SKB CPNS Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Regulasi terkait OPT/DPI
  • Budidaya tanaman
  • Pengetahuan umum OPT/DPI
  • Pengendalian OPT/penanganan DPI secara umum
  • Pengenalan OPT
  • Pengenalan dan penanganan DPI
  • Musuh alami
  • Pengendalian OPT
  • Koleksi OPT
  • Pengamatan, peramalan dan analisis OPT

Simulasi Tryout SKB CPNS Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil.

Soal 1
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan, apa yang dimaksud dengan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT)?
A. Mikroorganisme yang hanya menyerang bagian daun dan batang tanaman.
B. Organisme yang dapat menyebabkan kerusakan ekonomis secara langsung pada tanaman.
C. Semua jenis hewan yang merusak tanaman budidaya.
D. Semua organisme yang dapat merusak, mengganggu kehidupan, atau menyebabkan kematian tumbuhan.
E. Hama dan penyakit yang berasal dari wilayah luar Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Jawaban: D
Menurut UU No. 22 Tahun 2019, OPT adalah semua organisme yang dapat merusak, mengganggu kehidupan, atau menyebabkan kematian tumbuhan.
Soal 2
Prinsip utama Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang menempatkan petani sebagai pengambil keputusan didasarkan pada...
A. Hasil pengamatan rutin di lahan sendiri.
B. Instruksi dari petugas pengamat hama.
C. Kalender tanam yang disusun oleh pemerintah pusat.
D. Rekomendasi dari produsen bahan kimia.
E. Ketersediaan bantuan pestisida gratis.
Jawaban: A
Salah satu prinsip PHT adalah 'Petani sebagai Ahli PHT', di mana petani mampu melakukan pengamatan dan mengambil keputusan pengendalian berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Soal 3
Gejala serangan berupa pucuk tanaman padi yang berubah menjadi putih, menyerupai bulu ayam, dan mudah lepas jika ditarik merupakan ciri khas serangan hama...
A. Hama Putih Palsu.
B. Wereng Batang Coklat (WBC).
C. Ulat Grayak.
D. Penggerek Batang Padi (Sundep).
E. Walang Sangit.
Jawaban: D
Gejala 'sundep' terjadi pada fase vegetatif tanaman padi akibat larva penggerek batang memotong bagian tengah batang sehingga daun muda mati dan mudah dicabut.
Soal 4
Apa yang dimaksud dengan Dampak Perubahan Iklim (DPI) dalam konteks perlindungan tanaman?
A. Fenomena penyimpangan variabel iklim yang berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman.
B. Proses mekanisasi pertanian yang memicu pemanasan global.
C. Penggunaan pestisida yang berlebihan sehingga merusak lapisan ozon.
D. Munculnya varietas tanaman baru yang tahan kekeringan.
E. Perubahan cuaca harian yang menyebabkan tanaman layu.
Jawaban: A
DPI dalam perlindungan tanaman merujuk pada gangguan atau kerusakan akibat fenomena iklim ekstrim seperti banjir, kekeringan, atau peningkatan suhu.
Soal 5
Berikut ini organisme yang termasuk ke dalam kelompok musuh alami patogen adalah...
A. Beauveria bassiana.
B. Lycosa pseudoannulata.
C. Trichogramma sp.
D. Oxyopes javanus.
E. Menochilus sexmaculatus.
Jawaban: A
Beauveria bassiana adalah jamur entomopatogen yang menginfeksi serangga hama, sehingga digolongkan sebagai patogen dalam musuh alami.
Soal 6
Pengamatan yang dilakukan secara berkala pada petak tetap untuk memantau perkembangan populasi OPT disebut sebagai pengamatan...
A. Keliling.
B. Global.
C. Sesaat.
D. Periodik.
E. Khusus.
Jawaban: D
Pengamatan periodik adalah pengamatan rutin pada petak sampel atau petak tetap untuk mengetahui tren populasi OPT dalam satu musim tanam.
Soal 7
Dalam budidaya tanaman sehat sebagai bagian dari PHT, penggunaan pupuk organik bertujuan untuk...
A. Mempercepat masa panen agar terhindar dari siklus hama.
B. Menghilangkan gulma di sekitar area perakaran.
C. Mengurangi kebutuhan air tanaman di musim kemarau.
D. Memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan ketahanan (vigor) tanaman.
E. Membunuh larva hama yang ada di dalam tanah secara langsung.
Jawaban: D
Pupuk organik meningkatkan kesuburan tanah dan kesehatan tanaman (vigor), sehingga tanaman lebih toleran atau tahan terhadap serangan OPT.
