SKB CPNS Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. š„
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Hukum dan Dasar Kebijakan Perikanan Tangkap
Dinamika populasi, Keragaan SDI, Daerah Penangkapan Ikan dan Pengumpulan Data Perikanan
Rancang bangun kapal perikanan, alat penangkapan ikan dan Metode Penangkapan Ikan
Melaksanakan tata kelola pengawakan kapal perikanan
Permesinan kapal perikanan, alat bantu penangkapan ikan, daerah penangkapan ikan dan tingkah laku ikan
Fungsi, Klasifikasi, Fasilitas dan Aktivitas Pelabuhan Perikanan
Simulasi Tryout SKB CPNS Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama.
Soal 1
Berdasarkan UU No. 45 Tahun 2009, setiap orang yang memiliki dan/atau mengoperasikan kapal perikanan berbendera Indonesia yang digunakan untuk menangkap ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) wajib memiliki...
A. Surat Persetujuan Berlayar (SPB)
B. Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI)
C. Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI)
D. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
E. Surat Laik Operasi (SLO)
Jawaban: B
Berdasarkan Pasal 27 UU No. 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, setiap kapal perikanan berbendera Indonesia yang melakukan penangkapan ikan di WPPNRI wajib memiliki SIPI.
Soal 2
Tingkat pemanfaatan sumber daya ikan yang memungkinkan hasil tangkapan tertinggi dapat dipertahankan secara terus-menerus dalam jangka panjang disebut...
A. Maximum Sustainable Yield (MSY)
B. Maximum Economic Yield (MEY)
C. Total Allowable Catch (TAC)
D. Open Access Equilibrium
E. Bio-economic modeling
Jawaban: A
MSY (Maximum Sustainable Yield) adalah hasil tangkapan maksimum lestari, yaitu jumlah tangkapan terbesar yang dapat diambil dari stok ikan dalam periode waktu yang tidak terbatas tanpa mengganggu kelestarian stok tersebut.
Soal 3
Alat penangkapan ikan yang bekerja dengan cara melingkari gerombolan ikan pelagis disebut...
A. Gillnet
B. Pole and Line
C. Longline
D. Trawl
E. Purse Seine
Jawaban: E
Purse seine atau pukat cincin adalah alat tangkap kategori jaring lingkar yang digunakan untuk menangkap ikan pelagis yang bergerombol dengan cara melingkari gerombolan tersebut.
Soal 4
Dokumen yang memuat data pribadi, masa kontrak kerja, dan jabatan awak kapal perikanan di atas kapal disebut...
A. Surat Kuasa Nakhoda
B. Perjanjian Kerja Laut (PKL)
C. Buku Pelaut (Seaman Book)
D. Sertifikat Kecakapan
E. Manifest Penumpang
Jawaban: B
Sesuai Permen KP No. 33 Tahun 2021, Perjanjian Kerja Laut (PKL) adalah kesepakatan tertulis antara awak kapal perikanan dengan pemilik atau operator kapal yang merinci hak dan kewajiban termasuk jabatan.
Soal 5
Fasilitas pelabuhan perikanan yang berfungsi untuk menjamin keamanan dan kelancaran olah gerak kapal di kolam pelabuhan disebut...
A. Fasilitas Tambahan
B. Fasilitas Fungsional
C. Fasilitas Umum
D. Fasilitas Penunjang
E. Fasilitas Pokok
Jawaban: E
Fasilitas pokok pelabuhan perikanan meliputi penahan gelombang (breakwater), dermaga, dan kolam pelabuhan yang menjamin keselamatan kapal saat bersandar maupun bermanuver.
Soal 6
Alat bantu penangkapan ikan yang berfungsi untuk menarik tali utama pada alat tangkap rawai (longline) adalah...
A. Line Hauler
B. Power Block
C. Fish Finder
D. Net Hauler
E. Capstan
Jawaban: A
Line hauler adalah mesin bantu yang digunakan secara khusus untuk menarik tali utama (main line) pada alat tangkap pancing longline ke atas kapal.
Soal 7
Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) yang meliputi Selat Makassar, Teluk Bone, Laut Flores, dan Laut Bali adalah...
A. WPPNRI 713
B. WPPNRI 712
C. WPPNRI 714
D. WPPNRI 711
E. WPPNRI 715
Jawaban: A
Berdasarkan Permen KP No. 18 Tahun 2014, WPPNRI 713 mencakup Selat Makassar, Teluk Bone, Laut Flores, dan Laut Bali.
