Kumpulan Contoh Soal dan Pembahasan TIU SKD CPNS - Paket 78

Berikut ini kumpulan contoh soal dan pembahasan TIU SKD CPNS - paket 78. Semangat belajar!

1

Pelajar di Purwakarta mulai diwajibkan membawa alat kebersihan ke sekolah. Tujuannya, agar terlibat dalam penanganan kebersihan di lingkungan sekolah. "lnstruksi dari Pak Bupati (Dedi Mulyadi). Mulai pekan depan pelajar harus bawa sapu dan alat kebersihan lainnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Purwakarta, Rasmita, Selasa {29/3). Dia mengatakan, pelajar membawa alat kebersihan dua kali dalam seminggu. Teknisnya, sebelum masuk sekolah para siswa maupun siswi membersihkan lingkungan sekolah terlebih dulu. "Jadwalnya setiap hari Selasa dan Kamis. Sebelum masuk sekolah, mereka bersih-bersih lingkungan sekitar sekolah termasuk ruas jalan dan memungut sampah untuk memisahkan sampah plastik dan organik. Sampah organik seperti daun dikumpulkan supaya jadi pupuk untuk menanam pohon di lingkungan sekolah," ujar Rasmita.

Selain itu, Rasmita menjelaskan setiap pelajar juga akan belajar di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cikolotok untuk belajar pengelolaan sampah. "Selain belajar, instruksi dari Pak Bupati supaya pelajar mulai peka akan kesadaran sosial dan respek pada pemungut sampah yang tiap hari bersihkan Purwakarta dari sampah," imbuhnya. Pelajar di Purwakarta menyukai kebersihan sehingga menyetujui usulan tersebut meskipun sempat mendapat protes dari para orangtua. Penanganan sampah, kata dia, selama ini selalu jadi permasalahan di setiap daerah. Peran pelajar agar sadar dalam pengelolaan sampah menurutnya harus dilakukan sejak dini. "Jika kesadaran kelola sampah dengan baik dilakukan sejak dini maka kelak mental warga Purwakarta akan semakin baik," pungkas Ramita. (Sumber: http://www.merdeka.com/ tanggal 29 Maret 2016)

Kalimat sumbang dalam teks tersebut ditunjukkan dalam ....

  1. Paragraf 1 kalimat ke-6
  2. Paragraf 2 kalimat ke-6
  3. Paragraf 1 kalimat ke-4
  4. Paragraf 2 kalimat ke-3
  5. Paragraf 1 kalimat ke-7
Jawaban : d

Kalimat sumbang adalah kalimat yang tidak mendukung bahkan bertolak belakang dengan kalimat utamanya (topik atau isi bacaan). Kalimat sumbang dalam suatu paragraf dapat ditentukan dengan cara:

  1. Baca keseluruhan paragraf dan tentukan gagasan utama, tema, atau topik paragraf terlebih dahulu.
  2. Cari kalimat penjelas yang tidak mendukung dan mempunyai sifat berkebalikan dengan gagasan utama.

Jadi, kalimat sumbang dalam wacana di atas ditemukan dalam paragraf 2 kalimat ke-3, yaitu kalimat "Pelajar di Purwakarta menyukai kebersihan sehingga menyetujui usulan tersebut meskipun sempat mendapat protes dari para orang tua."

2

Berlibur merupakan kegiatan yang menyenangkan. Apalagi dilakukan bersama keluarga atau orang tercinta. Namun, usai berlibur pastikan anak Anda tidak malas ke sekolah. Pasalnya, hal tersebut kerap terjadi usai berlibur panjang. Konsultan pendidikan, Denyse Whelan mengungkapkan liburan perlu dilakukan agar anak tidak mengalami stres dan jenuh dengan aktivitasnya. Sebaiknya, para orang tua tidak menggunakan seluruh waktu libur sekolah untuk berlibur. "Misalnya saja libur selama dua minggu, sisakan 3-4 hari untuk anak bisa beristirahat di rumah. Selain memberi anak waktu istirahat, waktu liburan yang tersisa juga bisa membuat mereka siap dengan keadaan belajar yang baru," papar Whelan yang dilansir dari Essential Kids. Menurut Whelan, para orang tua bisa menggunakan sisa waktu berlibur untuk membantu anak beradaptasi dengan teman atau pelajaran baru.

