Kumpulan Contoh Soal dan Pembahasan TIU SKD CPNS - Paket 88

Berikut ini kumpulan contoh soal dan pembahasan TIU SKD CPNS - paket 88. Semangat belajar!

1

(1) Pengguna internet yang sering mengunduh dan streaming video tentu merasa sangat membutuhkan paket unlimited karena penggunaan kuota justru akan membatasi gerak mereka. Tapi buang angan itu jika sudah memutuskan untuk memakai layanan internet Bolt karena Chief Executive Officer, Dicky Moechtar mengatakan Bolt saat ini belum berniat membuat paket jenis tersebut. "Kalau unlimited, tidak lah ya. Lagipula kan kebutuhan unlimited seseorang berbeda-beda. (2) Contohnya 5 GB untuk orang tertentu bisa saja terasa seperti unlimited," ujar Dicky saat ditemui KompasTekno di acara media gathering di Jakarta, Rabu (3/2/2016). "Bagi kami lebih masuk akal jika membuat paket khusus lifestyle. (3) Jadi sudah diukur dulu kebutuhan pengguna lifestyle, misalnya streaming video ini rata-rata berapa besar, lalu memberi kuota yang sesuai," imbuhnya. (4) Dicky juga mengakui paket unlimited sebenarnya bisa menjadi bumerang bagi operator wireless karena alokasi frekuensi terbatas. (5) Bolt sendiri hanya memiliki alokasi frekuensi 15 MHz yang kurang lebih setara dengan kapasitas 150 Mbps untuk seluruh pelanggannya.

(6) Sebagai gantinya, Bolt berencana membuat paket khusus video dan berbagai gaya hidup yang membutuhkan bandwidth besar. Namun Dicky memberi catatan, paket itu bukan untuk dirilis dalam waktu dekat. (7) "Sebagai gantinya kami memberi keleluasaan bagi pengguna Bolt yang postpaid, yaitu dengan kuota yang lebih besar," imbuhnya. Dengan kuota yang lebih besar dan harga tak selisih jauh dibandingkan pengguna prabayar, menurutnya sudah bisa dimanfaatkan pelanggan untuk streaming atau berbagai kegiatan lain. Sebagai catatan, saat ini pengguna bisa mendapatkan paket postpaid Bolt dengan membayar sejumlah tertentu. Pembayaran tersebut merupakan kontrak dengan periode waktu dan biaya bulanan yang sudah meliputi cicilan perangkat dan biaya internet. (Sumber: http://tekno.kompas.com/ tanggal 3 Februari 2016)

Kalimat opini dalam wacana di atas ditunjukkan dalam kalimat nomor ....

  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Jawaban : b

Kalimat opini adalah kalimat yang merupakan pendapat, gagasan, kritik, maupun saran dari seseorang yang perlu dibuktikan kebenarannya, subjektif, dan tidak didukung oleh data akurat. Berdasarkan hal tersebut, yang merupakan kalimat opini adalah kalimat 2, yaitu "Contohnya 5 GB untuk orang tertentu bisa saja terasa seperti unlimited," ujar Dicky saat ditemui KompasTekno di acara media gathering di Jakarta, Rabu (3/2/2016)."

2

(1) Pengguna internet yang sering mengunduh dan streaming video tentu merasa sangat membutuhkan paket unlimited karena penggunaan kuota justru akan membatasi gerak mereka. Tapi buang angan itu jika sudah memutuskan untuk memakai layanan internet Bolt karena Chief Executive Officer, Dicky Moechtar mengatakan Bolt saat ini belum berniat membuat paket jenis tersebut. "Kalau unlimited, tidak lah ya. Lagipula kan kebutuhan unlimited seseorang berbeda-beda. (2) Contohnya 5 GB untuk orang tertentu bisa saja terasa seperti unlimited," ujar Dicky saat ditemui KompasTekno di acara media gathering di Jakarta, Rabu (3/2/2016). "Bagi kami lebih masuk akal jika membuat paket khusus lifestyle. (3) Jadi sudah diukur dulu kebutuhan pengguna lifestyle, misalnya streaming video ini rata-rata berapa besar, lalu memberi kuota yang sesuai," imbuhnya. (4) Dicky juga mengakui paket unlimited sebenarnya bisa menjadi bumerang bagi operator wireless karena alokasi frekuensi terbatas. (5) Bolt sendiri hanya memiliki alokasi frekuensi 15 MHz yang kurang lebih setara dengan kapasitas 150 Mbps untuk seluruh pelanggannya.

