Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Kehutanan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penyuluh Kehutanan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Penyuluh Kehutanan
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Kehutanan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Penyuluh Kehutanan Ahli Pertama
Wawasan umum terkait perencanaan penyuluhan kehutanan
Wawasan umum terkait penyebarluasan informasi penyuluhan kehutanan
Wawasan umum terkait pendampingan pemberdayaan sasaran penyuluhan kehutanan
Wawasan umum terkait pengembangan sistem penyuluhan kehutanan
Wawasan Umum terkait pemantauan, evaluasi dan pelaporan penyuluhan kehutanan
Teknis Perencanaan Penyuluhan Kehutanan
Teknis Penyebarluasan informasi penyuluhan kehutanan
Teknis Pemantauan, evaluasi dan pelaporan penyuluhan kehutanan
Simulasi Tryout SKB CPNS Penyuluh Kehutanan
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Kehutanan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Penyuluh Kehutanan.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Penyuluh Kehutanan
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Kehutanan.
Soal 1
Berdasarkan UU No. 16 Tahun 2006, tujuan utama dari sistem penyuluhan kehutanan adalah untuk...
A. Menghapus peran sektor swasta dalam pengelolaan hutan
B. Mengeksploitasi hasil hutan kayu sebanyak-banyaknya
C. Memindahkan seluruh penduduk desa hutan ke kota
D. Menutup seluruh akses masyarakat ke dalam hutan
E. Meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan pelaku utama serta pelaku usaha
Jawaban: E
UU No. 16 Tahun 2006 Pasal 4 menyatakan bahwa tujuan penyuluhan adalah pengembangan SDM dan peningkatan modal sosial guna meningkatkan kesejahteraan pelaku utama dan pelaku usaha.
Soal 2
Dokumen rencana kerja tahunan seorang penyuluh kehutanan yang disusun berdasarkan programa penyuluhan disebut...
A. Programa Kehutanan
B. Laporan Akuntabilitas
C. Rencana Teknik Tahunan
D. Rencana Strategis
E. Rencana Kerja Penyuluh Kehutanan
Jawaban: E
Rencana Kerja Penyuluh Kehutanan (RKPK) adalah jadwal kegiatan yang disusun oleh penyuluh sebagai acuan harian/bulanan berdasarkan programa penyuluhan.
Soal 3
Media penyuluhan kehutanan yang paling efektif untuk sasaran yang memiliki literasi rendah namun memiliki akses visual adalah...
A. Jurnal penelitian kehutanan
B. Surat edaran menteri
C. Makalah teknis
D. Buku teks ilmiah
E. Film atau video instruksional
Jawaban: E
Film atau video instruksional lebih mudah dicerna oleh sasaran dengan literasi rendah karena mengandalkan visual dan audio secara langsung.
Soal 4
Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan melalui pemberian hak pengelolaan dalam jangka waktu tertentu disebut...
A. Deforestasi
B. Transmigrasi
C. Land reform
D. Perhutanan Sosial
E. Perikanan darat
Jawaban: D
Perhutanan Sosial adalah sistem pengelolaan hutan lestari yang dilaksanakan dalam kawasan hutan negara atau hutan adat oleh masyarakat setempat untuk kesejahteraan.
Soal 5
Proses pengamatan secara berkala terhadap pelaksanaan rencana kegiatan penyuluhan kehutanan untuk melihat kesesuaian jadwal disebut...
A. Pelaporan
B. Evaluasi
C. Pemantauan
D. Perencanaan
E. Identifikasi
Jawaban: C
Pemantauan (monitoring) adalah kegiatan mengikuti perkembangan pelaksanaan program secara rutin untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana.
Soal 6
Metode penyuluhan yang dilakukan dengan cara kunjungan ke lahan milik petani hutan untuk memberikan saran teknis secara langsung disebut...
A. Pameran
B. Ceramah umum
C. Kampanye massa
D. Anjangsana (Kunjungan lapangan)
E. Siaran radio
Jawaban: D
Anjangsana adalah metode penyuluhan individu yang dilakukan dengan mengunjungi rumah atau tempat usaha sasaran untuk memberikan bimbingan teknis secara spesifik.
Soal 7
Kelembagaan penyuluhan kehutanan pada tingkat pusat yang berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan adalah...
A. Kesatuan Pengelolaan Hutan
B. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM LHK
C. Balai Besar Konservasi
D. Direktorat Jenderal Pajak
E. Dinas Kehutanan Provinsi
Jawaban: B
Urusan penyuluhan kehutanan di tingkat pusat secara teknis dikoordinasikan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) LHK.