Selain itu, liburan juga bisa digunakan untuk melatih anak menghadapi situasi kembali di sekolah. "Khususnya bagi anak yang masih duduk di bangku TK dan SD, bawakan mereka buku cerita edukasi atau ajak mereka mengenal lingkungan sekitar di mana orangtua bisa menyelipkan pengetahuan di sela-sela waktu itu," kata dia. Cara ini dipercaya bisa membuat si kecil tetap bertanggungjawab atas kewajibannya dan tetap melakukan kegiatan belajar yang menyenangkan meski sedang berlibur.

Sebuah penelitian yang dilakukan Departemen Pendidikan di lnggris menemukan, bahwa sengaja mengajak anak berlibur dengan membolos dari sekolah dapat memicu dampak buruk pada proses belajar anak. Hal ini berkaitan dengan anggapan membolos di bangku TK atau SD tidak memiliki pengaruh. "ltu anggapan yang salah. Bagaimanapun, tidak masuk sekolah walaupun anak masih TK atau SD bisa mengganggu proses pembelajaran anak. Selain itu, secara tidak langsung juga bisa mengajarkan kurang kedisiplinan pada anak. Oleh karena itu, sudah sepatutnya orangtua mengajak anak berlibur di waktu yang memang seharusnya," ujar juru bicara Departemen Pendidikan lnggris kepada Telegraph. (Sumber: http://lifestyle.sindonews.com/ tanggal 29 Maret 2016)

Tema yang tepat berdasarkan wacana di atas adalah ....

  1. Liburan sekolah
  2. Liburan bagi anak-anak
  3. Cara tepat mengisi liburan sekolah
  4. Keuntungan dan kerugian berlibur sekolah bagi anak-anak
  5. Dampak buruk ajak liburan dengan bolos sekolah
Jawaban : b

Tema adalah ide pokok suatu paragraf atau wacana yang bersifat khusus atau lebih spesifik. Terna yang sesuai dengan wacana di atas adalah liburan bagi anak-anak karena di wacana tersebut dijelaskan cara tepat rnengisi liburan, rnanfaat liburan, dan darnpak buruk dari rnernbolos untuk liburan.

3

Berlibur merupakan kegiatan yang menyenangkan. Apalagi dilakukan bersama keluarga atau orang tercinta. Namun, usai berlibur pastikan anak Anda tidak malas ke sekolah. Pasalnya, hal tersebut kerap terjadi usai berlibur panjang. Konsultan pendidikan, Denyse Whelan mengungkapkan liburan perlu dilakukan agar anak tidak mengalami stres dan jenuh dengan aktivitasnya. Sebaiknya, para orang tua tidak menggunakan seluruh waktu libur sekolah untuk berlibur. "Misalnya saja libur selama dua minggu, sisakan 3-4 hari untuk anak bisa beristirahat di rumah. Selain memberi anak waktu istirahat, waktu liburan yang tersisa juga bisa membuat mereka siap dengan keadaan belajar yang baru," papar Whelan yang dilansir dari Essential Kids. Menurut Whelan, para orang tua bisa menggunakan sisa waktu berlibur untuk membantu anak beradaptasi dengan teman atau pelajaran baru.

Selain itu, liburan juga bisa digunakan untuk melatih anak menghadapi situasi kembali di sekolah. "Khususnya bagi anak yang masih duduk di bangku TK dan SD, bawakan mereka buku cerita edukasi atau ajak mereka mengenal lingkungan sekitar di mana orangtua bisa menyelipkan pengetahuan di sela-sela waktu itu," kata dia. Cara ini dipercaya bisa membuat si kecil tetap bertanggungjawab atas kewajibannya dan tetap melakukan kegiatan belajar yang menyenangkan meski sedang berlibur.

Sebuah penelitian yang dilakukan Departemen Pendidikan di lnggris menemukan, bahwa sengaja mengajak anak berlibur dengan membolos dari sekolah dapat memicu dampak buruk pada proses belajar anak. Hal ini berkaitan dengan anggapan membolos di bangku TK atau SD tidak memiliki pengaruh. "ltu anggapan yang salah. Bagaimanapun, tidak masuk sekolah walaupun anak masih TK atau SD bisa mengganggu proses pembelajaran anak. Selain itu, secara tidak langsung juga bisa mengajarkan kurang kedisiplinan pada anak. Oleh karena itu, sudah sepatutnya orangtua mengajak anak berlibur di waktu yang memang seharusnya," ujar juru bicara Departemen Pendidikan lnggris kepada Telegraph. (Sumber: http://lifestyle.sindonews.com/ tanggal 29 Maret 2016)

Bagaimana cara menyiasati liburan anak-anak agar siap dengan keadaan belajar yang baru?

