SKB CPNS Petugas Ukur Kawasan Hutan 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Petugas Ukur Kawasan Hutan, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Petugas Ukur Kawasan Hutan, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Petugas Ukur Kawasan Hutan

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Petugas Ukur Kawasan Hutan berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Pemahaman tentang kawasan hutan
  • Regulasi tentang pengukuhan
  • Teknologi Informasi
  • Pemahaman tentang SIG
  • Matematika Dasar dan Trigonometri
  • Pengertian Ilmu ukur tanah
  • Pemahaman tentang kawasan hutan
  • Pengenalan alat ukur secara umum
  • Alat ukur untuk kawasan hutan secara spesifik
  • Cara kerja alat ukur
  • Proses pengukuran kawasan hutan
  • Proses pengolahan data hasil lapangan
  • Pengenalan kompetensi umum surveyor

Simulasi Tryout SKB CPNS Petugas Ukur Kawasan Hutan

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Petugas Ukur Kawasan Hutan, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Petugas Ukur Kawasan Hutan. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Petugas Ukur Kawasan Hutan

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Petugas Ukur Kawasan Hutan.

Soal 1
Berdasarkan fungsinya, kawasan hutan yang memiliki fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya disebut...
A. Hutan Suaka Alam
B. Hutan Wisata
C. Hutan Produksi
D. Hutan Konservasi
E. Hutan Lindung
Jawaban: D
Menurut UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Hutan Konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya.
Soal 2
Urutan tahapan pengukuhan kawasan hutan yang benar berdasarkan peraturan perundang-undangan adalah...
A. Penunjukan, Tata Batas, Pemetaan, Penetapan
B. Penunjukan, Pemetaan, Tata Batas, Penetapan
C. Pemetaan, Tata Batas, Penunjukan, Penetapan
D. Tata Batas, Penunjukan, Pemetaan, Penetapan
E. Penetapan, Penunjukan, Tata Batas, Pemetaan
Jawaban: A
Sesuai dengan PP No. 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan, proses pengukuhan kawasan hutan meliputi: Penunjukan kawasan hutan, Penataan batas kawasan hutan, Pemetaan kawasan hutan, dan Penetapan kawasan hutan.
Soal 3
Dalam sistem koordinat kartesius, fungsi trigonometri yang membandingkan panjang sisi depan sudut dengan sisi miring segitiga siku-siku adalah...
A. Sinus
B. Secan
C. Cotangens
D. Tangens
E. Cosinus
Jawaban: A
Dalam matematika dasar/trigonometri, Sinus (Sin) didefinisikan sebagai perbandingan sisi depan sudut terhadap sisi miring (depan/miring).
Soal 4
Format data spasial dalam SIG yang merepresentasikan objek dalam bentuk titik (point), garis (line), dan poligon (polygon) disebut...
A. Data Piksel
B. Data Atribut
C. Data Raster
D. Data Grid
E. Data Vektor
Jawaban: E
Dalam Sistem Informasi Geografis (SIG), data vektor adalah format yang menggunakan koordinat x, y untuk merepresentasikan titik, garis, dan poligon objek bumi.
Soal 5
Alat ukur sederhana yang digunakan untuk menentukan arah mata angin dan nilai sudut horizontal (azimuth) di lapangan adalah...
A. Kompas
B. Abney Level
C. Theodolite
D. Clinometer
E. Altimeter
Jawaban: A
Kompas adalah alat ukur dasar yang berfungsi menentukan arah utara magnetis dan mengukur sudut horizontal atau azimuth sebuah objek.
Soal 6
Ilmu yang mempelajari teknik-teknik pengukuran di permukaan bumi untuk menentukan posisi relatif maupun absolut objek di atasnya disebut...
A. Astronomi
B. Ilmu Ukur Tanah
C. Geologi
D. Geografi
E. Hidrologi
Jawaban: B
Ilmu ukur tanah (surveying) adalah cabang dari ilmu geodesi yang berfokus pada teknik pengukuran posisi di permukaan bumi pada area yang relatif sempit sehingga kelengkungan bumi dapat diabaikan.