Soal 8
Identifikasi potensi wilayah dalam perencanaan penyuluhan kehutanan bertujuan untuk...
A. Mencari lokasi tambang baru
B. Menghitung jumlah kayu yang bisa ditebang
C. Mendapatkan data dasar masalah dan potensi sasaran di suatu wilayah
D. Membangun pemukiman baru
E. Menentukan batas wilayah antar negara
Jawaban: C
Identifikasi potensi wilayah dilakukan untuk mengumpulkan data dasar mengenai sumber daya alam, sosial, dan ekonomi sebagai landasan penyusunan program.
Soal 9
Penyebarluasan informasi kehutanan melalui selebaran yang berisi pesan singkat, gambar, dan mudah dilipat disebut...
A. Film instruksi
B. Buku saku
C. Baliho
D. Poster
E. Leaflet
Jawaban: E
Leaflet adalah media cetak berupa lembaran kertas yang dilipat, berisi pesan teknis yang ringkas dan padat.
Soal 10
Kelompok masyarakat yang dibentuk untuk mengelola hutan desa secara mandiri dan lestari biasanya disebut...
A. Badan Pertanahan Nasional
B. Karang Taruna
C. Partai Politik
D. Koperasi Unit Desa
E. Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD)
Jawaban: E
Lembaga Desa (seperti LPHD - Lembaga Pengelola Hutan Desa) adalah wadah bagi masyarakat desa untuk mengelola hutan desa.
Soal 11
Salah satu indikator keberhasilan evaluasi hasil penyuluhan kehutanan adalah adanya perubahan 'Adopsi'. Yang dimaksud adopsi adalah...
A. Menjual hasil hutan ke pasar luar negeri
B. Memindahkan bibit dari persemaian ke lapangan
C. Membeli lahan hutan baru
D. Penerapan teknologi atau inovasi baru oleh sasaran penyuluhan
E. Mengganti pengurus kelompok tani
Jawaban: D
Adopsi dalam penyuluhan adalah proses mental atau keputusan seseorang untuk menerima dan menerapkan inovasi atau teknologi yang disuluhkan.
Soal 12
Sistem informasi yang digunakan untuk mendukung penyuluhan kehutanan secara digital (e-extension) merupakan bagian dari...
A. Evaluasi kinerja keuangan
B. Pengembangan sistem penyuluhan kehutanan
C. Pengukuran kayu bulat
D. Perencanaan tata ruang kota
E. Pemanenan hasil hutan
Jawaban: B
Pengembangan sistem informasi merupakan bagian dari upaya pengembangan sistem penyuluhan agar lebih modern dan cepat.
Soal 13
Unsur utama yang harus ada dalam Programa Penyuluhan Kehutanan tingkat desa adalah...
A. Keadaan, tujuan, masalah, dan rencana kegiatan
B. Laporan pajak perusahaan
C. Peta politik wilayah
D. Daftar hadir rapat camat
E. Sertifikat tanah pribadi
Jawaban: A
Berdasarkan regulasi, programa penyuluhan harus memuat keadaan, tujuan, masalah, dan rencana kegiatan.
Soal 14
Penyuluh kehutanan yang berasal dari tokoh masyarakat atau petani yang memiliki keahlian dan secara sukarela melakukan penyuluhan disebut...
A. Penyuluh Swadaya
B. Penyuluh Swasta
C. Manggala Agni
D. Polisi Kehutanan
E. Penyuluh PNS
Jawaban: A
Penyuluh Kehutanan Swadaya adalah pelaku utama yang berhasil dalam usahanya dan secara sukarela memberikan penyuluhan kepada sesama petani.
Soal 15
Metode penyuluhan yang bersifat demonstrasi cara bertujuan untuk...
A. Mengumpulkan dana dari masyarakat
B. Memprotes kebijakan pemerintah
C. Hanya memberitahu teori
D. Menghitung luas hutan
E. Memperlihatkan keterampilan teknis secara nyata
Jawaban: E
Demonstrasi cara dilakukan untuk memperlihatkan langkah-langkah kerja atau keterampilan baru agar sasaran bisa meniru.
Soal 16
Penanganan konflik pemanfaatan hutan melalui musyawarah antara masyarakat dan pemerintah merupakan contoh dari pendampingan...
