Kuis Kimia (Saintek)


  1. Senyawa organik dengan rumus molekul C5H12O jika dioksidasi akan menghasilkan senyawa dengan gugus keton. Senyawa tersebut adalah ....

  2. Proses atau reaksi O2(g) → O–2(g) melibatkan energi atomisasi dan afinitas elektron.

    SEBAB

    Pada proses tersebut gas oksigen teratomisasi terlebih dahulu dan kemudian menangkap 2 elektron.

  3. Bila larutan asam kuat H2SO4 dengan pH =1 diencerkan 100 kali, maka pH larutan menjadi 3.

    SEBAB

    Jumlah ion H+ dalam larutan berubah bila larutan diencerkan.

  4. Pernyataan yang benar tentang H3PO4, H2SO4, dan HClO4 adalah ….

    1. HClO4 merupakan oksidator kuat.

    2. H3PO4 merupakan asam terlemah.

    3. Pada konsentrasi 0,1 M larutan H2SO4 memiliki pH terendah.

    4. Na3PO4 merupakan basa paling kuat dibandingkan Na2SO4 dan NaClO4.

  5. Diketahui reaksi redoks (belum setara):

    PbSO4(s)+H2O(l)→Pb(s)+PbO2(s)+H2SO4(aq)

    Pernyataan berikut ini yang benar adalah ....

    1. PbSO4 berperan sebagai oksidator
    2. PbSO4 berperan sebagai reduktor
    3. Pada akhir reaksi pH laturan lebih kecil dari 7
    4. Perbandingan mol PbSO4 terhadap H2O adalah 1:2

  6. Larutan A memiliki konsentrasi Na2SO4 sebesar 0,2 M, sedangkan larutan B memiliki konsentrasi sukrosa sebesar 0,5 M. Perbandingan tekanan osmotik larutan A terhadap larutan B pada temperatur yang sama adalah ....

  7. Sebanyak 50 ml larutan Na2SO4 0,04 M ditambahkan ke dalam 50 ml larutan BaCl2 0,05 M. Jika Ksp BaSO4 1,0 x 10-10, maka pernyataan berikut yang benar adalah ....

    1. Larutan Na2SO4 sebagai pereaksi pembatas
    2. Konsetrasi Ba2+ sisa di dalam larutan sebanyak 0,01 M
    3. Kelarutan BaSO4 dalam air murni adalah 10-5 M
    4. Tidak terbentuk endapan BaSO4
  8. Dalam setiap 100 gram urea (CO(NH2)2) terdapat 42 gram nitrogen. Persentase kemurnian dari pupuk urea tersebut adalah.... 

    (diketahui Ar N = 14, C = 12, O = 16, H = 1)

  9. Ion logam pada elektrolisis akan selalu mengendap pada katoda.

    SEBAB

    Pada katoda akan terjadi proses reduksi.

  10. Proses pemurnian belerang yang dilakukan oleh Frasch dikenal juga dengan proses penambangan sumur panas. Konsep kerjanya adalah dengan mengalirkan air panas kedalam sumur galian yang terdapat deposit belerang, sehingga belerang akan meleleh dan mengapung pada permukaan air. Namun diawal proses ini, Frasch mengalami permasalahan. Suhu tertinggi dari air panas adalah 100oC, namun belerang memiliki titik lebur pada suhu 101,6C.

    Analisis, cara manakah di bawah ini yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah yang dihadapai Frasch? (diketahui KIM4 Ar S = 32 g/mol, Ar H = 1 g/mol, O = 16 g/mol).





Skor

/10