Berikut ini kumpulan contoh soal dan pembahasan TIU SKD CPNS - paket 87. Semangat belajar!
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai banyaknya bisnis berbasis cyber atau online yang bermunculan tidak bisa dibendung lantaran menyesuaikan dengan zaman. Ketua Dewan Audit OJK, llya Avianti menerangkan OJK sebagai regulator industri jasa keuangan akan memfasilitasi dengan program tertentu guna mendukung kegiatan berbasis cyber. "Bisnis berbasis cyber tidak bisa kita bendung. Perkembangan bisnis berbasis cyber di Indonesia juga terutama muncul karena adanya peluang bisnis baru atau start up bisnis. Kita tentunya bicara industri jasa keuangan fasilitasi. OJK sebagai regulator punya program tertentu yang dikerjakan bersama-sarna," ujar dia di Jakarta, Selasa (29/3/2016).
Dia mencontohkan salah satunya seperti percepatan literasi keuangan yang tidak bisa lagi keluar dari bidang teknologi, terutama branchless banking. "Seperti percepatan literasi keuangan, tidak bisa lagi kita keluar dari teknologi informasi. Kita kenal branchless banking, lakupandai, kelihatannya tidak bisa jalan kalau tidak berbasis teknologi," tuturnya. Selain itu, lanjut dia transaksi perbankan melalui e-banking juga sudah menjadi kebutuhan dari nasabah, namun teknologi ini sendiri bisa menjadi risiko besar yang mengancam industri jasa keuangan. "Perbankan, e-banking, e-transaction suatu kebutuhan pelayanan konsumen perbankan. Masalah teknologi perbankan merupakan masalah cyber risk dan menjadi tantangan terbesar industri jasa keuangan. Apalagi sudut kehidupan kita tidak bisa keluar dari teknologi lnformasl," pungkasnya. (Sumber: http://ekbis.sindonews.com/ tanggal 29 Maret 2016)
Kata regulator dalam wacana di atas memiliki kesamaan arti dengan kata ....
- Pengatur
- Perangsang
- Pemicu
- Pemandu
- Kepala
Kata regulator dalam wacana di atas memiliki kesamaan makna dengan kata pengatur.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai banyaknya bisnis berbasis cyber atau online yang bermunculan tidak bisa dibendung lantaran menyesuaikan dengan zaman. Ketua Dewan Audit OJK, llya Avianti menerangkan OJK sebagai regulator industri jasa keuangan akan memfasilitasi dengan program tertentu guna mendukung kegiatan berbasis cyber. "Bisnis berbasis cyber tidak bisa kita bendung. Perkembangan bisnis berbasis cyber di Indonesia juga terutama muncul karena adanya peluang bisnis baru atau start up bisnis. Kita tentunya bicara industri jasa keuangan fasilitasi. OJK sebagai regulator punya program tertentu yang dikerjakan bersama-sarna," ujar dia di Jakarta, Selasa (29/3/2016).
Dia mencontohkan salah satunya seperti percepatan literasi keuangan yang tidak bisa lagi keluar dari bidang teknologi, terutama branchless banking. "Seperti percepatan literasi keuangan, tidak bisa lagi kita keluar dari teknologi informasi. Kita kenal branchless banking, lakupandai, kelihatannya tidak bisa jalan kalau tidak berbasis teknologi," tuturnya. Selain itu, lanjut dia transaksi perbankan melalui e-banking juga sudah menjadi kebutuhan dari nasabah, namun teknologi ini sendiri bisa menjadi risiko besar yang mengancam industri jasa keuangan. "Perbankan, e-banking, e-transaction suatu kebutuhan pelayanan konsumen perbankan. Masalah teknologi perbankan merupakan masalah cyber risk dan menjadi tantangan terbesar industri jasa keuangan. Apalagi sudut kehidupan kita tidak bisa keluar dari teknologi lnformasl," pungkasnya. (Sumber: http://ekbis.sindonews.com/ tanggal 29 Maret 2016)
Berdasarkan wacana di atas, apakah kekurangan dari transaksi bisnis secara online?
