Berikut ini contoh soal latihan Kompetensi Manajerial PPPK - paket 5 yang sudah dilengkapi pembahasan. Semangat belajar! ✨
- Melayani warga tersebut dengan penuh empati dan menyelesaikan administrasinya secara tuntas sebelum saya benar-benar pulang.
- Menerima berkasnya terlebih dahulu dan memintanya datang kembali esok hari agar bisa diproses pada urutan pertama.
- Mengarahkan warga tersebut ke petugas piket atau satpam untuk mendapatkan informasi terkait jam operasional esok hari.
- Menolak secara halus dan memberikan pengertian terkait aturan jam kerja demi menjaga kedisiplinan sistem administratif.
- Poin 4 : A
- Poin 3 : B
- Poin 2 : C
- Poin 1 : D
Kompetensi Pelayanan Publik - Orientasi pada Pelayanan
Tindakan (A) menunjukkan empati, kepekaan sosial, dan komitmen pelayanan prima (excellent service). Meskipun jam kerja telah usai, kondisi khusus warga (lelah dan jauh) menuntut diskresi pelayanan yang humanis. Mengarahkan esok hari (B) atau menolak halus (D) kurang mencerminkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam hal kepedulian terhadap masyarakat.
- Memilih diam dan menyimak perdebatan tersebut hingga suasana mereda dengan sendirinya agar saya tidak ikut terpancing emosi.
- Mengambil inisiatif untuk memfasilitasi diskusi dengan mengembalikan fokus pada tujuan utama proyek guna mencari *win-win solution*.
- Meminta ketua tim untuk segera mengambil keputusan sepihak agar rapat tidak berlarut-larut dan membuang waktu produktif.
- Berusaha meredakan tensi dengan mencairkan suasana, lalu meminta setiap pihak merangkum poin usulannya secara objektif.
- Poin 4 : B
- Poin 3 : D
- Poin 2 : A
- Poin 1 : C
Kompetensi Manajerial - Komunikasi dan Kerjasama
Sikap paling adaptif dan solutif adalah (B), karena Anda mengambil peran aktif (inisiatif) sebagai fasilitator untuk menjembatani konflik dan mengembalikan fokus pada tujuan kelompok. Hanya bersikap pasif (A) atau memaksakan keputusan sepihak (C) tidak akan membangun kerja sama yang solid dalam jangka panjang.
- Memberikan pengertian kepada pasangan tentang kondisi keuangan dan mencari alternatif hiburan lain yang jauh lebih hemat.
- Berusaha mencari pekerjaan sampingan di akhir pekan agar tetap bisa memenuhi gaya hidup tanpa mengganggu gaji utama.
- Mengevaluasi total pengeluaran, menyusun anggaran prioritas dengan ketat, dan secara terbuka mendiskusikan batasan finansial kepada pasangan.
- Tetap menuruti ajakan pasangan sesekali dengan menggunakan fasilitas pinjaman *online* agar hubungan asmara tetap harmonis.
- Poin 4 : C
- Poin 3 : A
- Poin 2 : B
- Poin 1 : D
Kompetensi Sosiokultural - Pengendalian Diri dan Integritas
Penyelesaian masalah tingkat tinggi (HOTS) menuntut analisis akar masalah dan tindakan korektif yang menyeluruh (C). Seseorang harus mampu mengendalikan hawa nafsu (kebiasaan boros) melalui anggaran yang ketat dan membangun komunikasi asertif dengan pasangan. Meminjam uang (D) sangat tidak disarankan karena akan menciptakan masalah baru.
- Mengabaikan pendapat keluarga karena ini adalah jalan hidup saya sendiri dan langsung fokus mengeksekusi rencana bisnis properti tersebut.
- Meminta waktu penundaan kepada keluarga untuk membuktikan hasil awal dari bisnis properti sebelum akhirnya memutuskan melamar kerja jika gagal.
