Fakta: Lebih dari 80% peserta gagal di tahap SKB bukan karena tidak pintar, tapi karena salah fokus belajar.
Kalau kamu sedang mempersiapkan SKB CPNS untuk jabatan Surveyor Pemetaan Terampil, halaman ini akan jadi senjata utama kamu. 🔥
Banyak peserta CPNS gugur di tahap SKB karena kurang memahami materi jabatan yang diujikan. Untuk membantu kamu lebih siap, halaman ini menyajikan materi, contoh soal, dan tryout SKB CPNS khusus untuk jabatan Surveyor Pemetaan Terampil, agar proses belajar jadi lebih fokus dan peluang lulus semakin besar.
Materi Pokok SKB CPNS Surveyor Pemetaan Terampil
Materi pokok SKB CPNS untuk jabatan Surveyor Pemetaan Terampil berikut merangkum ruang lingkup kompetensi, pengetahuan teknis, dan tugas jabatan yang menjadi fokus penilaian dalam seleksi SKB CPNS. Pelajari setiap bagian secara bertahap agar pemahaman lebih menyeluruh.
Pemahaman dasar informasi geospasial
Pengukuran/pengumpulan dan pengolahan data hasil survei terestris dan survei hidrografi
Pengumpulan dan pengolahan data fotogrametri/foto udara
Melalui simulasi tryout SKB CPNS untuk jabatan Surveyor Pemetaan Terampil, kamu bisa berlatih soal yang mendekati ujian sebenarnya sekaligus mengevaluasi kesiapan sebelum menghadapi tes SKB.
Tryout
Tryout untuk jabatan ini akan tersedia
Kami sedang menyiapkan paket tryout SKB khusus untuk
Surveyor Pemetaan Terampil.
Nantinya kamu bisa latihan soal sesuai kisi-kisi resmi dan dapat pembahasan lengkap.
Soal sesuai materi pokok jabatan
Pembahasan detail & indikator kompetensi
Skor otomatis + pembanding nasional
Coming soon
Contoh Soal SKB CPNS Surveyor Pemetaan Terampil
Berikut contoh soal SKB CPNS untuk jabatan Surveyor Pemetaan Terampil.
Soal 1
Berdasarkan UU No. 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial, yang dimaksud dengan Informasi Geospasial Dasar (IGD) adalah...
A. Informasi geospasial yang berisi tentang data kependudukan dan batas administrasi saja.
B. Informasi geospasial yang menggambarkan satu tema tertentu untuk kepentingan khusus.
C. Data geospasial yang sudah diolah menjadi informasi tematik kehutanan.
D. Informasi geospasial yang berisi tentang jaring kontrol geodesi dan peta dasar.
E. Informasi yang hanya digunakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG).
Jawaban: D
Menurut UU No. 4 Tahun 2011 Pasal 1, Informasi Geospasial Dasar (IGD) adalah Informasi Geospasial yang berisi tentang jaring kontrol geodesi dan peta dasar.
Soal 2
Sistem referensi koordinat tunggal yang digunakan untuk keperluan pemetaan nasional di Indonesia saat ini adalah...
A. SRGI 2013 (Sistem Referensi Geodesi Indonesia 2013)
B. Bessel 1841
C. DGN 95 (Datum Geodesi Nasional 1995)
D. ID74 (Indonesia Datum 1974)
E. WGS 84 (World Geodetic System 1984)
Jawaban: A
Berdasarkan Peraturan Kepala BIG No. 15 Tahun 2013, Indonesia menggunakan SRGI 2013 sebagai sistem referensi geodetik tunggal untuk pemetaan nasional.
Soal 3
Dalam survei terestris, metode pengukuran untuk menentukan posisi vertikal (tinggi) antara dua titik dengan menggunakan alat sipat datar disebut...
A. Pengikatan ke muka
B. Trilaterasi
C. Sipat Datar (Leveling)
D. Triangulasi
E. Poligon
Jawaban: C
Sipat datar (leveling) adalah metode pengukuran terestris yang bertujuan untuk menentukan beda tinggi antara titik-titik di permukaan bumi.