A. Evaluasi laporan keuangan
B. Perencanaan anggaran kantor
C. Pengukuran kayu hasil hutan
D. Pemberdayaan sasaran penyuluhan
E. Pemasaran hasil industri besar
Jawaban: D
Pendampingan dalam pemberdayaan mencakup resolusi konflik dan mediasi antar pihak dalam pengelolaan hutan.
Soal 17
Laporan hasil pelaksanaan penyuluhan kehutanan wajib disusun oleh penyuluh secara berkala untuk...
A. Hanya memenuhi syarat administrasi tanpa makna
B. Pertanggungjawaban kinerja dan evaluasi program
C. Mempromosikan diri di media massa
D. Mendapatkan bonus gaji besar
E. Menutupi kesalahan di lapangan
Jawaban: B
Laporan disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja dan dasar pengambilan kebijakan atau perbaikan program berikutnya.
Soal 18
Dalam penyusunan materi penyuluhan kehutanan, syarat utama materi yang baik adalah 'Applicable', yang artinya...
A. Hanya berupa tulisan tanpa gambar
B. Dibuat oleh profesor luar negeri
C. Sangat rumit dan ilmiah
D. Dapat diterapkan oleh sasaran
E. Berwarna-warni dan mahal
Jawaban: D
Applicable berarti materi yang disampaikan harus dapat atau mudah diterapkan oleh sasaran sesuai dengan kondisi setempat.
Soal 19
Kawasan hutan yang dikelola oleh masyarakat dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pemanfaatan hasil hutan non-kayu disebut...
A. Hutan Desa atau Hutan Kemasyarakatan
B. Hutan Produksi Terbatas
C. Kawasan Industri Kehutanan
D. Taman Nasional
E. Hutan Lindung Nasional
Jawaban: A
Pemberdayaan masyarakat dalam perhutanan sosial seringkali diarahkan pada pemanfaatan HHKB (Hasil Hutan Bukan Kayu) untuk keberlanjutan.
Soal 20
Evaluasi yang dilakukan sebelum suatu kegiatan penyuluhan kehutanan dimulai disebut...
A. Evaluasi dampak
B. Evaluasi akhir (Ex-post)
C. Evaluasi awal (Ex-ante)
D. Evaluasi pasca panen
E. Evaluasi tengah jalan
Jawaban: C
Evaluasi ex-ante atau pre-evaluation (termasuk pre-test) dilakukan di awal untuk mengukur baseline atau kesiapan.
Soal 21
Berdasarkan UU No. 16 Tahun 2006, apa yang dimaksud dengan tujuan utama dari sistem penyuluhan kehutanan?
A. Pemberian bantuan modal tunai tanpa pendampingan kepada seluruh petani
B. Meningkatkan ekspor kayu bulat ke luar negeri secara masif
C. Pengambilalihan lahan masyarakat oleh pemerintah untuk dijadikan hutan lindung
D. Pengembangan kemampuan, pengetahuan, sikap, dan perilaku sasaran penyuluhan
E. Penyediaan tenaga kerja murah untuk industri perkayuan nasional
Jawaban: D
Menurut UU No. 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan, penyuluhan bertujuan meningkatkan kemampuan, pengetahuan, sikap, dan perilaku (KPSP) sasaran agar mereka mampu mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Soal 22
Dalam perencanaan penyuluhan, metode Participatory Rural Appraisal (PRA) digunakan untuk...
A. Menentukan struktur organisasi di tingkat kementerian secara top-down
B. Menghitung volume kayu berdiri di hutan produksi secara remote sensing
C. Menyusun anggaran belanja pegawai di dinas kehutanan provinsi
D. Menetapkan denda bagi masyarakat yang melanggar aturan kehutanan
E. Melakukan penilaian keadaan wilayah secara partisipatif bersama masyarakat
Jawaban: E
PRA adalah metode penilaian keadaan wilayah atau desa yang melibatkan masyarakat secara aktif (partisipatif) untuk mengidentifikasi masalah, potensi, dan kebutuhan mereka dalam perencanaan penyuluhan.
Soal 23
Salah satu prinsip penyebarluasan informasi penyuluhan kehutanan adalah kesesuaian pesan. Artinya pesan harus...
A. Sesuai dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman sasaran
B. Dibuat seragam untuk seluruh wilayah Indonesia tanpa melihat zonasi
C. Menggunakan bahasa teknis yang hanya dipahami akademisi
D. Bersifat rahasia dan hanya diberikan kepada kepala desa
E. Hanya fokus pada keuntungan ekonomi jangka pendek tanpa peduli ekologi
Jawaban: A
Informasi penyuluhan harus relevan dengan masalah yang dihadapi sasaran dan disampaikan dengan bahasa serta media yang mudah dipahami oleh masyarakat setempat.
