SKB CPNS Metrolog Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap

Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.

Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Metrolog Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. πŸ”₯

Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Metrolog Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.

Materi Pokok SKB CPNS Metrolog Ahli Pertama

Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Metrolog Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.

  • Penyediaan dan pengembangan standar pengukuran atau bahan acuan
  • Pemeliharaan standar pengukuran atau bahan acuan
  • Pelaksanaan diseminasi standar pengukuran atau bahan acuan
  • Pemenuhan pengakuan nasional atau internasional standar pengukuran atau bahan acuan

Simulasi Tryout SKB CPNS Metrolog Ahli Pertama

Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Metrolog Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.

Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia

Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk Metrolog Ahli Pertama. Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.

  • Soal sesuai materi pokok jabatan
  • Pembahasan detail & indikator kompetensi
  • Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon

Contoh Soal SKB CPNS Metrolog Ahli Pertama

Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Metrolog Ahli Pertama.

Soal 1
Dalam proses penyediaan standar pengukuran, sebuah material yang telah dikarakterisasi dengan baik untuk satu atau lebih sifat tertentu, sehingga dapat digunakan untuk kalibrasi alat ukur, disebut...
A. Standar primer
B. Bahan uji banding
C. Standar sekunder
D. Bahan acuan (Reference Material)
E. Standar kerja
Jawaban: D
Berdasarkan definisi metrologi, Bahan acuan (Reference Material) adalah bahan atau zat yang satu atau lebih sifatnya telah ditetapkan dengan cukup homogen dan stabil untuk digunakan dalam kalibrasi alat ukur, penilaian metode pengukuran, atau penetapan nilai bahan.
Soal 2
Standar pengukuran yang diakui secara nasional sebagai dasar untuk menetapkan nilai kebenaran standar pengukuran lainnya untuk besaran yang sama disebut...
A. Standar Referensi
B. Standar Nasional
C. Standar Internasional
D. Standar Turunan
E. Standar Kerja
Jawaban: B
Menurut UU No. 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal, Standar Nasional adalah standar yang diakui oleh keputusan resmi pemerintah sebagai dasar untuk menetapkan nilai dalam suatu negara untuk standar pengukuran lainnya.
Soal 3
Bahan Acuan Bersertifikat (Certified Reference Material/CRM) harus disertai dengan dokumen sertifikat yang memuat nilai sifat tertentu beserta...
A. Daftar laboratorium pembeli
B. Ketidakpastian pengukurannya
C. Harga bahan acuan
D. Masa garansi alat
E. Nama distributor bahan
Jawaban: B
Menurut standar ISO 17034 tentang persyaratan umum kompetensi produsen bahan acuan, CRM harus disertai dengan sertifikat yang memberikan nilai dari sifat yang ditentukan beserta ketidakpastian pengukurannya dan ketertelusuran metrologi.
Soal 4
Langkah pertama yang paling kritis dalam pengembangan bahan acuan baru oleh produsen bahan acuan (RMP) adalah...
A. Pengemasan bahan
B. Distribusi ke laboratorium uji
C. Pemilihan dan persiapan bahan (material preparation)
D. Pengujian stabilitas jangka panjang
E. Sertifikasi
Jawaban: C
Sesuai pedoman ISO Guide 35 dan ISO 17034, tahap paling awal dan fundamental dalam pengembangan bahan acuan adalah pemilihan bahan yang representatif dan persiapannya untuk memastikan bahan tersebut memenuhi kriteria awal sebelum diuji homogenitas dan stabilitasnya.
Soal 5
Untuk memastikan nilai suatu standar pengukuran dapat dihubungkan ke standar nasional atau internasional melalui rantai perbandingan yang tak terputus, diperlukan suatu...
A. Resolusi alat
B. Homogenitas
C. Akurasi
D. Ketertelusuran metrologi (Metrological traceability)
E. Presisi
Jawaban: D