Soal 7
Perangkat keras utama dalam sistem komputer yang berfungsi sebagai otak pemrosesan data hasil pengukuran adalah...
A. Keyboard
B. Central Processing Unit (CPU)
C. Monitor
D. Hard Disk
E. Printer
Jawaban: B
Dalam konteks Teknologi Informasi, CPU (Central Processing Unit) adalah perangkat keras utama yang mengeksekusi instruksi dan memproses data.
Soal 8
Berapakah nilai Back Azimuth jika diketahui nilai Azimuth sebuah jalur batas adalah 135 derajat?
A. 315 derajat
B. 270 derajat
C. 180 derajat
D. 45 derajat
E. 225 derajat
Jawaban: A
Rumus Back Azimuth: Jika Azimuth < 180, maka Back Azimuth = Azimuth + 180. Jadi, 135 + 180 = 315 derajat.
Soal 9
Alat ukur yang secara spesifik sering digunakan dalam pengukuran pohon atau tinggi objek di dalam kawasan hutan dengan teknologi laser atau ultrasonik adalah...
A. Meteran Saku
B. Haglof Vertex
C. Waterpass
D. Planimeter
E. Pantograph
Jawaban: B
Haglof Vertex merupakan alat ukur spesifik kehutanan yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk mengukur jarak dan tinggi pohon secara akurat di bawah tajuk hutan.
Soal 10
Kawasan hutan yang memiliki fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air dan mencegah banjir adalah...
A. Hutan Produksi Terbatas
B. Hutan Rakyat
C. Hutan Lindung
D. Hutan Produksi Tetap
E. Hutan Kota
Jawaban: C
Berdasarkan UU No. 41 Tahun 1999, Hutan Lindung berfungsi sebagai penyangga kehidupan, mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, serta memelihara kesuburan tanah.
Soal 11
Bagian dari alat Theodolite yang digunakan untuk mendatarkan alat agar sumbu I (satu) benar-benar vertikal disebut...
A. Statif
B. Lensa Okuler
C. Unting-unting
D. Nivo Kotak/Tabung
E. Sekrup Pengunci
Jawaban: D
Nivo (kotak maupun tabung) berfungsi sebagai sensor untuk memastikan bahwa alat ukur sudah dalam posisi mendatar atau level sempurna.
Soal 12
Metode pengukuran yang dilakukan dengan cara menghubungkan titik-titik melalui pengukuran sudut dan jarak sehingga membentuk rangkaian titik koordinat disebut...
A. Metode Poligon
B. Metode Triangulasi
C. Metode Interpolasi
D. Metode Stratifikasi
E. Metode Trilaterasi
Jawaban: A
Metode poligon adalah metode penentuan posisi horizontal banyak titik di mana titik satu dengan lainnya dihubungkan dengan jarak dan sudut.
Soal 13
Pada pengolahan data lapangan, kegiatan memindahkan hasil pengukuran dari buku ukur ke dalam bentuk peta disebut...
A. Tabulasi
B. Plotting
C. Digitasi
D. Scanning
E. Editing
Jawaban: B
Plotting adalah proses penggambaran titik-titik hasil pengukuran di lapangan ke atas kertas gambar atau perangkat lunak pemetaan berdasarkan skala tertentu.
Soal 14
Seorang surveyor harus memiliki integritas, yang artinya...
A. Mampu menggambar peta dengan estetika tinggi
B. Menjunjung tinggi kebenaran data dan kejujuran dalam melaporkan hasil
C. Memiliki stamina fisik yang sangat kuat
D. Mampu bekerja sangat cepat tanpa kesalahan
E. Mampu menggunakan alat ukur tercanggih
Jawaban: B
Kompetensi umum surveyor mencakup aspek etika dan integritas, di mana surveyor wajib melaporkan data apa adanya sesuai kondisi lapangan tanpa manipulasi.
Soal 15
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur lereng atau kemiringan medan di kawasan hutan disebut...
A. Diameter Tape
B. Clinometer
C. Planimeter
D. Theodolite
E. Stereoskop
Jawaban: B
Clinometer (atau Suunto Clinometer) adalah alat ukur kemiringan atau sudut vertikal yang sangat umum digunakan untuk menentukan kelerengan lahan hutan.
