SKB CPNS Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Permenpan No. 70 Tahun 2021 Tentang JF TPKIP
  • Permenkes No. 43 Tahun 2019 tentang Puskesmas
  • Permenkes No. 44 Tahun 2018 ttg Penyelenggaraan PKRS
  • Inpres No. 1 Tahun 2017 tentang GERMAS
  • Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Kesehatan
  • Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan
  • Penggalangan Kemitraan
  • Advokasi Kesehatan

Simulasi Tryout SKB CPNS Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama.

Soal 1
Berdasarkan Permenpan RB No. 70 Tahun 2021, Jabatan Fungsional Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (TPKIP) merupakan jabatan yang termasuk dalam klasifikasi...
A. Paramedis
B. Manajemen Kesehatan
C. Kesehatan Masyarakat
D. Penelitian Kesehatan
E. Teknis Medis
Jawaban: C
Berdasarkan Permenpan No. 70 Tahun 2021, JF TPKIP termasuk dalam klasifikasi/rumpun kesehatan masyarakat yang bertugas melakukan kegiatan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Soal 2
Dalam Permenkes No. 43 Tahun 2019, kegiatan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) esensial di Puskesmas harus diselenggarakan oleh setiap Puskesmas untuk mendukung capaian Standar Pelayanan Minimal. Salah satu UKM esensial tersebut adalah...
A. Pelayanan Gawat Darurat
B. Pelayanan Promosi Kesehatan
C. Pelayanan Farmasi
D. Pelayanan Laboratorium
E. Pelayanan Rawat Inap
Jawaban: B
Pasal 36 Permenkes No. 43 Tahun 2019 menyebutkan bahwa salah satu UKM esensial adalah pelayanan promosi kesehatan.
Soal 3
Berdasarkan Permenkes No. 44 Tahun 2018, kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dilaksanakan dengan standar minimal tertentu. Manakah yang termasuk standar PKRS?
A. Standar Sarana dan Prasarana PKRS
B. Standar Tarif Pelayanan Edukasi Kesehatan
C. Standar Jumlah Tenaga Medis Rumah Sakit
D. Standar Kompetensi Manajerial
E. Standar Waktu Penyembuhan Pasien
Jawaban: A
Permenkes No. 44 Tahun 2018 menetapkan standar PKRS yang meliputi manajemen PKRS, standar sumber daya manusia, standar sarana dan prasarana, serta standar peralatan.
Soal 4
Inpres No. 1 Tahun 2017 tentang GERMAS memberikan instruksi khusus kepada Menteri Kesehatan untuk melaksanakan beberapa kegiatan utama, kecuali...
A. Membangun infrastruktur jalan raya nasional
B. Melaksanakan kampanye GERMAS
C. Meningkatkan kualitas lingkungan
D. Meningkatkan pencegahan dan deteksi dini penyakit
E. Meningkatkan aktivitas fisik
Jawaban: A
Inpres No. 1 Tahun 2017 menugaskan Menteri Kesehatan untuk urusan kesehatan, sedangkan pembangunan infrastruktur jalan adalah tugas Kementerian PUPR.
Soal 5
Salah satu komponen utama dalam strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) adalah 'Pesan'. Agar pesan kesehatan efektif, pesan tersebut harus memiliki kriteria...
A. Hanya disebarkan melalui media cetak
B. Panjang dan menggunakan istilah medis yang rumit
C. Sederhana, mudah diingat, dan menyentuh sisi emosional/praktis
D. Bersifat memaksa dan mengancam
E. Hanya menggunakan teks tanpa gambar
Jawaban: C
Pesan KIE yang efektif harus memenuhi syarat jelas, singkat, mudah dipahami (sederhana), dan relevan dengan kebutuhan audiens.
Soal 6
Dalam fasilitasi pemberdayaan masyarakat, tahap awal yang dilakukan untuk mengenali masalah kesehatan dan potensi yang ada di masyarakat secara mandiri disebut...
A. Advokasi Tokoh Masyarakat
B. Pelatihan Kader
C. Intervensi Fisik
D. Musyawarah Masyarakat Desa (MMD)
E. Survei Mawas Diri (SMD)
Jawaban: E
SMD adalah kegiatan pengenalan, pengumpulan, dan pengkajian masalah kesehatan oleh tokoh masyarakat dan kader setempat di bawah bimbingan tenaga kesehatan.
Soal 7
Penggalangan kemitraan dalam promosi kesehatan didasarkan pada tiga prinsip utama. Ketiga prinsip tersebut adalah...