Ketertelusuran metrologi adalah sifat hasil pengukuran yang nilainya dapat dihubungkan ke acuan tertentu, biasanya standar nasional atau internasional, melalui rantai kalibrasi yang tidak terputus dan terdokumentasi (VIM - Vocabulary of International Metrology).
Soal 6
Pemeliharaan standar pengukuran harus mencakup jadwal kalibrasi ulang. Interval kalibrasi ulang ini ditentukan terutama berdasarkan...
A. Keputusan teknisi tanpa data historis
B. Permintaan klien laboratorium secara eksklusif
C. Anggaran laboratorium yang tersedia
D. Rekomendasi pabrikan, frekuensi penggunaan, dan riwayat stabilitas standar
E. Waktu kedaluwarsa sertifikat akreditasi laboratorium
Jawaban: D
Berdasarkan pedoman ILAC-G24 mengenai penentuan interval kalibrasi, interval kalibrasi ulang suatu alat atau standar ditentukan berdasarkan rekomendasi pabrikan, frekuensi penggunaan, riwayat stabilitas (drift), dan kondisi lingkungan pemakaian.
Soal 7
Kondisi lingkungan yang paling krusial untuk dipantau dan dikendalikan dalam ruang penyimpanan standar massa (anak timbangan standar) adalah...
A. Intensitas cahaya dan suara
B. Vibrasi frekuensi tinggi secara eksklusif
C. Tekanan air dan komposisi gas
D. Kecepatan angin dan radiasi ultraviolet
E. Suhu, kelembapan relatif, dan debu/kebersihan
Jawaban: E
Menurut OIML R 111-1 tentang Anak Timbangan, penyimpanan anak timbangan standar harus dalam kondisi lingkungan yang terkontrol, khususnya suhu yang stabil, kelembapan relatif untuk mencegah kondensasi dan korosi, serta bebas debu untuk menjaga stabilitas massa.
Soal 8
Tindakan pengecekan antara (intermediate checks) pada standar pengukuran bertujuan untuk...
A. Menerbitkan sertifikat kalibrasi baru
B. Memelihara kepercayaan pada status kalibrasi standar di antara interval kalibrasi
C. Menurunkan kelas akurasi standar tersebut
D. Menghapus data kalibrasi sebelumnya
E. Menggantikan proses kalibrasi eksternal sepenuhnya
Jawaban: B
Sesuai klausul 6.4.10 dalam SNI ISO/IEC 17025:2017, pengecekan antara diperlukan untuk memelihara kepercayaan pada kinerja peralatan dan standar pengukuran di antara rentang waktu kalibrasi resmi.
Soal 9
Apabila dalam pemeliharaan ditemukan bahwa sebuah standar referensi telah mengalami kerusakan dan memberikan hasil yang menyimpang di luar batas toleransi, tindakan pertama yang wajib dilakukan laboratorium adalah...
A. Membuang standar tersebut
B. Mengubah metode kalibrasi secara sepihak
C. Tetap menggunakan dengan faktor koreksi baru tanpa analisis dampak
D. Mengeluarkan standar tersebut dari layanan (dikarantina) dan mengevaluasi dampak pada pengukuran sebelumnya
E. Membeli yang baru tanpa dokumentasi
Jawaban: D
Berdasarkan SNI ISO/IEC 17025:2017 terkait penanganan peralatan (klausul 6.4.9), alat yang memberikan hasil yang mencurigakan atau cacat harus ditarik dari layanan, diisolasi/diberi label, dan laboratorium harus memeriksa dampak cacat tersebut pada pekerjaan sebelumnya (pengendalian pekerjaan yang tidak sesuai).
Soal 10
Dokumen rekaman yang harus selalu diperbarui dalam pemeliharaan standar pengukuran mencakup informasi berikut, KECUALI...
A. Harga pasar standar terkini setiap bulan
B. Lokasi penyimpanan standar
C. Riwayat kerusakan dan perbaikan
D. Identitas standar (nama, nomor seri)
E. Sertifikat kalibrasi terbaru
Jawaban: A
Harga pasar terkini bukanlah rekaman teknis yang diwajibkan dalam sistem manajemen mutu (seperti ISO 17025) untuk pemeliharaan standar. Rekaman teknis wajib mencakup identitas, riwayat perawatan, status kalibrasi, dan lokasi (klausul 6.4.13).
Soal 11
Diseminasi standar pengukuran di Indonesia umumnya diturunkan dari Standar Nasional Satuan Ukuran (SNSU) menuju standar kerja di industri melalui...
A. Kegiatan audit keuangan
B. Inspeksi mendadak oleh penegak hukum
C. Distribusi jurnal ilmiah
D. Sosialisasi media massa
E. Proses kalibrasi yang berjenjang (rantai kalibrasi)
Jawaban: E
Diseminasi (penyebarluasan) ketertelusuran nilai standar pengukuran dari tingkat nasional (SNSU) ke pengguna di tingkat industri dan masyarakat dilakukan melalui rantai kalibrasi yang berjenjang oleh laboratorium kalibrasi terakreditasi.