Soal 4
Komponen utama GNSS (Global Navigation Satellite System) yang berfungsi untuk menerima sinyal dari satelit dan menghitung posisi pengguna adalah...
A. Atmospheric Segment
B. Space Segment
C. User Segment
D. Control Segment
E. Signal Segment
Jawaban: C
Sistem GNSS terdiri dari tiga segmen: Segmen ruang (satelit), segmen kontrol (stasiun bumi), dan segmen pengguna (receiver/user segment).
Soal 5
Pada survei hidrografi, alat yang digunakan untuk mengukur kedalaman laut berdasarkan pantulan gelombang akustik adalah...
A. Echosounder
B. Tide Gauge
C. Total Station
D. Theodolite
E. Current Meter
Jawaban: A
Echosounder (pemeruman) bekerja dengan mengirimkan pulsa akustik ke dasar laut dan menerima pantulannya untuk menghitung kedalaman.
Soal 6
Apa yang dimaksud dengan overlap dalam pemotretan udara fotogrametri?
A. Luas area yang tidak terpotret oleh kamera.
B. Sudut kemiringan kamera saat pemotretan.
C. Tumpang tindih antara jalur terbang yang berdampingan.
D. Perbedaan tinggi antara dua titik pada foto udara.
E. Tumpang tindih antara foto dalam satu jalur terbang.
Jawaban: E
Overlap (tampalan depan) adalah persentase tumpang tindih antara foto-foto yang berurutan dalam satu jalur terbang yang sama.
Soal 7
GCP (Ground Control Point) dalam pekerjaan fotogrametri berfungsi sebagai...
A. Tempat mendaratnya UAV (Drone).
B. Alat ukur kecepatan angin saat terbang.
C. Pusat dari area pemotretan udara.
D. Titik referensi koordinat di lapangan untuk koreksi geometrik hasil foto.
E. Sensor tambahan pada kamera udara.
Jawaban: D
GCP digunakan untuk memberikan referensi koordinat bumi (X, Y, Z) pada model fotogrametri agar memiliki akurasi posisi yang benar.
Soal 8
Dalam penginderaan jauh, resolusi yang menyatakan ukuran terkecil objek yang dapat direkam oleh sensor disebut...
A. Resolusi Spektral
B. Resolusi Temporal
C. Resolusi Radiometrik
D. Resolusi Termal
E. Resolusi Spasial
Jawaban: E
Resolusi spasial merujuk pada ukuran piksel terkecil pada citra satelit yang mewakili area di permukaan bumi.
Soal 9
Indeks vegetasi yang paling umum digunakan untuk memantau kerapatan tanaman pada data citra satelit adalah...
A. NDVI
B. NDWI
C. NDBI
D. NDSI
E. LST
Jawaban: A
NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) menggunakan saluran Merah dan Inframerah Dekat untuk menilai kesehatan dan kerapatan vegetasi.
Soal 10
Skala peta didefinisikan sebagai...
A. Ketinggian tempat dalam peta.
B. Perbandingan jarak di lapangan dengan jarak sebenarnya.
C. Koordinat titik pusat peta.
D. Luas area di peta dibandingkan luas area sebenarnya.
E. Perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di lapangan.
Jawaban: E
Skala peta adalah perbandingan antara jarak antara dua titik pada peta dengan jarak horizontal antara dua titik tersebut di permukaan bumi.
Soal 11
Jenis simbol pada peta yang digunakan untuk menggambarkan fenomena jalan atau sungai adalah simbol...
A. Piktorial
B. Garis
C. Titik
D. Area
E. Volume
Jawaban: B
Fenomena yang bersifat memanjang seperti jalan, sungai, dan batas administrasi digambarkan menggunakan simbol garis.
Soal 12
Analisis spasial dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) yang digunakan untuk menentukan area jangkauan dengan jarak tertentu dari sebuah objek disebut...
