-
-
-
Nomor atom X adalah 26. Konfigurasi elektron ion X3+ adalah 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d3.SEBABIon X3+, artinya atom X melepas 3 elektron terluarnya.
-
Proses atau reaksi O2(g) → O–2(g) melibatkan energi atomisasi dan afinitas elektron.
SEBABPada proses tersebut gas oksigen teratomisasi terlebih dahulu dan kemudian menangkap 2 elektron.
-
Asam oksalat adalah asam berbasa dua. Sebanyak 10 mL larutan asam oksalat diencerkan dengan air sampai volumenya 100 mL. Larutan ini digunakan untuk menitrasi 20 mL larutan NaOH 0,2 M dengan indikator bromtimol biru. Bila titik akhir titrasi diperoleh saat volume asam oksalat mencapai 25 mL, maka konsentrasi larutan asam oksalat awal adalah ….
-
-
Gas etana C2H6 (Mr = 30) sebanyak 60 gram direaksikan dengan gas bromin (Br2) hingga gas etana habis dan ternyata hanya menghasilkan 282 gram C2H4Br2 (Mr = 188) dan x gram C2H2Br4 (Mr = 346). Massa C2H2Br4 yang dihasilkan adalah....
-
Diketahui reaksi redoks (belum setara):
PbSO4(s)+H2O(l)→Pb(s)+PbO2(s)+H2SO4(aq)
Pernyataan berikut ini yang benar adalah ....
- PbSO4 berperan sebagai oksidator
- PbSO4 berperan sebagai reduktor
- Pada akhir reaksi pH laturan lebih kecil dari 7
- Perbandingan mol PbSO4 terhadap H2O adalah 1:2
-
-
Skor
/10