Soal 12
Lembaga Pemerintah Nonkementerian di Indonesia yang memiliki kewenangan mengelola Standar Nasional Satuan Ukuran (SNSU) untuk mendiseminasikan ketertelusuran adalah...
A. BMKG
B. BRIN
C. Kementerian Perdagangan
D. Badan Standardisasi Nasional (BSN)
E. BAPPENAS
Jawaban: D
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, pengelolaan Standar Nasional Satuan Ukuran (SNSU) diselenggarakan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN).
Soal 13
Salah satu bentuk diseminasi bahan acuan adalah pengadaan Uji Profisiensi (Proficiency Testing). Manfaat utama uji profisiensi bagi laboratorium kalibrasi adalah...
A. Mengevaluasi kinerja laboratorium secara objektif terhadap standar kriteria yang disepakati
B. Menghapus kebutuhan kalibrasi internal
C. Meningkatkan keuntungan komersial
D. Mendapatkan sertifikat bahan acuan baru
E. Menurunkan tingkat ketidakpastian secara otomatis
Jawaban: A
Menurut SNI ISO/IEC 17043 tentang Uji Profisiensi, tujuan utamanya adalah mengevaluasi kinerja laboratorium secara objektif dengan cara membandingkan hasil pengukuran lab tersebut dengan nilai referensi yang disepakati (unjuk kerja laboratorium).
Soal 14
Dalam rantai diseminasi pengukuran besaran massa, standar hierarki yang tepat setelah Kilogram Prototipe Internasional (sebelum redefinisi) atau Realisasi primer adalah...
A. Anak timbangan kelas M1
B. Standar kerja industri
C. Standar Nasional Kopi
D. Timbangan analitik komersial
E. Standar Nasional Massa (misal K46 di Indonesia)
Jawaban: E
Hierarki ketertelusuran massa berawal dari standar internasional (BIPM), kemudian didiseminasikan ke Standar Nasional suatu negara (misalnya salinan prototipe kilogram nasional seperti K46 untuk Indonesia), lalu ke standar acuan laboratorium, standar kerja, dan akhirnya instrumen penimbangan biasa.
Soal 15
Nilai ketidakpastian pengukuran (uncertainty of measurement) dalam proses diseminasi standar dari standar primer hingga alat ukur di lapangan akan cenderung...
A. Tetap tidak berubah
B. Menjadi nol di lapangan
C. Semakin kecil (menurun)
D. Tidak dapat dihitung di lapangan
E. Semakin besar (meningkat)
Jawaban: E
Setiap tahap perpindahan (kalibrasi) dalam rantai ketertelusuran metrologi selalu menambah komponen ketidakpastian. Akibatnya, nilai ketidakpastian pengukuran akan berakumulasi dan menjadi semakin besar saat didiseminasikan dari standar primer turun hingga ke alat kerja lapangan.
Soal 16
Untuk mendapatkan pengakuan internasional atas kemampuan pengukurannya, Institut Metrologi Nasional (NMI) di seluruh dunia ikut serta dalam perjanjian yang dinamakan...
A. ASEAN Free Trade Area
B. CIPM MRA (Mutual Recognition Arrangement)
C. WTO TBT Agreement
D. ISO 9001 Certification
E. OIML Certification System
Jawaban: B
CIPM MRA (ComitΓ© International des Poids et Mesures Mutual Recognition Arrangement) adalah kerangka perjanjian di mana Institut Metrologi Nasional (NMI) mendemonstrasikan dan mengakui ekuivalensi internasional dari standar pengukuran dan sertifikat kalibrasi/pengukuran mereka.
Soal 17
Bukti kemampuan pengukuran yang telah diakui secara internasional oleh lembaga metrologi nasional berdasarkan CIPM MRA akan dipublikasikan dalam database yang disebut...
A. OIML Database
B. Pubmed
C. Scopus
D. KCDB (Key Comparison Database)
E. ISO Register
Jawaban: D
Kemampuan Pengukuran dan Kalibrasi (CMCs) dari Institut Metrologi Nasional yang telah divalidasi melalui sistem CIPM MRA dipublikasikan dan dapat diakses publik melalui BIPM Key Comparison Database (KCDB).
Soal 18
Syarat utama agar produsen bahan acuan diakui kompetensinya secara nasional dan internasional adalah dengan menerapkan dan diakreditasi berdasarkan standar...
A. SNI ISO/IEC 17065
B. SNI ISO 14001
C. SNI ISO 17034
D. SNI ISO 9001
E. SNI ISO/IEC 17020
Jawaban: C
SNI ISO 17034:2016 adalah standar yang berisi persyaratan umum untuk kompetensi produsen bahan acuan (Reference Material Producers/RMP). Akreditasi terhadap standar ini memberikan pengakuan nasional dan internasional atas kompetensi RMP tersebut.