Soal 8
Metode pengendalian OPT dengan cara memanfaatkan varietas tanaman yang memiliki sifat resistensi (tahan hama) terhadap OPT tertentu disebut pengendalian secara...
A. Fisik.
B. Kimiawi.
C. Hayati.
D. Genetik.
E. Mekanik.
Jawaban: D
Penggunaan varietas tahan (VUT) merupakan metode pengendalian secara genetik karena memanfaatkan sifat bawaan tanaman untuk menolak atau tahan terhadap OPT.
Soal 9
Koleksi spesimen OPT yang diawetkan dalam bentuk kering dan disusun secara sistematis untuk keperluan identifikasi disebut...
A. Vivarium.
B. Akuarium.
C. Laboratorium.
D. Insektarium.
E. Herbarium.
Jawaban: D
Insektarium adalah tempat atau koleksi serangga (hama) yang diawetkan, sedangkan herbarium adalah koleksi spesimen tumbuhan/gulma.
Soal 10
Salah satu ciri utama serangan patogen jamur Fusarium oxysporum pada tanaman hortikultura adalah...
A. Tanaman layu secara mendadak meskipun ketersediaan air cukup.
B. Terdapat bintik-bintik merah di bawah permukaan daun.
C. Daun berlubang-lubang besar di bagian tengah.
D. Buah mengalami pembusukan berair yang berbau menyengat.
E. Adanya lapisan tepung putih di permukaan daun.
Jawaban: A
Fusarium oxysporum menyebabkan penyakit layu fusarium karena menyerang jaringan pembuluh (xilem) tanaman sehingga distribusi air terhambat.
Soal 11
Dalam menghadapi kekeringan sebagai dampak DPI, tindakan adaptasi yang paling tepat adalah...
A. Menutup seluruh permukaan tanah dengan plastik hitam.
B. Meningkatkan dosis pemupukan urea.
C. Penerapan sistem irigasi berselang (Intermittent irrigation).
D. Membakar sisa jerami di lahan.
E. Melakukan penyemprotan pestisida secara preventif.
Jawaban: C
Irigasi berselang atau macak-macak merupakan teknik penghematan air yang efektif dalam menangani keterbatasan ketersediaan air akibat kekeringan.
Soal 12
Predator yang dikenal sebagai 'Laba-laba Serigala' dan efektif memangsa wereng batang coklat di lahan sawah adalah...
A. Lycosa pseudoannulata.
B. Coccinella sp.
C. Cyrtorhinus lividipennis.
D. Micraspis sp.
E. Paederus fuscipes.
Jawaban: A
Lycosa pseudoannulata (Laba-laba serigala) merupakan predator generalis yang sangat aktif memangsa nimfa dan imago wereng di pangkal batang padi.
Soal 13
Kegiatan meramalkan luas serangan atau populasi OPT pada masa mendatang berdasarkan data historis dan kondisi lingkungan disebut...
A. Eksplorasi.
B. Peramalan OPT.
C. Analisis dampak.
D. Pemetaan wilayah.
E. Eradikasi.
Jawaban: B
Peramalan OPT adalah kegiatan memprediksi kemungkinan terjadinya serangan di masa depan untuk menyiapkan langkah antisipasi.
Soal 14
Jenis gulma yang memiliki batang berbentuk segitiga dan termasuk dalam kelompok teki-tekian adalah...
A. Mimosa pudica.
B. Echinochloa crusgalli.
C. Cyperus rotundus.
D. Amaranthus spinosus.
E. Eichhornia crassipes.
Jawaban: C
Cyperus rotundus (rumput teki) adalah contoh klasik gulma dari golongan sedges (teki-tekian) yang berbatang segitiga.
Soal 15
Penanganan DPI akibat banjir pada lahan pertanian dilakukan dengan cara...
A. Penyemprotan herbisida sistemik.
B. Membuat lubang biopori di tengah lahan.
C. Perbaikan saluran drainase dan normalisasi parit.
D. Pemberian kapur dolomit dalam jumlah besar.
E. Pengurangan populasi tanaman secara drastis.
Jawaban: C
Manajemen air melalui perbaikan drainase adalah langkah kunci untuk membuang kelebihan air (banjir) agar tanaman tidak mati karena terendam.
Soal 16
Ambang Ekonomi (AE) dalam pengendalian hama bermakna sebagai...