  1. Menyisakan 3-4 hari di akhir liburan di rumah saja
  2. Membelikan peralatan sekolah yang baru
  3. Membawakan buku cerita yang disukai saat berlibur
  4. Mengajak anak menikmati liburan di pedesaan
  5. Mengajak liburan ke tempat wisata yang jauh
Jawaban : a

Berdasarkan informasi pada wacana, cara menyiasati liburan anak-anak agar siap dengan keadaan belajar yang baru adalah dengan menyisakan 3-4 hari di akhir liburan di rumah saja. Hal ini dapat dilihat pada kutipan-kutipan berikut ini: "Misalnya saja libur selama dua minggu, sisakan 3-4 hari untuk anak bisa beristirahat di rumah." (paragraf 1 kalimat 7).

4

Berlibur merupakan kegiatan yang menyenangkan. Apalagi dilakukan bersama keluarga atau orang tercinta. Namun, usai berlibur pastikan anak Anda tidak malas ke sekolah. Pasalnya, hal tersebut kerap terjadi usai berlibur panjang. Konsultan pendidikan, Denyse Whelan mengungkapkan liburan perlu dilakukan agar anak tidak mengalami stres dan jenuh dengan aktivitasnya. Sebaiknya, para orang tua tidak menggunakan seluruh waktu libur sekolah untuk berlibur. "Misalnya saja libur selama dua minggu, sisakan 3-4 hari untuk anak bisa beristirahat di rumah. Selain memberi anak waktu istirahat, waktu liburan yang tersisa juga bisa membuat mereka siap dengan keadaan belajar yang baru," papar Whelan yang dilansir dari Essential Kids. Menurut Whelan, para orang tua bisa menggunakan sisa waktu berlibur untuk membantu anak beradaptasi dengan teman atau pelajaran baru.

Selain itu, liburan juga bisa digunakan untuk melatih anak menghadapi situasi kembali di sekolah. "Khususnya bagi anak yang masih duduk di bangku TK dan SD, bawakan mereka buku cerita edukasi atau ajak mereka mengenal lingkungan sekitar di mana orangtua bisa menyelipkan pengetahuan di sela-sela waktu itu," kata dia. Cara ini dipercaya bisa membuat si kecil tetap bertanggungjawab atas kewajibannya dan tetap melakukan kegiatan belajar yang menyenangkan meski sedang berlibur.

Sebuah penelitian yang dilakukan Departemen Pendidikan di lnggris menemukan, bahwa sengaja mengajak anak berlibur dengan membolos dari sekolah dapat memicu dampak buruk pada proses belajar anak. Hal ini berkaitan dengan anggapan membolos di bangku TK atau SD tidak memiliki pengaruh. "ltu anggapan yang salah. Bagaimanapun, tidak masuk sekolah walaupun anak masih TK atau SD bisa mengganggu proses pembelajaran anak. Selain itu, secara tidak langsung juga bisa mengajarkan kurang kedisiplinan pada anak. Oleh karena itu, sudah sepatutnya orangtua mengajak anak berlibur di waktu yang memang seharusnya," ujar juru bicara Departemen Pendidikan lnggris kepada Telegraph. (Sumber: http://lifestyle.sindonews.com/ tanggal 29 Maret 2016)

Berdasarkan teks di atas, salah satu penyebab terganggunya proses belajar anak di tingkat TK dan SD adalah ....

  1. Waktu liburan yang terlalu lama
  2. Bolos sekolah demi liburan
  3. Waktu liburan yang diisi dengan pekerjaan rumah
  4. Tempat berlibur yang tidak edukatif
  5. Menggunakan seluruh waktu liburan dengan kegiatan di luar rumah
Jawaban : b

Berdasarkan informasi pada wacana, salah satu penyebab terganggunya proses belajar anak di tingkat TK dan SD adalah bolos sekolah demi liburan. Hal ini dapat dilihat pada paragraf 3 kalimat 1 "Sebuah penelitian yang dilakukan Departemen Pendidikan di lnggris menemukan bahwa sengaja mengajak anak berlibur dengan membolos dari sekolah dapat memicu dampak buruk pada proses belajar anak."