A. Kesetaraan, Keterbukaan, Saling Menguntungkan
B. Saling Menguntungkan, Koordinasi, Otoritas
C. Keterbukaan, Persaingan Sehat, Kemandirian
D. Kepercayaan, Instruksi, Pengawasan
E. Kesetaraan, Keuangan, Kebijakan
Jawaban: A
Prinsip kemitraan yang umum adalah kesetaraan (equity), keterbukaan (transparency), dan saling menguntungkan (mutual benefit).
Soal 8
Strategi promosi kesehatan yang ditujukan kepada para pengambil keputusan agar mengeluarkan kebijakan atau peraturan yang mendukung kesehatan disebut...
A. Bina Suasana
B. Advokasi
C. Social Marketing
D. Pemberdayaan Masyarakat
E. KIE Massa
Jawaban: B
Advokasi adalah upaya sistematis untuk mempengaruhi kebijakan, peraturan, atau dukungan sumber daya dari penentu kebijakan.
Soal 9
Menurut Permenkes No. 43 Tahun 2019, prinsip penyelenggaraan Puskesmas meliputi beberapa hal. Manakah yang termasuk di dalamnya?
A. Penyelenggaraan Kuratif Maksimal
B. Paradigma Sehat
C. Otonomi Finansial Penuh
D. Desentralisasi Terpadu
E. Spesialisasi Tingkat Pertama
Jawaban: B
Prinsip Puskesmas meliputi paradigma sehat, pertanggungjawaban wilayah, kemandirian masyarakat, ketersediaan akses, teknologi tepat guna, dan keterpaduan/kesinambungan.
Soal 10
Berdasarkan Permenpan No. 70 Tahun 2021, jenjang jabatan fungsional TPKIP kategori Keterampilan terdiri dari...
A. Teknisi dan Analis
B. Ahli Pertama dan Ahli Muda
C. Asisten Utama
D. Terampil, Mahir, dan Penyelia
E. Pelaksana Luar Biasa
Jawaban: D
Kategori keterampilan TPKIP meliputi Terampil, Mahir, dan Penyelia.
Soal 11
Dalam PKRS, sasaran promosi kesehatan di rumah sakit tidak hanya pasien, tetapi juga keluarga pasien dan SDM rumah sakit. Hal ini diatur dalam...
A. Permenkes No. 3 Tahun 2020
B. Permenkes No. 43 Tahun 2019
C. UU Tipikor
D. Permenkes No. 44 Tahun 2018
E. Inpres No. 1 Tahun 2017
Jawaban: D
Permenkes No. 44 Tahun 2018 menjelaskan bahwa sasaran PKRS meliputi pasien, keluarga pasien, SDM rumah sakit, pengunjung, dan masyarakat sekitar.
Soal 12
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) pada periode awal fokus pada tiga kegiatan utama. Salah satunya adalah...
A. Pemberian imunisasi dasar lengkap
B. Peningkatan gizi spesifik pada ibu hamil
C. Pembangunan sarana air bersih
D. Konsumsi buah dan sayur
E. Pemberian makanan tambahan balita
Jawaban: D
Fokus GERMAS meliputi aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur, serta deteksi dini penyakit (cek kesehatan secara rutin).
Soal 13
Pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan dikatakan berhasil apabila masyarakat sudah sampai pada tahap...
A. Menerima bantuan uang
B. Hanya tahu informasi
C. Hadir saat pertemuan saja
D. Menunggu instruksi petugas
E. Mampu mengenali masalah dan mengambil tindakan pemecahan masalah secara mandiri
Jawaban: E
Kemandirian masyarakat merupakan tujuan akhir dari pemberdayaan, di mana mereka mampu menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan.
Soal 14
Manakah media KIE yang paling efektif digunakan untuk sasaran individu dengan tingkat literasi rendah?
A. Siaran Radio tanpa panduan visual
B. Lembar Balik (Flipchart) dengan banyak gambar
C. Jurnal Ilmiah
D. Poster teks kecil
E. E-book 200 halaman
Jawaban: B
Media visual seperti lembar balik sangat membantu proses edukasi bagi sasaran yang kurang lancar membaca atau membutuhkan bantuan visual untuk memahami konsep.
Soal 15
Output utama yang diharapkan dari kegiatan advokasi kesehatan kepada kepala daerah adalah...
A. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam Posyandu
B. Terbentuknya kelompok pendukung ASI di desa
C. Masyarakat mulai menerapkan perilaku mencuci tangan
D. Adanya kebijakan publik atau regulasi yang mendukung kesehatan (misal Perda KTR)
E. Penurunan angka prevalensi stunting secara langsung
Jawaban: D
Advokasi menyasar penentu kebijakan untuk menghasilkan dukungan berupa kebijakan, anggaran, atau sumber daya.
Soal 16
Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bersifat fungsional. Hal ini diatur dalam...
A. Permenkes No. 44 Tahun 2018
B. UU No. 36 Tahun 2009
C. Permenkes No. 43 Tahun 2019
D. Inpres No. 1/2017
E. Permenpan No. 70 Tahun 2021
Jawaban: C
Permenkes No. 43 Tahun 2019 mengatur secara detail tentang definisi, kedudukan, dan tugas Puskesmas.
Soal 17
Seorang TPKIP Ahli Pertama memiliki tugas utama dalam pengembangan media promosi kesehatan. Dasar hukum rincian tugas ini adalah...
A. Inpres No. 1/2017
B. Permenpan No. 70 Tahun 2021
C. UU ASN
D. Permenkes No. 44/2018
E. Keputusan Camat
Jawaban: B
Permenpan No. 70 Tahun 2021 merinci butir kegiatan untuk setiap jenjang jabatan fungsional TPKIP.
Soal 18
Strategi 'Bina Suasana' dalam promosi kesehatan paling tepat ditujukan kepada...
A. Tokoh masyarakat atau kelompok yang berpengaruh (Opinion Leader)
B. Individu yang sakit
C. Anak-anak balita
D. Pasien rawat jalan
E. Pengambil Kebijakan
Jawaban: A
Bina suasana (social support) bertujuan menciptakan opini publik atau suasana lingkungan yang mendukung perubahan perilaku melalui peran tokoh masyarakat.
Soal 19
Puskesmas wajib melaksanakan manajemen Puskesmas yang terdiri dari Perencanaan, Penggerakan Pelaksanaan, serta Pengawasan, Pengendalian dan Penilaian. Perencanaan Puskesmas dikenal dengan istilah...
A. P1
B. P4
C. P5
D. P2
E. P3
Jawaban: A
Siklus manajemen Puskesmas: P1 (Perencanaan), P2 (Penggerakan-Pelaksanaan), P3 (Pengawasan-Pengendalian-Penilaian).
Soal 20
Tujuan dari Inpres No. 1 Tahun 2017 tentang GERMAS adalah menurunkan beban penyakit, menurunkan beban biaya pelayanan kesehatan, serta...
A. Meningkatkan jumlah penduduk
B. Meningkatkan impor alat kesehatan
C. Menghapus peran swasta
D. Meningkatkan produktivitas penduduk
E. Meningkatkan konsumsi obat
Jawaban: D
GERMAS bertujuan agar masyarakat sehat sehingga produktivitas meningkat dan beban biaya kesehatan berkurang.
Soal 21 Premium
Berdasarkan Permenpan RB No. 70 Tahun 2021, pejabat fungsional TPKIP Ahli Muda yang telah memenuhi persyaratan dapat naik ke jenjang...
A. Ahli Madya
B. Penyelia
C. Ahli Pertama
D. Ahli Utama
E. Mahir
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam manajemen PKRS, siapa yang bertanggung jawab untuk memastikan terlaksananya kegiatan promosi kesehatan di seluruh unit pelayanan Rumah Sakit?
A. Petugas Kebersihan
B. Vendor Katering
C. Keluarga Pasien
D. Satpam
E. Direktur Rumah Sakit
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Dalam Inpres No. 1 Tahun 2017, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan diinstruksikan untuk meningkatkan kegiatan UKS serta...
A. Menyusun kurikulum kesehatan wajib untuk semua jenjang
B. Menyediakan asuransi kesehatan bagi seluruh siswa
C. Meningkatkan aktivitas fisik/olahraga di lingkungan sekolah
D. Menambah jam pelajaran biologi
E. Mewajibkan pemeriksaan kesehatan gigi setiap bulan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Keberhasilan suatu upaya advokasi kesehatan dapat diukur dari beberapa indikator output. Salah satu indikator output yang menunjukkan adanya komitmen dan dukungan konkrit dari pengambil kebijakan adalah...