- Adanya risiko cyber risk
- Penyebaran internet yang belum merata
- Keuntungan yang tidak instan
- Tidak dapat diatur oleh otoritas keuangan yang berwenang
- Tidak memiliki kekuatan hukum yang cukup
Berdasarkan informasi pada wacana, kekurangan dari transaksi bisnis secara online adalah adanya risiko cyber risk. Hal ini dapat dilihat pada paragraf 2 kalimat 4 "Masalah teknologi perbankan merupakan masalah cyber risk dan menjadi tantangan terbesar industri jasa keuangan."
Teks I
Tingginya intensitas hujan beberapa hari ini mengakibatkan permukiman penduduk di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, kembali disergap banjir. Ratusan warga Baleendah harus mengungsi ke tempat lebih aman. Banjir melanda daerah di selatan Bandung itu pada Senin (28/3) kemarin. Kasubid Penmas Bidhumas Polda Jabar AKBP Baktiar Joko menyebutkan titik genangan air berada di dua lokasi, yaitu Kampung Cieunteung, RW 20 dan 28 kelurahan Baleendah, dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter hingga 100 sentimeter dan Kampung Cigosol di RW 9, kelurahan Andir, dengan ketinggian air antara 40 sentimeter hingga 60 sentimeter. "Akibat curah hujan tinggi mengakibatkan adanya genangan air," kata Baktiar via pesan singkat, Selasa (29/3/2016). Menurut Baktiar, pengungsi menempati tiga lokasi penampungan yang berada di wilayah Kecamatan Baleendah. Tiga tempat pengungsian warga itu masing-masing di GOR Baleendah, Gedung lnkanas, dan Gedung Warakawuri. "Terdata pengungsi di GOR Baleendah berjumlah 45 kepala keluarga atau 296 jiwa di antaranya 12 balita, 12 lansia, dua ibu hamil, dan satu warga berkondisi sakit. Untuk GOR lnkanas jumlah pengungsinya 55 kepala keluarga atau 201 jiwa antara lain 10 lansia dan 21 balita. Sementara di Gedung Warakawuri ada 78 kepala keluarga atau 303 yang di antaranya 33 balita, 2 ibu hamil, dan 3 lansia," kata Baktiar. (Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-barat/ tanggal 29 Maret 2016)
Teks II
Meski sungai dipenuhi sampah dan bau, remaja dan anak laki-laki di Kampung Cijagra, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, asyik berenang. Lokasi mereka berenang dan lautan sampah hanya terhalang jembatan. Hujan semalam membuat air cukup tinggi dan hal itu membuat mereka senang. "Mumpung airnya lagi naik, jadi kita berenang," ujar Arman (17) bersama teman-temannya yang usianya di bawahnya, Selasa (29/3/2016). Arman mengaku tak merasa risih atau jijik berenang di air kotor yang dipenuhi sampah. Meski memang, lokasi tempat ia berenang tidak ada tumpukan sampah. "Ya kotor sih, bau sih, tapi udah biasa kok. lni itung-itung olahraga," kata remaja tanggung ini. la juga tidak takut terbawa arus sungai karena menurutnya di sana airnya tenang. "Tenang di sini mah, kalau kedalamannya enggak tahu, mungkin ada 10 meterya. lni kaki enggak menapak ke dasarnya," terang Arman. Pengerukan sampah pada Kamis lalu (24/3/2016) yang dilakukan dua pemda yaitu Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan dibantu TNI seperti tidak berbekas. Sampah kembali menutupi permukaan sungai yang lebarnya lebih dari 10 meter itu. Hari ini, akses menuju Kampung Cijagra juga terendam banjir. (Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-barat/ tanggal 29 Maret 2016)
Kesamaan informasi pada kedua teks tersebut adalah ....
- Dampak tingginya intensitas hujan di daerah perkampungan
- Terjadinya bencana banjir setelah hujan terus-menerus
- Kerugian yang dialami warga akibat banjir
- Meluapnya air masuk ke perkampungan warga
- Tingginya intensitas hujan menyebabkan warga mengungsi
lnformasi diartikan sebagai keseluruhan berita, kabar, atau pemberitahuan mengenai suatu hal. Berdasarkan teks tersebut, kesamaan informasi yang terdapat di antara keduanya adalah dampak tingginya intensitas hujan di daerah perkampungan.