5

Berlibur merupakan kegiatan yang menyenangkan. Apalagi dilakukan bersama keluarga atau orang tercinta. Namun, usai berlibur pastikan anak Anda tidak malas ke sekolah. Pasalnya, hal tersebut kerap terjadi usai berlibur panjang. Konsultan pendidikan, Denyse Whelan mengungkapkan liburan perlu dilakukan agar anak tidak mengalami stres dan jenuh dengan aktivitasnya. Sebaiknya, para orang tua tidak menggunakan seluruh waktu libur sekolah untuk berlibur. "Misalnya saja libur selama dua minggu, sisakan 3-4 hari untuk anak bisa beristirahat di rumah. Selain memberi anak waktu istirahat, waktu liburan yang tersisa juga bisa membuat mereka siap dengan keadaan belajar yang baru," papar Whelan yang dilansir dari Essential Kids. Menurut Whelan, para orang tua bisa menggunakan sisa waktu berlibur untuk membantu anak beradaptasi dengan teman atau pelajaran baru.

Selain itu, liburan juga bisa digunakan untuk melatih anak menghadapi situasi kembali di sekolah. "Khususnya bagi anak yang masih duduk di bangku TK dan SD, bawakan mereka buku cerita edukasi atau ajak mereka mengenal lingkungan sekitar di mana orangtua bisa menyelipkan pengetahuan di sela-sela waktu itu," kata dia. Cara ini dipercaya bisa membuat si kecil tetap bertanggungjawab atas kewajibannya dan tetap melakukan kegiatan belajar yang menyenangkan meski sedang berlibur.

Sebuah penelitian yang dilakukan Departemen Pendidikan di lnggris menemukan, bahwa sengaja mengajak anak berlibur dengan membolos dari sekolah dapat memicu dampak buruk pada proses belajar anak. Hal ini berkaitan dengan anggapan membolos di bangku TK atau SD tidak memiliki pengaruh. "ltu anggapan yang salah. Bagaimanapun, tidak masuk sekolah walaupun anak masih TK atau SD bisa mengganggu proses pembelajaran anak. Selain itu, secara tidak langsung juga bisa mengajarkan kurang kedisiplinan pada anak. Oleh karena itu, sudah sepatutnya orangtua mengajak anak berlibur di waktu yang memang seharusnya," ujar juru bicara Departemen Pendidikan lnggris kepada Telegraph. (Sumber: http://lifestyle.sindonews.com/ tanggal 29 Maret 2016)

Apa manfaat liburan menurut Denyse Whelan dalam wacana di atas?

  1. Membantu proses pembelajaran dan perkembangan anak
  2. Mendekatkan hubungan antara orangtua dan anak
  3. Membantu anak untuk berinteraksi dengan lingkungan di luar sekolah
  4. Mengajarkan kedisiplinan pada anak
  5. Agar tidak mengalami stres dan jenuh dengan aktivitasnya
Jawaban : e

Berdasarkan informasi pada wacana, manfaat liburan menurut Denyse Whelan adalah agar tidak mengalami stres dan jenuh dengan aktivitasnya. Hal ini dapat dilihat pada (paragraf 1 kalimat 3) "Konsultan pendidikan, Denyse Whelan mengungkapkan liburan perlu dilakukan agar anak tidak mengalami stres dan jenuh dengan aktivitasnya."

Bengkel : Mekanik = ...
  1. Truk : Sopir
  2. Rumah : Arsitek
  3. Kapal : Nelayan
  4. Toko : Pramuniaga
  5. Rumah Sakit : Pasien
🔒 Premium

Soal ini hanya untuk pengguna Bromax

Unlock Sekarang Dipakai 100.000+ pemburu skor tinggi
Mobil : Bagasi = ...
  1. Kapal : Palka
  2. Kuda : Pelana
  3. Rumah : Dapur
  4. Sepeda : Sadel
  5. Pesawat : Kargo
🔒 Premium

Soal ini hanya untuk pengguna Bromax

Unlock Sekarang Dipakai 100.000+ pemburu skor tinggi

Demikian kumpulan contoh soal dan pembahasan TIU SKD paket 78. Silahkan pelajari soal-soal paket lainnya ya.

Jika ada soal yang masih belum kamu mengerti, silahkan pelajari lagi materi terkait di aplikasi ini ya. Atau bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, biar kita bisa belajar bareng.

Materi TWK
Materi TIU
Materi TKP
Soal TWK
Soal TIU
Soal TKP

Kategori
CPNS SKD TIU

Berbagi itu indah

Gimana kesanmu sama konten ini?