Latihan Soal Anti Radikalisme TKP SKD CPNS dan Pembahasan Lengkap (Paket 3)
Berikut ini contoh soal latihan Anti Radikalisme TKP SKD CPNS - paket 3 yang sudah dilengkapi pembahasan. Semangat belajar! ✨
Karena diusung oleh beberapa partai koalisinya, Par Ruslan berhasil terpilih menjadi kepala daerah di kotanya. Ia memiliki visi mewujudkan kota yang menjunjung kota yang cinta damai. Namun, Sebagian masyarakat meragukan kemampuannya untuk memimpin warga yang sangat heterogen. Apa yang harus dilakukan Pak Ruslan?
- 5 Poin Opsi D: Sangat berintegritas & solutif
- 4 Poin Opsi E: Baik
- 3 Poin Opsi C: Cukup
- 2 Poin Opsi B: Kurang optimal
- 1 Poin Opsi A: Kurang tepat
-
Bombom adalah salah satu pemimpin ormas keagamaan di kampus, tetapi pemikirannya cenderung radikal sehingga membuat organisasinya di cap ekstrim. Sebelumnya organisasi tersebut sangat terkenal dengan kesantunan dan cinta damai sehingga sebagian anggota memikirkan cara untuk menyelamatkan organisasi ini. Sebagai anggota, apa yang anda lakukan?
- 5 Poin Opsi B: Sangat berintegritas & solutif
- 4 Poin Opsi A: Baik
- 3 Poin Opsi C: Cukup
- 2 Poin Opsi D: Kurang optimal
- 1 Poin Opsi E: Kurang tepat
-
Luki adalah warga baru di lingkungan anda. Ia sering bertengkar dengan warga sekitar yang dianggapnya tidak satu kepercayaannya dengannya. Luki adalah teman masa kecil anda. Sebagai teman, yang anda lakukan adalah ...
- 5 Poin Opsi E: Sangat berintegritas & solutif
- 4 Poin Opsi D: Baik
- 3 Poin Opsi C: Cukup
- 2 Poin Opsi B: Kurang optimal
- 1 Poin Opsi A: Kurang tepat
-
Andi adalah ketua OSIS. Pada tahun ajaran ini sekolah mendapat giliran sebagai tuan rumah kegiatan pertukaran pelajar. Banyak perilaku yang berbeda dari murid-murid tersebut. Beberapa di antaranya dirasakan mengganggu dirinya dan juga teman-temannya. Hal yang Andi lakukan adalah ...
- 5 Poin Opsi D: Sangat berintegritas & solutif
- 4 Poin Opsi E: Baik
- 3 Poin Opsi C: Cukup
- 2 Poin Opsi B: Kurang optimal
- 1 Poin Opsi A: Kurang tepat
-
Anwar dan Sanusi adalah dua warga masyarakat yang tinggal di desa yang letaknya berdampingan. Kedua orang tersebut menjadi provokator setiap terjadinya tawuran antardesa yang berbeda tersebut. Tawuran antardesa tersebut menimbulkan kerugian, baik harta maupun nyawa. Andaikan anda tinggal di salah satu desa tersebut, apa yang anda lakukan?
- 5 Poin Opsi E: Sangat berintegritas & solutif
- 4 Poin Opsi C: Baik
- 3 Poin Opsi D: Cukup
- 2 Poin Opsi A: Kurang optimal
- 1 Poin Opsi B: Kurang tepat
-
- Mengajaknya berbicara dari hati ke hati untuk mencari tahu masalah yang dialaminya dan mencoba memberikan perspektif yang moderat.
- Memberitahukan perubahan sikap tersebut kepada pimpinan atau bagian psikologi pegawai agar rekan tersebut mendapatkan pendampingan.
- Membiarkan perubahan tersebut karena menganggap hal itu adalah urusan pribadi dan fase pendewasaan masing-masing orang.
- Mengamati dengan lebih saksama aktivitasnya baik di dunia nyata maupun media sosial untuk memastikan ia tidak terpapar radikalisme.
- Berusaha melibatkan kembali rekan tersebut dalam kegiatan tim yang bersifat kolaboratif untuk memecah sifat tertutupnya.
- Menegur rekan tersebut secara pribadi dan menegaskan bahwa di lingkungan profesional, diskriminasi berdasarkan latar belakang tidak dapat ditoleransi.
- Melaporkan sikap diskriminatif rekan tersebut kepada atasan agar segera diberikan pembinaan mengenai toleransi dan profesionalisme ASN.
- Mencoba memasangkan kembali rekan tersebut dengan kelompok yang ia hindari agar ia terbiasa menghadapi perbedaan dalam bekerja.
- Meminta bantuan rekan kerja lain yang lebih senior untuk menasihati rekan tersebut agar mengubah sikapnya demi keutuhan tim.
- Membiarkan hal tersebut selama target pekerjaan tim masih bisa tercapai dengan cara membagi tugas secara terpisah.
Demikian kumpulan contoh soal dan pembahasan Anti Radikalisme TKP SKD CPNS paket 3. Silahkan pelajari paket soal lainnya supaya kamu makin terbiasa dengan tipe soal CPNS yang sering muncul.
Jika ada soal yang belum dipahami, silakan pelajari kembali materinya ya. Atau bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, biar kita bisa belajar bareng.