Teks I
Tingginya intensitas hujan beberapa hari ini mengakibatkan permukiman penduduk di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, kembali disergap banjir. Ratusan warga Baleendah harus mengungsi ke tempat lebih aman. Banjir melanda daerah di selatan Bandung itu pada Senin (28/3) kemarin. Kasubid Penmas Bidhumas Polda Jabar AKBP Baktiar Joko menyebutkan titik genangan air berada di dua lokasi, yaitu Kampung Cieunteung, RW 20 dan 28 kelurahan Baleendah, dengan ketinggian air mencapai 40 sentimeter hingga 100 sentimeter dan Kampung Cigosol di RW 9, kelurahan Andir, dengan ketinggian air antara 40 sentimeter hingga 60 sentimeter. "Akibat curah hujan tinggi mengakibatkan adanya genangan air," kata Baktiar via pesan singkat, Selasa (29/3/2016). Menurut Baktiar, pengungsi menempati tiga lokasi penampungan yang berada di wilayah Kecamatan Baleendah. Tiga tempat pengungsian warga itu masing-masing di GOR Baleendah, Gedung lnkanas, dan Gedung Warakawuri. "Terdata pengungsi di GOR Baleendah berjumlah 45 kepala keluarga atau 296 jiwa di antaranya 12 balita, 12 lansia, dua ibu hamil, dan satu warga berkondisi sakit. Untuk GOR lnkanas jumlah pengungsinya 55 kepala keluarga atau 201 jiwa antara lain 10 lansia dan 21 balita. Sementara di Gedung Warakawuri ada 78 kepala keluarga atau 303 yang di antaranya 33 balita, 2 ibu hamil, dan 3 lansia," kata Baktiar. (Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-barat/ tanggal 29 Maret 2016)
Teks II
Meski sungai dipenuhi sampah dan bau, remaja dan anak laki-laki di Kampung Cijagra, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, asyik berenang. Lokasi mereka berenang dan lautan sampah hanya terhalang jembatan. Hujan semalam membuat air cukup tinggi dan hal itu membuat mereka senang. "Mumpung airnya lagi naik, jadi kita berenang," ujar Arman (17) bersama teman-temannya yang usianya di bawahnya, Selasa (29/3/2016). Arman mengaku tak merasa risih atau jijik berenang di air kotor yang dipenuhi sampah. Meski memang, lokasi tempat ia berenang tidak ada tumpukan sampah. "Ya kotor sih, bau sih, tapi udah biasa kok. lni itung-itung olahraga," kata remaja tanggung ini. la juga tidak takut terbawa arus sungai karena menurutnya di sana airnya tenang. "Tenang di sini mah, kalau kedalamannya enggak tahu, mungkin ada 10 meterya. lni kaki enggak menapak ke dasarnya," terang Arman. Pengerukan sampah pada Kamis lalu (24/3/2016) yang dilakukan dua pemda yaitu Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan dibantu TNI seperti tidak berbekas. Sampah kembali menutupi permukaan sungai yang lebarnya lebih dari 10 meter itu. Hari ini, akses menuju Kampung Cijagra juga terendam banjir. (Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-barat/ tanggal 29 Maret 2016)
Perbedaan penyajian antara kedua teks tersebut adalah ....
- Teks 1: Siapa, mengapa, di mana, apa
Teks 2: Apa, mengapa, kapan, siapa - Teks 1: Apa, bagaimana, kapan, siapa
Teks 2: Siapa, kapan, mengapa, apa - Teks 1: Mengapa, bagaimana, di mana, siapa
Teks 2: Apa, bagaimana, kapan, apa - Teks 1: Apa, mengapa, di mana, apa
Teks 2: Siapa, mengapa, di mana, apa - Teks 1: Apa, mengapa, di mana, siapa
Teks 2: Siapa, mengapa, kapan, apa
Dalam menyajikan berita, pola yang umum digunakan adalah 5W + 1H. Dari kedua teks berita tersebut dapat ditentukan: teks 1 memuat pertanyaan apa, mengapa, di mana, dan siapa sedangkan teks 2 memuat pertanyaan siapa, mengapa, kapan, dan apa.
