SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama 2026: Materi, Soal & Tryout Lengkap
Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. π₯
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Kebijakan terkait Analis Pasar Hasil Pertanian
Pengetahuan umum tentang pertanian dan ekonomi pertanian
Akses informasi dan teknologi, akses kelembagaan keuangan, alat mesin pertanian, sarana produksi
Pengetahuan tentang organisasi, kerjasama dan perdagangan Internasional
Ekonomi pertanian aspek produksi atau usahatani
Ekonomi pertanian aspek pasar dan pemasaran
Penyebarluasan informasi pasar
Simulasi Tryout SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama.
Soal 1
Dalam konteks tugas Analis Pasar Hasil Pertanian, regulasi utama yang mengatur tentang perlindungan dan pemberdayaan petani di Indonesia adalah ...
A. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
B. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan
C. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi
D. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan
E. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan
Jawaban: A
Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani (UUP3) merupakan payung hukum utama yang mengatur perlindungan dan pemberdayaan petani, termasuk aspek pemasaran hasil pertanian. Regulasi ini menjadi landasan bagi analis pasar dalam memahami hak dan kewajiban petani serta intervensi kebijakan.
Soal 2
Konsep elastisitas harga permintaan dalam ekonomi pertanian menggambarkan ...
A. respons petani terhadap perubahan teknologi
B. hubungan antara harga suatu komoditas dengan harga komoditas lain
C. perubahan pendapatan petani akibat fluktuasi harga
D. kepekaan jumlah yang diminta terhadap perubahan harga
E. kepekaan penawaran terhadap perubahan harga input
Jawaban: D
Elastisitas harga permintaan mengukur seberapa besar perubahan jumlah yang diminta akibat perubahan harga[cite: 289]. Dalam pertanian, permintaan komoditas pangan pokok cenderung inelastis karena merupakan kebutuhan dasar[cite: 290].
Soal 3
Dalam akses kelembagaan keuangan bagi petani, program KUR (Kredit Usaha Rakyat) diatur berdasarkan suku bunga maksimal yang ditetapkan pemerintah. Berdasarkan regulasi terbaru (2024), plafon KUR untuk sektor pertanian mencapai ...
A. Rp 500 juta
B. Rp 200 juta
C. Rp 100 juta
D. Rp 350 juta
E. Rp 1 miliar
Jawaban: A
Berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), plafon KUR untuk sektor pertanian ditetapkan maksimal Rp500 juta dengan suku bunga 6% efektif per tahun, dengan skema KUR Mikro dan KUR Kecil.
Soal 4
Organisasi internasional yang mengatur tata niaga perdagangan komoditas pertanian antarnegara dan menangani sengketa dagang adalah ...
A. ASEAN Secretariat
B. WFP (World Food Programme)
C. WTO (World Trade Organization)
D. IFAD (International Fund for Agricultural Development)
E. FAO (Food and Agriculture Organization)
Jawaban: C
World Trade Organization (WTO) adalah organisasi internasional yang mengatur perdagangan antarnegara, termasuk komoditas pertanian, melalui perjanjian-perjanjian seperti Agreement on Agriculture (AoA). WTO juga memiliki mekanisme penyelesaian sengketa (Dispute Settlement Body).
Soal 5
Fungsi produksi Cobb-Douglas dalam analisis usaha tani menggambarkan hubungan antara ...
A. biaya produksi dengan keuntungan
B. harga output dengan jumlah input
C. harga input dengan harga output
D. input produksi dengan output yang dihasilkan
E. pendapatan petani dengan luas lahan
Jawaban: D
Fungsi produksi Cobb-Douglas menggambarkan hubungan antara input dengan output. Bentuk umumnya Q = A * L^Ξ± * K^Ξ². Istilah 'usaha tani' menurut KBBI ditulis dengan spasi.
Soal 6
Saluran pemasaran yang paling efisien menurut konsep margin pemasaran adalah yang memiliki ...