Soal 8
Ikan yang memiliki ketertarikan terhadap cahaya (fototaksis positif) biasanya ditangkap menggunakan alat bantu...
A. Sonar
B. Rumpon
C. GPS
D. Lampu (Light Fishing)
E. Echo Sounder
Jawaban: D
Ikan dengan sifat fototaksis positif akan mendekati sumber cahaya. Oleh karena itu, nelayan menggunakan lampu untuk mengumpulkan ikan agar mudah ditangkap.
Soal 9
Salah satu indikator keragaan sumber daya ikan yang menunjukkan jumlah upaya tangkap yang dilakukan untuk mendapatkan satuan berat ikan tertentu disebut...
A. Mortality Rate
B. Biomass Index
C. Recruitment
D. Catch per Unit Effort (CPUE)
E. Surplus Production
Jawaban: D
CPUE (Catch per Unit Effort) adalah rasio antara total tangkapan dengan total upaya (effort). CPUE digunakan sebagai indikator kelimpahan stok ikan.
Soal 10
Pelabuhan perikanan yang memiliki kriteria melayani kapal perikanan yang melakukan kegiatan di laut teritorial dan ZEEI serta memiliki fasilitas tambat labuh untuk kapal minimal 30 GT disebut...
A. Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS)
B. Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)
C. Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP)
D. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN)
E. Pelabuhan Perikanan Perintis
Jawaban: D
Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Pelabuhan Perikanan, PPN (Kelas B) melayani kapal berukuran minimal 30 GT dan beroperasi hingga ZEEI.
Soal 11
Fungsi utama dari sistem pendingin pada mesin induk kapal perikanan adalah...
A. Mencegah korosi pada baling-baling
B. Mendinginkan udara di dalam ruang mesin
C. Menurunkan temperatur oli pelumas
D. Meningkatkan daya kuda mesin
E. Menjaga suhu kerja mesin agar tetap stabil dan mencegah overheating
Jawaban: E
Sistem pendingin mesin berfungsi membuang panas hasil pembakaran agar suhu komponen mesin tetap pada batas suhu kerja yang diizinkan untuk mencegah kerusakan akibat panas berlebih (overheating).
Soal 12
Bagian kapal yang berfungsi untuk memberikan daya apung tambahan dan mencegah kapal tenggelam saat terjadi kebocoran di bagian bawah disebut...
A. Geladak (Deck)
B. Gading-gading (Frames)
C. Sekat Kedap Air (Bulkhead)
D. Lunas (Keel)
E. Lambung (Hull)
Jawaban: C
Sekat kedap air berfungsi membagi badan kapal menjadi beberapa ruang yang kedap satu sama lain. Jika satu ruang bocor, ruang lain tetap kering sehingga kapal tetap memiliki daya apung.
Soal 13
Buku log penangkapan ikan (Logbook) wajib diisi oleh nakhoda kapal perikanan dan dilaporkan kepada...
A. Pemilik Kapal
B. Polairud
C. Kepala Dinas Perikanan
D. Syahbandar di Pelabuhan Perikanan
E. Petugas Statistik Perikanan
Jawaban: D
Sesuai Permen KP No. 33 Tahun 2021, Logbook Penangkapan Ikan wajib diserahkan kepada Syahbandar di Pelabuhan Perikanan saat kapal tiba di pelabuhan.
Soal 14
Sertifikat yang menunjukkan kecakapan seorang awak kapal untuk menjadi nakhoda pada kapal perikanan dengan ukuran tertentu disebut...
A. ATKAPIN (Ahli Teknika Kapal Penangkap Ikan)
B. BST (Basic Safety Training)
C. Sertifikat Kesehatan
D. SKP (Surat Keterangan Kecakapan)
E. ANKAPIN (Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan)
Jawaban: E
ANKAPIN (Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan) adalah sertifikat kompetensi bagi nakhoda atau perwira di bagian deck/navigasi kapal penangkap ikan.
Soal 15
Alat tangkap yang dilarang karena merusak habitat dasar perairan dan memiliki selektivitas rendah menurut regulasi terbaru di Indonesia (dengan pengecualian tertentu untuk riset/lokasi khusus) adalah...
A. Bubu
B. Pancing Ulur
C. Jaring Insang
D. Handline
E. Pukat Hela Dasar (Trawls)
Jawaban: E
Berdasarkan Permen KP No. 18 Tahun 2021, penggunaan Pukat Hela (Trawl) dan Pukat Tarik dilarang di sebagian besar WPPNRI karena sifatnya yang merusak lingkungan.