Soal 16
Komponen SIG yang terdiri atas data lokasi (koordinat) dan data non-spasial (penjelasan objek) disebut...
A. Data Primer dan Data Sekunder
B. Data Geometris dan Data Matematis
C. Data Vektor dan Data Raster
D. Data Raster dan Data Atribut
E. Data Spasial dan Data Atribut
Jawaban: E
SIG menggabungkan data spasial (posisi/koordinat) dengan data atribut (keterangan atau deskripsi dari objek tersebut).
Soal 17
Dalam matematika, jika kita ingin mencari panjang sisi miring (c) dari segitiga siku-siku dengan sisi tegak (a) dan sisi datar (b), maka rumus yang digunakan adalah...
A. c = akar dari (a kuadrat + b kuadrat)
B. c = a kuadrat - b kuadrat
C. c = sin a / cos b
D. c = (a x b) / 2
E. c = a + b
Jawaban: A
Rumus ini dikenal sebagai Teorema Pythagoras untuk menentukan panjang sisi miring pada segitiga siku-siku.
Soal 18
Apa yang dimaksud dengan 'pilar batas' dalam proses pengukuran kawasan hutan?
A. Pohon besar yang dijadikan tanda
B. Garis khayal di peta
C. Tanda fisik permanen yang dipasang untuk menandai batas kawasan hutan
D. Kantor pengelola hutan
E. Alat ukur permanen di lapangan
Jawaban: C
Pilar atau pal batas adalah tanda fisik (bisa berupa beton, kayu, atau besi) yang dipasang secara sistematis di lapangan untuk mendefinisikan batas hukum kawasan hutan.
Soal 19
Kawasan hutan yang diperuntukkan guna memproduksi hasil hutan bagi pemenuhan keperluan masyarakat pada umumnya, pembangunan, industri, serta ekspor disebut...
A. Hutan Konservasi
B. Hutan Desa
C. Hutan Lindung
D. Hutan Produksi
E. Hutan Adat
Jawaban: D
Definisi Hutan Produksi menurut UU No. 41 Tahun 1999 adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hutan.
Soal 20
Perangkat lunak (software) yang sering digunakan untuk mengolah data SIG dan pembuatan peta digital adalah...
A. AutoCAD saja
B. SPSS
C. ArcGIS atau QGIS
D. Microsoft Excel
E. Adobe Photoshop
Jawaban: C
ArcGIS (berbayar) dan QGIS (open source) adalah standar perangkat lunak industri untuk pengolahan data Sistem Informasi Geografis.
Soal 21 Premium
Berdasarkan PP No. 23 Tahun 2021, Panitia Tata Batas kawasan hutan diketuai oleh...
A. Bupati/Walikota
B. Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH)
C. Kepala Desa setempat
D. Direktur Jenderal Planologi Kehutanan
E. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam analisis SIG, proses tumpang susun dua atau lebih layer data spasial untuk menghasilkan informasi baru disebut...
A. Overlay
B. Network Analysis
C. Buffering
D. Georeferencing
E. Data Mining
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Pada pengukuran poligon tertutup, jumlah sudut dalam (n = jumlah titik) dapat dikontrol dengan rumus...
A. (n - 1) x 90 derajat
B. 360 / n derajat
C. (n - 2) x 180 derajat
D. (n + 2) x 180 derajat
E. n x 180 derajat
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Sistem satelit navigasi global yang digunakan untuk menentukan posisi koordinat di lapangan dengan akurasi tinggi secara real-time adalah...
A. Sonar
B. Lidar
C. Radio Frequency
D. GNSS (Global Navigation Satellite System)
E. GPRS
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Dalam pengukuran jarak di medan miring, jarak yang diukur secara langsung di lapangan disebut Jarak Miring (S). Untuk mendapatkan Jarak Datar (D) jika diketahui sudut miring (m), rumusnya adalah...
A. D = S + m
B. D = S x m
C. D = S / Tan m
D. D = S x Sin m
E. D = S x Cos m
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya, yang juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga kehidupan disebut...
