Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. π₯
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Hukum dan Dasar Kebijakan Perikanan Tangkap
Kelompok Sumberdaya Ikan
Identifikasi komponen kapal perikanan
Identifikasi Sertifikasi Awak Kapal Perikanan
Identifikasi komponen mesin dan alat penangkapan ikan
Identifikasi sarana dan prasarana pelabuhan perikanan
Simulasi Tryout SKB CPNS Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil.
Soal 1
Berdasarkan UU No. 31 Tahun 2004 jo. UU No. 45 Tahun 2009, Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPPNRI) meliputi perairan berikut, kecuali...
A. Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI)
B. Perairan pedalaman dan perairan kepulauan
C. Laut teritorial
D. Perairan internasional di luar yurisdiksi Indonesia
E. Sungai, danau, waduk, dan rawa yang dapat diusahakan
Jawaban: D
Berdasarkan UU No. 31 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 45 Tahun 2009, WPPNRI mencakup perairan Indonesia (pedalaman, kepulauan, teritorial), ZEEI, serta badan air daratan (sungai, danau, dan lainnya). Perairan internasional tidak termasuk dalam WPPNRI.
Soal 2
Ikan Layang (Decapterus spp.) dan Ikan Kembung (Rastrelliger spp.) termasuk ke dalam kelompok sumber daya ikan...
A. Pelagis Kecil
B. Krustasea
C. Demersal
D. Pelagis Besar
E. Moluska
Jawaban: A
Ikan pelagis kecil adalah kelompok ikan yang hidup di permukaan perairan atau kolom air dengan ukuran relatif kecil. Contoh utamanya adalah ikan layang, kembung, selar, dan tembang.
Soal 3
Bagian utama kapal perikanan yang berfungsi sebagai struktur dasar atau tulang punggung membujur di dasar kapal disebut...
A. Lunas (Keel)
B. Gading-gading (Frame)
C. Sekat Kedap Air (Bulkhead)
D. Linggi Haluan (Stem)
E. Kulit Luar (Shell Plating)
Jawaban: A
Lunas (Keel) adalah komponen kapal yang terletak di dasar kapal, berfungsi sebagai tulang punggung utama yang menahan beban struktur kapal secara keseluruhan.
Soal 4
Sertifikat kompetensi yang wajib dimiliki oleh nakhoda pada kapal penangkap ikan dengan ukuran tertentu sebagai bukti keahlian bernavigasi adalah...
A. Buku Pelaut
B. Surat Izin Berlayar
C. Sertifikat ATAPIN
D. Sertifikat BST-F
E. Sertifikat ANPIN
Jawaban: E
ANPIN (Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan) adalah sertifikat kompetensi bagi awak kapal perikanan di bidang nautika (navigasi). Sedangkan ATAPIN adalah untuk bidang teknika (mesin).
Soal 5
Pada alat penangkapan ikan jenis Jaring Lingkar (Purse Seine), komponen yang berfungsi untuk merapatkan bagian bawah jaring agar ikan tidak melarikan diri adalah...
A. Pemberat (Sinker)
B. Badan Jaring (Webbing)
C. Tali Kerut (Purse Line)
D. Pelampung (Float)
E. Sayap (Wing)
Jawaban: C
Tali kerut (purse line) ditarik melalui cincin-cincin di bagian bawah jaring sehingga bagian bawah merapat menyerupai kantong pundi-pundi, mencegah ikan lolos ke bawah.
Soal 6
Setiap kapal perikanan yang melakukan kegiatan penangkapan ikan wajib memiliki dokumen administrasi berupa SIPI. Apa kepanjangan dari SIPI?
A. Surat Izin Pengangkutan Ikan
B. Surat Izin Produksi Ikan
C. Surat Izin Pengelolaan Ikan
D. Surat Izin Pendaratan Ikan
E. Surat Izin Penangkapan Ikan
Jawaban: E
Berdasarkan UU No. 45 Tahun 2009, SIPI (Surat Izin Penangkapan Ikan) adalah izin tertulis yang harus dimiliki setiap kapal perikanan untuk melakukan penangkapan ikan di WPPNRI.