A. Buffering
B. Dissolve
C. Intersect
D. Overlay
E. Clip
Jawaban: A
Buffering adalah pembuatan zona atau area yang melingkupi objek (titik, garis, atau area) dengan jarak tertentu.
Soal 13
Kebijakan pemerintah Indonesia untuk mewujudkan data geospasial yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan melalui satu basis data disebut...
A. Kedaulatan Geospasial
B. Gerakan Pemetaan Nasional
C. Indonesia Satu Data
D. One Map Policy (Kebijakan Satu Peta)
E. Sistem Informasi Pertanahan
Jawaban: D
Kebijakan Satu Peta (One Map Policy) bertujuan untuk menyatukan berbagai peta tematik ke dalam satu standar referensi geospasial nasional (UU No. 4/2011 dan Perpres No. 23/2021).
Soal 14
Proyeksi peta yang paling sesuai digunakan untuk wilayah Indonesia yang terletak di sepanjang garis khatulistiwa adalah...
A. Proyeksi Kerucut (Conic)
B. Proyeksi Azimuthal
C. Proyeksi Lambert
D. Proyeksi Silinder Mercator
E. Proyeksi Robinson
Jawaban: D
Proyeksi silinder (terutama Mercator atau UTM) sangat efektif untuk menggambarkan wilayah di sekitar ekuator karena distorsinya relatif kecil.
Soal 15
Dalam pengukuran poligon terestris, kesalahan yang terjadi karena ketidaksempurnaan alat ukur disebut kesalahan...
A. Sistematis
B. Acak
C. Blunder
D. Manusia
E. Alami
Jawaban: A
Kesalahan sistematis adalah kesalahan yang disebabkan oleh faktor alat atau alam yang polanya dapat diprediksi dan dikoreksi.
Soal 16
Pada survei hidrografi, proses penentuan posisi kapal pemerum saat pengambilan data kedalaman dilakukan menggunakan...
A. Sextant
B. Waterpass
C. Kompas Magnetik
D. Theodolite Manual
E. DGPS/GNSS
Jawaban: E
DGPS atau GNSS digunakan untuk menentukan posisi koordinat kapal secara real-time agar data kedalaman memiliki referensi posisi yang akurat.
Soal 17
Citra hasil pengolahan fotogrametri yang telah dihilangkan efek distorsi kamera dan relief permukaan bumi sehingga memiliki skala yang seragam disebut...
A. Ortofoto
B. Foto Udara Miring
C. Mozaik Foto
D. DSM (Digital Surface Model)
E. Point Cloud
Jawaban: A
Ortofoto adalah foto udara yang telah dikoreksi secara geometrik (ortorektifikasi) sehingga dapat berfungsi sebagai peta dengan skala seragam.
Soal 18
Data penginderaan jauh yang merekam energi yang dipancarkan sendiri oleh benda (misalnya panas) disebut sistem penginderaan jauh...
A. Pasif
B. Optik
C. Fotografik
D. Aktif
E. Radar
Jawaban: A
Sistem pasif mengandalkan sumber energi alami (seperti matahari) atau energi yang dipancarkan oleh objek itu sendiri (seperti termal).
Soal 19
Legenda pada peta berfungsi untuk...
A. Mengetahui pembuat peta.
B. Menunjukkan arah utara peta.
C. Mengukur jarak antara dua kota.
D. Menentukan koordinat geografis.
E. Memberikan keterangan arti dari simbol-simbol yang digunakan pada peta.
Jawaban: E
Legenda adalah kunci untuk membaca peta, berisi penjelasan mengenai semua simbol dan warna yang ada di dalam muka peta.
Soal 20
Format data spasial yang terdiri dari kumpulan sel atau piksel yang memiliki nilai tertentu disebut data...
A. Vektor
B. Tabular
C. Raster
D. Topologi
E. Atribut
Jawaban: C
Data raster disimpan dalam grid piksel, contohnya citra satelit atau foto udara.
Soal 21 Premium
Berdasarkan SRGI 2013, nilai koordinat vertikal (tinggi) yang digunakan di Indonesia mengacu pada...