A. Meningkatnya pengetahuan masyarakat secara merata
B. Bertambahnya jumlah tenaga promosi kesehatan di daerah
C. Adanya dukungan anggaran (Budgeting) dan regulasi
D. Terbentuknya kelompok swadaya masyarakat peduli kesehatan
E. Meningkatnya jumlah media promosi kesehatan yang dicetak
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Tahap pemberdayaan masyarakat di mana masyarakat berkumpul untuk memutuskan masalah kesehatan prioritas yang akan diselesaikan disebut...
A. Kunjungan Rumah
B. Lomba Kebersihan
C. Musyawarah Masyarakat Desa (MMD)
D. Survei Mawas Diri
E. Fogging Massal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Menurut Permenkes No. 43 Tahun 2019, kategori Puskesmas berdasarkan karakteristik wilayah kerjanya meliputi Puskesmas Kawasan Perkotaan, Pedesaan, serta...
A. Kawasan Padat Penduduk
B. Kawasan Terpencil dan Sangat Terpencil
C. Kawasan Elite
D. Kawasan Industri
E. Kawasan Perdagangan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Hambatan komunikasi kesehatan yang terjadi karena adanya perbedaan persepsi atau arti kata antara komunikator dan komunikan disebut hambatan...
A. Mekanik
B. Fisik
C. Psikologis
D. Semantik
E. Ekologis
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Butir kegiatan 'Melakukan evaluasi media promosi kesehatan' pada kategori keahlian merupakan tugas dari...
A. Kepala Puskesmas
B. Kader Kesehatan
C. TPKIP Ahli Pertama
D. TPKIP Terampil
E. Menteri Kesehatan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Permenkes No. 44 Tahun 2018 mewajibkan setiap Rumah Sakit untuk membentuk unit organisasi PKRS. Unit ini secara struktural berada di bawah koordinasi...
A. Komite Medik Rumah Sakit
B. Kepala Instalasi Rawat Jalan
C. Kepala Instalasi Gizi
D. Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) RS
E. Direktur yang membidangi medis atau keperawatan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Pilar GERMAS yang berkaitan dengan upaya pencegahan penyakit melalui konsumsi air minum yang sehat adalah...
A. Deteksi dini
B. Peningkatan kualitas lingkungan
C. Aktivitas fisik
D. Peningkatan pangan sehat
E. Edukasi hidup sehat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Seorang fasilitator pemberdayaan masyarakat harus memiliki keterampilan mendengarkan secara aktif. Hal ini bertujuan untuk...
A. Memahami perspektif dan masalah dari sudut pandang masyarakat
B. Menilai tingkat kecerdasan warga
C. Mendominasi pembicaraan
D. Mempercepat waktu rapat agar segera pulang
E. Menyalahkan argumen warga
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Model komunikasi 'SMCR' yang sering digunakan dalam edukasi kesehatan dikemukakan oleh Berlo. 'C' dalam model tersebut berarti...
A. Code
B. Channel (Saluran/Media)
C. Communication
D. Commitment
E. Culture
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Langkah pertama dalam melakukan penggalangan kemitraan adalah...
A. Menyusun draf Nota Kesepahaman (MoU)
B. Melakukan evaluasi program bersama
C. Identifikasi calon mitra (Stakeholder Mapping)
D. Menentukan alokasi anggaran kemitraan
E. Membentuk tim teknis pelaksana program
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Teknik advokasi di mana komunikator memberikan data yang kuat dan akurat kepada sasaran disebut...
A. Mobilisasi Massa
B. Presentasi/Lobi berbasis data
C. Bina Suasana Media
D. Pengembangan Kapasitas Masyarakat
E. Negosiasi Finansial
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Berdasarkan Permenkes No. 43 Tahun 2019, standar ketenagaan minimal di Puskesmas harus mencakup beberapa profesi. Profesi yang secara spesifik menangani promosi kesehatan adalah...
A. Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku
B. Dokter Gigi
C. Apoteker
D. Perawat
E. Bidan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Penetapan standar kompetensi, rincian kegiatan, dan angka kredit untuk Jabatan Fungsional Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku secara spesifik diatur dalam...
A. Permenpan RB No. 70 Tahun 2021
B. Undang-Undang ASN No. 5 Tahun 2014
C. Peraturan Daerah tentang Kesehatan
D. Peraturan Kepala BKN Nasional
E. Permenkes No. 44 Tahun 2018
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Indikator keberhasilan PKRS pada aspek sarana dan prasarana antara lain tersedianya...