(6) Sebagai gantinya, Bolt berencana membuat paket khusus video dan berbagai gaya hidup yang membutuhkan bandwidth besar. Namun Dicky memberi catatan, paket itu bukan untuk dirilis dalam waktu dekat. (7) "Sebagai gantinya kami memberi keleluasaan bagi pengguna Bolt yang postpaid, yaitu dengan kuota yang lebih besar," imbuhnya. Dengan kuota yang lebih besar dan harga tak selisih jauh dibandingkan pengguna prabayar, menurutnya sudah bisa dimanfaatkan pelanggan untuk streaming atau berbagai kegiatan lain. Sebagai catatan, saat ini pengguna bisa mendapatkan paket postpaid Bolt dengan membayar sejumlah tertentu. Pembayaran tersebut merupakan kontrak dengan periode waktu dan biaya bulanan yang sudah meliputi cicilan perangkat dan biaya internet. (Sumber: http://tekno.kompas.com/ tanggal 3 Februari 2016)

Apa alasan Bolt tidak menambahkan layanan paket unlimited bagi pelanggannya?

  1. Merugikan operator wireless jika memiliki alokasi frekuensi tidak terbatas
  2. Tidak sesuai dengan kebutuhan internet pelanggan
  3. Perbedaan kebutuhan internet setiap orang
  4. Lebih menguntungkan secara finansial
  5. Terbatasnya alokasi wireless dan kuota dari Bolt
Jawaban : c

Berdasarkan informasi pada wacana alasan Bolt tidak menambahkan layanan paket unlimited bagi pelanggannya adalah perbedaan kebutuhan internet setiap orang. Hal ini dapat dilihat pada paragraf 1 kalimat 1 "Kalau unlimited, tidaklah ya. Lagipula kan kebutuhan unlimited seseorang berbeda-beda."

3

(1) Pengguna internet yang sering mengunduh dan streaming video tentu merasa sangat membutuhkan paket unlimited karena penggunaan kuota justru akan membatasi gerak mereka. Tapi buang angan itu jika sudah memutuskan untuk memakai layanan internet Bolt karena Chief Executive Officer, Dicky Moechtar mengatakan Bolt saat ini belum berniat membuat paket jenis tersebut. "Kalau unlimited, tidak lah ya. Lagipula kan kebutuhan unlimited seseorang berbeda-beda. (2) Contohnya 5 GB untuk orang tertentu bisa saja terasa seperti unlimited," ujar Dicky saat ditemui KompasTekno di acara media gathering di Jakarta, Rabu (3/2/2016). "Bagi kami lebih masuk akal jika membuat paket khusus lifestyle. (3) Jadi sudah diukur dulu kebutuhan pengguna lifestyle, misalnya streaming video ini rata-rata berapa besar, lalu memberi kuota yang sesuai," imbuhnya. (4) Dicky juga mengakui paket unlimited sebenarnya bisa menjadi bumerang bagi operator wireless karena alokasi frekuensi terbatas. (5) Bolt sendiri hanya memiliki alokasi frekuensi 15 MHz yang kurang lebih setara dengan kapasitas 150 Mbps untuk seluruh pelanggannya.