Soal 19
Lembaga di Indonesia yang bertugas memberikan akreditasi kepada laboratorium kalibrasi dan produsen bahan acuan guna memenuhi pengakuan nasional adalah...
A. Direktorat Metrologi
B. Komite Akreditasi Nasional (KAN)
C. Kementerian Hukum dan HAM
D. Majelis Ulama Indonesia (MUI)
E. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
Jawaban: B
Komite Akreditasi Nasional (KAN) adalah lembaga nonstruktural yang berwenang memberikan layanan akreditasi di Indonesia, termasuk untuk laboratorium penguji/kalibrasi (ISO/IEC 17025) dan Produsen Bahan Acuan (ISO 17034), sesuai dengan UU No 20 Tahun 2014.
Soal 20
Selain diakreditasi, salah satu kegiatan teknis yang wajib diikuti oleh Institut Metrologi Nasional untuk menjaga validitas klaim kemampuan pengukurannya (CMC) di level internasional adalah...
A. Promosi iklan media sosial
B. Reorganisasi struktur manajerial setiap tahun
C. Key Comparisons (Uji Banding Kunci)
D. Sertifikasi personil ISO 45001
E. Pelatihan motivasi
Jawaban: C
Berdasarkan aturan CIPM MRA, NMI harus berpartisipasi dengan hasil yang memuaskan dalam Key Comparisons (Uji Banding Kunci) atau Supplementary Comparisons internasional yang diselenggarakan oleh Consultative Committees (CCs) atau Regional Metrology Organizations (RMOs) untuk mendukung CMC mereka.
Soal 21 Premium
Pada penyediaan gas standar sebagai bahan acuan bersertifikat, metode penyiapan (preparation method) primer yang direkomendasikan ISO 6142 karena memberikan ketertelusuran langsung ke besaran massa adalah...
A. Metode permeasi
B. Metode difusi
C. Metode spektrometri massa murni
D. Metode gravimetri
E. Metode volumetrik
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 22 Premium
Dalam menetapkan nilai properti dari Bahan Acuan Bersertifikat (CRM), pendekatan yang sering digunakan untuk memastikan akurasi tertinggi adalah...
A. Merujuk pada publikasi buku teks tanpa pengujian
B. Pengukuran menggunakan satu alat ukur tanpa kalibrasi
C. Mengambil rata-rata dari hasil uji masyarakat umum
D. Metode primer dan/atau jaringan laboratorium interkalibrasi ahli
E. Estimasi kasar oleh pakar teknis
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 23 Premium
Sifat Bahan Acuan yang menjamin bahwa nilai dari sampel yang diambil dari satu botol sama dengan sampel botol lainnya dalam satu batch (lot) disebut...
A. Kompatibilitas
B. Ketertelusuran
C. Homogenitas
D. Stabilitas
E. Fleksibilitas
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 24 Premium
Saat mengembangkan bahan acuan matrik (matrix reference material), seperti standar logam berat dalam tanah, pengujian stabilitas jangka pendek (short-term stability) utamanya ditujukan untuk mensimulasikan kondisi...
A. Penyimpanan 10 tahun di gudang produsen
B. Persiapan produksi bahan awal
C. Kondisi selama transportasi ke pengguna akhir
D. Perubahan regulasi pemerintah
E. Degradasi akibat usia alat di laboratorium pengguna
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 25 Premium
Redefinisi Sistem Satuan Internasional (SI) pada tahun 2018 berdampak pada penyediaan standar pengukuran dasar. Sekarang, besaran kilogram tidak lagi didasarkan pada prototipe fisik, melainkan pada konstanta alam yaitu...
A. Konstanta Avogadro (NA)
B. Konstanta Planck (h)
C. Muatan elementer (e)
D. Konstanta Boltzmann (k)
E. Kecepatan cahaya (c)
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 26 Premium
Dalam pembuatan larutan standar pH sebagai bahan acuan, faktor kontaminan atmosferik yang paling cepat memengaruhi pergeseran nilai pH larutan alkali (basa) adalah penyerapan gas...
A. Oksigen (O2)
B. Karbon dioksida (CO2)
C. Argon (Ar)
D. Nitrogen (N2)
E. Metana (CH4)
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 27 Premium
Sebuah bahan yang dikembangkan untuk mengevaluasi performa keseluruhan suatu metode pengujian dari tahap preparasi sampel hingga pembacaan akhir sering disebut sebagai...
A. Standar kalibrasi murni
B. Blanko pereaksi
C. Bahan pengawet
D. Bahan acuan matriks (Matrix Reference Material)