A. Harga jual komoditas pertanian di tingkat pasar lokal.
B. Kepadatan populasi hama yang memerlukan tindakan pengendalian untuk mencegah kerugian ekonomis yang lebih besar.
C. Populasi hama yang menyebabkan kematian tanaman total.
D. Jumlah musuh alami yang mampu mengontrol hama secara mandiri.
E. Biaya yang dikeluarkan petani untuk membeli pestisida kimia.
Jawaban: B
Ambang Ekonomi adalah batas populasi atau intensitas serangan OPT yang mengharuskan tindakan pengendalian dilakukan agar kerugian tidak melebihi biaya pengendalian.
Soal 17
Penyakit yang disebabkan oleh virus Tungro pada padi ditularkan oleh vektor...
A. Hama Putih.
B. Wereng Punggung Putih.
C. Wereng Batang Coklat.
D. Lalat Bibit.
E. Wereng Hijau.
Jawaban: E
Wereng hijau (Nephotettix virescens) merupakan vektor utama penyakit virus tungro pada tanaman padi.
Soal 18
Dalam pengawetan spesimen patogen tumbuhan (jamur/bakteri), media yang umum digunakan di laboratorium adalah...
A. Larutan Formalin.
B. Air Suling.
C. Alkohol 70%.
D. Kloroform.
E. Agar-Agar (PDA/NA).
Jawaban: E
Potato Dextrose Agar (PDA) atau Nutrient Agar (NA) digunakan sebagai media pertumbuhan dan isolasi patogen di laboratorium.
Soal 19
Tindakan pemusnahan total terhadap tanaman yang terserang OPT berbahaya untuk mencegah penyebaran lebih luas disebut...
A. Diversifikasi.
B. Rotasi.
C. Eradikasi.
D. Sertifikasi.
E. Sanitasi.
Jawaban: C
Eradikasi adalah tindakan pemusnahan secara total (dicabut dan dibakar) terhadap tanaman/sumber serangan OPT.
Soal 20
Unsur cuaca yang paling berpengaruh terhadap perkembangan penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur adalah...
A. Kecepatan angin.
B. Kadar oksigen di udara.
C. Kelembapan udara yang tinggi.
D. Tekanan udara.
E. Intensitas cahaya matahari yang terik.
Jawaban: C
Kelembapan yang tinggi merangsang perkecambahan spora dan perkembangan miselium jamur patogen.
Soal 21 Premium
Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang Penyelenggaraan Bidang Pertanian, termasuk di dalamnya aspek perlindungan tanaman dari OPT, adalah...
A. PP Nomor 26 Tahun 2021.
B. PP Nomor 18 Tahun 2010.
C. PP Nomor 6 Tahun 1995.
D. PP Nomor 14 Tahun 2002.
E. PP Nomor 21 Tahun 2005.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai parasitoid?
A. Tumbuhan yang menumpang pada tumbuhan lain untuk mendapatkan nutrisi.
B. Hewan bertulang belakang yang memakan serangga hama.
C. Organisme mikro yang menyebabkan penyakit pada tanaman.
D. Serangga yang fase larvanya hidup di dalam atau pada tubuh inang dan akhirnya membunuh inangnya.
E. Serangga yang memakan mangsanya secara langsung dalam waktu singkat.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Metode pengamatan 'Global' biasanya dilakukan oleh POPT untuk...
A. Mengamati perkembangan spora jamur di udara.
B. Mengetahui gambaran serangan OPT secara umum di tingkat wilayah administratif (kecamatan/kabupaten).
C. Menentukan jenis musuh alami yang paling dominan di satu petak.
D. Menghitung jumlah individu hama per rumpun secara detail.
E. Melakukan uji efikasi pestisida baru di laboratorium.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Salah satu ciri serangan OPT Tikus Sawah (Rattus argentiventer) pada stadium generatif padi adalah...
A. Terdapat bercak coklat berbentuk belah ketupat pada daun.
B. Batang padi dipotong miring 45 derajat.
C. Akar tanaman membengkak.
D. Bulir padi hampa dan berwarna putih.
E. Daun padi tergulung membentuk pipa.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Strategi pengendalian OPT yang bersifat preventif dan berkelanjutan melalui pengaturan pola tanam dan waktu tanam serempak termasuk dalam...
A. Pengendalian Fisik.
B. Pengendalian Kimiawi.
C. Pengendalian Mekanis.
D. Pengendalian Bercocok Tanam (Kultur Teknis).
E. Pengendalian Hayati.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Apa yang dimaksud dengan fenomena 'hopperburn'?
A. Efek serangan ulat tentara yang memakan seluruh helai daun.
B. Kerusakan jaringan tanaman akibat paparan radiasi matahari.
C. Gejala tanaman menguning kemudian mengering seperti terbakar akibat serangan hebat wereng batang coklat.
D. Tanaman layu akibat suhu udara yang terlalu panas di siang hari.
E. Daun terbakar akibat aplikasi pestisida yang terlalu pekat.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Dalam analisis DPI, indeks yang sering digunakan untuk memantau intensitas kekeringan adalah...
