  3. Semangat rela berkorban untuk kemerdekaan bangsa Indonesia
  4. Kerelaan bergabung menjadi bangsa Indonesia yang merdeka
  5. Kuatnya rasa persatuan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia
Jawaban : e

Soal ini menanyakan contoh nilai persatuan Indonesia yang menunjukkan bahwa semangat kebangsaan berakar pada budaya bangsa Indonesia. Nilai persatuan ini terlihat dalam upaya kolektif yang dilakukan oleh rakyat Indonesia untuk mencapai kemerdekaan dan mempertahankan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mari kita bahas setiap pilihan jawaban:

  1. Perjuangan kemerdekaan dilakukan oleh semua rakyat Indonesia
    Jawaban ini relevan, karena menunjukkan bahwa perjuangan kemerdekaan tidak hanya dilakukan oleh satu kelompok saja, tetapi oleh seluruh rakyat Indonesia, yang menunjukkan nilai persatuan. Namun, pilihan ini lebih menyoroti tindakan kolektif tanpa secara spesifik menyebutkan nilai persatuan.

  2. Sikap patriotisme dan nasionalisme sudah tumbuh sejak penjajahan
    Pernyataan ini menunjukkan bahwa patriotisme dan nasionalisme memang sudah ada sejak masa penjajahan, tetapi tidak sepenuhnya menggambarkan persatuan sebagai nilai inti yang dihasilkan dari budaya Indonesia. Sikap ini lebih mencerminkan perasaan cinta tanah air secara individual.

  3. Semangat rela berkorban untuk kemerdekaan bangsa Indonesia
    Semangat rela berkorban menunjukkan pengorbanan demi kemerdekaan, tetapi ini lebih mencerminkan nilai heroisme atau pengorbanan, bukan spesifik pada persatuan sebagai nilai kolektif yang digali dari budaya bangsa Indonesia.

  4. Kerelaan bergabung menjadi bangsa Indonesia yang merdeka
    Pernyataan ini mencerminkan persatuan, tetapi lebih mengarah pada aspirasi untuk merdeka sebagai bangsa, tanpa secara langsung mencerminkan upaya kolektif dalam mempertahankan persatuan.

  5. Kuatnya rasa persatuan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia
    Ini adalah jawaban yang paling tepat. Pernyataan ini dengan jelas menunjukkan persatuan sebagai nilai yang digali dari budaya bangsa Indonesia, di mana seluruh rakyat Indonesia bersatu padu dalam memperjuangkan kemerdekaan. Kuatnya rasa persatuan yang muncul di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya menunjukkan bahwa nilai ini berakar kuat dalam budaya dan sejarah bangsa Indonesia.

Jawaban yang paling tepat adalah pilihan (e) Kuatnya rasa persatuan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Pilihan ini mencerminkan nilai persatuan yang digali dari budaya bangsa Indonesia, karena seluruh rakyat bersatu untuk mencapai kemerdekaan. Persatuan ini mencerminkan sikap senasib sepenanggungan di bawah penjajahan, yang menjadi dasar penting bagi semangat kebangsaan Indonesia dalam bingkai NKRI.

2

Peristiwa pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak penting dalam sejarah lahirnya bangsa Indonesia. Para pemuda dari berbagai suku dan daerah berkumpul untuk mengikrarkan sumpah yang dikenal dengan Sumpah Pemuda. Bercermin dari peristiwa sejarah tersebut, yang tidak termasuk ke dalam nilai nasionalisme yang dapat digali dan diamalkan oleh generasi penerus bangsa adalah ...

  1. Kepedulian generasi muda terhadap nasib bangsa
  2. Keberanian melawan kolonialisme
  3. Mengorbankan semangat kesukuan dan kedaerahan dalam berjuang
  4. Menunjukan eksistensi generasi muda Indonesia saat itu kepada pihak kolonial
  5. Semangat kebersamaan untuk berjuang
Jawaban : d

Soal ini menguji pemahaman mengenai nilai-nilai nasionalisme yang tercermin dalam peristiwa Sumpah Pemuda. Kita diminta untuk mengidentifikasi opsi yang tidak termasuk ke dalam nilai nasionalisme yang relevan dan dapat diamalkan oleh generasi penerus bangsa.