A. Ruang konseling atau pojok edukasi yang representatif
B. Ruang perawatan inap khusus VVIP
C. Peralatan radiologi tercanggih di kelasnya
D. Kantin sehat dengan harga disubsidi
E. Fasilitas pendaftaran mandiri elektronik
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Dalam GERMAS, setiap kementerian/lembaga memiliki peran. Instansi yang bertugas mengawasi keamanan pangan segar adalah...
A. Kementerian Luar Negeri
B. Kementerian Hukum dan HAM
C. Kementerian Pertahanan
D. Kementerian Pertanian
E. Kementerian Keuangan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Tahap awal 'Pemberdayaan Masyarakat' menurut siklus umum adalah...
A. Evaluasi akhir
B. Terminasi
C. Persiapan (Internal dan Eksternal)
D. Penyerahan modal uang
E. Pencalonan Kepala Desa
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Metode KIE yang menggunakan teknik peragaan atau praktek langsung (misal cara mencuci tangan) disebut...
A. Kuliah Mimbar
B. Simposium
C. Pidato
D. Seminar
E. Demonstrasi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Kemitraan yang dilakukan dengan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan dikenal dengan istilah...
A. Saham Kolektif
B. Dividen
C. Baksos
D. Pajak Perusahaan
E. CSR (Corporate Social Responsibility)
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Output jangka menengah dari kegiatan advokasi adalah 'Social Support' atau bina suasana. Hal ini bertujuan agar...
A. Tersedianya anggaran kesehatan tanpa batas untuk operasional fasilitas
B. Penurunan angka kesakitan secara instan di wilayah sasaran
C. Adanya dukungan masyarakat atau kelompok terkait terhadap kebijakan yang diusulkan
D. Tenaga medis mendapatkan tambahan insentif secara langsung
E. Pelayanan kesehatan dapat sepenuhnya diambil alih oleh masyarakat awam
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Permenkes No. 43 Tahun 2019 menyebutkan bahwa Puskesmas harus didirikan pada setiap...
A. Dusun
B. Kecamatan
C. RW
D. Provinsi
E. RT
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Batas Usia Pensiun (BUP) bagi Pejabat Fungsional TPKIP jenjang Ahli Utama adalah...
A. 55 Tahun
B. 58 Tahun
C. 60 Tahun
D. 65 Tahun
E. 70 Tahun
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
PKRS yang baik harus melakukan penilaian kepuasan pasien terhadap layanan informasi kesehatan. Penilaian ini merupakan bagian dari standar...
A. Standar Peralatan
B. Standar Sarana dan Prasarana
C. Standar Manajemen PKRS
D. Standar Sumber Daya Manusia
E. Standar Asuhan Keperawatan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Siapakah sasaran utama dari Inpres No. 1 Tahun 2017 tentang GERMAS?
A. Hanya tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan tingkat pertama
B. Seluruh lapisan masyarakat Indonesia melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga
C. Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Kesehatan
D. Pasien yang sedang menjalani masa pemulihan di rumah sakit
E. Kelompok usia produktif di daerah perkotaan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Bentuk nyata kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan, di mana masyarakat mengelola sendiri sumber daya dan dana kesehatan (misalnya dana sehat), sering diwujudkan dalam bentuk kegiatan...
A. Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM)
B. Penjualan asuransi kesehatan komersial desa
C. Pencatatan rekam medis terpadu warga
D. Penerimaan subsidi kesehatan pemerintah secara penuh
E. Sosialisasi instruksional searah dari petugas Puskesmas
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Sebuah poster kesehatan yang dipasang di Puskesmas termasuk dalam kategori media KIE...
A. Radio
B. Cetak
C. Luar Ruang Digital
D. Media Sosial
E. Elektronik
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Dalam kemitraan, pembagian tugas dan peran masing-masing pihak harus tertuang secara tertulis, biasanya dalam bentuk...
A. Nota Kesepahaman (MoU) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS)
B. Surat Keputusan (SK) Kepala Daerah
C. Peraturan Daerah (Perda) tentang Kemitraan Kesehatan
D. Standard Operating Procedure (SOP) Internal Instansi
E. Rencana Usulan Kegiatan (RUK) Tahunan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Penentu keberhasilan advokasi kesehatan sangat bergantung pada kredibilitas komunikator serta...
A. Jumlah makanan yang disajikan
B. Warna baju komunikator
C. Kekuatan data (Evidence)
D. Lokasi liburan
E. Merk kendaraan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama

SKB CPNS Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.