E. Internal standard
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 28 Premium
Dalam menghitung ketidakpastian baku gabungan dari sebuah Bahan Acuan Bersertifikat (u_CRM), komponen ketidakpastian yang HARUS dimasukkan menurut ISO Guide 35 adalah...
A. Ketidakpastian karakterisasi saja
B. Ketidakpastian homogenitas saja
C. Ketidakpastian dari metode penimbangan massa kotor kemasan
D. Gabungan ketidakpastian karakterisasi, homogenitas, dan stabilitas
E. Ketidakpastian transportasi saja
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 29 Premium
Pengendalian mutu (quality control) rutin laboratorium menggunakan Control Chart (Peta Kendali). Bila hasil pengecekan standar menunjukkan tren 7 titik berturut-turut berada di satu sisi garis tengah (mean), hal ini mengindikasikan adanya...
A. Lingkungan alat yang stabil tanpa variasi
B. Drift atau pergeseran sistematis pada standar/alat
C. Perluasan ketidakpastian pengukuran yang baik
D. Kalibrasi yang sangat sempurna
E. Kesalahan acak (random error) yang normal
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 30 Premium
Cara paling efektif untuk mendeteksi kontaminasi atau perubahan fisik pada sel standar GGL (Electromotive Force / EMF) yang dipelihara sebagai referensi sekunder adalah dengan mengamati variasi nilainya terhadap...
A. Suhu referensi melalui pengujian stabilitas waktu dan membandingkannya dalam kelompok sel sejenis (group of cells)
B. Warna cairan elektrolit menggunakan mata telanjang
C. Ketinggian laboratorium di atas permukaan laut
D. Kekuatan arus yang mengalirinya saat korsleting
E. Suhu ruangan secara ekstrem
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 31 Premium
Penurunan (drift) nilai referensi pada standar ukur dimensi (seperti gauge block) seiring berjalannya waktu umumnya disebabkan oleh relaksasi tegangan internal logam. Proses metalurgi untuk meminimalkan hal ini selama pabrikasi disebut...
A. Wringing
B. Coating dengan emas
C. Polishing
D. Artificial aging (Penstabilan dimensi)
E. Lapping
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 32 Premium
Jika Bahan Acuan Bersertifikat berupa larutan organik mudah menguap disimpan dalam botol kaca berpenutup septum, mekanisme pemeliharaan utama untuk mencegah hilangnya analit adalah dengan menyimpan bahan pada suhu...
A. Suhu berfluktuasi antara 0Β°C dan 50Β°C
B. Refrigerasi (misal 4Β°C) atau di bawahnya sesuai sertifikat
C. Ruang (25Β°C) di area berventilasi baik
D. Di atas titik didih pelarut
E. Dalam oven kering suhu 100Β°C
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 33 Premium
Sebuah laboratorium menggunakan timbangan analitik sebagai standar kerja. Tindakan pemeliharaan harian (daily maintenance) apa yang WAJIB dilakukan sebelum menimbang standar massa atau bahan acuan?
A. Pembongkaran load cell untuk dibersihkan dengan pelarut organik
B. Pembersihan pan dan leveling (menyesuaikan posisi gelembung udara pada waterpas timbangan)
C. Meningkatkan tegangan listrik input pada timbangan
D. Kalibrasi ulang seluruh rentang oleh vendor eksternal
E. Menambah beban pemberat secara permanen pada pan
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 34 Premium
Dalam manajemen mutu pemeliharaan bahan acuan biologi yang mensyaratkan cold chain (rantai dingin), jika terjadi pemadaman listrik yang melampaui batas toleransi suhu, tindakan korektif yang benar adalah...
A. Mengkarantina bahan acuan dan mengevaluasi integritas/viabilitasnya sebelum digunakan kembali
B. Membekukan ulang segera tanpa mencatat
C. Mengubah label kedaluwarsa menjadi lebih singkat
D. Menjual bahan dengan harga diskon
E. Tetap menggunakannya hanya untuk kalibrasi internal
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 35 Premium
Pemeliharaan perangkat lunak (software) yang terintegrasi pada instrumen pengukuran juga diatur dalam ISO 17025. Persyaratan krusial terkait hal ini adalah...
A. Perangkat lunak harus sering diperbarui meskipun tidak divalidasi
B. Algoritma perangkat lunak harus divalidasi sebelum digunakan dan dilindungi dari modifikasi yang tak sah