Mari kita analisis setiap pilihan jawaban:

  1. Kepedulian generasi muda terhadap nasib bangsa
    Nilai ini mencerminkan semangat nasionalisme, karena menunjukkan bahwa generasi muda peduli dan bertanggung jawab atas masa depan bangsanya. Ini adalah nilai yang perlu diamalkan.
  2. Keberanian melawan kolonialisme
    Perjuangan melawan kolonialisme merupakan bentuk nasionalisme yang sangat relevan pada masa penjajahan. Meskipun kolonialisme sudah tidak ada, nilai keberanian melawan bentuk penindasan atau ancaman terhadap kedaulatan bangsa masih tetap penting.
  3. Mengorbankan semangat kesukuan dan kedaerahan dalam berjuang
    Sumpah Pemuda mencerminkan pengorbanan identitas suku dan daerah demi persatuan bangsa Indonesia. Ini adalah nilai penting yang bisa terus diamalkan dalam konteks menjaga persatuan.
  4. Menunjukan eksistensi generasi muda Indonesia saat itu kepada pihak kolonial
    Ini lebih menunjukkan semangat menunjukkan keberadaan atau eksistensi kepada pihak kolonial daripada semangat nasionalisme yang konkret. Nilai ini kurang mencerminkan upaya bersama untuk memperjuangkan kemerdekaan atau mempersatukan bangsa, sehingga tidak sejalan dengan esensi Sumpah Pemuda sebagai tonggak persatuan.
  5. Semangat kebersamaan untuk berjuang
    Semangat kebersamaan adalah nilai nasionalisme yang sangat penting dan jelas tercermin dalam Sumpah Pemuda. Ini adalah nilai yang relevan bagi generasi penerus dalam upaya membangun bangsa secara bersama-sama.

Jawaban yang paling tepat adalah pilihan D: Menunjukan eksistensi generasi muda Indonesia saat itu kepada pihak kolonial.

Pilihan ini tidak sejalan dengan nilai nasionalisme seperti yang tercermin dalam Sumpah Pemuda, yang lebih mengutamakan persatuan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap nasib bangsa secara kolektif.

3

Pada suatu hari di tempat ibadah diadakan kegiatan ceramah yang mendatangkan pembicara tokoh agama. Pembicara menyampaikan pro dan kontra ideologi Pancasila apabila ditinjau dari ajaran agama. Berdasarkan cerita tersebut, respon manakah yang paling tepat yang sesuai dengan konsep kebhinekaan untuk menghadapi tindakan di atas?

  1. Meminta penyelenggara mengentikan acara karena membahayakan eksistensi NKRI berdasarkan Pancasila
  2. Melaporkan ke pihak yang berwajib karena telah menyebarluaskan informasi yang tidak benar terkait dengan Pancasila
  3. Setelah kegiatan keagamaan selesai, menemui pembicara untuk berdiskusi tentang Pancasila sebagai Ideologi negara
  4. Meminta pemerintah untuk menerbitkan para penceramah keagamaan agar memiliki pemahaman tentang ideologi Pancasila
  5. Mengingatkan pembicara bahwa Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
Jawaban : c

Soal ini menguji pemahaman tentang bagaimana merespons tindakan yang menimbulkan perdebatan terkait ideologi Pancasila dalam konteks kebhinekaan. Respon yang paling tepat seharusnya mencerminkan sikap terbuka, dialogis, dan berupaya menjaga persatuan.

Mari kita bahas setiap pilihan jawaban:

  1. Meminta penyelenggara menghentikan acara karena membahayakan eksistensi NKRI berdasarkan Pancasila
    Respon ini reaktif dan tidak menunjukkan sikap dialogis yang mencerminkan kebhinekaan. Menghentikan acara secara langsung dapat memicu konflik dan justru mengabaikan kesempatan untuk mendiskusikan pandangan berbeda secara terbuka dan damai.

  2. Melaporkan ke pihak yang berwajib karena telah menyebarluaskan informasi yang tidak benar terkait dengan Pancasila
    Melaporkan ke pihak yang berwajib bisa menjadi langkah yang berlebihan jika tidak ada pelanggaran hukum yang jelas. Selain itu, hal ini tidak menunjukkan upaya untuk memahami pandangan yang berbeda atau untuk mencari solusi yang damai.

  3. Setelah kegiatan keagamaan selesai, menemui pembicara untuk berdiskusi tentang Pancasila sebagai Ideologi negara
    Respon ini sangat tepat karena menunjukkan sikap terbuka untuk berdialog. Dengan berdiskusi, kita bisa memahami perspektif yang berbeda dan sekaligus mengklarifikasi pandangan mengenai Pancasila. Tindakan ini sejalan dengan konsep kebhinekaan yang menghargai perbedaan dan mempromosikan saling pengertian.