Soal 24
Media penyuluhan kehutanan yang paling efektif untuk sasaran massa yang sangat luas dalam waktu singkat adalah...
A. Demonstrasi plot (Demplot) di satu lokasi terpencil
B. Magang antar petani di lokasi yang berbeda pulau
C. Siaran radio, televisi, atau kampanye media sosial
D. Kursus tani yang dilakukan selama satu bulan
E. Kunjungan rumah atau tatap muka individu
Jawaban: C
Media massa (radio, TV, media online) memiliki daya jangkau yang luas (massal) meskipun interaksinya terbatas dibandingkan metode kelompok atau perorangan.
Soal 25
Pendampingan pemberdayaan sasaran penyuluhan kehutanan difokuskan pada penguatan kelompok. Nama kelompok tani di bidang kehutanan adalah...
A. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ekologi
B. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama
C. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis)
D. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pangan
E. Kelompok Tani Hutan (KTH)
Jawaban: E
Sesuai regulasi di lingkungan KLHK, wadah utama bagi sasaran penyuluhan kehutanan di tingkat tapak adalah Kelompok Tani Hutan (KTH).
Soal 26
Tujuan dari evaluasi hasil penyuluhan kehutanan adalah untuk mengetahui...
A. Lokasi koordinat batas administrasi antar kabupaten
B. Nama-nama pejabat yang hadir dalam acara peresmian
C. Berapa banyak kayu yang dicuri oleh perambah hutan
D. Perubahan tingkat pengetahuan, sikap, dan keterampilan sasaran
E. Jumlah gaji yang diterima penyuluh setiap bulan
Jawaban: D
Evaluasi ditujukan untuk mengukur efektivitas kegiatan penyuluhan terhadap perubahan perilaku (KPSP) sasaran serta pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
Soal 27
Pelaporan penyuluhan kehutanan harus memenuhi kriteria akuntabilitas. Hal ini berarti laporan harus...
A. Dibuat setebal mungkin agar terlihat bekerja keras
B. Disimpan sendiri dan tidak boleh diketahui oleh atasan
C. Hanya melaporkan keberhasilan dan menyembunyikan kegagalan
D. Berisi opini pribadi penyuluh tanpa data lapangan
E. Dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya berdasarkan data dan fakta
Jawaban: E
Laporan yang akuntabel didasarkan pada fakta lapangan, data yang valid, dan proses yang dapat diverifikasi secara objektif.
Soal 28
Dalam menyusun Rencana Kerja Tahunan Penyuluh Kehutanan (RKTPK), langkah pertama yang harus dilakukan adalah...
A. Meminta anggaran ke pemerintah pusat
B. Identifikasi masalah dan potensi wilayah
C. Menyusun laporan akhir tahun sebelum kegiatan dimulai
D. Membeli bibit tanaman dalam jumlah besar
E. Melakukan penebangan pohon di hutan lindung
Jawaban: B
Penyusunan RKTPK diawali dengan identifikasi potensi wilayah dan masalah untuk memastikan program yang direncanakan tepat sasaran sesuai kebutuhan lapangan.
Soal 29
Salah satu materi penyuluhan kehutanan yang berkaitan dengan kelestarian alam adalah...
A. Cara menggunakan bahan bakar fosil secara boros
B. Metode perburuan satwa dilindungi untuk hobi
C. Cara mengubah hutan mangrove menjadi pemukiman mewah
D. Teknik pembukaan lahan dengan cara membakar (Slash and Burn)
E. Rehabilitasi hutan dan lahan kritis
Jawaban: E
Materi pokok penyuluhan kehutanan meliputi konservasi, rehabilitasi, perlindungan hutan, dan pemanfaatan hasil hutan yang berkelanjutan.
Soal 30
Metode pendampingan kelompok tani hutan (KTH) yang dilakukan dengan memberikan contoh nyata di lapangan disebut...
A. Studi banding ke luar negeri
B. Pemberian brosur tanpa penjelasan
C. Ceramah di dalam kelas
D. Diskusi kelompok terarah virtual
E. Demonstrasi Cara atau Demonstrasi Hasil
Jawaban: E
Demonstrasi (cara atau hasil) adalah metode penyuluhan teknis di mana sasaran melihat dan mempraktikkan langsung inovasi yang ditawarkan.