(6) Sebagai gantinya, Bolt berencana membuat paket khusus video dan berbagai gaya hidup yang membutuhkan bandwidth besar. Namun Dicky memberi catatan, paket itu bukan untuk dirilis dalam waktu dekat. (7) "Sebagai gantinya kami memberi keleluasaan bagi pengguna Bolt yang postpaid, yaitu dengan kuota yang lebih besar," imbuhnya. Dengan kuota yang lebih besar dan harga tak selisih jauh dibandingkan pengguna prabayar, menurutnya sudah bisa dimanfaatkan pelanggan untuk streaming atau berbagai kegiatan lain. Sebagai catatan, saat ini pengguna bisa mendapatkan paket postpaid Bolt dengan membayar sejumlah tertentu. Pembayaran tersebut merupakan kontrak dengan periode waktu dan biaya bulanan yang sudah meliputi cicilan perangkat dan biaya internet. (Sumber: http://tekno.kompas.com/ tanggal 3 Februari 2016)

Pernyataan di bawah ini yang tidak benar adalah ....

  1. Bolt memiliki kapasitas 150 Mbps untuk seluruh pelanggannya
  2. Bolt berencana untuk membuat paket khusus lifestyle bagi para pelanggannya
  3. Paket internet unlimited hanya menguntungkan operator wireless karena alokasi frekuensi terbatas
  4. Paket postpaid Bolt didapat dengan membayar sejumlah tertentu sebagai kontrak dengan periode waktu dan biaya
  5. Kontrak paket postpaid sudah meliputi cicilan perangkat dan biaya internet
Jawaban : c

Berdasarkan informasi pada wacana, pernyataan di bawah ini yang tidak benar ada pada pilihan jawaban C karena tidak sesuai dengan informasi di paragraf 1 kalimat 4 "Dicky juga mengakui paket internet unlimited sebenarnya bisa menjadi bumerang bagi operator wireless karena alokasi frekuensi terbatas." Kata bisa menjadi bumerang menunjukkan bahwa paket unlimited bisa menguntungkan atau merugikan, bukan hanya menguntungkan saja.

4

Microsoft baru saja meluncurkan artificial inteligence (Al) khusus untuk remaja. Dinamai 'Tay', Al tersebut diharapkan bisa menjadi teman berkomunikasi yang baik bagi generasi muda atau kerap disebut "millennial". Sayangnya, 'Tay' malah meracau. la mengicaukan beberapa kalimat rasial di Twitter. Namun, beberapa kicauan itu telah dihapus saat ini. Hal tersebut memicu kontroversi di kalangan netizen. Vice President of Microsoft Research Peter Lee pun meminta maaf. "Kami minta maaf sedalam-dalamnya atas kicauan ofensif yang tak sengaja dilontarkan 'Tay,' kata dia, sebagaimana dilaporkan Mashable dan dihimpun Kompas Tekno, Selasa (29/3/2016).

Meski meminta maaf, Lee tak mengakui insiden itu semata-mata kesalahan Microsoft. Menurut dia, sebelum diluncurkan, 'Tay' sudah dites berkali-kali agar hal-hal yang tak diinginkan terjadi. la pun berdalih kicauan rasial 'Tay' adalah hasil manipulasi oknum-oknum tak bertanggung jawab. "Ada pihak-pihak yang mengeksploitasi kelemahan 'Tay' saat 24 jam pertama dirilis," ia menuturkan. Untuk sementara, 'Tay' akan dinonaktifkan hingga waktu yang belum dipastikan.

Pada dasarnya, 'Tay' mirip dengan asisten digital semisal "Siri" dan "Cortana". Bedanya, 'Tay' lebih spesifik menyasar remaja. la dibuat dengan pola pikir remaja, gaya bicara remaja, dan segalanya berbau remaja. Pekan lalu, 'Tay' diluncurkan sebagai eksperimen awal untuk mempelajari gimik generasi muda. la dirilis di Kik, Group Me, dan Twitter. Sekali berkoneksi dengan Tay di aplikasi-aplikasi tersebut, Anda bisa bertukar pesan penuh guyonan, membidik selfie, dan bermain game. (Sumber: http://tekno.kompas.com/ tanggal 29 Maret 2016)

Wacana di atas berisi tentang ....

  1. Asisten digital millenial berkicau rasis di Twitter
  2. Penarikan 'Tay' setelah berkicau rasis di Twitter
  3. Asisten digital millenial 'Tay'
  4. Kekurangan 'Tay' asisten digital baru Microsoft
  5. Perkenalan asisten digital 'Tay' di Twitter
Jawaban : b

Untuk mengetahui isi wacana, sebelumnya harus diketahui gagasan utama dan kalimat-kalimat penjelas tiap-tiap paragraf dalam wacana. Pokok pikiran wacana tersebut adalah penarikan 'Tay', setelah berkicau rasis di Twitter.