  4. Meminta pemerintah untuk menerbitkan para penceramah keagamaan agar memiliki pemahaman tentang ideologi Pancasila
    Meskipun langkah ini mungkin bermanfaat dalam jangka panjang, meminta pemerintah untuk mengawasi seluruh penceramah mungkin tidak relevan dalam konteks respon langsung terhadap situasi ini. Tindakan ini juga tidak menyelesaikan permasalahan saat itu.

  5. Mengingatkan pembicara bahwa Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
    Memberikan pengingat kepada pembicara mengenai Pancasila sebagai dasar negara dapat bersifat positif, namun harus dilakukan dalam konteks yang dialogis. Langkah ini bisa menjadi bagian dari diskusi langsung, seperti yang diusulkan dalam pilihan ketiga.

Jawaban yang paling tepat adalah pilihan ketiga: Setelah kegiatan keagamaan selesai, menemui pembicara untuk berdiskusi tentang Pancasila sebagai Ideologi negara.
Pilihan ini sejalan dengan konsep kebhinekaan yang mengedepankan dialog, toleransi, dan rasa saling menghormati. Dengan berdiskusi secara damai dan terbuka, kita dapat memahami perbedaan pandangan dan menjaga persatuan, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

4

Pemanfaatan media sosial sebagai wahana untuk berbagi informasi bagi anggota yang beragam merupakan hal yang tak terbantahkan pada era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini. Dalam konteks ini, sikap yang paling tepat adalah ...

  1. Lebih teliti dan berhati-hati dalam menyebarluaskan berita atau informasi kepada orang lain
  2. Menoleransi tindakan anggota yang sering menyinggung isu SARA
  3. Mengembangkan sikap saling curiga di antara sesama anggota media sosial
  4. Berprasangka buruk terhadap sesama anggota media sosial tersebut
  5. Menoleransi tindakan anggota lain yang tidak sesuai dengan aturan
Jawaban : a

Soal ini membahas sikap yang tepat dalam memanfaatkan media sosial, terutama dalam konteks berbagi informasi di lingkungan yang beragam. Dalam era digital, penting untuk bersikap bijaksana dan berhati-hati dalam menyebarkan informasi, agar tercipta lingkungan media sosial yang positif dan kondusif.

Mari kita analisis setiap pilihan jawaban:

  1. Lebih teliti dan berhati-hati dalam menyebarluaskan berita atau informasi kepada orang lain
    Ini adalah pilihan yang sangat tepat. Dalam menggunakan media sosial, bersikap teliti dan berhati-hati penting untuk mencegah penyebaran berita palsu atau hoaks, serta menjaga agar informasi yang dibagikan tidak menyinggung atau merugikan pihak lain. Sikap ini mencerminkan tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi dengan bijak.

  2. Menoleransi tindakan anggota yang sering menyinggung isu SARA
    Menoleransi tindakan yang menyinggung isu SARA tidaklah tepat, karena tindakan tersebut bisa memicu konflik dan memperkeruh suasana di media sosial. Penting untuk menjaga suasana harmonis dan menghargai perbedaan tanpa menoleransi perilaku yang dapat merusak kerukunan.

  3. Mengembangkan sikap saling curiga di antara sesama anggota media sosial
    Sikap curiga berlebihan hanya akan menciptakan lingkungan yang tidak nyaman dan tidak produktif di media sosial. Sebaliknya, kita perlu mengedepankan rasa saling percaya dan memastikan informasi yang dibagikan dapat dipertanggungjawabkan.

  4. Berprasangka buruk terhadap sesama anggota media sosial tersebut
    Berprasangka buruk tidak sesuai dengan semangat kebhinekaan dan toleransi. Sikap ini justru berpotensi merusak hubungan sosial di media sosial dan dapat menyebabkan kesalahpahaman yang tidak perlu.

  5. Menoleransi tindakan anggota lain yang tidak sesuai dengan aturan
    Menoleransi tindakan yang melanggar aturan tidaklah tepat, karena dapat mempengaruhi ketertiban dan keamanan di media sosial. Perilaku yang tidak sesuai aturan sebaiknya dilaporkan atau ditindaklanjuti agar tercipta lingkungan media sosial yang positif.

Jawaban yang paling tepat adalah pilihan pertama: Lebih teliti dan berhati-hati dalam menyebarluaskan berita atau informasi kepada orang lain.
Sikap ini menunjukkan tanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial dengan bijak. Dengan teliti dan berhati-hati, kita dapat membantu mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan dan menjaga suasana yang harmonis serta produktif di lingkungan media sosial, terutama dalam kelompok yang beragam.