C. Penggunaan perangkat lunak bajakan diperbolehkan jika anggaran terbatas
D. Perangkat lunak harus diinstal pada komputer yang terhubung ke internet publik setiap saat
E. Perangkat lunak harus bersifat open source
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 36 Premium
Sertifikat kalibrasi yang mendiseminasikan ketertelusuran dilarang keras untuk...
A. Memberikan informasi ketertelusuran standar yang digunakan
B. Menyertakan estimasi ketidakpastian
C. Mencantumkan logo laboratorium
D. Mencatat suhu ruangan selama pengujian
E. Menyarankan secara preskriptif rentang waktu kalibrasi ulang (kecuali ada persetujuan dengan pelanggan)
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 37 Premium
Pada diseminasi standar panjang melalui kalibrasi mikrometer menggunakan gauge block, terdapat koreksi yang disebabkan oleh perbedaan suhu antara bahan alat ukur dan gauge block. Rumus dasar dari koreksi tersebut melibatkan parameter fisika berupa...
A. Kapasitas panas spesifik
B. Koefisien muai panjang termal (linear thermal expansion coefficient)
C. Konduktivitas termal
D. Massa jenis (densitas)
E. Titik leleh material
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 38 Premium
Pelaksanaan diseminasi pengukuran radiasi pengion bagi para pekerja medis di rumah sakit dilakukan melalui kalibrasi alat ukur radiasi personal, yaitu...
A. Osilator
B. Surveymeter dan Personal Dosimeter (TLD/OSL)
C. Barometer aneroid
D. Termometer inframerah
E. Spektrometer massa
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 39 Premium
Penggunaan Bahan Acuan (RM) dalam pengujian rutin (sebagai sampel kontrol harian) untuk menyebarkan tingkat kepercayaan pada suatu metode analisis merupakan bagian dari...
A. Registrasi merek
B. Pembersihan peralatan gelas
C. Promosi penjualan bahan acuan
D. Metode destilasi
E. Jaminan mutu hasil pengukuran (Quality Assurance of results)
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 40 Premium
Pada pelaporan nilai ketidakpastian bentangan (Expanded Uncertainty, U) dalam sertifikat kalibrasi hasil diseminasi standar, nilai ketidakpastian baku gabungan (uc) dikalikan dengan...
A. Jumlah sampel
B. Suhu ruangan rata-rata
C. Faktor cakupan (coverage factor, k)
D. Laju penyusutan tahunan
E. Tingkat kepercayaan (biasanya 95%)
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 41 Premium
Dalam diseminasi pengukuran aliran cairan (flow measurement) industri, sistem perpipaan yang membandingkan flow meter klien secara langsung dengan master meter (standar) disebut fasilitas uji dengan prinsip...
A. Prover Pipe Method
B. Master Meter Method
C. Laser Doppler
D. Static Weighing
E. Gravimetri statis absolut
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 42 Premium
Sertifikat Uji Profisiensi atau Uji Banding Antarlaboratorium memuat angka z-score. Apabila hasil z-score suatu laboratorium adalah -1.5, maka hasil diseminasi pengukuran lab tersebut...
A. Dipertanyakan (Questionable)
B. Tidak memuaskan (Unsatisfactory)
C. Sangat memuaskan (berada pada nilai target)
D. Memuaskan (Satisfactory)
E. Harus segera dievaluasi karena ada kesalahan besar
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 43 Premium
Ketika NMI mengembangkan bahan acuan untuk polutan udara dan mendiseminasikannya ke laboratorium lingkungan, hal ini mendukung penegakan hukum berdasarkan UU tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yaitu...
A. UU No. 2 Tahun 1981
B. UU No. 20 Tahun 2014
C. UU No. 1 Tahun 1970
D. UU No. 8 Tahun 1999
E. UU No. 32 Tahun 2009
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 44 Premium
Asia Pacific Metrology Programme (APMP) merupakan sebuah organisasi metrologi pada tingkat regional. Peran APMP terkait pemenuhan pengakuan internasional (MRA) bagi anggotanya adalah...
A. Menetapkan sanksi politik atas pelanggaran hak cipta
B. Menyelenggarakan interkomparasi regional (RMO key comparisons) serta evaluasi peer-review terhadap sistem mutu NMI
C. Menyusun regulasi pajak perdagangan barang di Asia