Soal 7
Sarana pokok pelabuhan perikanan yang berfungsi untuk menahan atau memecah gelombang laut agar kolam pelabuhan tetap tenang disebut...
A. Wharf (Dermaga)
B. Groin
C. Revetment
D. Breakwater
E. Jetty
Jawaban: D
Breakwater atau pemecah gelombang adalah fasilitas dasar pelabuhan yang melindungi area kolam pelabuhan dari hempasan gelombang besar agar aktivitas bongkar muat aman.
Soal 8
Berikut ini yang termasuk ke dalam sarana fungsional di pelabuhan perikanan adalah...
A. Jalan kompleks pelabuhan
B. Gerbang pelabuhan
C. Tempat Pemasaran Ikan (TPI)
D. Lahan parkir kendaraan
E. Taman pelabuhan
Jawaban: C
Sarana fungsional adalah sarana yang memberikan pelayanan langsung untuk kegiatan usaha perikanan, seperti TPI, pabrik es, bengkel, dan cold storage.
Soal 9
Fasilitas pelabuhan perikanan yang berfungsi sebagai tempat sandar kapal untuk melakukan aktivitas bongkar hasil tangkapan atau muat logistik adalah...
A. Kolam Pelabuhan
B. Dermaga
C. Alur Pelayaran
D. Menara Pengawas
E. Kantor Pelabuhan
Jawaban: B
Dermaga adalah bangunan pelabuhan yang digunakan untuk merapat dan menambatkan kapal yang melakukan aktivitas bongkar muat penumpang atau barang (ikan).
Soal 10
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021, perizinan berusaha subsektor penangkapan ikan menggunakan pendekatan...
A. Berbasis Risiko (Risk-Based Approach)
B. Berbasis Domisili Nelayan
C. Berbasis Kuota Populasi
D. Berbasis Ukuran Kapal Saja
E. Berbasis Wilayah
Jawaban: A
Sesuai PP No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, semua sektor termasuk kelautan dan perikanan menggunakan sistem OSS-RBA untuk menentukan jenis perizinan berdasarkan tingkat risiko usaha.
Soal 11
Ikan Kerapu (Epinephelus spp.) dan Ikan Kakap Merah (Lutjanus spp.) hidup di dekat dasar perairan. Kelompok ini disebut...
A. Demersal
B. Oseanodrom
C. Anadrom
D. Bentik Laut Dalam
E. Katadrom
Jawaban: A
Ikan demersal adalah kelompok ikan yang sebagian besar siklus hidupnya berada di dekat dasar perairan, biasanya di atas substrat pasir atau karang.
Soal 12
Ruangan di kapal perikanan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan hasil tangkapan agar tetap segar selama operasi penangkapan adalah...
A. Kamar Mesin
B. Tanki Bahan Bakar
C. Akomodasi Awak
D. Gudang Alat
E. Palka (Fish Hold)
Jawaban: E
Palka (Fish Hold) adalah ruangan khusus di kapal perikanan yang digunakan untuk menyimpan ikan hasil tangkapan, biasanya dilengkapi dengan sistem pendingin atau es.
Soal 13
Sertifikat keselamatan dasar yang wajib dimiliki oleh setiap awak kapal perikanan untuk menghadapi situasi darurat di laut adalah...
A. Sertifikat BST-F (Basic Safety Training Fisheries)
B. Sertifikat Ahli Mesin
C. Sertifikat Operator Radio
D. Sertifikat Koki Kapal
E. Sertifikat Kesehatan
Jawaban: A
BST-F adalah pelatihan dasar keselamatan bagi awak kapal perikanan yang mencakup teknik bertahan hidup, pencegahan kebakaran, dan pertolongan pertama.
