Berikut ini contoh soal latihan Kompetensi Sosial Kultural PPPK - paket 29 yang sudah dilengkapi pembahasan. Semangat belajar! ✨
Saat tahap akhir menyeleksi anggota untuk tim kerja khusus, saya menyadari bahwa saya cenderung memprioritaskan calon yang satu almamater dan memiliki hobi serupa dengan dalih 'lebih mudah membangun chemistry'. Padahal, ada calon lain dari latar belakang berbeda yang hasil evaluasi kompetensinya jauh lebih mumpuni. Keputusan saya...
- Segera mengevaluasi ulang bias pribadi saya dan memutuskan formasi tim murni berdasarkan hasil kompetensi demi kualitas proyek.
- Mencoba mengakomodasi semua calon tersebut meskipun tim menjadi gemuk, agar chemistry dan standar kompetensi bisa berjalan seiringan.
- Meminta pandangan objektif dari rekan sejawat untuk meninjau ulang kelayakan formasi tim yang saya susun agar terhindar dari bias.
- Tetap pada pilihan awal yang satu almamater, karena pengalaman membuktikan bahwa tim yang terlalu heterogen rawan gesekan.
Di sebuah grup WhatsApp perumahan, seseorang mengusulkan aturan yang melarang kegiatan ibadah tertentu bagi warga pendatang baru dengan alasan 'menjaga ketenangan lingkungan'. Sebagai anggota grup tersebut, respons Anda?
- Menyarankan admin grup atau pengurus RT untuk segera menertibkan diskusi tersebut.
- Memilih menjadi pendengar pasif agar tidak memancing permusuhan dengan tetangga.
- Menegur pengusul di grup dengan tegas mengutip pasal kebebasan beragama.
- Memberikan pandangan ramah di grup mengenai pentingnya toleransi dan keberagaman.
Saat Anda berkeliling mengumpulkan donasi bencana, seorang warga menolak menyumbang setelah mengetahui bahwa daerah sasaran bantuan didominasi oleh pemeluk agama yang berbeda dengannya. Tindakan Anda?
- Menghormati keputusannya dengan tersenyum dan segera beralih ke rumah warga selanjutnya.
- Memberikan pemahaman sopan bahwa bantuan sosial ini murni untuk kemanusiaan.
- Mengarahkan ia untuk berdonasi melalui lembaga amal yang sesuai dengan keyakinannya.
- Merasa kecewa dan langsung meninggalkan rumah warga tersebut tanpa basa-basi.
Seorang rekan sering melontarkan lelucon mengenai stereotip suku tertentu. Rekan lain ikut tertawa demi keakraban. Anda kurang nyaman namun khawatir dianggap kaku atau merusak suasana jika menegur. Sikap Anda?
- Mengalihkan obrolan secara natural ke topik lain yang lebih netral dan profesional.
- Meninggalkan kerumunan secara perlahan agar tidak ikut menormalisasi hal tersebut.
- Menegur rekan tersebut di depan umum saat itu juga agar leluconnya berhenti.
- Berusaha membaur dengan ikut tersenyum sekadarnya demi menjaga kekompakan tim.
Anda mengamati bahwa Ketua RT di lingkungan Anda cenderung memihak warga yang berasal dari suku yang sama dengannya setiap kali ada perselisihan antartetangga. Langkah Anda?
- Memilih diam dan tidak ikut campur selama keluarga saya tidak dirugikan.
- Mendekati beliau secara personal untuk berdialog santai dan memberikan masukan.
- Meminta tokoh masyarakat yang dituakan untuk memberikan nasihat halus kepadanya.
- Menyuarakan kritik objektif terkait netralitasnya dalam forum rapat warga bulanan.
Demikian kumpulan contoh soal dan pembahasan Kompetensi Sosial Kultural PPPK paket 29. Silahkan pelajari paket soal lainnya supaya kamu makin terbiasa dengan tipe soal PPPK yang sering muncul.
Jika ada soal yang belum dipahami, silakan pelajari kembali materinya ya. Atau bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, biar kita bisa belajar bareng.
Materi Kompetensi Sosial Kultural
Daftar Soal Kompetensi Sosial Kultural