Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Kebijakan/Peraturan Perundang-undangan terkait Infrastruktur Penyehatan Lingkungan
Teori - teori pada bidang keilmuan yang terkait pengelolaan dan pembangunan Infrastruktur penyehatan lingkungan
Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum
Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan
Pengelolaan Air Limbah Domestik
Pengelolaan Drainase Lingkungan
Simulasi Tryout SKB CPNS Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil.
Soal 1
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) diselenggarakan dengan tujuan untuk...
A. Memastikan industri mendapatkan pasokan air yang murah
B. Menjamin ketersediaan air minum yang memenuhi syarat kesehatan bagi masyarakat
C. Meningkatkan pendapatan asli daerah melalui tarif air
D. Mendukung penggunaan air tanah secara besar-besaran
E. Menghilangkan peran swasta dalam pengelolaan sumber daya air
Jawaban: B
Tujuan penyelenggaraan SPAM menurut PP No. 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum adalah untuk memberikan perlindungan kepada konsumen dan menjamin hak rakyat atas air minum, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar yang memenuhi syarat kesehatan.
Soal 2
Unit pada SPAM yang berfungsi untuk menampung air minum sebelum didistribusikan ke pelanggan guna menyeimbangkan antara produksi dan pemakaian disebut...
A. Unit Produksi
B. Unit Sambungan Rumah
C. Unit Intake
D. Reservoir
E. Unit Transmisi
Jawaban: D
Reservoir berfungsi sebagai tempat penampungan air minum sementara yang telah diolah di IPA (Instalasi Pengolahan Air) sebelum dialirkan ke jaringan distribusi untuk menjaga kestabilan tekanan dan debit.
Soal 3
Dalam teori pengelolaan sampah, hierarki pengelolaan sampah yang paling utama dan harus diprioritaskan menurut UU No. 18 Tahun 2008 adalah...
A. Pengurangan sampah sejak dari sumbernya
B. Pengangkutan sampah ke tempat penampungan sementara
C. Pemrosesan akhir di TPA
D. Penggunaan kembali sampah
E. Pendauran ulang sampah
Jawaban: A
Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, prioritas utama adalah pengurangan sampah (reduce) yang meliputi pembatasan timbulan sampah, pendauran ulang, dan pemanfaatan kembali.
Soal 4
Jenis pengolahan air limbah domestik yang dilakukan secara komunal untuk melayani sekelompok rumah tangga melalui jaringan perpipaan menuju instalasi pengolahan disebut...
A. Sistem Pengolahan Terpusat (Off-site)
B. Sistem Pengolahan Setempat (On-site)
C. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
D. Open Defecation
E. Septic Tank Individu
Jawaban: A
Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) atau Off-site system adalah sistem pengolahan yang mengalirkan air limbah melalui jaringan perpipaan ke instalasi pengolahan skala permukiman atau kota.
Soal 5
Saluran yang berfungsi untuk mengalirkan air hujan dari wilayah permukiman menuju badan air penerima agar tidak terjadi genangan disebut...
A. Saluran Transmisi Air Minum
B. Kolam Retensi
C. Jalur Hijau
D. Saluran Irigasi
E. Saluran Drainase
Jawaban: E
Drainase lingkungan adalah prasarana yang berfungsi mengalirkan air permukaan (khususnya air hujan) ke badan air penerima atau bangunan resapan buatan untuk mencegah genangan.
Soal 6
Berdasarkan standar teknik, kemiringan saluran drainase harus diatur sedemikian rupa agar mencapai 'self cleansing velocity'. Hal ini bertujuan untuk...
A. Mempercepat erosi pada dasar saluran
B. Memperindah tampilan estetika saluran
C. Meningkatkan biaya konstruksi
D. Mencegah pengendapan sedimen di dalam saluran
E. Mengurangi debit air yang mengalir
Jawaban: D
Self cleansing velocity adalah kecepatan aliran minimum yang diperlukan agar sedimen atau kotoran di dalam saluran tidak mengendap sehingga saluran tidak mudah tersumbat.