Dalam pengukuran GNSS metode statik, untuk mendapatkan akurasi tingkat orde-1, waktu pengamatan minimal yang disarankan untuk baseline menengah (10-30 km) adalah...
Salah satu syarat pengolahan data sipat datar berantai agar dapat diterima adalah nilai salah penutup beda tinggi harus lebih kecil dari toleransi. Toleransi untuk kelas II (Pengukuran Seksama) biasanya dinyatakan dalam rumus...
Pada survei hidrografi, koreksi yang dilakukan untuk menghilangkan efek gerakan naik turun kapal akibat gelombang laut pada data kedalaman disebut koreksi...
Sesuai standar IHO (International Hydrographic Organization) S-44, kategori survei yang memerlukan deteksi objek dasar laut 100% menggunakan Multi-Beam Echosounder adalah...
Peta yang menyajikan unsur-unsur alam dan buatan manusia di permukaan bumi dan digunakan sebagai peta dasar untuk pembuatan peta tematik disebut peta...
Dalam SIG, operasi spasial yang menggabungkan dua lapisan data (layer) sehingga menghasilkan layer baru yang berisi irisan dari kedua data tersebut adalah...
Pada pengukuran Total Station, metode untuk menentukan koordinat titik tempat berdiri alat dengan membidik minimal dua titik yang sudah diketahui koordinatnya disebut...
Pada survei terestris, koreksi atmosfer pada pengukuran jarak dengan EDM (Electronic Distance Measurement) dilakukan dengan mempertimbangkan parameter...
Agar peluang lulus SKB CPNS untuk jabatan Surveyor Pemetaan Terampil semakin besar, peserta perlu memahami karakter soal dan fokus pada kompetensi yang diuji. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat persiapan hingga pelaksanaan SKB CPNS.
Pahami materi pokok jabatan. Pelajari kompetensi teknis, tugas, dan fungsi jabatan secara menyeluruh agar jawaban tetap relevan.
Latihan soal SKB secara rutin. Biasakan menjawab soal esai atau studi kasus untuk melatih alur berpikir dan ketepatan jawaban.
Perhatikan konteks instansi. Sesuaikan jawaban dengan peran jabatan di instansi yang dilamar.
Susun jawaban secara sistematis. Gunakan poin atau langkah yang jelas agar mudah dipahami oleh penguji.
Ikuti tryout SKB. Tryout membantu mengukur kesiapan, mengatur waktu, dan mengenali pola penilaian.
Persiapan yang matang menjadi kunci utama dalam menghadapi SKB CPNS. Dengan mempelajari materi pokok, berlatih soal, dan mengikuti tryout SKB CPNS untuk jabatan Surveyor Pemetaan Terampil, peserta dapat meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri sebelum ujian. Semoga panduan ini membantu perjalananmu menuju kelulusan CPNS.
SKB CPNS Surveyor Pemetaan Terampil adalah seleksi kompetensi bidang yang menguji kemampuan teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Materi SKB CPNS Surveyor Pemetaan Terampil meliputi materi teknis jabatan, regulasi terkait, serta tugas dan fungsi jabatan.
Jumlah soal SKB CPNS umumnya berkisar 80 hingga 100 soal dalam bentuk pilihan ganda, dengan durasi pengerjaan 90 menit. Soal berjumlah 100 diberikan jika materi tidak dominan hitungan, sementara 80 soal digunakan jika materi dominan hitungan.
Untuk lulus SKB CPNS Surveyor Pemetaan Terampil, pelajari materi jabatan, latihan soal secara rutin, dan ikuti simulasi tryout.
SKB CPNS tidak memiliki passing grade tetap, namun nilai akan digabung dengan SKD dan diranking sesuai formasi.
Soal SKB CPNS Surveyor Pemetaan Terampil tidak sama setiap tahun, namun pola materi dan kompetensi yang diujikan relatif serupa sesuai kebutuhan jabatan.
Tingkat kesulitan SKB CPNS Surveyor Pemetaan Terampil tergantung pemahaman materi, namun dapat ditingkatkan dengan latihan yang konsisten.