Soal 31
Instrumen pemantauan penyuluhan kehutanan biasanya berupa...
A. Tiket pesawat liburan akhir tahun
B. Daftar hadir dan formulir observasi lapangan
C. Kuitansi pembelian barang pribadi penyuluh
D. Surat izin mengemudi bagi petani
E. Sertifikat tanah milik negara
Jawaban: B
Pemantauan teknis memerlukan instrumen seperti checklist, daftar hadir, dan lembar pengamatan untuk mencatat proses kegiatan yang berlangsung.
Soal 32
Apa peran utama penyuluh kehutanan dalam program Perhutanan Sosial?
A. Menjadi mandor penebangan kayu di lahan masyarakat
B. Menjual hasil hutan untuk kepentingan pribadi penyuluh
C. Mengusir masyarakat dari sekitar kawasan hutan
D. Menandatangani kontrak kerjasama industri tanpa sepengetahuan petani
E. Memfasilitasi pembentukan dan penguatan kelompok masyarakat (KTH/LPHD)
Jawaban: E
Penyuluh berperan sebagai fasilitator, pendamping, dan komunikator dalam mempersiapkan masyarakat menerima akses legal pengelolaan hutan melalui Perhutanan Sosial.
Soal 33
Dalam perencanaan penyuluhan, 'Sasaran Utama' adalah...
A. Turis mancanegara yang berkunjung ke taman nasional
B. Masyarakat perkotaan yang tidak berinteraksi dengan hutan
C. Pelaku utama (petani/masyarakat di dalam dan sekitar hutan) dan pelaku usaha
D. Pejabat struktural di Kementerian LHK
E. Mahasiswa yang sedang melakukan penelitian di kampus
Jawaban: C
Berdasarkan UU 16/2006, sasaran utama penyuluhan adalah pelaku utama (petani, pekebun, nelayan) dan pelaku usaha.
Soal 34
Penyebarluasan informasi melalui metode 'Anjangsana' berarti penyuluh melakukan...
A. Penyebaran informasi melalui siaran radio komunitas
B. Pameran hasil hutan di tingkat provinsi
C. Penulisan artikel di surat kabar nasional
D. Pertemuan besar di aula kecamatan
E. Kunjungan ke rumah atau tempat usaha sasaran secara tatap muka
Jawaban: E
Anjangsana adalah istilah penyuluhan untuk kunjungan tatap muka secara individual maupun kelompok kecil di kediaman atau lahan sasaran.
Soal 35
Pemberdayaan masyarakat dalam kehutanan bertujuan untuk mewujudkan...
A. Ketergantungan masyarakat terhadap bantuan pemerintah selamanya
B. Alih fungsi hutan menjadi lahan kelapa sawit skala besar
C. Pengosongan kawasan hutan dari aktivitas manusia
D. Dominasi perusahaan besar atas lahan masyarakat
E. Kemandirian masyarakat dalam mengelola hutan secara lestari
Jawaban: E
Pemberdayaan diarahkan agar masyarakat memiliki akses, kemampuan, dan kemandirian untuk mengelola sumber daya hutan demi kesejahteraan mereka tanpa merusak alam.
Soal 36
Evaluasi yang dilakukan selama kegiatan penyuluhan sedang berlangsung disebut evaluasi...
A. Sumatif
B. Pre-test
C. Ex-post
D. On-going (Formatif)
E. Dampak jangka panjang
Jawaban: D
Evaluasi on-going dilakukan saat kegiatan berjalan untuk melihat kemajuan dan melakukan perbaikan segera jika terdapat penyimpangan.
Soal 37
Data yang diperlukan untuk mengukur efektivitas metode penyuluhan melalui brosur adalah...
A. Jumlah pohon yang ditanam oleh penyuluh sendiri
B. Jumlah bensin yang dihabiskan untuk mendistribusikan brosur
C. Nama percetakan yang mencetak brosur tersebut
D. Warna kertas yang digunakan untuk brosur
E. Jumlah brosur yang dicetak dan tingkat pemahaman sasaran setelah membaca
Jawaban: E
Evaluasi teknis melihat output (jumlah media) dan outcome (pemahaman sasaran) untuk menilai keberhasilan media tersebut.
Soal 38
Dalam menyusun Programa Penyuluhan Kehutanan, unsur yang harus ada di dalamnya adalah...