Soal 7
Metode pemrosesan akhir sampah di TPA yang dilakukan dengan cara meratakan, memadatkan, dan menutup sampah dengan lapisan tanah setiap hari disebut...
A. Open Dumping
B. Sanitary Landfill
C. Incineration
D. Controlled Landfill
E. Composting
Jawaban: B
Sesuai Permen PUPR No. 03 Tahun 2013, Sanitary Landfill adalah metode pemrosesan akhir sampah di mana sampah dilapisi tanah penutup setiap hari setelah dipadatkan guna meminimalkan dampak lingkungan.
Soal 8
Berapakah kadar sisa klor (residual chlorine) minimal yang disyaratkan pada titik terjauh jaringan distribusi SPAM agar air tetap aman dari kontaminasi bakteri?
A. 0,2 mg/L
B. 5,0 mg/L
C. 2,0 mg/L
D. 0,01 mg/L
E. 1,0 mg/L
Jawaban: A
Berdasarkan Permenkes tentang standar kualitas air minum, sisa klor bebas di jaringan distribusi minimal 0,2 mg/L untuk memastikan proses desinfeksi tetap berjalan hingga ke ujung pipa pelanggan.
Soal 9
Dalam pengelolaan air limbah domestik, unit yang berfungsi untuk mengolah lumpur tinja yang berasal dari tangki septik masyarakat disebut...
A. IPALD
B. IPLT
C. IPA
D. TPA
E. TPS 3R
Jawaban: B
Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) adalah instalasi pengolahan air limbah yang dirancang hanya menerima lumpur tinja yang diangkut melalui sarana pengangkut (truk tinja) dari tangki septik.
Soal 10
Kegiatan yang meliputi pemilihan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, dan pemrosesan akhir sampah disebut dengan istilah...
A. Komersialisasi Sampah
B. Pemanfaatan Sampah
C. Produksi Sampah
D. Pengurangan Sampah
E. Penanganan Sampah
Jawaban: E
UU No. 18 Tahun 2008 membagi pengelolaan sampah menjadi dua bagian besar: Pengurangan Sampah (Reduce, Reuse, Recycle) dan Penanganan Sampah (Pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, pemrosesan akhir).
Soal 11
Apa yang dimaksud dengan 'Grey Water' dalam sistem air limbah domestik?
A. Air limbah dari industri tekstil
B. Air limbah yang mengandung kotoran manusia/tinja
C. Air limbah yang berasal dari dapur, mandi, dan cuci
D. Air minum yang sudah kadaluwarsa
E. Air hujan yang meresap ke dalam tanah
Jawaban: C
Air limbah domestik terbagi dua: Black Water (dari kakus/tinja) dan Grey Water (non-tinja, seperti dari wastafel, dapur, dan tempat mandi).
Soal 12
Konsep drainase ramah lingkungan yang bertujuan untuk mempertahankan ketersediaan air tanah dan mencegah banjir dengan cara meresapkan air sebanyak-banyaknya ke dalam tanah disebut...
A. Eco-Drainage
B. Drainase Konvensional
C. Drainase Cepat
D. Drainase Samping
E. Drainase Tertutup
Jawaban: A
Eco-drainage atau drainase ramah lingkungan mengutamakan pengelolaan air hujan agar tidak langsung dibuang ke sungai, melainkan diresapkan ke tanah (misal melalui sumur resapan, biopori).
Soal 13
Penyediaan sarana dan prasarana persampahan seperti bak sampah terpilah di lingkungan perumahan bertujuan untuk memudahkan proses...
A. Pencurian sampah bernilai tinggi
B. Pemilahan sampah dari sumbernya
C. Pembakaran sampah
D. Pencampuran seluruh jenis sampah
E. Penyimpanan sampah sementara
Jawaban: B
Pemilahan sampah di sumber memudahkan proses daur ulang dan pengolahan lebih lanjut, sehingga hanya residu yang dibawa ke TPA.
Soal 14
Parameter biologi utama yang harus dihilangkan atau ditekan dalam pengolahan air minum untuk mencegah penyakit diare adalah...