A. Hutan Produksi Konversi
B. Hutan Lindung Kritis
C. Hutan Suaka Alam
D. Hutan Produksi Terbatas
E. Hutan Tanaman Industri
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Pada alat Total Station, EDM (Electronic Distance Measurement) bekerja dengan prinsip...
A. Menganalisis bayangan matahari
B. Mengukur waktu tempuh gelombang elektromagnetik dari alat ke reflektor
C. Menghitung jumlah langkah surveyor
D. Menggunakan tali baja otomatis
E. Menggunakan sensor panas bumi
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Berikut adalah data yang harus tercatat dalam Buku Ukur saat melakukan penataan batas kawasan hutan, kecuali...
A. Deskripsi vegetasi sekitar pilar
B. Jarak miring dan jarak datar
C. Nama pemilik lahan di negara tetangga
D. Nomor pilar/pal batas
E. Sudut horizontal dan vertikal
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Apa yang dimaksud dengan koreksi kesalahan penutup sudut pada pengolahan data poligon?
A. Membagi selisih antara jumlah sudut hasil ukur dengan syarat matematis secara merata ke seluruh titik
B. Menghapus data yang salah
C. Mengukur ulang seluruh area tanpa kecuali
D. Menambah titik baru agar sudut pas
E. Mengubah bentuk poligon menjadi lingkaran
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Ketelitian horizontal yang diharapkan dalam pemasangan pal batas kawasan hutan seringkali diatur dalam petunjuk teknis. Penggunaan GPS Handheld biasanya memiliki akurasi sekitar...
A. 1 - 5 Centimeter
B. 100 Meter
C. 0,1 Milimeter
D. 1 - 5 Kilometer
E. 3 - 15 Meter
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Hutan yang berada pada tanah yang tidak dibebani hak atas tanah disebut...
A. Hutan Milik
B. Hutan Kota
C. Hutan Hak
D. Hutan Rakyat
E. Hutan Negara
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Penerapan teknologi Cloud Computing dalam manajemen data kehutanan memungkinkan surveyor untuk...
A. Mengukur pohon dari jarak 1000 km
B. Menyimpan dan mengakses data pengukuran secara terpusat melalui jaringan internet
C. Mencetak peta tanpa tinta
D. Menghapus hutan secara digital
E. Mengganti fungsi satelit
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Apa fungsi utama dari 'Georeferencing' dalam pengolahan data SIG?
A. Mencetak peta dalam format PDF
B. Mengubah warna peta
C. Memberikan referensi koordinat bumi pada data gambar (raster) yang belum memiliki sistem koordinat
D. Menghitung luas poligon
E. Membuat database atribut
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Sumbu X dalam sistem proyeksi koordinat UTM (Universal Transverse Mercator) diwakili oleh nilai...
A. Elevation
B. Easting
C. Zenith
D. Northing
E. Azimuth
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Jika seorang surveyor mengukur jarak miring sejauh 50 meter dengan sudut kemiringan 0 derajat, maka jarak datarnya adalah...
A. 25 meter
B. 50 meter
C. 0 meter
D. 100 meter
E. Tak terhingga
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Kegiatan penataan batas kawasan hutan yang meliputi pemasangan tanda batas, pengukuran, dan pemetaan disebut sebagai...
A. Delimitasi
B. Inventarisasi Hutan
C. Tata Batas
D. Tata Batas Luar
E. Rekonstruksi Batas
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Kompetensi surveyor dalam membedakan antara 'Presisi' dan 'Akurasi' sangat penting. 'Presisi' didefinisikan sebagai...
A. Kedekatan antara hasil-hasil pengukuran yang dilakukan berulang kali
B. Kemampuan mengoperasikan GPS
C. Kecepatan dalam mengambil data
D. Kesesuaian hasil dengan instruksi atasan
E. Kedekatan hasil pengukuran dengan nilai sebenarnya
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Alat ukur yang prinsip kerjanya berdasarkan beda tinggi antara dua titik dengan menggunakan gelembung udara sebagai referensi horisontal adalah...
A. Theodolite
B. Waterpass
C. Global Positioning System
D. Laser Scanner
E. Barometer
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Data raster dalam SIG sangat efektif untuk merepresentasikan fenomena permukaan bumi yang bersifat kontinyu, contohnya adalah...