A. Air Quality Index (AQI).
B. Indeks Luas Daun (ILD).
C. Consumer Price Index (CPI).
D. Standardized Precipitation Index (SPI).
E. Body Mass Index (BMI).
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Salah satu contoh tindakan pengendalian mekanis terhadap hama adalah...
A. Menanam tanaman refugia di pematang.
B. Gropyokan tikus dan pemasangan perangkap.
C. Menggunakan varietas padi tahan wereng.
D. Pemberian insektisida sistemik melalui akar.
E. Pelepasan predator secara masal.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Bakteri Paenibacillus polymyxa dalam perlindungan tanaman sering digunakan sebagai...
A. Agens Pengendali Hayati (APH) untuk menekan penyakit blas dan hawar daun bakteri.
B. Herbisida untuk membasmi gulma berdaun lebar.
C. Pelarut pestisida kimia agar lebih efektif.
D. Zat pengatur tumbuh untuk mempercepat pembungaan.
E. Insektisida nabati pengusir nyamuk.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Peramalan OPT yang menggunakan model matematika berdasarkan data cuaca dan populasi awal disebut peramalan...
A. Kualitatif.
B. Kuantitatif.
C. Subjektif.
D. Intuisi.
E. Spekulatif.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Dalam pembuatan herbarium gulma, bagian tanaman yang harus disertakan agar identifikasi akurat adalah...
A. Biji-bijian yang sudah kering.
B. Hanya bagian bunga.
C. Seluruh bagian tanaman (akar, batang, daun, bunga/buah).
D. Hanya bagian daun yang lebar.
E. Potongan melintang batang saja.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Apa fungsi utama dari 'Light Trap' (perangkap lampu) yang dipasang di lahan sawah?
A. Mempercepat proses fotosintesis di malam hari.
B. Mengusir burung yang memakan malai padi.
C. Untuk membakar tanaman yang terserang penyakit.
D. Sebagai alat penerangan petani saat bekerja malam hari.
E. Untuk menarik dan memantau fluktuasi populasi serangga hama yang aktif malam hari (nokturnal).
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Penanganan DPI akibat 'Kekeringan' melalui Teknologi Hemat Air (THA) antara lain dengan cara...
A. Melakukan pembajakan tanah setiap minggu.
B. Menebang pohon pelindung di sekitar lahan.
C. Pemberian mulsa untuk mengurangi penguapan (evaporasi).
D. Menambah debit air secara terus menerus (penggenangan).
E. Penyemprotan hormon pemacu pertumbuhan.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Jenis insektisida yang bekerja dengan cara masuk ke dalam jaringan tanaman dan dialirkan ke seluruh bagian tanaman disebut insektisida...
A. Repelen.
B. Lambung.
C. Kontak.
D. Sistemik.
E. Pernapasan (Fumigan).
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Gulma air yang sangat invasif dan dapat menutupi seluruh permukaan perairan sehingga mengganggu irigasi adalah...
A. Imperata cylindrica.
B. Eleusine indica.
C. Chromolaena odorata.
D. Lantana camara.
E. Eichhornia crassipes.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Dalam konsep PHT, pestisida kimia baru boleh digunakan apabila...
A. Petani ingin memastikan panen 100% bebas serangga.
B. Stok pestisida di gudang berlebihan.
C. Populasi OPT telah mencapai atau melampaui Ambang Ekonomi dan cara lain tidak memadai.
D. Tanaman sudah memasuki fase panen.
E. Ditemukan satu ekor hama di seluruh hamparan.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Penyakit 'Bulai' pada jagung disebabkan oleh organisme...
A. Bakteri Xanthomonas.
B. Jamur Peronosclerospora maydis.
C. Nematoda akar.
D. Protozoa.
E. Virus Mosaik.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Tujuan utama dari rotasi (pergiliran) tanaman dengan jenis yang berbeda famili adalah...
A. Memutus siklus hidup OPT yang bersifat spesifik inang.
B. Menambah estetika pemandangan di lahan pertanian.
C. Meningkatkan harga jual produk di pasar.
D. Mengurangi waktu kerja di lapangan.
E. Memudahkan petani dalam proses pengairan.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Berdasarkan UU No. 22 Tahun 2019, pemerintah dapat menetapkan daerah tertentu dalam keadaan darurat OPT jika...