5

UUD NRI 1945 mengandung ketentuan yang memberikan kebebasan dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Contoh perilaku yang mencerminkannya adalah ...

  1. Mempelajari ajaran agama masing-masing dengan baik agar tidak timbul kesalahan dalam mempelajarinya
  2. Berpedoman pada ajaran agama masing-masing sebagai sikap hidup agar tidak menimbulkan dosa
  3. Menghormati dan memberikan kesempatan bagi orang lain melaksanakan ibadahnya
  4. Menjunjung tinggi ajaran agama masing-masing karena karena ajaran tersebut paling benar dibandingkan dengan yang lain
  5. Memprotes pendirian tempat ibadah agama lain karena dianggap tidak banyak pengikutnya
Jawaban : c

Soal ini menguji pemahaman tentang penerapan kebebasan beragama yang dijamin oleh UUD NRI 1945. Ketentuan ini menggarisbawahi pentingnya menghormati hak setiap orang untuk menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, serta menjaga toleransi dalam masyarakat yang beragam.

Mari kita bahas setiap pilihan jawaban:

  1. Mempelajari ajaran agama masing-masing dengan baik agar tidak timbul kesalahan dalam mempelajarinya
    Mempelajari ajaran agama masing-masing adalah hal yang baik, namun ini bersifat personal dan tidak langsung mencerminkan sikap yang mendukung kebebasan beragama. Jawaban ini lebih menekankan pada pemahaman agama sendiri daripada menunjukkan sikap toleransi terhadap agama lain.

  2. Berpedoman pada ajaran agama masing-masing sebagai sikap hidup agar tidak menimbulkan dosa
    Mengikuti ajaran agama sebagai pedoman hidup merupakan sikap yang baik, tetapi tidak secara langsung menunjukkan penghormatan atau dukungan terhadap kebebasan beragama orang lain. Ini adalah bentuk pengamalan ajaran agama masing-masing.

  3. Menghormati dan memberikan kesempatan bagi orang lain melaksanakan ibadahnya
    Ini adalah jawaban yang paling tepat. Menghormati dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menjalankan ibadahnya menunjukkan sikap toleransi dan penghormatan terhadap kebebasan beragama, sesuai dengan semangat UUD NRI 1945. Sikap ini mendukung terciptanya lingkungan yang harmonis dan damai di tengah masyarakat yang beragam.

  4. Menjunjung tinggi ajaran agama masing-masing karena karena ajaran tersebut paling benar dibandingkan dengan yang lain
    Sikap ini tidak mencerminkan toleransi beragama. Menjunjung tinggi ajaran agama sendiri memang penting, namun pernyataan ini bersifat eksklusif dan cenderung meremehkan agama lain, yang bisa menimbulkan perpecahan dan konflik.

  5. Memprotes pendirian tempat ibadah agama lain karena dianggap tidak banyak pengikutnya
    Ini adalah sikap yang tidak mencerminkan kebebasan beragama. Memprotes pendirian tempat ibadah agama lain bertentangan dengan prinsip kebebasan beragama dan tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila maupun UUD NRI 1945. Sikap ini dapat menghambat terciptanya kerukunan antarumat beragama.

Jawaban yang paling tepat adalah pilihan ketiga: Menghormati dan memberikan kesempatan bagi orang lain melaksanakan ibadahnya.
Pilihan ini secara langsung mencerminkan nilai kebebasan beragama yang terkandung dalam UUD NRI 1945. Menghormati ibadah agama lain menunjukkan sikap toleransi dan pengakuan terhadap hak orang lain untuk menjalankan keyakinannya, yang merupakan prinsip dasar dalam menjaga kerukunan dan persatuan dalam masyarakat yang beragam.

Demikian kumpulan contoh soal dan pembahasan Nasionalisme TWK SKD CPNS paket 1. Silahkan pelajari paket soal lainnya supaya kamu makin terbiasa dengan tipe soal CPNS yang sering muncul.

Jika ada soal yang belum dipahami, silakan pelajari kembali materinya ya. Atau bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, biar kita bisa belajar bareng.

Materi TWK
Materi TIU
Materi TKP
Soal TWK
Soal TIU
Soal TKP

Kategori
CPNS SKD TWK Nasionalisme

Berbagi itu indah

Gimana kesanmu sama konten ini?