A. margin pemasaran tertinggi
B. margin pemasaran terendah dengan pelayanan memadai
C. harga di tingkat petani paling rendah
D. biaya transportasi tertinggi
E. jumlah lembaga pemasaran terbanyak
Jawaban: B
Efisiensi pemasaran diukur dari margin pemasaran yang rendah namun tetap memberikan keuntungan yang wajar bagi setiap lembaga pemasaran. Margin pemasaran yang terlalu tinggi menunjukkan ketidakefisienan atau adanya praktek monopoli. Saluran dengan margin terkecil biasanya paling efisien jika kualitas pelayanan setara.
Soal 7
Berdasarkan Permentan Nomor 34/Permentan/OT.140/6/2020 tentang Sistem Informasi Pasar Pertanian Nasional (SIPPN), informasi harga yang disajikan harus memenuhi prinsip ...
A. kerahasiaan dan eksklusivitas
B. akurasi, ketepatan waktu, dan aksesibilitas
C. mengutamakan harga eceran tertinggi
D. berbasis asumsi semata
E. hanya untuk komoditas ekspor
Jawaban: B
Permentan 34/2020 menekankan bahwa informasi harga harus akurat, tepat waktu, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan. Prinsip TIMELY (tepat waktu) menjadi kunci karena informasi harga yang terlambat tidak berguna bagi pelaku pasar.
Soal 8
Kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah dan beras di Indonesia saat ini ditetapkan oleh ...
A. Badan Pangan Nasional (Bapanas)
B. Badan Pusat Statistik
C. Kementerian Keuangan
D. Komisi Pengawas Persaingan Usaha
E. Perum Bulog secara sepihak
Jawaban: A
Berdasarkan regulasi terbaru (Peraturan Badan Pangan Nasional), HPP gabah dan beras ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), bukan lagi secara langsung oleh Kementerian Perdagangan atau Pertanian melalui Permendag/Permentan lama.
Soal 9
Indeks yang digunakan untuk mengukur perubahan harga yang diterima petani (It) dan harga yang dibayar petani (Ib) dalam analisis Nilai Tukar Petani (NTP) adalah ...
A. Indeks harga yang diterima dan indeks harga yang dibayar
B. Indeks LQ (Location Quotient)
C. Indeks Herfindahl-Hirschman
D. Indeks Harga Konsumen
E. Indeks Gini
Jawaban: A
Nilai Tukar Petani (NTP) dihitung sebagai rasio antara indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP mencerminkan daya beli petani. BPS secara rutin merilis NTP setiap bulan.
Soal 10
Dalam Program Penyediaan Sarana Produksi Pertanian, pupuk bersubsidi diatur berdasarkan Permentan Nomor 01 Tahun 2024 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi. Jenis pupuk yang termasuk dalam kelompok bersubsidi adalah ...
A. ZA, NPK, dan pupuk hayati
B. Urea, NPK, dan pupuk organik
C. KCL, Urea, dan ZA
D. Urea, SP-36, dan KCL
E. Pupuk cair, Urea, dan ZA
Jawaban: B
Permentan 01/2024 menetapkan pupuk bersubsidi terdiri dari Urea, NPK, dan pupuk organik (untuk tanaman tertentu). Pupuk ZA, SP-36, dan NPK formula khusus juga termasuk dalam skema subsidi sesuai alokasi. KCL tidak lagi disubsidi karena dianggap sebagai pupuk non-prioritas.
Soal 11
Perjanjian perdagangan bebas ASEAN yang mencakup sektor pertanian dan telah diperluas dengan negara mitra seperti China, Korea, Jepang adalah ...
A. AFTA (ASEAN Free Trade Area)
B. CAFTA-DR (Dominican Republic-Central America FTA)
C. MERCOSUR (Southern Common Market)
D. NAFTA (North American Free Trade Agreement)
E. APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation)
Jawaban: A
AFTA (ASEAN Free Trade Area) adalah perjanjian perdagangan bebas di antara negara-negara ASEAN. Pengembangannya menjadi ACFTA (dengan China), AKFTA (dengan Korea), AJCEP (dengan Jepang). Semua perjanjian ini mencakup komoditas pertanian dengan skema penurunan tarif.
Soal 12
Konsep skala ekonomi (economies of scale) dalam usaha tani terjadi apabila ...