D. Memproduksi secara massal instrumen ukur murah
E. Menerbitkan mata uang standar regional
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 45 Premium
Simbol 'ILAC MRA' yang tercetak bersama logo KAN pada sebuah sertifikat kalibrasi atau sertifikat analisis Bahan Acuan memiliki arti hukum bahwa...
A. Laboratorium yang menerbitkan dokumen merupakan lembaga PBB
B. Alat ukur tersebut diproduksi di luar negeri
C. Biaya kalibrasi alat ditanggung oleh asuransi pemerintah
D. Hasil dari laboratorium tersebut diakui silang secara internasional oleh semua badan akreditasi yang menandatangani ILAC MRA
E. Dokumen tersebut merupakan garansi keawetan alat selama seumur hidup
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 46 Premium
Penilaian sejawat (Peer Review) terhadap sistem manajemen mutu suatu NMI untuk mendapatkan persetujuan kemampuan pengukuran (CMC) pada forum RMO dilakukan berpedoman pada standar pokok...
A. ISO 31000
B. ISO 45001
C. ISO/IEC 17025 dan/atau ISO 17034
D. ISO 22000
E. ISO 26000
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 47 Premium
Pengakuan kompetensi sebuah laboratorium uji klinis yang menggunakan standar bahan acuan diagnostik medik diakreditasi menggunakan standar khusus yaitu...
A. SNI ISO 9004
B. SNI ISO/IEC 17065
C. SNI ISO 13485
D. SNI ISO 15189
E. SNI ISO/IEC 17021
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 48 Premium
Apabila hasil uji banding (comparison) NMI suatu negara yang didaftarkan ke BIPM Key Comparison Database (KCDB) berada jauh di luar derajat kesetaraan (degree of equivalence), hal terburuk yang dapat menimpa status pengakuan NMI tersebut adalah...
A. Penangguhan atau penghapusan sementara klaim CMC (Calibration and Measurement Capabilities) untuk parameter tersebut
B. Harus mengubah nama organisasi
C. Pemblokiran akses internet internasional
D. Didenda sejumlah uang oleh PBB
E. Direktur utamanya dipidanakan ke Mahkamah Internasional
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 49 Premium
Komite teknis di organisasi metrologi internasional (BIPM) yang berwenang atas pengawasan ilmiah pada parameter kimia analitik dan bahan acuan (kimia dan biologi) adalah...
A. CCT (Consultative Committee for Thermometry)
B. CCL (Consultative Committee for Length)
C. CCQM (Consultative Committee for Amount of Substance: Metrology in Chemistry and Biology)
D. CCEM (Consultative Committee for Electricity and Magnetism)
E. CCPR (Consultative Committee for Photometry and Radiometry)
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses
Soal 50 Premium
Keberadaan lembaga acuan metrologi (Metrology Institute) suatu negara yang memiliki kompetensi yang diakui CIPM MRA secara hukum perdagangan sangat krusial untuk mencegah terjadinya...
A. Subsidi pajak perusahaan multinasional
B. Pemilu yang diulang di tingkat daerah
C. Perang militer antar negara tetangga
D. Technical Barriers to Trade (TBT) akibat ketidakpastian mutu dan penolakan hasil uji ekspor
E. Larangan bepergian (travel ban) warga negara
πŸ”’ Soal Premium
Upgrade untuk melihat pembahasan lengkap
Buka Akses

Tips Lulus SKB CPNS Metrolog Ahli Pertama

Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Metrolog Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.

  • Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
  • Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
  • Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
  • Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
  • Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.

Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Metrolog Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.

Pertanyaan Seputar SKB CPNS Metrolog Ahli Pertama

SKB CPNS Metrolog Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Metrolog Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Metrolog Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Metrolog Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Metrolog Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.