A. Keadaan, Tujuan, Masalah, dan Rencana Kegiatan
B. Struktur organisasi kementerian secara lengkap
C. Hasil survei elektabilitas tokoh masyarakat
D. Daftar belanja pegawai dan operasional kantor
E. Daftar merek kendaraan dinas yang digunakan
Jawaban: A
Programa penyuluhan disusun berdasarkan keadaan wilayah, tujuan yang ingin dicapai, masalah yang dihadapi, serta rencana kegiatan untuk mengatasi masalah tersebut.
Soal 39
Salah satu etika penyuluh kehutanan dalam menyampaikan informasi adalah...
A. Memaksakan kehendak agar petani mengikuti kemauan penyuluh
B. Menyampaikan informasi yang benar, jujur, dan objektif
C. Menerima gratifikasi dari pengusaha kayu
D. Menjelek-jelekkan program pemerintah di depan petani
E. Hanya memberikan informasi kepada petani yang kaya saja
Jawaban: B
Etika penyuluhan menuntut integritas, kejujuran, dan objektivitas dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada masyarakat.
Soal 40
Kegiatan mencatat setiap perkembangan kelompok tani hutan secara berkala masuk dalam kategori...
A. Izin usaha
B. Pemantauan (Monitoring)
C. Pelepasan kawasan
D. Perencanaan
E. Pelaksanaan
Jawaban: B
Mencatat perkembangan (progress) secara rutin adalah esensi dari kegiatan pemantauan atau monitoring.
Soal 41
Berdasarkan UU No. 16 Tahun 2006, sistem penyuluhan pertanian, perikanan, dan kehutanan diselenggarakan dengan asas...
A. Kewajiban administratif dan instruktif
B. Keuntungan materiil dan kompetisi
C. Demokrasi, transparansi, dan supremasi hukum
D. Sentralisasi dan keseragaman metode
E. Keterbukaan, kemanfaatan, dan partisipatif
Jawaban: E
Menurut UU No. 16 Tahun 2006 Pasal 2, sistem penyuluhan diselenggarakan berasaskan kedaulatan, kerakyatan, keadilan, keterbukaan, kemanfaatan, kesetaraan, keswadayaan, partisipatif, kemitraan, desentralisasi, kesejahteraan, berkelanjutan, dan keterpaduan.
Soal 42
Penyusunan programa penyuluhan kehutanan pada tingkat desa/kelurahan dilakukan melalui proses...
A. Rapat internal fungsional penyuluh saja
B. Musyawarah perencanaan pembangunan desa
C. Survei teknis dari kementerian pusat
D. Penunjukan langsung oleh Kepala Desa
E. Instruksi dari Dinas Kehutanan Provinsi
Jawaban: B
Berdasarkan prinsip partisipatif, perencanaan (programa) di tingkat desa harus melibatkan pelaku utama dan pelaku usaha melalui forum musyawarah desa.
Soal 43
Penyebarluasan informasi kehutanan yang bertujuan untuk menjangkau sasaran secara massal dan cepat paling efektif menggunakan...
A. Kunjungan rumah (anjangsana)
B. Siaran radio atau media sosial
C. Kursus tani
D. Media cetak folder dan leaflet
E. Demonstrasi plot (Demplot)
Jawaban: B
Media massa (elektronik/digital) seperti radio dan media sosial dirancang untuk penyebarluasan informasi secara cepat dengan jangkauan sasaran yang sangat luas.
Soal 44
Pemberdayaan sasaran penyuluhan kehutanan dilakukan dengan tujuan utama untuk...
A. Memberikan bantuan bibit secara gratis terus-menerus
B. Menambah beban kerja administrasi kelompok
C. Mengambil alih fungsi lahan milik petani
D. Meningkatkan kemandirian dan kapasitas pelaku utama
E. Memastikan petani mengikuti seluruh perintah pejabat
Jawaban: D
Pendampingan pemberdayaan bertujuan agar masyarakat (pelaku utama) memiliki posisi tawar, kemampuan mengelola usaha secara mandiri, dan berkelanjutan.
Soal 45
Dalam siklus manajemen penyuluhan, kegiatan untuk membandingkan antara realisasi pelaksanaan dengan rencana yang telah ditetapkan disebut...
A. Perencanaan
B. Evaluasi
C. Pengorganisasian
D. Sosialisasi
E. Identifikasi
Jawaban: B
Evaluasi adalah proses sistematis untuk menilai keberhasilan kegiatan dengan membandingkan hasil kerja terhadap rencana atau standar yang ada.
Soal 46
Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data potensi wilayah secara partisipatif dalam perencanaan penyuluhan adalah...
