Kuis Kimia (Saintek)


  1. Perhatikan reaksi pembentukan amonia berikut:

    N2(g)      +  H2(g)     â‡Œ NH3(g)

    Pada suhu dan tekanan yang sama, perbandingan volume gas-gas yang terlibat dalam reaksi tersebut secara berurutan adalah....

  2. Suatu cuplikan yang mengandung pirit (FeS) seberat 88 gram bereaksi dengan HCl sehingga menghasilkan FeCl2 dan gas H2S. Jika dihasilkan produk berupa 15 L H2S yang diukur pada saat 2,5 L gas Nitrogen bermassa 3,5 gram, maka persentase massa FeS pada cuplikan tersebut adalah.... 

    (Ar Fe  = 56, Cl = 35,5, H = 1, S = 32, N = 14)

  3. Pernyataan yang benar tentang H3PO4, H2SO4, dan HClO4 adalah ….

    1. HClO4 merupakan oksidator kuat.

    2. H3PO4 merupakan asam terlemah.

    3. Pada konsentrasi 0,1 M larutan H2SO4 memiliki pH terendah.

    4. Na3PO4 merupakan basa paling kuat dibandingkan Na2SO4 dan NaClO4.

  4. Sebanyak 12 gram zat nonelektrolit memiliki tekanan osmotik sebesar setengah dari tekanan osmotik 5,85 gram garam dapur. Jika volume larutan zat non elektrolit sama dengan volume garam dapur yaitu 500 mL. Berapakah massa molekul relatif zat non elektrolit tersebut? (Ar Na = 23; Cl = 35,5)

  5. Larutan A memiliki konsentrasi Na2SO4 sebesar 0,2 M, sedangkan larutan B memiliki konsentrasi sukrosa sebesar 0,5 M. Perbandingan tekanan osmotik larutan A terhadap larutan B pada temperatur yang sama adalah ....


  6. Sebanyak 4,16 gram gas A terbentuk dari reaksi antara 1 liter gas NO2 dan gas O2 berlebih menurut reaksi

    4NO2(g) + O2(g) → 2A(g)

    Jika reaksi tersebut berlangsung pada suhu 300C dengan tekanan 2 atm, maka massa molekul relatif gas A adalah .... (R=0,082 liter atm/mol K)

  7. Diketahui reaksi redoks (belum setara):

    PbSO4(s)+H2O(l)→Pb(s)+PbO2(s)+H2SO4(aq)

    Pernyataan berikut ini yang benar adalah ....

    1. PbSO4 berperan sebagai oksidator
    2. PbSO4 berperan sebagai reduktor
    3. Pada akhir reaksi pH laturan lebih kecil dari 7
    4. Perbandingan mol PbSO4 terhadap H2O adalah 1:2
  8. Proses pemurnian belerang yang dilakukan oleh Frasch dikenal juga dengan proses penambangan sumur panas. Konsep kerjanya adalah dengan mengalirkan air panas kedalam sumur galian yang terdapat deposit belerang, sehingga belerang akan meleleh dan mengapung pada permukaan air. Namun diawal proses ini, Frasch mengalami permasalahan. Suhu tertinggi dari air panas adalah 100oC, namun belerang memiliki titik lebur pada suhu 101,6C.

    Analisis, cara manakah di bawah ini yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah yang dihadapai Frasch? (diketahui KIM4 Ar S = 32 g/mol, Ar H = 1 g/mol, O = 16 g/mol).

  9. Jika volume kesetimbangan H2 (g) + I2 (g)⇌2HI (g)diperkecil pada suhu tetap, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah reaktan.

    SEBAB

    Komposisi kesetimbangan H2 (g) + I2 (g)⇌2HI (g)tidak dipengaruhi oleh perubahan volume.

  10. Senyawa organik dengan rumus molekul C5H12O jika dioksidasi akan menghasilkan senyawa dengan gugus keton. Senyawa tersebut adalah ....





Skor

/10