A. biaya total meningkat lebih cepat dari output
B. produktivitas tenaga kerja menurun
C. harga output turun karena persaingan
D. biaya rata-rata produksi menurun seiring peningkatan output
E. efisiensi menurun akibat kompleksitas manajemen
Jawaban: D
Skala ekonomi terjadi ketika peningkatan skala produksi menyebabkan biaya rata-rata jangka panjang menurun[cite: 321]. Dalam pertanian, hal ini bisa dicapai melalui mekanisasi, penggunaan input efisien, dan manajemen yang baik[cite: 322]. Skala ekonomi sering menjadi pertimbangan dalam kebijakan korporasi petani[cite: 323].
Soal 13
Fungsi utama dari Lembaga Pemasaran seperti Koperasi dalam sistem pemasaran hasil pertanian adalah ...
A. memperpendek saluran pemasaran dan meningkatkan posisi tawar petani
B. membatasi akses petani ke pasar modern
C. menjual hasil panen dengan harga terendah
D. memperpanjang rantai pemasaran agar lebih banyak pelaku usaha
E. menggantikan peran pemerintah secara penuh
Jawaban: A
Koperasi pertanian berperan mengurangi rantai pemasaran, meningkatkan posisi tawar petani, menyediakan akses input dan modal, serta membantu stabilisasi harga. Dengan adanya koperasi, margin pemasaran yang biasanya diambil tengkulak dapat dinikmati petani.
Soal 14
Sistem Informasi Pasar Pertanian Nasional (SIPPN) yang dikelola Kementerian Pertanian bertujuan untuk ...
A. menyediakan informasi harga dan pasokan untuk mengurangi asimetri informasi
B. menetapkan harga maksimum komoditas
C. menggantikan fungsi BPS dalam pengumpulan data
D. memasarkan produk pertanian melalui e-commerce pemerintah
E. menjaga kerahasiaan data harga petani
Jawaban: A
SIPPN merupakan sistem yang menyediakan informasi harga, pasokan, dan kebutuhan komoditas pertanian secara real-time. Tujuannya adalah mengurangi asimetri informasi, membantu petani dalam menentukan waktu dan tempat penjualan, serta mendukung stabilisasi harga.
Soal 15
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Permentan 14/2022 tentang Pengembangan Kawasan Pertanian, kriteria kawasan pertanian yang mendapat prioritas fasilitasi adalah ...
A. kawasan yang jauh dari pusat pertumbuhan
B. kawasan dengan konflik lahan yang belum selesai
C. kawasan yang hanya mengembangkan satu jenis tanaman
D. kawasan yang memiliki kelembagaan petani aktif dan komoditas unggulan
E. kawasan yang belum memiliki akses jalan
Jawaban: D
Permentan 10/2023 menekankan bahwa kawasan pertanian prioritas adalah yang memiliki infrastruktur dasar memadai, komoditas unggulan, dan telah terbentuk kelembagaan petani yang aktif. Hal ini untuk efektivitas alokasi anggaran dan pendampingan.
Soal 16
Alat dan mesin pertanian (alsintan) yang mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui program swasembada pangan biasanya diberikan dengan skema ...
A. pinjaman tanpa bunga dari bank
B. hibah kepada kelompok tani
C. pengadaan langsung oleh petani tanpa pendampingan
D. sewa dengan opsi beli
E. kredit lunak perorangan
Jawaban: B
Bantuan alsintan dari pemerintah diberikan kepada kelompok tani atau gapoktan dengan skema hibah. Istilah baku yang digunakan adalah 'alat dan mesin pertanian' (alsintan).
Soal 17
Dampak dari pemberlakuan tarif impor yang tinggi terhadap suatu komoditas pertanian adalah ...
A. meningkatkan volume impor
B. menghilangkan seluruh produk impor
C. meningkatkan harga produk impor dan mendorong produksi lokal
D. menurunkan harga produk dalam negeri
E. menurunkan produksi petani lokal
Jawaban: C
Tarif impor yang tinggi akan meningkatkan harga barang impor di dalam negeri. Hal ini membuat produk dalam negeri lebih kompetitif secara harga, sehingga mendorong peningkatan produksi lokal dan mengurangi ketergantungan impor.