A. Focus Group Discussion (FGD) tertutup
B. Studi Pustaka
C. Analisis SWOT
D. Logframe Analysis
E. Participatory Rural Appraisal (PRA)
Jawaban: E
PRA adalah metode penilaian keadaan desa secara partisipatif untuk menggali potensi, masalah, dan kebutuhan masyarakat dalam perencanaan penyuluhan.
Soal 47
Media penyuluhan kehutanan berupa selembar kertas yang dilipat dan berisi informasi teknis secara ringkas serta ilustrasi gambar disebut...
A. Leaflet
B. Liptan (Lembar Lipat)
C. Folder
D. Poster
E. Baliho
Jawaban: C
Dalam klasifikasi media penyuluhan cetak, media berupa selembar kertas yang dilipat disebut 'Folder'. Sedangkan 'Leaflet' secara teknis merujuk pada selembar kertas (selebaran) yang tidak dilipat.
Soal 48
Penumbuhan Kelompok Tani Hutan (KTH) didasarkan pada kesamaan kepentingan dan...
A. Suku dan agama anggota
B. Tingkat pendidikan formal
C. Instruksi politik
D. Domisili serta hamparan lahan
E. Besaran bantuan yang akan diterima
Jawaban: D
KTH dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kondisi lingkungan (sosial, ekonomi, sumber daya), dan keakraban serta kesamaan hamparan lahan.
Soal 49
Laporan hasil evaluasi penyuluhan kehutanan minimal harus memuat komponen...
A. Daftar hadir dan foto saja
B. Kumpulan regulasi kementerian
C. Rincian biaya perjalanan dinas penyuluh
D. Biodata seluruh keluarga petani
E. Latar belakang, tujuan, metodologi, hasil, dan saran
Jawaban: E
Laporan evaluasi teknis harus komprehensif, mencakup aspek metodologi penilaian hingga rekomendasi/saran untuk perbaikan kegiatan mendatang.
Soal 50
Programa penyuluhan kehutanan disusun setiap tahun yang memuat rencana penyuluhan untuk tahun...
A. Berjalan dan satu tahun berikutnya
B. Satu tahun ke depan
C. Lima tahun berjalan
D. Dua tahun yang lalu
E. Sepuluh tahun mendatang
Jawaban: B
Programa penyuluhan adalah rencana tertulis yang disusun secara sistematis untuk memberikan arah dan pedoman alat pengendali pencapaian tujuan selama satu tahun.
Soal 51
Metode penyuluhan kelompok yang melibatkan peragaan suatu inovasi teknologi di lahan petani disebut...
A. Karya Wisata
B. Temu lapang
C. Demonstrasi Plot (Demplot)
D. Mimbar Sarasehan
E. Temu Wicara
Jawaban: C
Demplot adalah metode penyuluhan dengan cara memperagakan secara nyata suatu teknologi di lapangan agar petani dapat melihat dan mencoba langsung.
Soal 52
Kelas kemampuan Kelompok Tani Hutan (KTH) terdiri dari tiga tingkatan, yaitu...
A. Rintisan, Mandiri, Berjaya
B. Bawah, Tengah, Atas
C. Pemula, Madya, Utama
D. Awal, Lanjut, Mahir
E. Kecil, Menengah, Besar
Jawaban: C
Berdasarkan peraturan yang berlaku, KTH diklasifikasikan menjadi kelas Pemula, Madya, dan Utama berdasarkan skor penilaian kemampuan kelompok.
Soal 53
Pemantauan (monitoring) dilakukan selama proses kegiatan berlangsung dengan tujuan untuk...
A. Mencari kesalahan administrasi keuangan
B. Menghukum penyuluh yang malas
C. Memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana dan mendeteksi masalah
D. Menentukan juara kelompok tani terbaik
E. Menyusun regulasi baru di tingkat pusat
Jawaban: C
Monitoring bertujuan untuk mengamati perkembangan pelaksanaan kegiatan agar tetap sesuai jalur dan memberikan koreksi dini jika terjadi penyimpangan.
Soal 54
Dalam teknik komunikasi penyuluhan, 'Umpan Balik' (Feedback) sangat penting karena...
A. Menandakan audiens merasa takut
B. Hanya sebagai syarat administrasi laporan
C. Menghabiskan waktu pertemuan
D. Penyuluh tidak perlu bicara lagi
E. Menunjukkan adanya pemahaman atau respon dari sasaran
Jawaban: E
Feedback adalah indikator apakah pesan yang disampaikan penyuluh diterima dan dimengerti oleh petani, sehingga komunikasi menjadi dua arah.