A. Kadar pH
B. Klorida
C. Bakteri E. Coli
D. Kekeruhan
E. Zat besi
Jawaban: C
Bakteri E. Coli merupakan indikator pencemaran tinja. Air minum yang aman tidak boleh mengandung bakteri E. Coli maupun Coliform (0 per 100 ml sampel).
Soal 15
Fungsi utama dari tangki septik (septic tank) dalam pengolahan air limbah setempat adalah...
A. Mencegah bau sampah di permukiman
B. Menampung air cucian piring
C. Tempat mengalirkan air hujan
D. Menjernihkan air limbah menjadi air minum
E. Proses pengendapan padatan dan penguraian bahan organik secara anaerobik
Jawaban: E
Tangki septik berfungsi merombak bahan organik secara biologis dalam kondisi tanpa oksigen (anaerobik) serta mengendapkan lumpur agar tidak mencemari lingkungan sekitar secara langsung.
Soal 16
Berdasarkan Permen PUPR No. 12 Tahun 2014, sistem drainase perkotaan terdiri dari beberapa jenis saluran. Saluran yang berfungsi melayani kebutuhan masyarakat lokal di dalam satu kawasan permukiman disebut...
A. Drainase Sekunder
B. Drainase Utama (Mayor)
C. Kanal Banjir
D. Drainase Primer
E. Drainase Lokal (Minor)
Jawaban: E
Sistem drainase lokal melayani area yang relatif sempit seperti di dalam kompleks perumahan atau satu lingkungan tertentu.
Soal 17
Pada Instalasi Pengolahan Air (IPA), proses pembubuhan bahan kimia untuk menggumpalkan partikel halus menjadi flok disebut...
A. Aerasi
B. Sedimentasi
C. Koagulasi
D. Desinfeksi
E. Filtrasi
Jawaban: C
Koagulasi adalah proses destabilisasi partikel koloid dengan penambahan koagulan (seperti tawas) sehingga terbentuk gumpalan yang lebih besar (flok) yang nantinya mudah mengendap.
Soal 18
Berapakah jarak minimal antara tangki septik dengan sumur gali atau sumber air bersih menurut standar kesehatan lingkungan?
A. 50 meter
B. 10 meter
C. 2 meter
D. 20 meter
E. 5 meter
Jawaban: B
Sesuai SNI 2398:2017, jarak horizontal minimal antara tangki septik (dan bidang resapannya) dengan sumur air bersih adalah 10 meter untuk mencegah kontaminasi bakteri.
Soal 19
TPS 3R merupakan sarana pengolahan sampah berbasis masyarakat. Kepanjangan dari 3R adalah...
A. Reduce, Reuse, Recycle
B. Reduce, Release, Recycle
C. Remove, Reuse, Recycle
D. Repair, Reuse, Recycle
E. Reduce, Reuse, Refill
Jawaban: A
Prinsip 3R adalah Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang), yang merupakan pilar utama pengelolaan sampah ramah lingkungan.
Soal 20
Apa dampak utama jika sistem drainase tidak dikelola dengan baik dan bercampur dengan air limbah domestik?
A. Meningkatkan kualitas estetika kota
B. Pencemaran badan air dan penyebaran penyakit berbasis lingkungan
C. Tanaman di sekitar saluran tumbuh subur
D. Meningkatkan harga jual tanah di sekitarnya
E. Debit air sungai akan stabil
Jawaban: B
Bercampurnya drainase (air hujan) dengan air limbah (tinja/grey water) akan menyebabkan beban pencemaran pada sungai meningkat drastis dan risiko wabah penyakit seperti diare dan leptospirosis.
Soal 21 Premium
Berdasarkan Permen LHK No. P.68 Tahun 2016, parameter pH yang diperbolehkan untuk air limbah domestik sebelum dibuang ke badan air permukaan adalah...
Parameter kimia dalam air limbah domestik yang menunjukkan jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk menguraikan bahan organik oleh mikroorganisme disebut...
Tips Lulus SKB CPNS Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil
SKB CPNS Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.