A. Terjadi serangan OPT yang meluas dan mengancam produksi pangan nasional.
B. Petani menolak menggunakan bantuan pupuk pemerintah.
C. Terjadi penurunan harga komoditas.
D. Terdapat perubahan struktur organisasi di dinas pertanian.
E. Ditemukan jenis gulma baru di pekarangan rumah warga.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Spesimen OPT yang diawetkan dalam larutan (misal: larva serangga dalam alkohol) disebut koleksi...
A. Kering.
B. Digital.
C. Mikroskopis.
D. Segar.
E. Basah.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Manakah yang merupakan ciri khas gejala serangan bakteri Xanthomonas oryzae (Hawar Daun Bakteri) pada padi?
A. Batang menjadi busuk dan berbau busuk yang menyengat.
B. Akar tanaman menjadi bintil-bintil.
C. Biji padi menjadi berwarna hitam pekat.
D. Daun padi terpotong-potong.
E. Adanya garis-garis basah (water soaked) di pinggir daun yang berubah menjadi kuning kecoklatan.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Agens Pengendali Hayati (APH) Trichoderma sp. umumnya digunakan untuk mengendalikan patogen tular tanah karena bersifat...
A. Parasitoid telur.
B. Vektor virus tanaman.
C. Predator larva serangga.
D. Insektisida kontak.
E. Jamur antagonis yang bersifat mikoparasit.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Pemanfaatan 'Trap Crop' (tanaman perangkap) dalam pengelolaan ekosistem pertanian bertujuan untuk...
A. Menghambat pertumbuhan gulma di sekitar lahan.
B. Menjadi sumber pupuk hijau bagi tanaman utama.
C. Menambah estetika pembatas lahan.
D. Menyerap sisa-sisa pestisida di tanah.
E. Menarik hama menjauh dari tanaman utama ke tanaman perangkap.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Dalam manajemen DPI, penggunaan varietas tanaman yang memiliki umur pendek (Genjah) bertujuan untuk...
A. Meminimalkan penggunaan tenaga kerja saat panen.
B. Meningkatkan kualitas rasa hasil panen.
C. Meningkatkan tinggi tanaman agar tidak terendam air.
D. Mencegah serangan burung di siang hari.
E. Menghindari periode cekaman kekeringan atau banjir di akhir musim.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Unit terkecil dalam sistem pengamatan OPT di lapangan yang digunakan untuk mengambil data populasi serangga secara representatif disebut...
A. Wilayah kerja.
B. Rumpun sampel / Unit sampel.
C. Petak utama.
D. Pos observasi.
E. Gudang penyimpanan.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Tindakan 'Sanitasi Lingkungan' dalam pengendalian OPT meliputi kegiatan...
A. Membersihkan sisa-sisa tanaman yang sakit dan gulma inang.
B. Memberikan bantuan modal kepada kelompok tani.
C. Penyemprotan pestisida secara menyeluruh.
D. Mengganti seluruh tanah di lahan pertanian.
E. Membuat pagar beton di sekeliling lahan.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Apa peran utama musuh alami 'Parasitoid Trichogramma' dalam pengendalian penggerek batang padi?
A. Merusak indra penciuman hama serangga.
B. Memangsa ngengat (imago) saat terbang di malam hari.
C. Memparasit telur penggerek batang sehingga telur gagal menetas menjadi larva.
D. Menginfeksi tubuh ulat dengan racun bakteri.
E. Menghisap cairan tubuh larva penggerek.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Hama yang sering menyerang pada fase penyimpanan di gudang (hama pascapanen) seperti Sitophilus oryzae menyerang komoditas...
A. Batang kayu jati.
B. Akar tanaman hias.
C. Sayuran daun segar.
D. Buah jeruk.
E. Biji-bijian (beras/jagung).
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Dalam pelaporan data OPT, istilah 'Luas Terancam' merujuk pada...
A. Luas lahan yang tidak ditanami selama satu musim.
B. Luas lahan tanaman sehat yang berada di sekitar lokasi serangan OPT dan berpotensi tertular.
C. Jumlah bibit yang tersedia di persemaian.
D. Luas lahan yang sudah diaplikasikan pestisida kimia.
E. Lahan yang sudah puso (mati total).
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Salah satu prinsip budidaya tanaman sehat untuk mencegah serangan penyakit tular tanah adalah...
A. Penanaman bibit dalam jumlah yang sangat rapat.
B. Penggunaan benih/bibit yang sehat dan bebas dari patogen.
C. Penyiraman tanaman dilakukan setiap satu jam sekali.
D. Penggunaan pestisida sintetis dosis tinggi saat tanam.
E. Mengabaikan sistem drainase lahan.
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil

SKB CPNS Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.