Soal 55
Unsur utama dalam programa penyuluhan kehutanan meliputi...
A. Data penduduk seluruh kabupaten
B. Daftar merek pupuk dan alat pertukangan
C. Anggaran perjalanan dinas tahunan
D. Nama pejabat dan struktur dinas
E. Keadaan, Tujuan, Masalah, dan Rencana Kegiatan
Jawaban: E
Secara teknis, isi programa harus mencakup kondisi saat ini (Keadaan), apa yang ingin dicapai (Tujuan), hambatan (Masalah), dan cara mencapainya (Rencana Kegiatan).
Soal 56
Penyuluh Kehutanan Swadaya (PKS) adalah...
A. Pejabat eselon di kementerian
B. Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di desa
C. Dosen universitas kehutanan
D. Karyawan perusahaan swasta pemegang konsesi
E. Petani atau anggota masyarakat yang secara sukarela melakukan penyuluhan
Jawaban: E
Menurut UU 16/2006, Penyuluh Swadaya berasal dari pelaku utama yang berhasil dalam usahanya dan mau membimbing petani lain atas dasar keswadayaan.
Soal 57
Sistem informasi yang digunakan Kementerian LHK untuk pelaporan kinerja penyuluh kehutanan secara daring disebut...
A. E-Reporting Pertanian
B. E-Penyuluh / Simluh Kehutanan
C. Simpeg
D. Siskeudes
E. Simluhtan
Jawaban: B
Lingkup Kehutanan menggunakan sistem informasi manajemen penyuluhan (Simluh) khusus kehutanan untuk pendataan kelompok dan pelaporan kinerja.
Soal 58
Identifikasi Potensi Wilayah (IPW) dilakukan pada tahap...
A. Saat pemeriksaan BPK
B. Setelah kegiatan selesai
C. Pra-perencanaan / Sebelum penyusunan programa
D. Saat pembagian bantuan bibit
E. Hanya jika ada konflik lahan
Jawaban: C
IPW adalah langkah awal teknis perencanaan untuk mengetahui apa yang tersedia dan apa yang dibutuhkan di wilayah kerja.
Soal 59
Metode penyuluhan yang paling tepat untuk mengubah aspek psikomotorik (keterampilan) petani dalam membuat persemaian adalah...
A. Pemutaran film animasi
B. Pembagian brosur
C. Diskusi panel
D. Ceramah
E. Demonstrasi Cara
Jawaban: E
Demonstrasi cara berfokus pada pelatihan keterampilan tangan/langkah kerja, sehingga sangat cocok untuk aspek psikomotorik.
Soal 60
Prinsip kemitraan dalam penyuluhan kehutanan mengandung makna...
A. Hubungan antara buruh dan majikan
B. Pemerintah tidak perlu ikut campur
C. Adanya posisi yang sejajar dan saling menguntungkan
D. Penyuluh adalah atasan petani
E. Petani harus mendanai seluruh kegiatan pemerintah
Jawaban: C
Kemitraan menekankan kesetaraan antara penyuluh, pemerintah, dan sasaran dalam mencapai tujuan pengelolaan hutan.
Soal 61
Premium
Berdasarkan UU Kehutanan No. 41 Tahun 1999, penyelenggaraan penyuluhan kehutanan merupakan bagian dari upaya...
A. Pemisahan antara manusia dan alam
B. Pemusatan kepemilikan hutan pada individu
C. Pemberdayaan masyarakat di dalam dan di sekitar hutan
Programa Penyuluhan Kehutanan disusun setiap tahun yang memuat rencana tahun depan. Siapakah yang bertanggung jawab mengesahkan programa tingkat kabupaten?
Sesuai dengan regulasi terbaru (Permen LHK No. 15 Tahun 2021), jenjang jabatan fungsional Penyuluh Kehutanan dari yang terendah hingga tertinggi untuk kategori keahlian adalah...
A. Ahli Pertama, Ahli Muda, Ahli Madya, Ahli Utama
B. Pelaksana, Pelaksana Lanjutan, Penyelia
C. Pemula, Terampil, Mahir, Penyelia
D. Asisten, Ajudan, Ahli Madya, Profesor Kehutanan
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Kehutanan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penyuluh Kehutanan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penyuluh Kehutanan
SKB CPNS Penyuluh Kehutanan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penyuluh Kehutanan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penyuluh Kehutanan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penyuluh Kehutanan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penyuluh Kehutanan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.