Soal 18
Analisis titik impas (*break-even point*) dalam usaha tani digunakan untuk menentukan ...
A. jumlah tenaga kerja optimal
B. harga jual tertinggi
C. keuntungan maksimum
D. luas lahan maksimum
E. tingkat produksi minimal agar tidak rugi
Jawaban: E
*Break-even point* adalah titik di mana total penerimaan sama dengan total biaya. Penulisan 'usaha tani' harus dipisah dan istilah asing dicetak miring.
Soal 19
Strategi diferensiasi produk dalam pemasaran hasil pertanian bertujuan untuk ...
A. memperluas pasar dengan harga diskon
B. menghilangkan pesaing dari pasar
C. meningkatkan volume penjualan tanpa perubahan produk
D. menciptakan nilai tambah dan keunikan produk
E. menjual produk dengan harga serendah mungkin
Jawaban: D
Diferensiasi produk adalah upaya membuat produk yang berbeda dari pesaing dalam hal kualitas, kemasan, merek, atau atribut lain. Tujuannya agar produk memiliki keunikan sehingga konsumen bersedia membayar harga premium dan perusahaan memiliki keunggulan kompetitif.
Soal 20
Media yang paling efektif untuk menyebarluaskan informasi harga hasil pertanian secara real-time kepada petani di era digital adalah ...
A. siaran radio lokal
B. papan pengumuman di kantor desa
C. koran daerah
D. spanduk di pasar tradisional
E. aplikasi mobile dan platform digital
Jawaban: E
Penggunaan aplikasi berbasis ponsel pintar dan platform digital seperti SIPPN mobile, WhatsApp, atau aplikasi agribisnis memungkinkan informasi harga sampai cepat dan interaktif. Ini lebih efektif daripada media konvensional karena jangkauan luas dan waktu nyata.
Soal 21 Premium
Kebijakan yang diterapkan pemerintah untuk mengatasi lonjakan harga komoditas pertanian pada saat menjelang hari besar keagamaan adalah melalui ...
Dalam rangka meningkatkan akses petani terhadap permodalan, pemerintah melaksanakan program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang diatur oleh ...
Organisasi internasional yang menyediakan bantuan teknis dan pendanaan untuk proyek-proyek pertanian di negara berkembang, termasuk Indonesia, adalah ...
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 9 Tahun 2024 tentang Standar Mutu dan Keamanan Hasil Pertanian, sertifikasi yang wajib dimiliki oleh produk pertanian yang akan diekspor ke Uni Eropa adalah ...
A. Sertifikat GAP (Good Agricultural Practices) dan Phytosanitary
Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) diatur dalam Permentan Nomor 40 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Permentan 15/2022. Premi AUTP dibayar oleh ...
Perjanjian yang mengatur tentang penerapan tarif preferensi bagi negara berkembang dalam perdagangan internasional, termasuk untuk komoditas pertanian, adalah ...
A. TBT (Technical Barriers to Trade)
B. TRIPS (Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights)
Dalam analisis usaha tani, metode yang digunakan untuk mengukur efisiensi teknis dengan membandingkan output aktual dengan output maksimum melalui pendekatan non-parametrik adalah ...
Platform digital yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian untuk menyediakan informasi harga, ketersediaan, dan rekomendasi pemasaran komoditas pertanian adalah ...
A. Marketplace Pangan
B. e-Purchasing LKPP
C. Aplikasi iTani
D. SIPPN (Sistem Informasi Pasar Pertanian Nasional)
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Perpres 117/2022 tentang Kebijakan Pangan, komoditas yang menjadi fokus utama dalam pencapaian swasembada pangan strategis adalah ...
A. cabai, bawang merah, dan bawang putih
B. kopi, kakao, dan kelapa sawit
C. buah-buahan tropis
D. ubi kayu, ubi jalar, dan sagu
E. beras, jagung, kedelai, tebu, daging sapi/kerbau
Tips Lulus SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
Pertanyaan Seputar SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama
SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Pertama tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.