Soal 16
Lokasi atau area di perairan di mana ikan sering berkumpul dan menjadi target operasi penangkapan disebut...
A. Fishing Ground
B. Fishing Base
C. Fishing Season
D. Fishing Gear
E. Fishing Unit
Jawaban: A
Fishing ground (Daerah Penangkapan Ikan) adalah suatu daerah perairan di mana alat tangkap dapat dioperasikan secara efisien dan ekonomis karena adanya kelimpahan stok ikan.
Soal 17
Yang termasuk dalam kategori fasilitas fungsional di pelabuhan perikanan adalah...
A. Jalan kompleks dan drainase
B. Kantor administrasi dan mess karyawan
C. Lahan parkir dan taman
D. Pabrik es, tangki BBM, dan bengkel
E. Dermaga dan breakwater
Jawaban: D
Fasilitas fungsional adalah fasilitas yang memberikan pelayanan nilai tambah untuk menunjang aktivitas di pelabuhan, seperti suplai es, BBM, air tawar, dan perbaikan kapal.
Soal 18
Prinsip ekonomi perikanan yang menyatakan bahwa jika akses terhadap sumber daya ikan tidak dibatasi, maka keuntungan ekonomi akan turun hingga nol disebut...
A. Tragedy of the Commons
B. Precautionary Approach
C. Economic Efficiency
D. Maximum Sustainable Yield
E. Sustainable Development
Jawaban: A
Tragedy of the Commons (Tragedi Kepemilikan Bersama) menjelaskan fenomena di mana individu yang bertindak demi kepentingan diri sendiri akan menghabiskan sumber daya bersama yang terbatas.
Soal 19
Alat navigasi yang digunakan untuk menentukan posisi koordinat kapal di laut adalah...
A. Sextant
B. Global Positioning System (GPS)
C. Compass
D. Autopilot
E. Radar
Jawaban: B
GPS adalah alat navigasi berbasis satelit yang memberikan informasi koordinat lintang dan bujur secara akurat kepada nakhoda.
Soal 20
Kegiatan mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data hasil tangkapan ikan secara periodik untuk keperluan manajemen perikanan disebut...
A. Statistik Perikanan
B. Eksplorasi Perikanan
C. Monitoring Perikanan
D. Inventarisasi Sumber Daya
E. Sensus Perikanan
Jawaban: A
Statistik perikanan mencakup seluruh proses pengumpulan data produksi dan upaya tangkap yang digunakan sebagai basis pengambilan kebijakan manajemen perikanan.
Soal 21 Premium
Berdasarkan UU Cipta Kerja dan aturan turunannya, perizinan berusaha subsektor penangkapan ikan didasarkan pada tingkat risiko. Kegiatan penangkapan ikan dengan kapal di atas 30 GT dikategorikan sebagai...
Penangkapan ikan terukur (PIT) yang dicanangkan pemerintah bertujuan untuk menjaga kelestarian sumber daya. Zona III pada kebijakan PIT meliputi wilayah...
Nakhoda wajib memastikan ketersediaan sarana keselamatan di atas kapal. Alat keselamatan yang digunakan untuk meluncur ke air saat kapal akan tenggelam disebut...
Sesuai Permen KP No. 8 Tahun 2012, Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) merupakan pelabuhan perikanan Kelas A. Syarat teknis luas kolam pelabuhan minimal untuk PPS adalah...
Seorang pengelola produksi perikanan tangkap harus memahami 'Struktur Umur' populasi ikan. Jika suatu populasi didominasi oleh ikan-ikan muda, hal ini mengindikasikan...
A. Ikan-ikan dewasa bermigrasi ke perairan lain
B. Laju kematian alami (M) sangat rendah
C. Laju rekrutmen (penambahan individu baru) sangat tinggi
D. Ketersediaan pakan di perairan tersebut sangat terbatas
E. Populasi sedang dalam kondisi overfishing yang parah
Berdasarkan Permen KP No. 18 Tahun 2021, alat penangkapan ikan diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok. Jaring Insang (Gillnets) termasuk dalam kategori alat tangkap...
Dalam manajemen perikanan berbasis hak (Rights-based management), pembagian total tangkapan yang diperbolehkan (TAC) kepada individu atau perusahaan tertentu disebut...
Alat bantu navigasi yang mampu mendeteksi keberadaan objek di sekitar kapal (seperti kapal lain atau daratan) terutama dalam kondisi kabut atau malam hari menggunakan gelombang elektromagnetik adalah...
Tips Lulus SKB CPNS Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama
SKB CPNS Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Pengelola Produksi Perikanan Tangkap Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.