(1) Pengguna internet yang sering mengunduh dan streaming video tentu merasa sangat membutuhkan paket unlimited karena penggunaan kuota justru akan membatasi gerak mereka. Tapi buang angan itu jika sudah memutuskan untuk memakai layanan internet Bolt karena Chief Executive Officer, Dicky Moechtar mengatakan Bolt saat ini belum berniat membuat paket jenis tersebut. "Kalau unlimited, tidak lah ya. Lagipula kan kebutuhan unlimited seseorang berbeda-beda. (2) Contohnya 5 GB untuk orang tertentu bisa saja terasa seperti unlimited," ujar Dicky saat ditemui KompasTekno di acara media gathering di Jakarta, Rabu (3/2/2016). "Bagi kami lebih masuk akal jika membuat paket khusus lifestyle. (3) Jadi sudah diukur dulu kebutuhan pengguna lifestyle, misalnya streaming video ini rata-rata berapa besar, lalu memberi kuota yang sesuai," imbuhnya. (4) Dicky juga mengakui paket unlimited sebenarnya bisa menjadi bumerang bagi operator wireless karena alokasi frekuensi terbatas. (5) Bolt sendiri hanya memiliki alokasi frekuensi 15 MHz yang kurang lebih setara dengan kapasitas 150 Mbps untuk seluruh pelanggannya.
(6) Sebagai gantinya, Bolt berencana membuat paket khusus video dan berbagai gaya hidup yang membutuhkan bandwidth besar. Namun Dicky memberi catatan, paket itu bukan untuk dirilis dalam waktu dekat. (7) "Sebagai gantinya kami memberi keleluasaan bagi pengguna Bolt yang postpaid, yaitu dengan kuota yang lebih besar," imbuhnya. Dengan kuota yang lebih besar dan harga tak selisih jauh dibandingkan pengguna prabayar, menurutnya sudah bisa dimanfaatkan pelanggan untuk streaming atau berbagai kegiatan lain. Sebagai catatan, saat ini pengguna bisa mendapatkan paket postpaid Bolt dengan membayar sejumlah tertentu. Pembayaran tersebut merupakan kontrak dengan periode waktu dan biaya bulanan yang sudah meliputi cicilan perangkat dan biaya internet. (Sumber: http://tekno.kompas.com/ tanggal 3 Februari 2016)
Apa yang dimaksud dengan paket postpaid Bolt dalam wacana di atas?
- Paket khusus video dan berbagai gaya hidup yang membutuhkan bandwidth besar
- Paket streaming atau berbagai kegiatan lain yang dibutuhkan pelanggan
- Paket unlimited berbagai kegiatan internet yang dibutuhkan pelanggan
- Paket prabayar meliputi cicilan perangkat dan biaya internet
- Paket pasca bayar meliputi cicilan perangkat dan biaya internet
Berdasarkan informasi pada wacana, yang dimaksud dengan paket postpaid adalah paket prabayar meliputi cicilan perangkat dan biaya internet. Hal ini dapat dilihat pada kutipan "Sebagai catatan, saat ini pengguna bisa mendapatkan paket postpaid Bolt dengan membayar sejumlah tertentu. Pembayaran tersebut merupakan kontrak dengan periode waktu dan biaya bulanan yang sudah meliputi cicilan perangkat dan biaya internet."
Demikian kumpulan contoh soal dan pembahasan TIU SKD paket 87. Silahkan pelajari soal-soal paket lainnya ya.
Jika ada soal yang masih belum kamu mengerti, silahkan pelajari lagi materi terkait di aplikasi ini ya. Atau bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, biar kita bisa belajar bareng.
Materi TWK
Materi TIU
Materi TKP
Soal TWK
Soal TIU
Soal TKP