A. Jaringan jalan raya
B. Titik lokasi menara pantau
C. Nama pemilik lahan
D. Model Elevasi Digital (DEM)
E. Batas administrasi desa
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Faktor koreksi yang perlu diperhatikan dalam pengukuran menggunakan pita ukur baja di lapangan adalah...
A. Koreksi harga alat
B. Koreksi suhu dan kelenturan (sagging)
C. Koreksi waktu makan siang
D. Koreksi merek alat
E. Koreksi warna pita
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Penetapan kawasan hutan dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan berdasarkan Berita Acara...
A. Rapat Internal Eselon I
B. Pemeriksaan Barang
C. Hasil Lelang Kayu
D. Tata Batas Kawasan Hutan
E. Serah Terima Jabatan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Dalam matematika, nilai tangen suatu sudut dalam segitiga siku-siku adalah perbandingan antara...
A. Sisi depan dibagi sisi miring
B. Sisi miring dibagi sisi depan
C. Sisi samping dibagi sisi miring
D. Sisi depan dibagi sisi samping
E. Sisi miring dibagi sisi samping
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Proses verifikasi data lapangan dilakukan untuk memastikan kualitas data. Salah satu syarat data poligon yang baik adalah...
A. Waktu pengukuran dilakukan saat malam hari
B. Garis poligon harus lurus sempurna tanpa sudut
C. Jumlah titik sesedikit mungkin
D. Salah penutup linear kurang dari toleransi yang ditetapkan
E. Tidak ada pilar yang dipasang
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya, yang diperuntukkan bagi tujuan pariwisata dan rekreasi alam disebut...
A. Hutan Lindung
B. Hutan Wisata
C. Hutan Kemasyarakatan
D. Hutan Produksi Terbatas
E. Hutan Cadangan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Sistem informasi yang berbasis web untuk memantau perubahan tutupan hutan secara real-time di Indonesia disebut...
A. SIPP
B. Dapodik
C. SIMONTANA
D. OSS
E. SIKAP
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Dalam pengukuran hutan, apa kegunaan dari alat 'Relaskop Bitterlich'?
A. Mengukur luas bidang dasar (LBDS) pohon secara sampling
B. Menghitung jumlah satwa
C. Memotong pohon yang menghalangi pandangan
D. Mengukur suhu udara
E. Mencetak peta di lapangan
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam pengukuran kawasan hutan bertujuan untuk...
A. Menjamin kualitas dan konsistensi data hasil pengukuran sesuai standar hukum
B. Mengganti peran menteri
C. Mempersulit pekerjaan surveyor
D. Menyamarkan kesalahan pengukuran
E. Meningkatkan biaya perjalanan dinas
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Dalam pembuatan peta hasil tata batas, skala peta harus disesuaikan dengan luas area. Semakin kecil angka penyebut skala (misal 1:5.000 vs 1:50.000), maka...
A. Informasi geografis hilang
B. Peta tidak bisa dibaca
C. Ukuran kertas semakin kecil
D. Peta semakin detail
E. Peta semakin kurang detail
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Alat bantu yang digunakan untuk memegang prisma atau target dalam pengukuran menggunakan Total Station disebut...
A. Kompas Geologi
B. Kaki tiga (Statif)
C. Unting-unting
D. Yalon / Range Pole
E. Mistar baja
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Berdasarkan sejarah pengukuhan hutan di Indonesia, wilayah hutan yang dikukuhkan pada masa kolonial Belanda seringkali didasarkan pada peraturan...
A. KUH Perdata
B. UU No. 41 Tahun 1999
C. Boschordonnantie 1927
D. Agrarische Wet 1870
E. UU No. 5 Tahun 1960
🔒 Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Petugas Ukur Kawasan Hutan

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Petugas Ukur Kawasan Hutan semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Petugas Ukur Kawasan Hutan, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Petugas Ukur Kawasan Hutan

SKB CPNS Petugas Ukur Kawasan Hutan adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Petugas Ukur Kawasan Hutan meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Petugas Ukur Kawasan Hutan, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Petugas Ukur Kawasan Hutan tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Petugas Ukur Kawasan Hutan tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.