Soal 14
Mesin yang berfungsi sebagai sumber tenaga utama untuk menggerakkan baling-baling (propeller) kapal disebut...
A. Genset
B. Pompa Bilge
C. Mesin Winch
D. Mesin Bantu (Auxiliary Engine)
E. Mesin Induk (Main Engine)
Jawaban: E
Mesin Induk (Main Engine) adalah penggerak utama kapal yang terhubung ke sistem transmisi dan poros baling-baling untuk mendorong kapal maju atau mundur.
Soal 15
Alat tangkap Rawai Dasar (Bottom Long Line) diklasifikasikan ke dalam kelompok alat penangkapan ikan jenis...
A. Jaring Lingkar
B. Pancing (Hooks and Lines)
C. Pukat Tarik
D. Perangkap
E. Jaring Insang
Jawaban: B
Long line atau rawai menggunakan banyak mata pancing yang diikatkan pada tali utama (main line), sehingga masuk dalam kategori pancing (Hooks and Lines).
Soal 16
Berdasarkan Permen KP Nomor 18 Tahun 2021, alat penangkapan ikan yang dilarang karena merusak ekosistem dasar laut adalah...
A. Jaring Insang Tetap
B. Bubu Lipat
C. Pukat Hela Dasar (Trawls)
D. Rawai Hanyut
E. Pancing Ulur
Jawaban: C
Permen KP No. 18 Tahun 2021 mengatur jenis alat tangkap yang dilarang dan diizinkan. Trawl (Pukat Hela) dasar dilarang di wilayah tertentu karena sifatnya yang tidak selektif dan merusak habitat dasar.
Soal 17
Fasilitas pelabuhan yang berfungsi untuk menyediakan layanan air bersih, bahan bakar, dan es bagi kapal perikanan disebut sarana...
A. Sarana Dasar
B. Sarana Penunjang
C. Sarana Fungsional
D. Sarana Keamanan
E. Sarana Umum
Jawaban: C
Sarana fungsional meliputi fasilitas yang mendukung fungsi utama pelabuhan dalam pelayanan teknis kapal dan hasil perikanan, termasuk penyediaan perbekalan laut.
Soal 18
Klasifikasi pelabuhan perikanan yang memiliki kapasitas terbesar dan melayani kapal perikanan yang beroperasi hingga ke perairan internasional adalah...
A. Pelabuhan Khusus Ekspor
B. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN/Tipe B)
C. Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI/Tipe D)
D. Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS/Tipe A)
E. Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP/Tipe C)
Jawaban: D
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) adalah tipe tertinggi (Tipe A) yang dirancang untuk melayani kapal perikanan ukuran besar dengan jangkauan operasional lintas samudera.
Soal 19
Dokumen laporan tertulis yang harus diisi oleh Nakhoda mengenai kegiatan penangkapan ikan selama di laut disebut...
A. Logbook Penangkapan Ikan
B. Daftar Awak Kapal
C. Surat Laik Operasi
D. Manifest Kapal
E. Berita Acara Pendaratan
Jawaban: A
Sesuai Permen KP No. 33 Tahun 2021, Logbook Penangkapan Ikan wajib diisi nakhoda untuk mencatat data operasional penangkapan guna pemantauan sumber daya.
Soal 20
Fasilitas penunjang di pelabuhan perikanan yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan bagi awak kapal dan petugas pelabuhan, kecuali...
A. Musholla
B. Kantor Syahbandar
C. Balai Pertemuan Nelayan
D. Mess/Penginapan
E. Kantin
Jawaban: B
Kantor Syahbandar adalah sarana fungsional atau pemerintahan, bukan sarana penunjang kenyamanan umum (sosial).
Soal 21 Premium
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2021, jenis PNBP pada Subsektor Perikanan Tangkap yang dipungut setelah ikan didaratkan disebut...
Tips Lulus SKB CPNS Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil
SKB CPNS Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.