- Mencoba melamar pekerjaan konvensional sesuai keinginan keluarga guna mengumpulkan modal, sembari perlahan membangun bisnis properti impian.
- Menunjukkan rencana bisnis yang komprehensif kepada keluarga untuk meyakinkan mereka, sembari mulai merintis usaha secara mandiri dan terukur.
- Poin 4 : D
- Poin 3 : C
- Poin 2 : B
- Poin 1 : A
Kompetensi Manajerial - Orientasi pada Hasil dan Pengambilan Keputusan
Tindakan (D) membuktikan Anda memiliki kemandirian, kemampuan merencanakan sesuatu secara strategis, sekaligus menghargai pendapat keluarga melalui negosiasi berbasis data (business plan). Sikap konfrontatif (A) atau berkompromi secara terpaksa (C) menunjukkan ketidakkonsistenan pada visi pribadi.
- Bersantai sejenak menikmati kopi dan membaca berita terkini di internet sambil menunggu rekan-rekan kerja yang lain tiba.
- Menyusun skala prioritas daftar pekerjaan hari itu dan langsung mulai menyicil tugas-tugas yang membutuhkan tingkat konsentrasi tinggi.
- Merapikan meja kerja dan menyiapkan berbagai berkas fisik yang diperlukan agar siap digunakan secara rapi saat jam operasional resmi dimulai.
- Membuka kembali hasil pekerjaan di hari sebelumnya secara sekilas guna memastikan tidak ada kesalahan detail yang terlewatkan.
- Poin 4 : B
- Poin 3 : C
- Poin 2 : D
- Poin 1 : A
Kompetensi Manajerial - Mengelola Pekerjaan dan Inisiatif
Sikap paling produktif bagi seorang ASN adalah merencanakan pekerjaan dengan baik. Opsi (B) sangat tepat karena menyusun to-do list berdasarkan skala prioritas membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja seharian penuh. Bersantai (A) membuang waktu produktif yang seharusnya bisa dioptimalkan.
- Membiarkan panggilan tersebut berlalu, segera memastikan ponsel diubah ke mode senyap, dan kembali memusatkan perhatian penuh pada arahan pimpinan.
- Segera menekan tombol tolak (reject) pada layar ponsel agar deringnya cepat terputus, lalu menyimpan kembali ponsel tersebut ke dalam saku.
- Mengangkat tangan untuk meminta izin sejenak kepada kepala dinas agar diperbolehkan keluar ruangan, karena khawatir panggilan tersebut bersifat darurat.
- Menunduk dan mengangkat telepon tersebut sambil berbisik dengan cepat untuk memberi tahu penelepon bahwa Anda sedang rapat dan tidak bisa diganggu.
- Menerima instruksi pimpinan demi memastikan kelancaran pelayanan masyarakat, dan segera memberikan penjelasan yang pengertian kepada orang tua mengenai tanggung jawab profesi Anda.
- Menyetujui permintaan pimpinan untuk berjaga, namun meminta kompensasi dari atasan berupa hari libur pengganti yang lebih panjang setelah masa arus mudik selesai.
- Mencoba bernegosiasi dengan pimpinan agar Anda tetap diizinkan mudik setidaknya tepat pada hari-H lebaran, dan berjanji akan langsung kembali bekerja keesokan harinya.
- Menolak instruksi tersebut dengan sopan karena tiket perjalanan sudah dibeli dan janji yang telah terucap kepada orang tua adalah komitmen moral yang tidak boleh dilanggar.
Demikian kumpulan contoh soal dan pembahasan Kompetensi Manajerial PPPK paket 5. Silahkan pelajari paket soal lainnya supaya kamu makin terbiasa dengan tipe soal PPPK yang sering muncul.
Jika ada soal yang belum dipahami, silakan pelajari kembali materinya ya. Atau bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, biar kita bisa belajar bareng.
Materi Kompetensi Manajerial
Daftar Soal Kompetensi Manajerial