5

Microsoft baru saja meluncurkan artificial inteligence (Al) khusus untuk remaja. Dinamai 'Tay', Al tersebut diharapkan bisa menjadi teman berkomunikasi yang baik bagi generasi muda atau kerap disebut "millennial". Sayangnya, 'Tay' malah meracau. la mengicaukan beberapa kalimat rasial di Twitter. Namun, beberapa kicauan itu telah dihapus saat ini. Hal tersebut memicu kontroversi di kalangan netizen. Vice President of Microsoft Research Peter Lee pun meminta maaf. "Kami minta maaf sedalam-dalamnya atas kicauan ofensif yang tak sengaja dilontarkan 'Tay,' kata dia, sebagaimana dilaporkan Mashable dan dihimpun Kompas Tekno, Selasa (29/3/2016).

Meski meminta maaf, Lee tak mengakui insiden itu semata-mata kesalahan Microsoft. Menurut dia, sebelum diluncurkan, 'Tay' sudah dites berkali-kali agar hal-hal yang tak diinginkan terjadi. la pun berdalih kicauan rasial 'Tay' adalah hasil manipulasi oknum-oknum tak bertanggung jawab. "Ada pihak-pihak yang mengeksploitasi kelemahan 'Tay' saat 24 jam pertama dirilis," ia menuturkan. Untuk sementara, 'Tay' akan dinonaktifkan hingga waktu yang belum dipastikan.

Pada dasarnya, 'Tay' mirip dengan asisten digital semisal "Siri" dan "Cortana". Bedanya, 'Tay' lebih spesifik menyasar remaja. la dibuat dengan pola pikir remaja, gaya bicara remaja, dan segalanya berbau remaja. Pekan lalu, 'Tay' diluncurkan sebagai eksperimen awal untuk mempelajari gimik generasi muda. la dirilis di Kik, Group Me, dan Twitter. Sekali berkoneksi dengan Tay di aplikasi-aplikasi tersebut, Anda bisa bertukar pesan penuh guyonan, membidik selfie, dan bermain game. (Sumber: http://tekno.kompas.com/ tanggal 29 Maret 2016)

Saran yang tepat untuk wacana di atas adalah ....

  1. Kekurangan 'Tay' pada 24 jam pertama setelah diluncurkan seharusnya dapat dihindari jika sistem operasional 'Tay' telah sempurna
  2. Sistem asisten digital 'Tay' masih belum sempurna sehingga dapat dimanipulasi oknum-oknum tak bertanggung jawab
  3. Sebaiknya pihak Microsoft lebih berhati-hati dan memperbaiki sistem 'Tay' sebelum diluncurkan kembali
  4. Eksperimen 'Tay' asisten digital millennial remaja mengalami kegagalan setelah dimanipulasi oknum-oknum tak bertanggung jawab di Twitter
  5. Sebaiknya kegagalan 'Tay' saat peluncuran perdananya dapat membuat pihak Microsoft lebih berhati-hati pada peluncuran selanjutnya
Jawaban : c

Saran merupakan sebuah solusi yang ditujukan kepada seseorang untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang terjadi. Saran yang tepat bagi wacana tersebut adalah sebaiknya pihak Microsoft lebih berhati-hati dan memperbaiki sistem 'Tay' sebelum diluncurkan kembali.

Demikian kumpulan contoh soal dan pembahasan TIU SKD paket 88. Silahkan pelajari soal-soal paket lainnya ya.

Jika ada soal yang masih belum kamu mengerti, silahkan pelajari lagi materi terkait di aplikasi ini ya. Atau bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, biar kita bisa belajar bareng.

Materi TWK
Materi TIU
Materi TKP
Soal TWK
Soal TIU
Soal TKP

Kategori
CPNS SKD TIU

Berbagi itu indah

Gimana kesanmu sama konten ini?